(GFD-2023-13570) [SALAH] Isi RUU Kesehatan Membolehkan Dokter/Rumah Sakit Mengambil Organ Tubuh Mayat Tanpa Persetujuan Keluarga
Sumber: TiktokTanggal publish: 06/09/2023
Berita
“Salah satu isi dari RUU kesehatan yang kontroversi membolehkan rumah sakit/dokter mengambil organ tubuh mayat tanpa ijin pihak keluarga. Bisnis Mukidi berjualan organ tubuh manusia semakin cuan dan legal”
Hasil Cek Fakta
Sebuah akun TikTok mengunggah video berisi narasi yang mengklaim bahwa terdapat salah satu isi dari RUU kesehatan yang kontroversial menyebutkan bahwa pihak rumah sakit/dokter membolehkan mengambil organ tubuh mayat tanpa seizin pihak keluarga.
Berdasarkan hasil penelusuran, dilansir dari file draft RUU kesehatan yang berasal dari laman DPR RI, tidak ada narasi yang menyebut seperti pada klaim.
Justru pada pasal 75 ayat 5 berbunyi, pengambilan organ dan/atau jaringan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) dilakukan dengan persetujuan keluarga.
Sementara itu terkait klaim bahwa organ tubuh manusia dijadikan bisnis juga merupakan hal yang keliru. Merujuk pada pasal 74 ayat 2 disebutkan bahwa organ dan/atau jaringan tubuh sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilarang dikomersialkan atau diperjualbelikan dengan dalih apapun.
Berdasarkan hasil penelusuran, dilansir dari file draft RUU kesehatan yang berasal dari laman DPR RI, tidak ada narasi yang menyebut seperti pada klaim.
Justru pada pasal 75 ayat 5 berbunyi, pengambilan organ dan/atau jaringan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) dilakukan dengan persetujuan keluarga.
Sementara itu terkait klaim bahwa organ tubuh manusia dijadikan bisnis juga merupakan hal yang keliru. Merujuk pada pasal 74 ayat 2 disebutkan bahwa organ dan/atau jaringan tubuh sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilarang dikomersialkan atau diperjualbelikan dengan dalih apapun.
Kesimpulan
Informasi menyesatkan. Berdasarkan draft RUU kesehatan yang dikeluarkan oleh DPR Pada pasal 75 ayat 5 berbunyi, pengambilan organ dan/atau jaringan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) dilakukan dengan persetujuan keluarga.
Rujukan
(GFD-2023-13571) [SALAH] WEF Ingin Mencampurkan Vaksin Covid-19 ke Dalam Pasokan Air
Sumber: TwitterTanggal publish: 06/09/2023
Berita
“The #WEF wants to vaccinate you through your water now:japanese_ogre::japanese_goblin:
DepopulationAgenda
BEWARE #Attention #Agenda2030″
DepopulationAgenda
BEWARE #Attention #Agenda2030″
Hasil Cek Fakta
Sebuah akun X atau Twitter mengunggah cuitan berupa potongan video yang memperlihatkan seorang wanita berbicara di forum World Economic Forum (WEF) yang diklaim bahwa WEF berencana mencampurkan vaksin ke dalam pasokan atau persediaan air.
Berdasarkan penelusuran, wanita yang berbicara dalam video tersebut adalah profesor dari University College London (UCL), yakni Mariana Mazzucato. Mazzucato juga menjadi direktur pendiri Institut Inovasi dan Tujuan Umum UCL. Dalam video yang beredar, ia bicara soal masalah air global dan sedikit menyinggung masalah vaksin serta krisis iklim.
Mariana Mazzucato berbicara dalam konferensi pers peluncuran Komisi Global untuk Ekonomi Air, pada 25 Mei 2023 di Davos, Swiss. Video lengkap konferensi pers tersebut dapat disaksikan di situs WEF. Klip ketika Mazzucato berbicara, dapat dilihat mulai menit ke-15 detik ke-56.
Dari keseluruhan acara konferensi dan perbincangan panel narasumber, tidak ada satu pun yang mengusulkan vaksinasi melalui persediaan air. Komisi Global untuk Ekonomi Air dibentuk untuk mendorong pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.
Juru bicara WEF, Yann Zopf menyampaikan, Komisi Global untuk Ekonomi Air merupakan organisasi independen dan tidak terikat dengan WEF secara keorganisasian. Pihaknya juga membantah bahwa WEF pernah membuat pernyataan apa pun soal vaksinasi melalui persediaan air.
“WEF tidak pernah membuat pernyataan apa pun tentang atau berencana menambahkan vaksin COVID ke dalam air,” kata Zopf, dikutip dari Reuters.
Berdasarkan penelusuran, wanita yang berbicara dalam video tersebut adalah profesor dari University College London (UCL), yakni Mariana Mazzucato. Mazzucato juga menjadi direktur pendiri Institut Inovasi dan Tujuan Umum UCL. Dalam video yang beredar, ia bicara soal masalah air global dan sedikit menyinggung masalah vaksin serta krisis iklim.
Mariana Mazzucato berbicara dalam konferensi pers peluncuran Komisi Global untuk Ekonomi Air, pada 25 Mei 2023 di Davos, Swiss. Video lengkap konferensi pers tersebut dapat disaksikan di situs WEF. Klip ketika Mazzucato berbicara, dapat dilihat mulai menit ke-15 detik ke-56.
Dari keseluruhan acara konferensi dan perbincangan panel narasumber, tidak ada satu pun yang mengusulkan vaksinasi melalui persediaan air. Komisi Global untuk Ekonomi Air dibentuk untuk mendorong pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.
Juru bicara WEF, Yann Zopf menyampaikan, Komisi Global untuk Ekonomi Air merupakan organisasi independen dan tidak terikat dengan WEF secara keorganisasian. Pihaknya juga membantah bahwa WEF pernah membuat pernyataan apa pun soal vaksinasi melalui persediaan air.
“WEF tidak pernah membuat pernyataan apa pun tentang atau berencana menambahkan vaksin COVID ke dalam air,” kata Zopf, dikutip dari Reuters.
Kesimpulan
Informasi menyesatkan. Dari keseluruhan acara konferensi dan perbincangan panel narasumber, tidak ada satu pun yang mengusulkan vaksinasi melalui persediaan air.
Video lengkap konferensi pers tersebut dapat disaksikan di situs WEF.
Video lengkap konferensi pers tersebut dapat disaksikan di situs WEF.
Rujukan
(GFD-2023-13512) Cek Fakta: Hoaks Toyota Bagikan Mobil Tacoma Hanya Dengan Tebak Nomor di Facebook
Sumber: liputan6.comTanggal publish: 06/09/2023
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar kembali postingan Toyota membagikan mobil Tacoma hanya dengan menebak nomor di Facebook. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
Salah satu akun bernama Dayak Bagi Bagi Rezeki mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 4 September 2023.
Berikut isi postingannya:
"Sejauh ini belum ada yang menemukan nomor selain nomor 609, belum ada pemenang Toyota Tacoma 2023. Masih ada 2 kemenangan lagi."
Lalu benarkah postingan Toyota membagikan mobil Tacoma hanya dengan menebak nomor di Facebook?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com telah beberapa kali membuat artikel bantahan terkait klaim yang identik. Pelaku penyebaran hoaks ini biasanya hanya mengganti nama akun dan hadiah yang dibagikan.
Dalam kolom komentar postingan tersebut juga terdapat ajakan untuk membagikannya pada orang lain. Selain itu terdapat juga permintaan untuk menghubungi nomor tertentu untuk pengambilan hadiah.
Dua ciri di atas merupakan modus untuk penipuan atau pencurian data pribadi. Selain itu ada juga yang mengarahkan kita kepada pinjaman online ilegal.
Sebelumnya Cek Fakta Liputan6.com juga pernah mendapat penjelasan dari pihak Toyota Indonesia terkait banyaknya pihak yang mencatut nama brand tersebut untuk penipuan di media sosial.
"Informasi tersebut bukan program resmi dari kami di Toyota. Untuk lebih pasti semua program yang terkait dengan konsumen, pasar atau pun informasi lainnya tentu kami akan dan selalu informasikan secara resmi melalui jalur yang resmi juga, bisa menggunakan website resmi kami ataupun akun media sosial resmi Toyota," ujar Dimas Aska, Head of Media Relation Toyota Astra Motor dalam artikel berjudul "Cek Fakta: Hoaks Toyota Indonesia Bagikan Dua Mobil Alphard Dalam Rangka Hari Kemerdekaan Indonesia ke-77" yang tayang di Liputan6.com pada 7 Agustus 2022.
"Kami juga mengimbau bagi masyarakat untuk dapat lebih berhati hati terhadap berbagai informasi termasuk yang mungkin mengatasnamakan brand kami. Untuk informasi resmi bisa secara berkala di check di kanal kanal resmi Toyota, di website www.toyota.astra.co.id ataupun Youtube Toyota Indonesia dan Instagram @toyotaid," katanya menambahkan.
Kesimpulan
Postingan Toyota membagikan mobil Tacoma hanya dengan menebak nomor di Facebook adalah hoaks.
(GFD-2023-13513) Cek Fakta: Tidak Benar Influencer Oklin Fia Bakal Jadi Duta MUI
Sumber: liputan6.comTanggal publish: 06/09/2023
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan yang menyebut influencer Oklin Fia akan menjadi duta MUI. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 5 September 2023.
Dalam postingannya terdapat foto Oklin Fia dengan narasi sebagai berikut:
"Dianggap Bisa Menjadi Contoh, Oklin Fia Diperkirakan Akan Menjadi Duta MUI"
Akun itu menambahkan narasi:
"Repost IG @opraentertainmentBerita soal Influencer Oklin Fia ini yg pernah buat konten jilat es krim di kemaluan pria itu dijadikan duta MUI
Cuma mau tanya apakah karena berhijab ?Apakah karena bisa ngaji? Apakah karena apa lagi ya??
Mungkin saja MUI mau mencontohkan bahasa sesama manusia harus saling memaafkan kesalahan orang lainHanya Allah Tuhan yg maha sempurna … "
Lalu benarkah postingan yang menyebut influencer Oklin Fia akan menjadi duta MUI?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan membuka laman resmi MUI, Mui.or.id. Di sana ditemukan artikel yang terkait berjudul "Kiai Cholil Nafis Bantah Kabar Oklin Fia Menjadi Duta MUI" yang diunggah 5 September 2023.
Berikut isi artikelnya:
"JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) saat ini sedang menjadi perhatian publik, lantaran muncul beberapa berita yang menyampaikan bahwa selebgram Oklin Fia diangkat menjadi duta MUI.
Menanggapi hal tersebut,Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Ukhuwah dan Dakwah, KH M Cholil Nafis dengan tegas membantah berita yang tersebar di masyarakat luas.
Menurutnya, MUI tidak pernah memberikan penghargaan sebagai Duta MUI kepada selebgram kontroversial itu.
“Saya tegaskan bahwa di MUI tidak pernah berpikir, tidak pernah memutuskan untuk menjadikan Oklin Fia sebagai duta MUI,” ungkap Kiai Cholil kepada MUIDigital saat meluruskan kabar yang beredar di masyarakat, di Jakarta, Selasa (5/9/23).
Diketahui, selebgram Oklin Fia saat ini sedang menjadi perbincangan hangat di sosial media. Hal tersebut bermula dari konten tak pantas yang diunggah pada akun media sosialnya yang mengundang banyak tanggapan bahwa konten yang dilakukan Oklin Fia tersebut sangat tidak pantas. Ditambah, konten sensitif tersebut dilakukan dengan menggunakan hijab yang merupakan salah satu identitas Muslimah berhijab. Atas perbuatannya itu, Oklin Fia pun dilaporkan ke polisi atas dugaan penistaan agama.
Lebih lanjut, Kiai Cholil Nafis menyampaikan kekecewaannya terhadap salah satu publik figur yang justru memberikan contoh buruk kepada bangsa Indonesia. Dia berharap, melalui kejadian ini, masyarakat Indonesia (khususnya Oklin Fia) menjadi masyarakat yang lebih cerdas dalam menggunakan media sosial dan tidak sembarangan memberikan konten kepada hal layak umum.
“Tentunya ini menjadi pelajaran kepada Oklin Fia agar besok-besok menggunakan media sosial lebih cerdas dan memberikan nilai kebaikan, karena efeknya kadang tidak terkira seperti yang dirasakan sekarang, sampai ada yang melaporkan ke pihak terkait untuk penegakan hukumnya,” kata Kiai Cholil.
“Mudah-mudahan ini menjadi pelajaran kepada kita semua, sekali lagi Oklin Fia tidak pernah dibahas di MUI untuk dijadikan duta MUI, tidak pernah dibahas apalagi diputuskan jadi duta MUI,” kata Kiai Cholil menambahkan."
Kesimpulan
Postingan yang menyebut influencer Oklin Fia akan menjadi duta MUI telah diklarifikasi pihak MUI. MUI menyatakan tidak pernah membahas atau memutuskan Oklin Fia akan menjadi dutanya.
Rujukan
Halaman: 5324/8132


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4565331/original/094679700_1693982651-cek_fakta_tacoma.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4565501/original/003075000_1693988808-cek_fakta_duta.jpg)