• (GFD-2026-32988) [PENIPUAN] Tautan Penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 17/03/2026

    Berita

    Beredar unggahan tautan [arsip] dari akun Facebook “Info Bantuan” pada Rabu (11/3/2026). Unggahan beserta narasi :

    “Bantuan BSU 2026 mulai disalurkan kepada penerima yang memenuhi syarat.

    Bantuan sekitar Rp600.000.

    Penyaluran dilakukan melalui bank yang bekerja sama dengan pemerintah. 

    Segera cek apakah nama Anda masuk daftar penerima.”

    Hingga Selasa (17/3/2026) unggahan telah mendapatkan 368 tanda suka dan 5 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan mengunjungi tautan tersebut. Diketahui tautan yang dibagikan akun Facebook “Info Bantuan” tidak mengarah ke laman resmi Kemnaker untuk Bantuan Subsidi Upah (BSU) di www.bsu.kemnaker.go.id. Sebaliknya, tautan tersebut justru mengarahkan ke sebuah laman yang meminta pengunjung untuk mengisi data pribadi. Informasi yang diminta meliputi nama lengkap dan nomor telegram.

    Sementara itu, melalui laman resminya pada Rabu (7/1/2026), Kepala Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan, Faried Abdurrahman Nur Yuliono menegaskan bahwa belum ada kebijakan terkait penyaluran BSU pada 2026. Ia juga menghimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai hoaks maupun disinformasi mengenai BSU, khususnya yang mengarahkan pendaftaran melalui tautan tidak resmi, karena program BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri. Informasi resmi mengenai BSU hanya disampaikan melalui laman resmi www.bsu.kemnaker.go.id dan media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan.

    Kesimpulan

    Faktanya, tautan yang dibagikan tidak mengarah ke laman resmi Kemnaker untuk Bantuan Subsidi Upah (BSU) di www.bsu.kemnaker.go.id. Unggahan berisi klaim “tautan penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 ” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32989) [SALAH] China Kembangkan Robot yang Dapat Mengandung Bayi

    Sumber: X.com
    Tanggal publish: 17/03/2026

    Berita

    Beredar unggahan foto [arsip] dari akun X “KangManto123” pada Senin (26/2/2026). Unggahan beserta narasi :

    “ROBOT HAMIL DIKEMBANGKAN DI CHINA, DIKLAIM BISA GANTIKAN PERAN IBU MENGANDUNG”

    Hingga Selasa (17/3/2026) unggahan telah mendapatkan 70 tanda suka, 55  komentar dan telah dibagikan ulang 18 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari artikel cek fakta Tempo.co.

    Hasil penelusuran tim cek fakta tempo menggunakan mesin pencari Google dengan kata kunci “robot hamil Cina”, “gestation robot”, dan “pregnancy robot” menunjukkan bahwa narasi tersebut telah beredar sejak Agustus 2025. Klaim itu menyebut seorang ilmuwan bernama Zhang Qifeng dari Nanyang Technological University (NTU), Singapura, mengembangkan robot kehamilan melalui perusahaannya, Kaiwa Technology, dengan prototipe yang disebut akan siap pada 2026.

    Namun, juru bicara Nanyang Technological University menyatakan kepada organisasi pemeriksa fakta Snopes bahwa kampus tersebut tidak memiliki ilmuwan bernama Zhang Qifeng maupun penelitian terkait teknologi robot kehamilan. Pihak universitas juga menegaskan tidak ada lulusan bergelar doktor dengan nama tersebut dari NTU.

    Sementara itu, teknologi yang benar-benar sedang dikembangkan oleh para peneliti adalah perangkat rahim buatan untuk membantu bayi prematur. Peneliti di Children’s Hospital of Philadelphia (CHOP) mengembangkan perangkat bernama Extend, yang dirancang sebagai lingkungan luar rahim untuk mendukung perkembangan bayi yang lahir sangat prematur. Perangkat ini menggunakan kantung berisi cairan amnion buatan dan sistem oksigenator eksternal yang berfungsi menggantikan peran plasenta.

    Sejauh ini, teknologi tersebut masih berada pada tahap penelitian dan telah diuji pada janin domba. Hasil penelitian pada 2017 menunjukkan janin domba dapat bertahan hingga sekitar satu bulan dalam sistem tersebut dengan perkembangan menyerupai kondisi di dalam rahim. Penelitian serupa juga tengah dikembangkan oleh perusahaan rintisan AquaWomb di Aachen, Jerman, yang merancang wadah khusus berisi cairan ketuban buatan untuk membantu bayi prematur ekstrem. Namun, para peneliti mengakui bahwa teknologi ini masih menghadapi berbagai tantangan ilmiah, terutama dalam meniru fungsi paru-paru bayi prematur secara optimal.

    Kesimpulan

    Faktanya, Nanyang Technological University tidak memiliki ilmuwan bernama Zhang Qifeng maupun penelitian terkait teknologi robot kehamilan. Unggahan video berisi klaim “China kembangkan robot yang dapat mengandung bayi” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32990) [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Program Bantuan Sapi 2026

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 17/03/2026

    Berita

    Akun Facebook “Sumerrain stream” pada Selasa (10/3/2026) membagikan tautan [arsip] yang disertai foto dan narasi berikut:

    “PROGRAM PEMERINTAH TAHUN ANGGARAN 2026

     Daftarkan diri anda sebagai penerima bantuan berupa

    • Sapi

    • Pakan ternak 

    • Imunisasi dan pelatihan beternak

    • Modal usaha

     Info pendaftaran penerima klik link di bawah ini👇👇👇

    daftarsekarngjuga[dot]ciiliin[dot]com

    PROSES PENDAFTARAN TIDAK DI PUNGUT BIAYA”.

    Hingga Selasa (17/3/2026), unggahan tersebut telah disukai 27 akun dan menuai 13 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri tautan yang dibagikan “Sumerrain stream” dengan urlscan.io. Hasilnya, tautan itu adalah milik CLOUDFLARENET dan berdomain di Ascension Island, tidak terafiliasi dengan pemerintah Indonesia. Tautan tersebut juga meminta beberapa informasi personal seperti nama lengkap sesuai E-KTP, alamat lengkap dan nomor Telegram. 

    TurnBackHoax kemudian mencari informasi program bantuan sapi ini di media sosial resmi milik Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian. Ditjen PKH pada unggahan tersebut menjelaskan bahwa informasi bantuan resmi hanya berasal dari akun resmi Kementerian Pertanian dan situs pertanian.go.id.

    Kesimpulan

    Tautan yang dibagikan merupakan percobaan phishing. Informasi bantuan resmi hanya dibagikan melalui situs pertanian.go.id dan akun media sosial resmi Kementerian Pertanian. Jadi, unggahan berisi tautan “pendaftaran program bantuan sapi 2026” merupakan konten tiruan (impostor content)

    Rujukan

  • (GFD-2026-33009) Tidak Benar Indonesia Hentikan Impor BBM

    Sumber:
    Tanggal publish: 17/03/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar di media sosial Facebook unggahan yang mengklaim Prabowo diam-diam mengejutkan, Indonesia mengambil langkah berani untuk menghentikan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) dan membuat Singapura ketar-ketir.

    ADVERTISEMENT

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Kamang Skuyy” (arsip) pada Kamis (15/01/2026). Unggahan video berdurasi 12 detik tersebut, mengklaim Indonesia siap ubah peta perdagangan dunia Asia dan menjadi pusat keuangan Asia Tenggara sehingga eksportir tidak bisa lagi menyimpan uangnya di Singapura.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Prabowo diam-diam mengejutkan. Game over, RI stop import BBM, langkah berani Prabowo bikin Singapura ketar-ketir..!! Mimpi buruk Singapura, Indonesia siap ubah peta perdagangan Asia. Indonesia siap jadi pusat keuangan Asia Tenggara, kini eksportir tidak bisa lagi menyimpan uangnya di Singapura. Kasih 👍jika kalian dukung langkah Prabowo,” begitu keterangan tertulis dalam video.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Jumat (13/03/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 393 komentar, 76 kali dibagikan, dan 332 ribu kali ditayangkan. Kolom komentar terbagi dua, sebagian komentar mempercayai informasi tersebut dan mayoritas masyarakat meninggalkan komentar harapan agar langkah Prabowo hentikan impor BBM dapat terlaksana.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Lantas, bagaimanakah kebenaran klaim tersebut?

    Baca juga:Arcandra Tahar Ungkap Alasan Indonesia Masih Impor BBM

    ADVERTISEMENT

    Periksa Fakta RI stop impor BBM. foto/hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah klaim. Di situ ditemukan konten-konten berbentuk video dengan tambahan narasi terkait ramalan Gusdur, kabar ekonomi Indonesia, sindiran KDM untuk Menteri Agama, dan banyak lainnya. Akun tersebut memiliki 30 ribu pengikut dan menyertakan keterangan sebagai akun kreator digital. Akun tersebut tidak terafiliasi dan bukan media sosial resmi milik pemerintahan ataupun media kredibel.

    Kami lantas melakukan penelusuran melalui mesin pencarian Google dengan kata kunci “Indonesia stop impor BBM”. Hasil penelusuran mengarahkan kami pada laman Kementerian ESDM.Laman tersebut menyatakan bahwaPemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan Indonesia akan mencapai swasembada bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar pada tahun 2026. Kepastian penghentian impor ini sangat bergantung pada mulai beroperasinya proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.

    Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa jika kilang RDMP Balikpapan sudah beroperasi penuh, Indonesia diproyeksikan akan mengalami surplus produksi Solar yang cukup signifikan.

    “Solar nanti tahun 2026 itu, kalau RDMP kita sudah jadi, kita akan surplus kurang lebih sekitar 3 sampai 4 juta (kiloliter). Jadi, agenda kami di 2026 itu tidak ada impor solar lagi,” begitu keterangan Bahlil usai meninjau TBBM Plumpang Jakarta, Minggu (28/12).

    Melansir Tirto, Bahlil berencana akan menyetop impor Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi seperti RON 92, 95, dan 98 pada akhir 2027. Ia mengklaim rencana menyetop impor bensin itu sedang dirancang secara matang untuk menekan ketergantungan pada produk olahan luar negeri.

    "Untuk 2027 tidak lagi kita (RI) melakukan impor bensin yang RON 92, 95, 98. Kami akan selesaikan nanti akhir 2027. Supaya apa? Kita tidak lagi terlalu banyak mengimpor produk,” kata Bahlil, dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

    Bahlil menambahkan ke depannya, pemerintah ingin menggeser struktur impor energi Indonesia. Apabila rencana ini berjalan mulus, pada 2027 Indonesia hanya akan mengimpor bensin jenis RON 90 atau subsidi saja. Menurut CNBC Indonesia, Bahlil memastikan impor bahan bakar minyak (BBM) dari negara tetangga seperti Singapura masih aman, meskipun tensi geopolitik global meningkat akibat konflik di Timur Tengah. Singapura sebagai pusat perdagangan minyak memiliki berbagai sumber pasokan minyak mentah (crude oil), sehingga mereka tidak hanya bergantung pada pasokan dari kawasan Timur Tengah. Pasokan minyak mentah juga dapat berasal dari kawasan Afrika seperti Angola, hingga negara produsen lain seperti Brasil, dan Amerika Serikat. “Saya punya keyakinan tidak akan jauh beda dengan Indonesia. Karena sumber crude itu tidak satu-satunya dari Middle East,” begitu keterangan Bahlil di Kementerian ESDM dikutip Kamis (5/3/2026). Adapun gangguan di jalur pelayaran strategis seperti Selat Hormuz tidak akan langsung mengganggu pasokan minyak dunia secara keseluruhan. Pasalnya, hanya sekitar 20,1 juta barel per hari (bph) saja minyak yang melalui jalur tersebut. Dalam CNBC Indonesia, Bahlil membeberkan bahwa saat ini produksi minyak Indonesia berada di kisaran 605 ribu barel per hari, sementara kebutuhan konsumsi nasional mencapai 1,6 juta barel per hari. Dengan demikian, Indonesia masih harus mengimpor sekitar 1 juta barel minyak per hari untuk memenuhi kebutuhan domestik. Adapun impor minyak mentah Indonesia berasal dari Afrika, Angola, kawasan Timur Tengah, Amerika Serikat, Brasil, Australia, serta sejumlah negara lainnya. “Jadi, ingat, kita tidak mengimpor BBM jadi lho. Bensin itu tidak kita impor dari Middle East. Yang kita impor dari Middle East itu crude-nya. Saya ulangi ya, kita tidak mengimpor minyak jadi dari Middle East. Kita tidak impor product. Yang kita impor dari Middle East itu adalah minyak mentah. Nanti diolah di Indonesia baru kemudian itu yang kita distribusi ke rakyat. Nah, sekarang pertanyaannya, Selat Hormuz kan lagi ditutup. Berarti 20% minyak mentah sampai 25 itu ambilnya dari mana?” Begitu keterangan Bahlil Podcast Bukan Abuleke Kementerian ESDM, dikutip Kamis (12/3/2026)Tirto, dalam artikel Arcandra Tahar Ungkap Alasan Indonesia Masih Impor BBM, melaporkan bahwa Wakil Menteri ESDM 2016-2019, Arcandra Tahar saat bersaksi di sidang korupsi tata kelola minyak Pertamina pada Kamis (22/1/2026) mengungkapkan bahwa Indonesia tetap membutuhkan impor kilang minyak untuk memenuhi kebutuhan BBM dalam negeri.Arcandra menjelaskan bahwa kebutuhan minyak Indonesia tergolong mendesak untuk memenuhi kebutuhan 1 juta barel.Senada dengan itu, sebagaimana dilansir dari Tribunnews, pakar perminyakan dan energi, Dr. Kurtubi, menjelaskan, Indonesia masih mengimpor BBM dari Singapura dan Malaysia karena produksi minyak domestik jauh dari kebutuhan nasional. “Produksi minyak kita amat sangat rendah, jauh dari yang kita butuhkan. Kita akhirnya tergantung pada impor, baik impor minyak mentah maupun minyak jadi," ujar Dr. Kurtubi. Singapura dan Malaysia menjadi pemasok karena keduanya memiliki kilang pengolahan minyak, meskipun tidak semuanya berasal dari produksi minyak mereka sendiri.Ia juga mengingatkan pemerintah Indonesia agar bersiap menghadapi skenario terburuk jika konflik di Timur Tengah semakin meluas. Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran berpotensi mendorong harga minyak dunia melonjak tajam hingga 150 dolar AS per barel. “Kalau harga minyak sampai 150 dolar AS per barel, republik ini akan gonjang-ganjing,” begitu keterangan Kurtubi dalam wawancara eksklusif di Studio Tribunnews, Palmerah, Jakarta, Rabu (11/3/2026). Dengan demikian, narasi yang diklaim pengunggah bahwa indonesia hentikan impor BBM adalah tidak tepat. Ada konteks yang kurang disebutkan. Indonesia hingga kini masih mengimpor BBM dari Singapura karena produksi minyak di Indonesia masih belum mencukupi kebutuhan domestik. Indonesia masih harus mengimpor minyak mentah maupun BBM dari luar negeri. Singapura dan Malaysia menjadi pemasok karena keduanya memiliki kilang pengolahan minyak, meskipun tidak semuanya berasal dari produksi minyak mereka sendiri. Baca juga:Bahlil: RI Setop Impor BBM RON 92, 95, dan 98 pada Akhir 2027Kesimpulan Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim yang menyebutkan bahwa Prabowo mengambil langkah untuk menghentikan impor BBM adalah informasi yang tidak menyertakan konteks lengkap (missing context). Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan Indonesia akan mencapai swasembada bahan bakar minyak (BBM) jenis solar pada tahun 2026 bergantung pada mulai beroperasinya proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan. Indonesia menghentikan impor untuk jenis solar (CN48) mulai awal tahun 2026. Namun, Indonesia belum berhenti total dari impor BBM. Adapun, pasokan minyak mentah yang masih diimpor antara lain berasal dari Afrika, Angola, kawasan Timur Tengah, Amerika Serikat, Brasil, Australia, serta sejumlah negara lainnya. Singapura dan Malaysia menjadi pemasok karena keduanya memiliki kilang pengolahan minyak. ==Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan