• (GFD-2023-12862) [SALAH] “DEMOKRAT KELUAR DARI KOALISI, ANIES DIPASTIKAN GAGAL NYAPRES DI 2024”

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 19/06/2023

    Berita

    DEMOKRAT KELU4R DARI KO4LISI, ANIES DIPASTIKAN G4GAL NYAPRES DI 2024

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah akun Facebook dengan nama pengguna “Doa Ibu” mengunggah video dengan narasi bahwa Demokrat keluar dari koalisi, Anies dipastikan gagal nyapres di 2024.

    Setelah melakukan penelusuran, thumbnail video tersebut merupakan hasil editan dan isi video tersebut adalah potongan video dari peristiwa yang tidak berkaitan.

    Foto thumbnail yang memperlihatkan sosok AHY fakta sebenarnya adalah AHY sedang memimpin langsung pendaftaran Partai Demokrat bakal calon peserta pemilu 2024 ke kantor KPU RI.

    Salah satu video identik memperlihatkan sosok Ahmad Sahroni yang sedang di wawancarai oleh wartawan itu serupa dengan uploadan video milik Kompas TV Gorontalo dengan judul “Sahroni Blak blakan Demokrat Paksa AHY yang Dampingi Anies jadi Bakal Cawapres”.

    Video identik lainya memperlihatkan AHY sedang membagikan gerobak gratis yang diunggah oleh kanal Youtube milik Tribunnews dengan judul “Safari Ramadhan ke DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, AHY Bagikan Gerobak UMKM”.

    Dengan demikian, klaim Demokrat keluar dari koalisi, Anies dipastikan gagal nyapres di 2024 adalah salah dan masuk kategori konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Yudho Ardi

    Faktanya judul, isi video dan narator dalam video tersebut tidak berkaitan. Dalam video tersebut sama sekali tidak ditemukan informasi bahwa Demokrat keluar dari koalisi, Anies dipastikan gagal nyapres di 2024.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12863) [SALAH] “RIBUAN JENDRAL DEKLARASI GANJAR DAN MAHFUD MD DEMI SELAMATKAN NKRI”

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 19/06/2023

    Berita

    RIBUAN JENDERAL TVRUN KE JALAN DEKLARASI GANJAR – MAHFUD DEMI SELAMATKAN NKRI

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah akun Facebook dengan nama pengguna “Doa Ibu” mengunggah video dengan narasi bahwa ribuan jendral deklarasi Ganjar dan Mahfud MD demi selamatkan NKRI.

    Setelah melakukan penelusuran, thumbnail video tersebut merupakan hasil editan dan isi video tersebut adalah potongan video dari peristiwa yang tidak berkaitan.

    Salah satu video identik memperlihatkan sosok Rudi S Kamri Rudi S Kamri sama dengan video yang diunggah oleh kanal Youtube milik Kanal Anak Bangsa dengan judul “DEMI JAGA PANCASILA DAN NKRI 1000 JENDERAL DUKUNG GANJAR PRANOWO SEBAGAI PRESIDEN RI KE – 8”.

    Video identik lainnya meperlihatkan sosok Hary Tanoesoedibjo, Ganjar Pranowo, Megawati dan Puan Maharani sedang melakukan pertemuan, video yang sama diunggah oleh kanal Youtube milik
    Kompas.com dengan judul “Hary Tanoesoedibjo Datangi PDI-P, Bahas Dukungan Perindo ke Ganjar”.

    Dengan demikian, klaim bahwa ribuan jendral deklarasi Ganjar dan Mahfud MD demi selamatkan NKRI adalah salah dan masuk kategori konten yang dimanipulasi.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Yudho Ardi

    Faktanya judul, isi video dan narator dalam video tersebut tidak berkaitan. Dalam video tersebut sama sekali tidak ditemukan informasi bahwa ribuan jendral deklarasi Ganjar dan Mahfud MD demi selamatkan NKRI.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12893) [SALAH] Novel Bamukmin Resmi Jadi Cawapres Anies Baswedan, PKS dan Demorat Tarik Dukungannya

    Sumber: Youtube
    Tanggal publish: 19/06/2023

    Berita

    “CAWAPRES ANIES KEJUTKAN SEMUA PIHAK, PKS & DEMOKRAT LANGSUNG TARIK DUKUNGANNYA”.

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah kanal Youtube bernama BENTENG ISTANA mengunggah video berdurasi 8 menit berjudul “Dideklarasikan Hari ini Novel Bamukmin resmi Jadi Cawapres Anies”. Pada thumbnail video tersebut terdapat foto Surya Paloh, Anies Baswedan, dan Novel Bamukmin yang mengenakan blazer berlogo partai Nasdem.

    Berdasarkan penelusuran dengan menonton keseluruhan isi video, tidak ditemukan informasi Partai Nasdem mendeklarasikan Novel sebagai cawapres.

    Narator video hanya membacakan artikel di laman Ayo Jakarta. Artikel itu berjudul “Politikus Partai NasDem Mengaku Malu Soal Cawapres Anies Baswedan, Ada Apa?”, pada 10/06/23.

    Artikel tersebut memuat pernyataan politikus Partai Nasdem Bestari Barus yang mengaku malu karena partai politik yang berada di Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) tidak kompak dalam penentuan cawapres Anies Baswedan.

    Sementara itu terkait gambar thumbnail, merupakan hasil editan dan gambar identik ditemukan pada artikel milik jawapos berjudul “NasDem: Pemberian Nama Yohanes Bukti Anies Tak Pernah Politisasi Agama”, pada 28/12/22.

    Dalam gambar aslinya, tidak terdapat Novel Bamukmin, gambar itu menampilkan Anies Baswedan, Surya Paloh, dan Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate.

    Kesimpulan

    Informasi menyesatkan. Judul dan isi video tidak sesuai, lantaran narator dalam video tersebut hanya mengulas mengenai pernyataan dari Politikus Partai Nasdem Bestari Barus yang mengaku malu karena partai politik di Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) tidak kompak dalam penentuan cawapres Anies Baswedan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12962) [SALAH] Tangkapan Layar Artikel “Anies Baswedan Tegaskan Tak Akan Lanjutkan Semua Program Jokowi Jika Jadi Presiden”

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 19/06/2023

    Berita

    NARASI: * “Ngeri ka’le ini tanda2 ga’benar akan kelaut, kelanjutan itu sangat penting apa lagi 82 % Rakyat Indonesia ter❤️Cinta merasa puas dengan K e r j a K e r a s Bpk Joko Widodo Presiden RI ke 7 MERDEKA👍🤟🙏🇮🇩.” (di cuitan).

    * “Anies Baswedan Tegaskan Tak Akan Lanjutkan Semua Program Jokowi Jika Jadi Presiden” (di tangkapan layar hasil MANIPULASI).

    Hasil Cek Fakta

    SUMBER membagikan konten hasil MANIPULASI yang menimbulkan kesimpulan yang MENYESATKAN, FAKTA: judul yang BENAR yang dimuat di situs fajar.co.id adalah “Anies Baswedan Tegaskan Tidak Semua Program Jokowi akan Dilanjutkan Jika Jadi Presiden”.

    Artikel sumber tangkapan layar (screenshot), FAJAR.CO.ID pada 12 Juni 2023: “Bakal calon Presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan menyatakan bahwa tidak semua program yang sudah dijalankan Jokowi akan dilanjutkan jika jadi presiden. …”

    Dokumentasi acara yang dibahas di artikel, PKSTV di YouTube pada 30 Mei 2023: “FRAKSI PKS DPR RI DENGAN BANGGA MEMPERSEMBAHKAN: ?Bimbingan Teknis & Konsolidasi Nasional Ketua Fraksi PKS dan Pimpinan DPRD Se-Indonesia? …”

    Hasil pencarian Google, kata kunci: “anies baswedan pemilu bukan soal meneruskan program pemerintahan sebelumnya”

    Hasil pencarian Google Video, kata kunci: “anies baswedan pemilu bukan soal meneruskan program pemerintahan sebelumnya”

    Kesimpulan

    MENYESATKAN, hasil MANIPULASI. FAKTA: judul yang BENAR yang dimuat di situs fajar.co.id adalah “Anies Baswedan Tegaskan Tidak Semua Program Jokowi akan Dilanjutkan Jika Jadi Presiden”.

    Rujukan