• (GFD-2023-12843) [SALAH] Pesan Berantai Berisi Daftar Jalan di Jakarta yang Terapkan Tarif Parkir Rp 60 ribu per Jam

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 16/06/2023

    Berita

    Beredar di media sosial dan aplikasi percakapan pesan berantai berisi daftar jalan di Jakarta yang menerapkan tarif Rp 60 ribu per jam. Pesan berantai itu beredar sejak pekan lalu.

    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 29 Mei 2023.

    Berikut isi pesan berantai dalam postingannya:

    "*_ayo siap² gunakan transportasi umum_* sekedar informasi saja

    🙏https://finance.detik.com/.../catat-ini-lokasi-yang-tarif...

    Catat ! Lokasi ini akan menerapkan tarif parkir Rp 60 rb / jam, berlaku untuk MOBIL dan MOTOR:

    1. Taman Indonesia Monas

    2. Parkiran Blok M Square

    3. Parkir Samsat Barat

    4. Plaza Interkon

    5. Park and Ride Kalideres

    6. Pasar Mayestik

    7. Ruas Jalan Mangga Besar

    8. Ruas Jalan Boulevard Raya

    9. Ruas Jalan Denpasar Raya

    10. Jalan Gajah Mada

    11. Jalan Hayam Wuruk

    12. Jalan KH Hasyim Ashari

    13. Jalan Ir. H Juanda

    Dan tempat² yang ada gedung perkantoran dan ada jalur Transjakarta"

    Hasil Cek Fakta

    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan klarifikasi dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang diunggah di laman Jalahoaks.jakarta.go.id.

    Dishub DKI Jakarta menjelaskan bahwa pemberitaan soal rencana parkir Rp60 ribu per jam merupakan berita tahun 2021.

    Pada tahun tersebut memang ada usulan mengenai kenaikan tarif layanan parkir namun akhirnya dibatalkan.

    Hingga saat ini tarif parkir yang berlaku masih mengacu pada Pergub 120 Tahun 2012. Sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) No 120 Tahun 2012 tentang biaya parkir pada penyelenggaraan fasilitas parkir utuk umum di luar badan jalan. Dibagi 3 golongan yaitu:

    1. Pemanfaatan fasilitas tempat parkir di pusat perbelanjaan dan hotel atau kegiatan parkir yang menyatu:

    A. Sedan, jeep, minibus, pickup dan sejenisnya:

    - Rp 3.000 s.d Rp. 5.000 untuk jam pertama

    - Rp 2.000 s.d Rp 4.000 untuk setiap jam berikutnya

    B. Bus, truk, dan sejenisnya:

    - Rp 6.000 s.d 7.000 untuk jam pertama

    - Rp 3.000,00 untuk setiap jam berikutnya

    C. Sepeda Motor Rp 1.000 s.d Rp 2000 setiap jam

    2. Pemanfaatan fasilitas tempat parkir pada perkantoran dan apartemen:

    A. Sedan, jeep, minibus, pickup dan sejenisnya

    - Rp 3000 s.d Rp. 5000,00 untuk jam pertama

    - Rp 2000 s.d Rp 4000,00 untuk setiap jam berikutnya

    B. Bus, truk, dan sejenisnya

    - Rp 6.000 s.d 7.000 untuk jam pertama

    - Rp 3.000 untuk setiap jam berikutnya

    C. Sepeda Motor Rp 1.000 s.d Rp 2.000 setiap jam

    3. Pemanfaatan fasilitas tempat parkir untuk umum (pasar, tempat, rekreasi, rumah sakit dan lain-lain). Berikut berdasarkan hasil golongan, jenis kendaraan dan tarif:

    A. Sedan, jeep, minibus, pickup dan sejenisnya

    - Rp 2.000 s.d Rp. 3.000 untuk jam pertama

    - Rp 2.000 untuk setiap jam berikutnya

    B. Bus, truk, dan sejenisnya

    - Rp 3.000 untuk jam pertama

    - Rp 3.000 untuk setiap jam berikutnya

    C. Sepeda Motor: Rp 1.000 setiap jam

    Kesimpulan

    Pesan berantai berisi daftar jalan di Jakarta yang menerapkan tarif Rp 60 ribu per jam adalah tidak benar. Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengklarifikasi bahwa itu merupakan usulan tahun 2021 dan telah dibatalkan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12844) Cek Fakta: Tidak Benar Program Donasi Daging Manusia untuk Atasi Perubahan Iklim

    Sumber: liputan6.com
    Tanggal publish: 16/06/2023

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim program donasi daging manusia untuk mengatasi penyebab perubahan iklim. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 8 Juni 2023.
    Unggahan klaim program donasi daging manusia untuk mengatasi penyebab perubahan iklim tersebut berupa tulisan sebagai berikut.
    "Selamat datang di Proyek Daging Manusia, kami adalah program donasi daging manusia. Dengan menyumbangkan tubuh untuk konsumsi manusia, kami mengambil tindakan untuk mengatasi kelebihan populasi, yang menyebabkan perubahan iklim dan efek rumah kaca yang disebabkan oleh peternakan massal hewan ternak untuk memberi makan dunia..😬
    ⚠️It's real⚠️beware⚠️
    Dengan mencantumkan situs sebagai lembaga yang menjalankan program donasi daging manusia.
    Benarkah klaim program donasi daging manusia untuk mengatasi penyebab perubahan iklim? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim program donasi daging manusia untuk mengatasi penyebab perubahan iklim dengan mengunjungi situs humanmeatproject.com, dalam syarat dan ketentuan  situs tersebut menyebutkan situs web The Human Meat Project murni proyek seni konseptual dan tidak akan diperankan dalam kehidupan nyata.
    Proyek daging manusia hanya menyediakan karya seni konseptual. Proyek dan situs web (www.humanmeatproject.com) berisi halaman yang menampilkan informasi tentang proyek seni, informasi peserta/donatur, syarat dan ketentuan, hak persetujuan dan hak privasi, tetapi keberadaan halaman ini di Situs Web atau formulir Kertas tidak tidak dan tidak dimaksudkan untuk bertindak dalam kehidupan nyata atau dengan sengaja/berusaha untuk melanggar PBB dan undang-undang konstitusi hukum yang ada di seluruh dunia.
    Proyek Daging Manusia adalah proyek seni konseptual untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya menerima kebijakan dan perjanjian layanan apa pun.
    Penelusuran juga mengarah pada artikel berjudul "Fact check: Human Meat Project is ‘conceptual art,’ not a real service" yang dimuat situs usatoday.com, pada 14 Desember 2022.
    Situs usatoday.com menyebutkan, proyek Daging Manusia adalah proyek seni konseptual untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya menerima kebijakan dan perjanjian layanan apa pun.
    Museum Seni Modern di New York menggambarkan seni konseptual sebagai seni yang menekankan "gagasan di atas objek dan material". Ini sering dikaitkan dengan seni pertunjukan.
    Situs web Human Meat Project menyertakan halaman yang memungkinkan siapa saja untuk mendaftar dengan memberikan informasi pribadi, tetapi menurut syarat dan ketentuan situs, informasi tersebut dimaksudkan untuk membantu seniman mendapatkan lebih banyak wawasan dan memberikan karya seni konseptual yang lebih nyata yang mungkin beresonansi dengan khalayak umum, terlepas dari pengetahuan seni mereka sebelumnya.
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com klaim program donasi daging manusia untuk mengatasi penyebab perubahan iklim tidak benar.
    Proyek Daging Manusia hanya menyediakan karya seni konseptual. Proyek dan situs web (www.humanmeatproject.com) berisi halaman yang menampilkan informasi tentang proyek seni

    Rujukan

  • (GFD-2023-12847) [SALAH] Gambar Majalah Tempo “Sugeng Suparwoto Bohir Anies”

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 16/06/2023

    Berita

    “SUGENG SUPARWOTO, BOHIR ANIES YANG TERLIBAT BANYAK KASUS”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Facebook Mas EkoSies memposting sebuah gambar mencatut Tempo. Terdapat foto Sugeng Suparwoto dan Anies Baswedan. Dalam gambar tersebut Sugeng diklaim menjadi bohir Anies Baswedan. Postingan tersebut diunggah pada 11 Juni pukul 15.24.
    Setelah ditelusuri menggunakan kata kunci “sugeng bohir anies” ditemukan artikel milik Tempo yang membantah telah menerbitkan edisi majalah tersebut. Gambar tersebut terkesan menyerang salah satu bakal calon presiden di tahun politik 2024 mendatang. Hal tersebut dijelaskan oleh Pemimpin Redaksi Majalah Tempo, Setri Yasa.

    Lebih lanjut Setri mengimbau kepada masyarakat untuk mengakses Majalah Tempo melalui webiste resmi di majalah.tempo.co dan jika menemukan konten mencurigakan mencatut Temo bisa menghubungi Tempo. Tempo mengecam tindakan memakai cover dan Majalah Tempo untuk kepentingan penyebaran hoaks ataupun fitnah. Hal tersebut sudah melanggar hukum, mengganggu kerja jurnalistik Tempo serta mengganggu kebebasan pers.

    Dengan demikian gambar yang mencatut majalah Tempo dengan klaim Sugeng bohir Anies merupakan konten palsu. Pemimpin Redaksi Majalah Tempo, Setri Yasa menginformasikan bahwa Tempo tidak pernah menerbitkan majalah tersebut, sehingga masuk dalam kategori konten palsu.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).

    Gambar yang mencatut Majalah Tempo dengan klaim tersebut merupakan hoaks. Faktanya, pemimpin redaksi Majalah Tempo, Setri Yasa menginformasikan bahwa Tempo tidak pernah menerbitkan majalah tersebut.
    Selengkapnya pada bagian penjelasan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12848) [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 16/06/2023

    Berita

    “negara akan rusak.klo pemimpinnya rusak.walaupun rakyatnya suka berbuat baik
    negara akan tetap baik klo pemimpinnya baik.walaupun rakyatnya suka berbuat rusak.tp pemimpinya selalu membimbing rakyatnya utk kembali ke jalan yg baik”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Facebook Cebong Bahrawi memposting sebuah gambar dengan logo detikcom pada bagian bawah gambar. Gambar tersebut merupakan gambar Ganjar yang sedang menonton video dengan tulisan bokep.

    Setelah ditelusuri menggunakan yandex ditemukan gambar yang asli pada salah satu artikel Detik.com berjudul “Gaya Ganjar Selonjoran Nonton TV Pantau Pilkada dari Rumah” Rabu, 27 Juni 2018. Berdasarkan caption pada gambar artikel gambar tersebut diambil saat Ganjar Pranowo memantau proses Pilkada Serentak pada tahun 2018 dari rumah. Gambar tersebut merupakan hasil jepretan jurnalis detik bernama Angling Adhitya. Jika dilihat layar televisi tersebut tidak menayangkan video bokep namun berita mengenai pilkada.

    Dengan demikian gambar Ganjar menonton video bokep yang mencatut detik.com tidak benar. Gambar tersebut hasil suntingan, gambar yang asli Ganjar sedang memantau pilkada pada tahun 2018 melalui televisi sehingga hal tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).

    Gambar Ganjar menonton video bokep yang mencatut detik.com tidak benar. Gambar tersebut hasil editan, gambar yang asli Ganjar sedang memantau pilkada pada tahun 2018 melalui televisi. Gambar tersebut diedit pada bagian layar televisi.

    Selengkapnya pada bagian penjelasan.

    Rujukan