• (GFD-2023-13297) [SALAH] Gambar Anies Memegang Lem Aibon

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 11/08/2023

    Berita

    “BERKAT AIBON PENDUKUNG KU GOBLOKNYA MELEKAT KUAT”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Facebook Iml Madli memposting sebuah gambar Anies yang sedang memegang lem Aibon. Terdapat narasi berkat aibin pendukung ku gobloknya melekat kuat pada gambar. Postingan tersebut diunggah pada 6 Agustus 2023.

    Setelah ditelusuri menggunakan Yandex didapatkan gambar yang identik pada milik kontan.co.id pada artikel berjudul “Delapan seruan Gubernur DKI Anies Baswedan kepada warga agar selalu pakai masker kain” 04 April 2020. Jika dilihat gambar yang asli hanya menampilkan bagian bahu ke atas, tidak menampilkan tangan yang memegang kaleng lem aibon.

    Dengan demikian gambar pada Anies pada Facebook merupakan hasil suntingan. Gambar yang asli hanya menunjukkan bagian Anies bahu ke atas, gambar tangan memegang lem aibon dan narasi merupakan editan sehingga masuk dalam kategori parodi.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).

    Gambar merupakan hasil editan. Faktanya, gambar pada Anies pada Facebook merupakan hasil suntingan. Gambar tersebut di edit dengan menambahi tangan memegang lem aibon dan narasi.
    Selengkapnya pada bagian penjelasan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-13298) [SALAH] “AIRLANGGA PERINTAHKAN DPD GOLKAR SEINDONESIA DUKUNG ANIES DI PILPRES 2024”

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 11/08/2023

    Berita

    Istana K3jan9² !! Diam² Airlangga Perint4hkan D-pd G0lk4r Se-Indonesia Dukung Anies 2024.

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah akun Facebook dengan nama pengguna “Perspektif” mengunggah video dengan narasi bahwa Airlangga perintahkan DPD Golkar seindonesia dukung Anies di Pilpres 2024.

    Setelah menonton keseluruhan dari isi video, tidak ditemukan informasi kredibel terkait klaim dalam narasi. Video tersebut hanya berisi potongan video dan gambar dari peristiwa yang berbeda-beda yang digabung menjadi satu.

    Narator dalam video tersebut hanya membacakan artikel dari liputan6.com dengan judul artikel “Akbar Tandjung Dukung Anies Maju Capres, Golkar Tak Solid Sokong Airlangga?”.

    Salah satu klip pada awal video yang menampilkan kerumunan orang, ditemukan video identik seperti unggahan kanal Youtube milik tvOneNews dengan judul video “Deklarasi Relawan Go-Anies Dukung Anies Baswedan Presiden 2024”.

    Video tersebut merupakan video relawan Go-Anies yang sedang mendeklarasikan Anies Baswedan untuk maju menjadi cawapres pada Pilpres tahun 2024 nanti.

    Video identik lainnya yang menampilkan sosok Plt Ketua DPD Golkar Provinsi Papua Ahmad Doli Kurnia Tandjung yang identik dengan unggahan kanal Youtube milik tvOneNews dengan judul video “Tolak Munaslub Golkar, DPD Se-Indonesia Dukung Airlangga Hartarto”.

    Dengan demikian, klaim tentang Airlangga perintahkan DPD Golkar seindonesia dukung Anies di Pilpres 2024 adalah salah dan masuk kategori konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Yudho Ardi

    Informasi menyesatkan. Judul dan isi video tidak sesuai dan narator dalam video tersebut tidak berkaitan. Dalam video tersebut sama sekali tidak ditemukan informasi bahwa Airlangga perintahkan DPD Golkar seindonesia dukung Anies di Pilpres 2024.

    Rujukan

  • (GFD-2023-13307) [SALAH] Foto Anies Membaca Buku Berjudul “How To Lie”

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 11/08/2023

    Berita

    “Memperdalam ilmu…. Bagaimana cara untuk melakukan tipu daya dan membohongi rakyat Indonesia menjelang Pilpres 2024”

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah akun Facebook mengunggah foto yang memperlihatkan Anies Baswedan sedang membaca buku berjudul “How To Lie”.

    Setelah ditelusuri, gambar tersebut merupakan gambar editan dan merupakan hoaks lama sudah sudah kerap beredar dengan berbagai editan judul sampul buku. Foto asli diambil dari akun Instagram Anies Baswedan yang sedang membaca buku berjudul “How Democracies Die”.

    Dilansir dari laman turnbackhoax.id, setidaknya sudah 5 artikel verifikasi dengan gambar serupa dan judul buku dengan berbagai judul yang diedit.

    Kesimpulan

    Gambar manipulasi dan merupakan hoaks lama sudah sudah kerap beredar dengan berbagai editan judul sampul buku. Foto asli diambil dari akun Instagram Anies Baswedan yang sedang membaca buku berjudul “How Democracies Die”.

    Rujukan

  • (GFD-2023-13308) [SALAH] Tautan Link Pemulihan Untuk Akun Facebook yang Diblokir

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 11/08/2023

    Berita

    “𝗣𝗘𝗥𝗜𝗡𝗚𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗣𝗘𝗠𝗕𝗟𝗢𝗞𝗜𝗥𝗔𝗡:shield:
    𝗦𝗲𝘀𝗲𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗧𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗠𝗲𝗹𝗮𝗽𝗼𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗔𝗸𝘂𝗻 𝗙𝗮𝗰𝗲𝗯𝗼𝗼𝗸 𝗔𝗻𝗱𝗮
    𝗞𝗮𝗿𝗲𝗻𝗮 𝗙𝗮𝗰𝗲𝗯𝗼𝗼𝗸 𝗔𝗻𝗱𝗮 𝗧𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗠𝗲𝗹𝗮𝗻𝗴𝗴𝗮𝗿 𝗦𝘁𝗮𝗻𝗱𝗮𝗿 𝗞𝗼𝗺𝘂𝗻𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗙𝗮𝗰𝗲𝗯𝗼𝗼𝗸.
    𝗗𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗔𝗱𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗟𝗮𝗽𝗼𝗿𝗮𝗻 𝗧𝗲𝗿𝘀𝗲𝗯𝘂𝘁 𝗔𝗸𝘂𝗻 𝗙𝗮𝗰𝗲𝗯𝗼𝗼𝗸 𝗔𝗻𝗱𝗮 𝗔𝗸𝗮𝗻 𝗦𝗲𝗴𝗲𝗿𝗮 𝗗𝗶 𝗕𝗹𝗼𝗸𝗶𝗿/𝗗𝗶𝗻𝗼𝗻𝗮𝗸𝘁𝗶𝗳𝗸𝗮𝗻.
    𝗝𝗶𝗸𝗮 𝗔𝗻𝗱𝗮 𝗠𝗲𝗿𝗮𝘀𝗮 𝗧𝘂𝗱𝘂𝗵𝗮𝗻/𝗟𝗮𝗽𝗼𝗿𝗮𝗻 𝗧𝗲𝗿𝘀𝗲𝗯𝘂𝘁 𝗧𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗕𝗲𝗻𝗮𝗿,
    𝗦𝗶𝗹𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗼𝗻𝗳𝗶𝗿𝗺𝗮𝘀𝗶 𝗗𝗮𝘁𝗮 𝗙𝗮𝗰𝗲𝗯𝗼𝗼𝗸 𝗔𝗻𝗱𝗮 𝗨𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗠𝗲𝗹𝗮𝗸𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗺𝘂𝗹𝗶𝗵𝗮𝗻 𝗔𝗸𝘂𝗻 𝗙𝗮𝗰𝗲𝗯𝗼𝗼𝗸 𝗔𝗻𝗱𝗮, 𝗗𝗮𝗻 𝗨𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗠𝗲𝗻𝗰𝗲𝗴𝗮𝗵 𝗣𝗲𝗻𝗼𝗻𝗮𝗸𝘁𝗶𝗳𝗮𝗻.
    𝗞𝗹𝗶𝗸 𝗧𝗮𝘂𝘁𝗮𝗻 𝗗𝗶 𝗕𝗮𝘄𝗮𝗵 𝗜𝗻𝗶 𝗗𝗮𝗻 𝗠𝗮𝘀𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗗𝗮𝘁𝗮 𝗙𝗮𝗰𝗲𝗯𝗼𝗼𝗸 𝗔𝗻𝗱𝗮 𝗗𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗻𝗮𝗿.
    𝗜𝗸𝘂𝘁𝗶 𝗧𝗮𝘂𝘁𝗮𝗻
    https://layanandatablok.webnode.page/
    𝗔𝗽𝗮𝗯𝗶𝗹𝗮 𝗧𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗠𝗲𝗺𝗯𝗮𝘁𝗮𝗹𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗺𝗯𝗹𝗼𝗸𝗶𝗿𝗮𝗻, 𝗙𝗮𝗰𝗲𝗯𝗼𝗼𝗸 𝗔𝗻𝗱𝗮 𝗔𝗸𝗮𝗻 𝗗𝗶 𝗡𝗼𝗻 𝗔𝗸𝘁𝗶𝗳𝗸𝗮𝗻 𝗧𝗮𝗻𝗽𝗮 𝗣𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮𝗵𝘂𝗮𝗻 𝗟𝗮𝗴𝗶.
    𝗧𝗲𝗿𝗶𝗺𝗮 𝗞𝗮𝘀𝗶𝗵
    𝗦𝗲𝗰𝘂𝗿𝗶𝘁𝘆 𝗙𝗮𝗰𝗲𝗯𝗼𝗼𝗸”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah akun di Facebook bernama Pemberitahuan Pemblokiran yang mengirim postingan kepada banyak akun Facebook terkait pemblokiran. Dalam narasinya, akun tersebut menyebut bahwa akun yang dikirimi postingan itu telah melanggar peraturan dan diminta mengisi data-data akun Facebook mereka ke link tautan yang disertakan.

    Berdasarkan hasil penelusuran, akun yang mengatasnamakan Pemberitahuan Pemblokiran adalah bukan akun dari pihak Facebook.

    Dilansir dari helpdesk Facebook, jika akun Facebook seseorang dinonaktifkan, maka yang bersangkutan akan melihat pesan yang menyatakan bahwa akun yang bersangkutan dinonaktifkan saat mencoba masuk.

    Selain itu, Facebook juga memberi tautan untuk pengajuan pemulihan akun yaitu https://www.facebook.com/login/identify.

    Kesimpulan

    Tautan palsu. Jika akun Facebook dinonaktifkan maka akan muncul pesan yang mengatakan akun tersebut dinonaktifkan saat mencoba masuk. Facebook juga memberi tautan untuk pengajuan pemulihan akun yaitu https://www.facebook.com/login/identify

    Rujukan