• (GFD-2023-13532) Cek Fakta: Tidak Benar PDIP Resmi Tunjuk Ahok Dampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

    Sumber: liputan6.com
    Tanggal publish: 11/09/2023

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan yang mengklaim PDIP menunjuk Ahok sebagai pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. Postingan itu beredar sejak akhir pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 10 September 2023.
    Dalam postingannya terdapat video dengan narasi sebagai berikut:
    "Breaking News: Kabar Mengejutkan dari PDIP
    Ahok resmi dampingi Ganjar untuk lawan Anies di 2024."
    Postingan itu juga disertai narasi:
    "TAK DI SANGKA MEGAWATI USUNG AHOK DAMPINGI GANJAR UNTUK LAWAN ANIES DU 2024."
    Lalu benarkah postingan yang mengklaim PDIP menunjuk Ahok sebagai pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan melihat isi lengkap dalam video tersebut. Faktanya tidak ada informasi valid seperti yang diklaim dalam postingan.
    Video tersebut merupakan gabungan dari video-video komentar Ahok dan juga opini dari narator terkait klaim yang dimaksud.
    Di sisi lain sejauh ini PDIP juga belum mengumumkan secara resmi pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dalam artikel Liputan6.com berjudul "PDIP Beber Kriteria Sosok Cawapres Pendamping Ganjar, Apa Saja?" yang tayang pada 11 September 2023.
    Berikut isi artikelnya:
    "Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan kriteria sosok cawapres pendamping Ganjar Pranowo. Kriteria itu harus ada pada sosok tersebut agar dapat memenangkan Pilpres 2024.
    "Yang penting solid, kompak, kemudian memiliki vis misi yang sama terhadap masa depan dan saling melengkapi," ujar Hasto Kristianto, Sekjen DPP PDI Perjuangan, di DPD PDIP Banten, Kota Serang, Minggu (10/09/2023).
    Sosok bacawapres Ganjar Pranowo itu akan ditentukan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Kini Megawati masih memperhatikan konstelasi politik yang ada, serta berdoa agar diberi petunjuk tentang sosok pendamping Ganjar yang cocok.
    PDIP ingin sosok pendamping Ganjar bisa bergotong royong membangun bangsa dan negara ke depannya. Serta memenangkan Pilpres pada 14 Februari 2024 mendatang.
    "Bu Mega hampir setiap hari, melihat seluruh konstelasi politik, melihat secara mendalam dan dalam tradisi spiritual beliau, memohon petunjuk kepada tuhan yang maha kuasa, untuk mendapatkan pasangan terbaik untuk mendampingi Ganjar Pranowo," terangnya.
    Meski kalah dua kali di Banten saat mengusung Jokowi sebagai capres, PDIP meyakini akan meraih kemenangan pada Pemilu 2024 dengan capres Ganjar Pranowo. Terlebih, berbagai keberhasilan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) dua periode itu telah menginspirasi masyarakat Banten.
    Karenanya, para caleg, pengurus hingga kader PDIP diberbagai tingkatan, bisa terus turun ke bawah untuk memperkenalkan Ganjar Pranowo ke berbagai lapisan masyarakat.
    "Kalau berdasarkan FGD, daya terima pak Ganjar di Banten tinggi, karena beberapa faktor. Tinggal selanjutnya para caleg dan kader akan turun ke bawah bertemu dengan para tokoh di Banten," jelasnya."

    Kesimpulan


    Postingan yang mengklaim PDIP menunjuk Ahok sebagai pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 adalah tidak benar.

    Rujukan

  • (GFD-2023-13550) [SALAH] Rizal Ramli Ditindak Densus 88

    Sumber: FACEBOOK
    Tanggal publish: 11/09/2023

    Berita

    “SEBUT J0K0WI K0RVPS1 T3G4S.. D3NSUS 88 LANGSUNG TINDAK T3G4S RIZAL RAMLI BEGINI.”

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah kabar beredar di Facebook yang mengklaim jika Rizal Ramli telah ditangkap oleh Densus 88 akibat menghina Presiden Jokowi. Video yang diunggah pada 26 Agustus tersebut telah ditonton lebih dari 200 ribu orang di Facebook.

    Pada gambar thumbnail memperlihatkan Rizal Ramli yang sedang diringkus oleh petugas Densus. Berdasarkan penelusuran gambar dengan menggunakan yandex.com, ternyata gambar tersebut merupakan penangkapan Mantan Sekretaris FPI, Munarman, yang dimanipulasi dengan menempelkan foto Rizal Ramli.

    Sedangkan untuk isi videonya sendiri narator hanya membahas tentang Rizal Ramli dan Amin Rais yang mendatangi gedung KPK pada 21 Agustus 2023 lalu. Diketahui kedatangannya tersebut dimaksudkan untuk mendesak KPK untuk segera menangani masalah korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di Indonesia.

    Hingga akhir video tidak dijelaskan mengenai Rizal Ramli yang ditangkap Densus 88 atas dugaan penghinaan terhadap Presiden seperti yang dijelaskan pada judul dan thumbnail unggahan.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Vendra Panji

    Isi video tidak memuat informasi yang valid mengenai penahanan Anies Baswedan, isi video hanya berisi tentang tanggapan mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Denny Indrayana mengenai isu Anies sebagai tersangka KPK.

    Rujukan

  • (GFD-2023-13529) Cek Fakta: Hoaks Video Mobil Terbang karena Kehilangan Gravitasi

    Sumber: liputan6.com
    Tanggal publish: 09/09/2023

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video yang diklaim insiden mobil terbang karena kehilangan gravitasi beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada Jumat 8 September 2023.
    Video berdurasi 10 detik itu memperlihatkan suasana sebuah jalanan yang sedang dilintasi mobil. Tiba-tibat dua mobil tampak terbang ketika melewati persimpangan jalan. Video itu kemudian diklaim sebagai insiden kehilangan gravitasi yang terjadi di Melbourne, Australia.
    "HILANGNYA GRAVITASI
    Di jalan raya Melbourne (Australia), insiden kehilangan gravitasi total sering terjadi.Hal tersebut disebabkan oleh eksperimen (pemerintah AS) yang mengatur parameter gravitasi pada objek tertentu yang lewat di belakang pagar Australia," tulis salah satu akun Facebook.
    Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 135 kali ditonton dan mendapat beberapa respons dari warganet.
    Benarkah dalam video itu mobil terbang karena kehilangan gravitasi? Berikut penelusurannya.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri video yang diklaim insiden mobil terbang karena kehilangan gravitasi. Penelusuran dilakukan dengan mengunggah gambar tangkapan layar dari video tersebut ke situs Google Images.
    Hasilnya terdapat gambar identik di artikel berjudul "No, There Weren’t Any Flying Cars in China – That Video is Fake" yang dimuat situs thequint.com pada 23 Februari 2018 lalu.
    Berikut gambar tangkapan layarnya.
    Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa video mobil terbang itu sempat viral dan diklaim terjadi di China pada 2018 lalu. Ketika itu, video tersebut diklaim terjadi karena bocornya medan magnet kabel bawah tanah.
    Situs berita Tiongkok Shine, yang berada di bawah naungan Shanghai Daily menyatakan bahwa video tersebut adalah rekayasa dan hasil manipulasi. Hal ini telah dikonfirmasi oleh pihak kepolisian di China.
    Polisi menyoroti berbagai kesalahan dalam video tersebut, antara lain hilangnya zebra cross, ketipisan roda mobil, dan keanehan tiang kawat.
     

    Kesimpulan


    Video yang diklaim insiden mobil terbang karena kehilangan gravitasi ternyata tidak benar alias hoaks. Faktanya, video tersebut merupakan hasil rekayasa digital.

    Rujukan

  • (GFD-2023-13544) [SALAH] Video “TEKA TEKI CAWAPRES GANJAR TEMUI TITIK TERANG”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 09/09/2023

    Berita

    NARASI: “TEKA TEKI CAPRES GANJAR TEMUI TITIK TERANG.. SOSOK KUAT DI NU INI YANG DIPILIH JOKOWI & MEGA.”

    Hasil Cek Fakta

    SUMBER membagikan konten hasil MANIPULASI yang menimbulkan kesimpulan yang MENYESATKAN, FAKTA: konten yang dibagikan menggunakan judul umpan klik (Clickbait). Video sebenarnya berisi gambar pratinjau (thumbnail) hasil SUNTINGAN, pembacaan artikel dari media opini, dan potongan-potongan video yang konteksnya TIDAK berkaitan.

    Salah satu sumber foto ASLI yang identik dengan foto hasil SUNTINGAN di gambar pratinjau video, Kementerian Agama RI Kanwil Provinsi Sulawesi Tenggara pada 19 Feb 2016: “Kendari, (Inmas Sultra) — Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara (Unusra), Prof. DR. H. Nasruddin Suyuti, M.Si dilantik oleh Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bersama Ketua Umum (Ketum) PBNU di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya No 164 Jakarta, Jumat (29/01/2016) lalu.

    Artikel yang dibaca di video, SEWORD pada 10 Mei 2023: “… Kiai Said Agil Sirodj lahir di Cirebon 3 Juli 1953 adalah mantan Ketua PBNU masa khidmat 2010-2022 yang saat ini menjabat sebagai Mustasyar (Penasehat) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmat 2022-2026. Beliau juga pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Cirebon.

    Sumber video dengan segmen video yang identik dengan salah satu potongan video yang dibagikan oleh SUMBER, TVNU Televisi Nahdlatul Ulama di YouTube pada 14 Jul 2023: “#TVNU #NahdlatulUlama #NU Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf atau yang biasa dikenal Gus Yahya menghadiri silaturahmi bersam PCNU dan MWCNU Se-Madura di PP Syaichona Moh Cholil Bangkalan pada 12 Juli 2023

    Hasil pencarian Google Videos dan Google News, kata kunci: “gus yahya silaturahmi pcnu mwcnu madura”

    Kesimpulan

    MENYESATKAN, judul umpan klik (Clickbait). FAKTA: video sebenarnya berisi gambar pratinjau (thumbnail) hasil SUNTINGAN, pembacaan artikel dari media opini, dan potongan-potongan video yang konteksnya TIDAK berkaitan.

    Rujukan