• (GFD-2025-29509) Keliru: Presiden Israel Dilempar Telur Busuk saat Keluar dari Forum PBB

    Sumber:
    Tanggal publish: 10/10/2025

    Berita

    SEBUAH video dengan klaim Presiden Israel Isaac Herzog dilempar telur busuk, beredar di Facebook [arsip] pada 30 September 2025.

    Video itu memperlihatkan seorang pria berambut pirang mengenakan setelan jas berjalan keluar dari sebuah gedung. Seseorang yang tak teridentifikasi kemudian melemparkan cairan warna krem ke wajahnya. “Presiden Israel saat keluar dari ruang PBB, OTK (orang tak dikenal) melempari dengan telur busuk,” tulis akun yang menyebarkan video itu. 



    Namun, benarkah video itu memperlihatkan pelemparan telur busuk kepada Presiden Israel?

    Hasil Cek Fakta

    Tempo memverifikasi video itu dengan aplikasi pencarian gambar terbalik Google dan Yandex. Hasilnya, meski Israel menuai protes atas dugaan genosida terhadap rakyat Palestina di Gaza, pria dalam video tersebut bukan Presiden Israel Isaac Herzog.



    Video aslinya ditemukan di beberapa media asal Inggris, salah satunya ITV.com. Pria dalam video tersebut adalah pimpinan partai politik Reform UK (sebelumnya The Brexit Party) di Inggris Nigel Farage. Pada Juni 2024, dia pernah disiram dengan minuman milkshake di wilayah Clacton-on-Sea, Essex, Inggris.

    Dalam versi video yang lebih lengkap, pelakunya disuga seorang perempuan terlihat membawa milkshake dalam gelas plastik. Ia mendekati Nigel lalu menyiramkan minuman itu ke wajah sang politikus.

    Kepolisian Essex menyatakan telah menangkap perempuan berusia 25 tahun tersebut di lokasi kejadian, namun belum mengungkap identitas maupun motifnya.

    Protes untuk Israel

    Komisi penyelidik independen yang ditunjuk PBB dalam website resmi pada pertengahan September 2025, menyatakan serangan Israel kepada Palestina tergolong genosida. Presiden Israel Isaac Herzog, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, dan Menteri Pertahanan saat itu, Yoav Gallant, terbukti menghasut agar negara mereka melakukan genosida itu.  

    Protes atas genosida di Gaza yang tak kunjung berhenti setelah dua tahun itu juga terjadi saat Netanyahu menginap di New York sebelum dia berpidato di Sidang Umum PBB jelang akhir September lalu.

    Ketika Netanyahu berbicara di podium, ratusan diplomat melakukan aksi walk-out, sementara ribuan demonstran memadati jalan di luar gedung PBB menuntut penghentian genosida, seperti dilaporkan CBS.

    Pilihan editor: Massa Kepung Hotel Tempat Netanyahu Menginap di New York

    Kesimpulan

    Verifikasi Tempo menyimpulkan klaim dalam video bahwa Presiden Israel  dilempari telur busuk oleh orang tak dikenal adalah klaim keliru.

    Rujukan

  • (GFD-2025-29508) Keliru: Raja Salman Kucurkan 500 Juta Dolar AS untuk Palestina

    Sumber:
    Tanggal publish: 10/10/2025

    Berita

    SEBUAH video yang mengklaim Raja Salman memberikan hadiah kepada rakyat Palestina beredar di Threads [arsip] pada 6 Oktober 2025. Narasinya menyebut bantuan itu diberikan setelah PBB mengakui kemerdekaan Palestina.

    Video tersebut menampilkan potongan gambar Raja Salman turun dari pesawat, pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, parade militer dengan bendera Arab Saudi, hingga pembagian bantuan makanan. Narasi dalam video menyebutkan, Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud memberikan uang senilai 500 juta dolar AS atau sekitar Rp7,5 triliun kepada rakyat Palestina sebagai hadiah.



    Namun, benarkah Raja Salman memberi hadiah uang kepada rakyat Palestina?

    Hasil Cek Fakta

    Tempo memverifikasi video itu lewat analisis visual manual, pencarian gambar terbalik, dan alat pendeteksi akal imitasi. Hasilnya menunjukkan, meski 147 negara anggota PBB telah mengakui kemerdekaan Palestina, potongan video itu berasal dari klip lama dan sebagian dibuat dengan akal imitasi. 



    Klip Raja Salman turun dari pesawat identik dengan laporan sejumlah media. BBC menjelaskan, video itu berasal dari kunjungan resmi pertama Sang Raja ke Rusia pada Oktober 2017, ketika eskalator pesawat berlapis emasnya macet dan ia harus menuruni tangga sendiri. The Guardian menulis, kunjungan itu bertujuan memperkuat kerja sama dengan Rusia sekaligus meminta Moskow tidak ikut campur dalam urusan politik Timur Tengah.  



    Klip Netanyahu identik dengan video pidatonya di Sidang Umum PBB pada 26 September 2025. Rekaman resmi acara itu diunggah di situs PBB. Dalam pidato tersebut, Netanyahu membenarkan agresi militer Israel terhadap Palestina dengan alasan serangan Hamas pada 7 Oktober 2025. PBB kemudian menyatakan tindakan Israel termasuk kategori genosida atau upaya pembersihan etnis.



    Sementara klip Raja Salman berjubah kuning pernah dipublikasikan Antara pada April 2019. Video itu memperlihatkan Raja Salman menerima kunjungan Joko Widodo yang saat itu menjabat Presiden RI.



    Potongan video parade militer membawa bendera Arab Saudi yang terdapat dalam rangkaian video yang beredar ditemukan merupakan buatan kecerdasan buatan. Terdapat tanda air bertuliskan ‘Veo’, aplikasi AI generator milik Google.   

    Menurut alat deteksi kecerdasan buatan AI or NOT, kemungkinan 88 persen video itu melibatkan AI. Termasuk audio pada narator juga melibatkan AI dengan kemungkinan 99 persen.

    Kesimpulan

    Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa narasi video yang menyebutkan Raja Salman memberikan hadiah US$500 juta pada rakyat Palestina setelah kemerdekaannya diakui PBB adalah klaim keliru.

    Rujukan

  • (GFD-2025-29507) [SALAH] Merah Menyala Raja Ampat Akibat Tambang

    Sumber: Tiktok
    Tanggal publish: 11/10/2025

    Berita

    Beredar video [arsip] dari akun tiktok “zeus.kakek.52” pada Selasa (07/10/2025) disertai takarir:

    “Hujan Mengalir ke Laut
    Merah Menyala Raja Ampat Akibat Tambang, di Rusak Oleh Para Oligarki Asing dan Oligarki Lokal dan di Dukung Oleh Pejabat Rakus dan Serakah"

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “merah menyala Raja Ampat akibat tambang” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) kemudian menelusuri lebih dalam terkait unggahan dengan memasukan potongan tangkapan layar ke dalam Google Lens. Hasilnya ditemukan unggahan serupa dari akun instagram tugumalangid disertai takarir “Fenomena Alam Unik: Pantai dan Laut Pulau Hormuz Tampak Merah Darah.”

    Selanjutnya Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri fenomena unik pulau Hormuz di Google. Hasilnya ditemukan artikel dari kompas.com berjudul “Pantai di Iran Berwarna Merah Darah Saat Hujan Deras, Apa Penyebabnya?” yang dimuat (14/02/2025). Artikel tersebut menjelaskan lokasi dalam video yang beredar adalah di Pulau Hormuz, Teluk Persia, Iran. Lokasi tersebut dikenal dengan sebutan Pantai Merah atau Red Beach. Adapun penyebab daratan di Pulau Hormuz berwarna merah adalah karena tanah mereka kaya akan oksida besi.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “merah menyala Raja Ampat akibat tambang” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-29506) [SALAH] Elon Musk Luncurkan Tesla Pi Phone, Gratis Internet Seumur Hidup

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 10/10/2025

    Berita

    Akun Facebook “Warta Ekonomi” pada Minggu, (05/10/25) mengunggah foto [arsip] yang menginformasikan bahwa Tesla resmi meluncurkan Pi Phone seharga USD 789 (sekitar Rp12 juta) yang diklaim mengubah peta persaingan smartphone dunia.

    Unggahan disertai narasi:

    Tesla resmi meluncurkan Pi Phone seharga USD 789 (sekitar Rp12 juta) yang diklaim mengubah peta persaingan smartphone dunia. Perangkat ini hadir dengan konektivitas Starlink gratis tanpa SIM card atau Wi-Fi, memungkinkan penggunanya terhubung ke internet di mana pun, dari gurun hingga puncak gunung, selama satelit dapat menjangkau lokasi. Fitur ini menjanjikan revolusi besar: tidak ada lagi tagihan bulanan, biaya roaming, atau area tanpa sinyal.

    Selain itu, Pi Phone juga dilengkapi kemampuan unik yang belum pernah ditawarkan Apple: pengisian daya tenaga surya, sinkronisasi Neuralink, fitur mining kripto, hingga integrasi dengan Tesla Car Control dan SpaceX untuk transmisi video langsung. Elon Musk menegaskan bahwa Apple harus waspada, sebab Tesla Pi Phone tidak hanya bermain di ranah smartphone, melainkan membangun ekosistem komunikasi mandiri berbasis satelit.

    #TeslaPiPhone #ElonMusk #Starlink #Teknologi #Smartphone #AppleVsTesla #PiPhone #DigitalRevolution #InternetGratis #TechNews.

    Per Senin (6/10/25), unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 490 reaksi, 121 sebar ulang, dan lebih dari 133 interaksi komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax), tidak ditemukan informasi yang membenarkan klaim Tesla merilis ponsel Pi Phone.

    Dilansir dari media pemeriksa fakta Snopes, mereka telah menghubungi Tesla sebagai bagian dari pelaporan rumor tersebut tetapi belum mendapat tanggapan hingga artikel tersebut terbit pada 25 September 2025. Snopes juga tidak menemukan media berita kredibel yang melaporkan ponsel Tesla. Media berita terkemuka pasti sudah memberitakan rumor ini secara luas, jika benar, dan Tesla atau Musk pasti sudah mengumumkan ponsel tersebut secara publik di profil media sosial mereka. Namun, hal itu tidak terjadi.

    Sehingga, walaupun CEO Tesla Elon Musk telah mengisyaratkan bahwa produsen mobil listrik itu mungkin akan memproduksi telepon, tetapi perusahaan tersebut belum pernah mengumumkannya secara resmi.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “Elon Musk luncurkan Tesla Pi Phone, gratis internet seumur hidup” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan