• (GFD-2024-24462) [SALAH] KPU Umumkan Putaran Kedua Pilkada Jakarta

    Sumber: TikTok.com
    Tanggal publish: 06/12/2024

    Berita

    Akun TikTok “joey64337” pada Minggu (1/12/2024) membagikan video [arsip], di dalamnya terdapat narasi: “KPU mengumumkan hasil real count pilkada jakarta dan putaran ke dua".

    Hasil Cek Fakta

    Dari pengamatan Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax), dalam video terdapat keterangan tertulis “KPU RI menjelaskan tahapan proses rekap suara hingga pengumuman hasil real count Pilkada Serentak 2024, Jumat (29/11/2024)”. TurnBackHoax kemudian memasukkan potongan kalimat itu ke kolom pencarian YouTube.

    Hasilnya, ditemukan video serupa di kanal YouTube Kompas.com “Jadwal Pengumuman Hasil Real Count Pilkada Jakarta dan Putaran Kedua” yang tayang Jumat (29/11/2024).

    Faktanya, dalam video asli, KPU tidak sedang mengumumkan hasil real count atau memutuskan Pilkada Jakarta dua putaran. Kreator konten yang diunggah akun TikTok “joey64337” menghilangkan konteks asli video dengan menambahkan narasi dan menghapus audio.

    TurnBackHoax lalu menelusuri Instagram resmi KPU Jakarta “kpu_dki”. Berdasarkan unggahan yang dibagikan pada Rabu (4/12/2024), KPU Jakarta masih melakukan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di tingkat kabupaten/kota. Belum ada pengumuman resmi tentang hasil real count Pilkada Jakarta 2024.

    Kesimpulan

    Klaim “KPU mengumumkan putaran kedua Pilkada Jakarta” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    (Ditulis oleh Moch. Marcellodiansyah)

    Rujukan

  • (GFD-2024-24461) [PENIPUAN] Sri Mulyani Berikan Bantuan Modal Usaha

    Sumber: Tiktok.com
    Tanggal publish: 06/12/2024

    Berita

    “Tolong jawab dengan jujur, teruntuk warga Indonesia yang selama ini belum dapat bantuan dari pemerintah komentar sekarang. Saya Sri Mulyani selaku Mentri Keuangan mendapat pesan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto, untuk memberikan bantuan modal usaha. Bantuan akan benar-benar saya transfer dalam waktu 1 jam, jadi silahkan follow dan tekan tanda love serta share videonya. Bantuan ini benar langsung dari pemerintah Bapak Prabowo Subianto”

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) pernah mengulas klaim serupa yang mengaitkan Sri Mulyani memberikan bantuan modal usaha, di antaranya:

    [PENIPUAN] Sri Mulyani Mau Transfer Rp50 Juta untuk Modal Usaha, tayang Senin (21/10/2024).
    [PENIPUAN] Akun TikTok Menteri Keuangan, @srimulindrawati, Bagikan 50 Juta Bagi yang Menonton Video TikTok, tayang Rabu (4/9/2024).

    Lewat penelusuran di Google Image Search, diketahui video asli berasal dari konten akun Instagram resmi Sri Mulyani “smindrawati” yang diunggah Juli 2024. Faktanya, dokumentasi yang beredar merupakan potongan momen Sri Mulyani dalam pertemuan G20 di Brasil yang sedang memaparkan kondisi perekonomian global.

    Usai dicek melalui laman Resemble.ai, unggahan akun “dr.sri.mulyani243” dan “bantuan_bansos42” merupakan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai lebih dari 90%.

    Kesimpulan

    Video berisi klaim “Sri Mulyani berikan bantuan modal usaha” merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

  • (GFD-2024-24460) [HOAKS] Elon Musk Merilis Mobil Terbang pada 2024

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/12/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Miliarder sekaligus bos perusahaan mobil listrik Tesla, Elon Musk dikabarkan telah merilis mobil terbang.

    Kabar tersebut beredar pada November 2024. Namun setelah ditelusuri Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi mengenai rilis mobil terbang tidak benar atau merupakan hoaks.

    Informasi yang menyebut Elon Musk merilis mobil terbang disebarkan oleh akun Facebook ini dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada 19 November 2024:

    CEO Tesla Elon Musk Merilis Mobil Terbang Pertama yang Mengubah Segalanya!

    Pengumuman bersejarah terbaru dari CEO Tesla Elon Musk: Mobil Terbang Tesla. Dengan terobosan yang mencengangkan ini, Musk sekali lagi mengejutkan dunia, memperluas batas-batas yang kita kira dapat dilakukan dalam industri transportasi dan otomotif.

    Mobil terbang Tesla siap mengubah tidak hanya kendaraan listrik, tetapi juga masa depan mobilitas itu sendiri.

    Ketika para pesaing mencoba untuk tetap bertahan, GM, Ford, dan produsen mobil tradisional lainnya dibuat kagum, tidak mampu menandingi kecepatan penemuan Tesla yang tak henti-hentinya.

    Mobil terbang ini lebih dari sekadar model Tesla lainnya; ini adalah pengubah permainan yang berpotensi mengungguli para pesaing seperti Lucid Motors, Rivian, dan produsen mobil lama.

    Hasil Cek Fakta

    Elon Musk memang pernah membuat satire tentang mobil terbang melalui unggahan di akun X-nya.

    "Tesla Roadster baru bisa terbang," tulisnya pada 15 Juni 2024, dalam terjemahan bahasa Indonesia.

    Dikutip dari laporan Fortune, 23 Oktober 2024, Musk mengomentari keinginan miliarder Peter Thiel untuk membuat mobil terbang.

    Ia tidak memberi kepastian mengenai mobil terbang.

    "Kita lihat saja, masih banyak lagi yang akan datang," ujar Musk.

    Sejauh ini, tidak ada produk mobil terbang di situs web Tesla. Begitu pula dengan situs perusahaan luar angkasa milik Elon Musk, SpaceX.

    Sejumlah perusahaan telah mengembangkan mobil terbang.

    Misalnya, mobil terbang Model A milik Alef Aeronautics telah mendapatkan izin resmi dari Federal Aviation Administration (FAA) untuk melakukan uji coba di jalan raya dan di udara.

    Dilansir USA Today, perusahaan tersebut juga mendapatkan investasi dari investor Tesla.

    Mobil terbang lainnya yang berhasil dikembangkan yakni PAL-V Liberty.

    Kendaraan ini telah lulus tes masuk jalan raya Eropa yang ketat dan sekarang diizinkan berada di jalanan dengan plat nomor resmi.

    Kesimpulan

    Narasi Elon Musk merilis mobil terbang pada 2024 merupakan hoaks.

    Musk memang pernah membuat unggahan satire mengenai mobil terbang. Namun sejauh ini belum ada produk mobil terbang yang dikeluarkan Tesla maupun SpaceX.

    Rujukan

  • (GFD-2024-24459) Cek Fakta: Tidak Benar dalam Foto Ini Merupakan Insiden Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/12/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Sebuah foto yang diklaim merupakan insiden kecelakaan beruntun di Puncak, Bogor, Jawa Barat beredar di media sosial. Foto tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 1 Desember 2024.
    Akun Facebook tersebut mengunggah tautan berita berjudul "Kecelakaan Tabrakan Beruntun di Puncak, Polsi Bantah Pengemudi BMW Pegawai KPK" yang dibuat artikel berliannews.info.
    Foto dalam artikel itu menampilkan suasana jalanan penuh dengan mobil ringsek, diduga usai kecelakaan beruntun. Foto itu kemudian dikaitkan insiden kecelakaan beruntun di Puncak, Bogor.
    "Innalilahi, Kecelakaan Tabrakan Beruntun Di Puncak, Polisi Bantah Pengemudi BMW Pegawai KPK," tulis salah satu akun Facebook.
    Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 35 kali dibagikan dan mendapat 2 komentar dari warganet.
    Benarkah dalam foto tersebut merupakan insiden kecelakaan beruntun di Puncak, Bogor? Berikut penelusurannya.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri foto yang diklaim merupakan insiden kecelakaan beruntun di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Penelusuran dilakukan dengan mengunggah gambar tersebut ke situs Google Images.
    Hasilnya ditemukan foto identik di situs shutterstock.com. Foto tersebut diunggah oleh akun Ververidis Vasilis. Akun Ververidis Vasilis menuliskan narasi bahwa foto tersebut merupakan peristiwa kecelakaan di Egnatia Odos, Yunani pada 5 Oktober 2014 lalu.
    Berikut gambar tangkapan layarnya.
    "VERIA, GREECE - OCTOBER, 5, 2014:A large truck crashed into a number of cars and 4 people were killed and many were injured in a multi-vehicle collision that occurred on Egnatia Odos," demikian narasi di situs shutterstock.com.
     

    Kesimpulan


    Foto yang diklaim merupakan insiden kecelakaan beruntun di Puncak, Bogor, Jawa Barat ternyata tidak benar. Faktanya, foto tersebut merupakan peristiwa kecelakan beruntun di Egnatia Odos, Yunani pada 5 Oktober 2014 lalu.