(GFD-2024-16690) [SALAH] Video “Soeharto Menyatakan Era Pemerintah Jokowi Lebih Kejam”
Sumber: Instagram.comTanggal publish: 16/03/2024
Berita
Saya pikir dulu di masa pemerintahan saya kejam, ternyata era ini yang dipimpin 10 tahun ini lebih kejam dari era saya 32 tahun, tidak sebanding dengan sekarang. Dulu saya tidak pernah mengajukan atau memerintahkan anak saya untuk menjadi presiden atau wakil presiden
Hasil Cek Fakta
Sebuah akun Instagram membagikan video berdurasi 48 detik yang menayangkan Presiden kedua Indonesia Soeharto mengomentari era pemerintahan Jokowi. Dalam video terlihat Presiden Soeharto sedang berbicara mengungkapkan era pemerintahan saat ini lebih kejam dibanding masa Orba di era kepemimpinannya selama 32 tahun. Ia juga mengatakan tidak pernah mengajukan atau memerintahkan anaknya untuk menjadi presiden atau wakil presiden.
Setelah ditelusuri, video tersebut telah dimanipulasi dan merupakan deepfake. Pada laman turnbackhoax.id, video serupa pernah dibahas dengan judul “[SALAH] Video Keprihatinan Soeharto terhadap Rusaknya UU dan Demokrasi “. Pada artikel disebutkan probabilitas penggunaan AI pada audio sebesar 98,61 persen.
Sebagai tambahan Presiden Soeharto telah meninggal pada 27 Januari 2008. Dengan demikian video hasil rekayasa Soeharto mengomentari era pemerintahan Jokowi lebih kejam tersebut masuk ke dalam kategori parodi.
Setelah ditelusuri, video tersebut telah dimanipulasi dan merupakan deepfake. Pada laman turnbackhoax.id, video serupa pernah dibahas dengan judul “[SALAH] Video Keprihatinan Soeharto terhadap Rusaknya UU dan Demokrasi “. Pada artikel disebutkan probabilitas penggunaan AI pada audio sebesar 98,61 persen.
Sebagai tambahan Presiden Soeharto telah meninggal pada 27 Januari 2008. Dengan demikian video hasil rekayasa Soeharto mengomentari era pemerintahan Jokowi lebih kejam tersebut masuk ke dalam kategori parodi.
Kesimpulan
Video telah dimanipulasi. Faktanya video tersebut menunjukkan hasil sebesar 98,61 persen disunting oleh rekayasa AI.
Rujukan
(GFD-2024-16691) [SALAH] Akun Facebook Bupati Kotawaringin Timur “Haji Halikinnor”
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 16/03/2024
Berita
Maaf ganggu saya mau tanya barangkali ada pembangunan masjid atau pondok pesantren di daerah sekitar bapak, kebetulan saya dan keluarga mau sodaqoh di masjid atau pondok pesantren, barangkali bisa bantu saya untuk amanahkan program sodaqoh saya dan keluarga
Hasil Cek Fakta
Beredar akun Facebook Haji Halikinnor Bupati Kotawaringin Timur. Akun tersebut memasang foto profil Halikin memakai pakaian dinas dan latar belakang Facebooknya foto Halikin bersama wakilnya yaitu Irawati.
Berdasarkan hasil penelusuran, akun Facebook tersebut diketahui palsu. Halikinnor menegaskan ada seseorang yang menggunakan nama dirinya. Ia mengimbau kepada masyarakat jangan mudah percaya dengan modus penipuan menawarkan bantuan dari pemerintah daerah.
“Ada orang yang tidak bertanggung jawab menggunakan akun palsu saya dan wakil bupati untuk meminta sumbangan. Ceritanya pemilik akun itu mau menyumbang, lalu meminta dengan modus sebagian dibagi ke A, ke B dan ternyata itu penipuan,” ucap Halikin, Senin (4/3) dilansir dari klikkalteng.id.
Pada bulan lalu terdapat pula akun WhatsApp yang mengatasnamakan Halikinnor telah dibahas di laman turnbackhoax. Berdasar seluruh referensi, akun Facebook bernama Haji Halikinnor bukanlah milik Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor. Akun tersebut masuk ke dalam kategori impsoter content atau konten tiruan.
Berdasarkan hasil penelusuran, akun Facebook tersebut diketahui palsu. Halikinnor menegaskan ada seseorang yang menggunakan nama dirinya. Ia mengimbau kepada masyarakat jangan mudah percaya dengan modus penipuan menawarkan bantuan dari pemerintah daerah.
“Ada orang yang tidak bertanggung jawab menggunakan akun palsu saya dan wakil bupati untuk meminta sumbangan. Ceritanya pemilik akun itu mau menyumbang, lalu meminta dengan modus sebagian dibagi ke A, ke B dan ternyata itu penipuan,” ucap Halikin, Senin (4/3) dilansir dari klikkalteng.id.
Pada bulan lalu terdapat pula akun WhatsApp yang mengatasnamakan Halikinnor telah dibahas di laman turnbackhoax. Berdasar seluruh referensi, akun Facebook bernama Haji Halikinnor bukanlah milik Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor. Akun tersebut masuk ke dalam kategori impsoter content atau konten tiruan.
Kesimpulan
Halikinnor mengklarifikasi akun yang beredar palsu.
Rujukan
- https://www.klikkalteng.id/baca/2024/03/04/36847/waspada-nama-bupati-kotim-dicatut-akun-facebook-untuk-menipu-begini-modusnya
- https://www.antaranews.com/berita/3997440/namanya-dicatut-bupati-kotim-waspada-akun-palsu-peminta-sumbangan
- https://turnbackhoax.id/2024/03/16/salah-akun-facebook-bupati-kotawaringin-timur-haji-halikinnor/
(GFD-2024-16692) [SALAH] Video Mantan Gubernur Nigeria Dihukum Cambuk dan Dimiskinkan Karena Kasus Korupsi
Sumber: twitter.comTanggal publish: 16/03/2024
Berita
“Mantan Gubernur Nigeria kasus korupsi sedang dihukum cambuk dan dimiskinkan. Semga ex para KORUPTOR & PENGKHIANAT Konstitusi di Indonesia mendapat hukuman dari rakyat Indonesia! TAKBIR. Video ini sudah pernah diposting, namun perlu terus diulangi lagi”
Hasil Cek Fakta
Akun Twitter @AbunawasReturn pada 5 Maret 2024 mengunggah video dengan klaim bahwa mantan gubernur Nigeria dihukum cambuk dan dimiskinkan karena kasus korupsi. Setelah dilakukan penelusuran video tersebut identik dengan video yang diunggah oleh akun instagram @ghpage_tv. Unggahan video tersebut dilengkapi dengan caption “A village chief being whipped by his people for stealing money meant for construction of wells. A just reward for corruption & dishonesty you may agree. Is our criminal justice system too lenient in issues of corruption, or do we resort to these traditional methods of penance?”.
Berdasarkan bukti tersebut diketahui bahwa pria yang sedang mendapat hukuman cambuk tersebut adalah seorang Kepala Desa. Teguran tersebut diberikan dari warganya karena telah mencuri uang untuk pembangunan sumur di desanya. Sehingga dapat disimpulkan klaim di atas adalah tidak benar.
Berdasarkan bukti tersebut diketahui bahwa pria yang sedang mendapat hukuman cambuk tersebut adalah seorang Kepala Desa. Teguran tersebut diberikan dari warganya karena telah mencuri uang untuk pembangunan sumur di desanya. Sehingga dapat disimpulkan klaim di atas adalah tidak benar.
Kesimpulan
Unggahan video dengan klaim mantan gubernur Nigeria dihukum cambuk dan dimiskinkan karena kasus korupsi adalah konten yang menyesatkan. Faktanya seseorang dalam video tersebut bukanlah mantan gubernur Nigeria, melainkan seorang kepala desa di Ghana .
Rujukan
(GFD-2024-16693) [SALAH] Daftar Nama Menteri dan Kepala Staf Presiden Prabowo-Gibran Periode 2024-2029
Sumber: Youtube.comTanggal publish: 16/03/2024
Berita
MENUJU INDONESIA EMAS, INILAH MENTERI & KEPALA STAF PRESIDEN PRABOWO-GIBRAN PERIODE 2024/2029
Hasil Cek Fakta
Sebuah akun Youtube “New Anak Kampung” pada tanggal 24 Februari 2024 mengunggah video daftar nama menteri dan kepala staf Presiden Prabowo dan Gibran. Faktanya tidak ada bukti valid terkait hal tersebut. Hingga saat ini (9 Maret) belum ada pengumuman resmi mengenai pemenang Pilpres 2024.
Video berdurasi 6 menit 33 detik tersebut hanya berisi foto beberapa tokoh politik dari peristiwa yang berbeda-beda yang digabung menjadi satu. Seperti Nusron Wahid menduduki posisi sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Airlangga Hartarto sebagai Menko Bidang Perekonomian, dan seterusnya.
Setelah ditelusuri daftar nama menteri dan kepala staf presiden era Prabowo-Gibran tersebut adalah tidak benar. Dikutip dari infobank.com, Gibran sendiri menanggapi dan menyatakan susunan menteri yang viral di media sosial tersebut adalah tidak benar atau hoax. Sehingga dapat disimpulkan bahwa unggahan video tersebut merupakan konten palsu.
Video berdurasi 6 menit 33 detik tersebut hanya berisi foto beberapa tokoh politik dari peristiwa yang berbeda-beda yang digabung menjadi satu. Seperti Nusron Wahid menduduki posisi sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Airlangga Hartarto sebagai Menko Bidang Perekonomian, dan seterusnya.
Setelah ditelusuri daftar nama menteri dan kepala staf presiden era Prabowo-Gibran tersebut adalah tidak benar. Dikutip dari infobank.com, Gibran sendiri menanggapi dan menyatakan susunan menteri yang viral di media sosial tersebut adalah tidak benar atau hoax. Sehingga dapat disimpulkan bahwa unggahan video tersebut merupakan konten palsu.
Kesimpulan
Unggahan dengan klaim daftar nama menteri dan kepala staf Presiden Prabowo-Gibran tahun 2024-2029 adalah konten palsu. Faktanya tidak ada bukti yang valid terkait hal tersebut.
Rujukan
Halaman: 4537/8134





