(GFD-2026-32102) Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Lowongan Bea Cukai 2026
Sumber:Tanggal publish: 02/02/2026
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran lowongan Bea Cukai 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook sejak 31 Januari 2026.
Berikut isi unggahannya:
"KEMENTERIAN REPUBLIK INDONESIA BUKA LOWONGAN JURUSAN BEA CUKAI 2026 1. perguruan tinggi/D3/S1-53 3.Usia Min 18 Tahun Maks 45 Tahun 4. Sehat Jasmani Rohani & Berkelakuan Baik 5.Penempatan Daerah Masing-Masing Domisili Peserta
TIDAK ADA BIAYA PENDAFTARAN: APAPUN SILAHKAN KLIK WEBSITE DI BIO PROFIL"
Postingan disertai poster dengan tulisan sebagai berikut:
"LOWONGAN RESMI 2026 BEA CUKAI
Kementerian Republik Indonesia
PERSYARATAN!
- Laki-Laki & Perempuan
- Lulusan SMA / D3 / S1 (Semua Jurusan)
- Usia 18 — 45 Tahun
- Sehat Jasmani & Rohani
- Berkelakuan Baik
- Penempatan sesuai Domisili Peserta"
Saat link di bio profil diklik, mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital dan meminta sejumlah data pribadi, seperti nama hingga nomor Telegram.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran lowongan Bea Cukai 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran lowongan Bea Cukai 2026. Penelusuran mengarah artikel berita dari Antaranews berjudul "Pegawai Bea Cukai, berapa gaji dan tunjangannya?". Dalam artikel ini dijelaskan, Bea Cukai termasuk instansi pemerintah yang berada di unit eselon I di bawah Kementerian Keuangan. Jadi, sebagian besar pegawai Bea Cukai berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Penelusuran pun mengarah pada artikel berita Liputan6.com berjudul "Daftar CPNS 2026, Simak Panduan Lengkap dan Tips Hindari Penipuan" yang tayang pada 2 Februari 2026.
Dalam artikel ini dijelaskan, proses pendaftaran CPNS 2026 akan dilakukan secara daring melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) yang dikelola oleh BKN. Portal dengan alamat https://sscasn.bkn.go.id, merupakan satu-satunya gerbang pendaftaran resmi untuk seluruh proses rekrutmen ASN di Indonesia.
Mengingat tingginya minat masyarakat untuk menjadi PNS, modus penipuan terkait seleksi CPNS seringkali muncul. Penting bagi calon pelamar untuk selalu waspada dan hanya mempercayai informasi dari sumber resmi pemerintah.
Jangan pernah percaya pada informasi yang berasal dari situs web atau media sosial yang tidak resmi, terutama yang menjanjikan kelulusan instan tanpa tes. Seleksi CPNS menggunakan sistem gugur dengan tahapan tes seperti SKD dan SKB, sehingga iming-iming kelulusan tanpa proses seleksi adalah penipuan.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran lowongan Bea Cukai 2026, tidak benar.
Rujukan
(GFD-2026-32103) Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Bantuan Modal Usaha UMKM Gratis
Sumber:Tanggal publish: 02/02/2026
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bantuan modal usaha UMKM gratis. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 25 Januari 2026.
Klaim link pendaftaran bantuan modal usaha UMKM gratis berupa tulisan sebagai berikut.
"bantuan modal usaha gratis, Program ini bisa diikuti siap saja, selama peserta dapat memenuhi persyaratan yang diajukan. Program bantuan modal usaha gratis ini merupakan pemerintah untuk mendukung perkembangan sektor UMKM.
Dengan bantuan modal usaha ini para pelaku UMKM diharapkan dapat mengembangkan usaha mereka, meningkatkan daya saing, serta dapat menciptakan lapangan kerja baru yang lebih banyak. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mendorong kreativitas pelaku usaha kecil yang kesulitan mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan formal."
Unggahan tersebut disertai dengan menu daftar, jika diklik akan muncul link berikut.
https://pendaftaran-terbuka02.horix.life/?fbclid=IwY2xjawPtDGFleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFQUVQwMmZiZUVreHREQ1k2c3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHgIRKPDjpRt9cEI821oAn_5qLxkENCEpMhPvKoz0ve5C8kOpDyBa_vf6Cc1k_aem_29aYkjmWtO2dC3tJCMjKvg
Unggahan tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dengan meminta sejumlah identitas seperti nama lengkap dan nomor Telegram.
Benarkah klaim link pendaftaran bantuan modal usaha UMKM gratis? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bantuan modal usaha UMKM gratis, penelusuran mengarah kepada unggahan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui akun Instagram resminya yakni @kementerianumkm yang dikutip pada 4 Januari 2026.
Berikut isinya:
"HOAKS!
Beredar informasi berisi konten terkait BLT UMKM Bantuan 5 Juta untuk semua pelaku UMKM.
Faktanya unggahan tersebut tidak benar dan terindikasi penipuan.
Kementerian UMKM dengan tegas menginfokan kepada Teman UMKM bahwa tidak ada program BLT UMKM dari Kementerian UMKM ataupun dari Pemerintah.
Saat ini banyak beredar Informasi palsu melalui berbagai saluran. Modus yang sering digunakan adalah mengharuskan #TemanUMKM untuk:
mengisi data pribadi melalui formulir/link tidak resmimenjanjikan bantuan, hibah, atau program pemerintah yang sebenarnya tidak ada.Harap hati-hati dan bijak dalam menggunakan data pribadi. Informasi resmi hanya melalui kanal media sosial Kementerian UMKM dan website resmi umkm.go.id."
Sumber:https://www.instagram.com/p/DFbzn4Fv-Z1/?utm_source=ig_embed&ig_rid=e82b2bc9-1916-4a77-96c4-48420709c6ad
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran bantuan modal usaha UMKM gratis tidak benar.
Kementerian UMKM dengan tegas menginfokan kepada Teman UMKM bahwa tidak ada program BLT UMKM dari Kementerian UMKM ataupun dari Pemerintah.
(GFD-2026-32104) [SALAH] Transjakarta Kemasukan Air saat Banjir di Jaksel
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 02/02/2026
Berita
Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Hady Hafsah'” pada Rabu (21/1/2026) memperlihatkan sebuah bus kemasukan air banjir. Unggahan beserta narasi :
“Warga dah kejebak dalam bus.banjir hari ini jakarta selatan”
Hingga Senin (2/2/2026) unggahan telah mendapatkan 304 komentar dan telah dibagikan ulang 178 kali.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengunduh video tersebut dan menganalisisnya dengan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasilnya, diketahui konten tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 80,7 persen.
Sementara itu, dilansir dari pemberitaan tribunnews.com berjudul “Video Viral Bus Terobos Banjir di Jaksel hingga Air Masuk Kabin Bukan Armada TransJakarta” pada Jumat (23/1/2026). PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menjelaskan bahwa bus yang ada pada video tersebut bukan bagian dari armada mereka. Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani menyatakan, unit bus dalam video tersebut bukan di bawah pengelolaan Transjakarta maupun mitra operatornya.
Kesimpulan
Rujukan
(GFD-2026-32106) [PENIPUAN] Tautan Penghapusan Utang Pinjol dari OJK
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 02/02/2026
Berita
Beredar unggahan tautan [arsip] dari akun Facebook “pemutihan ojk2026'” pada Minggu (11/1/2026) dan video [arsip] dari akun Tiktok “pemutihandatapinjol6”. Unggahan beserta narasi :
“KABAR RESMI DARI OJK!!
OJK telah melakukan gebrakan mulai hari ini tentang peresmian penghapusan data penjualan ilegal ataupun peresmian aplikasi jadi masyarakat Indonesia bisa merasakan keamanan bebas dari pinjol ditahun 2025 ini dari tekanan pinjaman online untuk masyarakat bisa mengikuti program ini agar terbebas dari hutang pinjol!!!
DAFTAR SEKARANG JUGA SEBELUM PROGRAM INI BERAKHIR”
Hingga Senin (2/2/2026) unggahan telah mendapatkan 1.300 tanda suka, 16 komentar dan telah dibagikan ulang 4 kali.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan mengunjungi tautan tersebut. Diketahui tautan yang dibagikan akun Facebook “pemutihan ojk2026'” tidak mengarah ke laman resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di www.ojk.go.id. Sebaliknya, tautan tersebut mengarahkan ke sebuah laman yang meminta pengunjung untuk mengisi data pribadi. Informasi yang diminta meliputi nomor telepon dan nama lengkap.
Sementara itu, melalui akun Instagram resminya OJK, OJK menyatakan bahwa penipuan semakin marak terjadi. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap berbagai bentuk penipuan yang mengatasnamakan OJK. OJK menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan pernyataan terkait pemutihan data pinjaman online.
Kesimpulan
Rujukan
- https://www.ojk.go.id/Default.aspx
- https://www.instagram.com/ojkindonesia/p/DQ1xqbMj7ey/
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0uZm8B36tLYDbyKpoz14b6z2eDvjqQXwmp3ZnG1rH23gGhX92Fi15TcMpUur37Ywzl&id=61586349722263
- https://vt.tiktok.com/ZSaa73Pfp/
- https://archive.org/details/untitled-2_20260128
- https://archive.ph/jm7yq
.png)
.png)