• (GFD-2023-13037) [SALAH] Video “SATU-SATUNYA CAPRES RI !! RAJA SALMAN MINTA ANIES PIMPIN KHUTBAH DIDEPAN KA’BAH”

    Sumber: SNACKVIDEO
    Tanggal publish: 03/07/2023

    Berita

    NARASI: “SATU-SATUNYA CAPRES RI !! RAJA SALMAN MINTA ANIES PIMPIN KHUTBAH DIDEPAN KA’BAH”

    Hasil Cek Fakta

    SUMBER membagikan konten yang berisi potongan-potongan video yang konteksnya TIDAK saling berkaitan sehingga menyebabkan kesimpulan yang MENYESATKAN. FAKTA: berisi potongan video Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang turut mendampingi di acara penerimaan kunjungan kenegaraan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan, dan video dukungan Ulama & Tokoh Adat Minangkabau ke Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden 2024.

    Salah satu sumber potongan video yang digunakan oleh SUMBER dengan konteks yang BENAR, Sekretariat Presiden di YouTube pada 24 Jul 2019: “ISTANA KEPRESIDENAN BOGOR Presiden Jokowi Sambut Kunjungan Putra Mahkota Abu Dhabi dengan Upacara Kenegaraan di Istana Kepresidenan Bogor

    Salah satu sumber potongan video lainnya yang digunakan oleh SUMBER dengan konteks yang BENAR, CNN Indonesia di YouTube pada 6 Sep 2022: “Ulama & Tokoh Adat Minangkabau Dukung Ganjar Presiden 2024”

    Hasil pencarian Google News, kata kunci: “Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan ke Indonesia”

    Hasil pencarian Google Videos, kata kunci: “Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan ke Indonesia” [5]

    Berkaitan dengan dukungan Ulama & Tokoh Adat Minangkabau ke Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden 2024,

    Hasil pencarian Google News, kata kunci: “ulama tokoh adat minangkabau dukung ganjar presiden 2024”

    Hasil pencarian Google Videos, kata kunci: “ulama tokoh adat minangkabau dukung ganjar presiden 2024”

    Kesimpulan

    MENYESATKAN, berisi potongan-potongan video yang konteksnya TIDAK saling berkaitan. FAKTA: berisi potongan video Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang turut mendampingi di acara penerimaan kunjungan kenegaraan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan, dan video dukungan Ulama & Tokoh Adat Minangkabau ke Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden 2024.

    Rujukan

  • (GFD-2023-13000) Cek Fakta: Tidak Benar Klaim Mahasiswa USM Menderita Leukemia setelah Meneliti Tanaman

    Sumber: liputan6.com
    Tanggal publish: 02/07/2023

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Mahasiswa Universiti Sains Malaysia (USM) menderita leukemia setelah meneliti tanaman, informasi tersebut tersebar lewat aplikasi percakapan WhatsApp.
    Klaim Mahasiswa USM menderita leukemia setelah meneliti tanaman berupa tulisan disertai dengan foto tanaman dengan daun dan batang berwarna hijau.
    Tulisan tersebut mengisahkan mahasiswa USM meninggal akibat melakukan penelitian tentang tanaman yang ada pada foto tersebut.
    Berikut tulisan klaim tanaman pemicu leukemia.
    "Suk Hee
    Kakak ipar perempuan saya yang berusia 31 tahun meninggal kemarin karena leukemia.
    Dia menderita leukemia saat melakukan master botani di USM.
    Penelitian tentang tanaman di atas. Temannya yang melakukan penelitian yang sama juga terkena CA dan meninggal tahun lalu.
    USM dan Kemenkes membuktikan bahwa kedua mahasiswa ini terkena penyakit leukimia akibat tanaman di atas. Aksi(perhatian)
    Jika Anda memiliki tanaman ini, musnahkan dengan membakarnya sebelum berbunga.
    Sampaikan info ke grup untuk mengingatkan bahaya tanaman ini👆"
    Benarkah klaim Mahasiswa USM menderita leukemia setelah meneliti tanaman? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim Mahasiswa USM menderita leukemia setelah meneliti tanaman menggunakan Google Search, dengan kata kunci 'Botanical studies student USM leukemia'. Penelusuran mengarah pada artikel berjudul "USM poisonous plant story a hoax" yang dimuat situs nst.com.my.
    Situs nst.com.my menampilkan foto tanaman yang sama dengan tanaman yang ada di dalam foto klaim. 
    Dalam situs nst.com.my, Direktur Pusat Media dan Hubungan Masyarakat USM Mohamad Abdullah mengatakan, rumor tersebut telah menyebar di jaringan media sosial dengan banyak pertanyaan tentang masalah tersebut diarahkan ke universitas.
    “Kami telah dibombardir dengan banyak pertanyaan tentang ini. Kami ingin mendesak mereka yang memposting ini untuk membuktikan klaim mereka sehingga kami dapat melakukan penyelidikan resmi.
    “USM memohon kepada semua pihak untuk segera menghentikan penyebaran berita bohong terkait hal tersebut,” katanya.
    Menurut postingan tersebut, seorang wanita berusia 31 tahun jatuh sakit setelah mempelajari tanaman saat mengejar gelar Magister Studi Botani di USM.
    Poster itu mengklaim bahwa wanita tak dikenal itu meninggal karena leukemia setelah jatuh sakit."

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com klaim Mahasiswa USM menderita leukemia setelah meneliti tanaman tidak benar.
    Desas-desus tentang seorang mahasiswa studi Botani yang meninggal setelah memegang pohon beracun telah dibantah USM.

    Rujukan

  • (GFD-2023-13056) [SALAH] Ganjar Diperiksa Bawaslu, Tertangkap Basah Bagi- Bagi Uang

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 30/06/2023

    Berita

    D3tik² G4njar P-dip Dip3riksa B4w4slu Saat Tert4ngk4p B4sah Money Politik.

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah video Facebook dengan klaim Ganjar Pranowo diperiksa Bawaslu usai tertangkap basah bagi-bagi uang. Thumbnail pada video menunjukkan Ganjar Pranowo sedang berada di kantor Bawaslu. Foto tersebut dibuat seolah-olah Ganjar sedang diwawancara media setelah diperiksa Bawaslu. Faktanya, foto tersebut hasil manipulasi.

    Berdasarkan penelusuran Google Image Search, ditemukan foto identik saat Ganjar Pranowo mendatangai KPU untuk menyaksikan rapat pleno terbuka pada tahun 2019. Foto yang serupa itu diunggah oleh laman resmi Humas Jateng. Pada rapat pleno tersebut, nampak Ganjar didampingi oleh Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen.

    Klaim video yang menyebut Ganjar tertangkap basah bagi-bagi uang juga tidak ada dalam video. Video berdurasi 8 menit 14 detik itu, justru menjelaskan tentang politikus PDIP bagi-bagi amplop di masjid.

    Dengan demikian, unggahan YouTube dengan klaim Ganjar diperiksa Bawaslu akibat bagi-bagi uang adalah tidak benar. Unggahan tersebut termasuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.

    Kesimpulan

    Thumbnail video merupakan hasil manipulasi. Foto aslinya, Ganjar berada di KPU mengikuti rapat pleno terbuka oleh KPU Jateng pada 2019.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12974) [SALAH] Relawan Prabowo Jualan Sepatu Untuk Dana Kampanye

    Sumber: Tiktok
    Tanggal publish: 30/06/2023

    Berita

    “Relawan Prabowo jualan sepatu untuk dana kampanye”

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah akun TikTok @otv.id menggunggah video dengan klaim relawan Prabowo Subianto jualan sepatu untuk dana Kampanye. Video itu memperlihatkan toko dari depan dengan plakat bertuliskan “Toko Sepatu dan Sandal Presiden 2024.” Dalam plakat itu disematkan pula foto Prabowo Subianto. Faktanya, foto plakat toko tersebut adalah hasil manipulasi software pengolah gambar.

    Setelah ditelurusi menggunakan Google Lens, Foto plakat toko bergambar Prabowo Subianto tersebut identik dengan unggahan laman bkppkutim.com. foto asli itu bertuliskan “Toko Sepatu dan Sendal Syadkan,” Tidak ada kaitannya dengan Prabowo Subianto.

    Unggahan TikTok itu, termasuk modus berjualan sepatu dan sendal di TikTok Shop dengan menciptakan konten dengan narasi yang kontroversial. Harapan pengunggah tidak lain agar viral dan terjual laris dagangannya.

    Dengan demikian unggahan TikTok dengan klaim relawan Prabowo Subianto jualan sepatu untuk dana Kampanye adalah salah. Unggahan tersebut termasuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.

    Kesimpulan

    Konten yang dimanipulasi. Tulisan asli pada toko sepatu tersebut adalah “Toko Sepatu dan Sendal Syadkan.” Unggahan itu menggunakan modus berjualan di TikTok Shop dengan membuat konten yang kontroversial agar viral.

    Rujukan