• (GFD-2024-16767) [SALAH] Foto Menara Kairo Berdekorasi Bendera Palestina

    Sumber: Twitter.com
    Tanggal publish: 20/03/2024

    Berita

    “Cairo Tower is decorated with the Palestinian flag.
    Here is Cairo,, here is Palestine”

    Terjemahan: “Menara Kairo dihiasi dengan bendera Palestina
    Ini adalah Kairo, ini adalah Palestina”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah gambar Menara Kairo sedang dibagikan di media sosial, mengklaim jika menara yang berada di negara Mesir tersebut sedang didekorasi bendera Palestina sebagai bentuk dukungan di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas.

    Untuk memastikan kebenaran dari foto tersebut, dilakukan pencarian gambar yang akhirnya mendapat hasil temuan jika foto tersebut memiliki kemiripan dari foto yang diunggah oleh media Bulb America. Foto yang diunggah pada tahun 2010 tersebut memiliki kemiripan yang sangat akurat baik dari posisi bulan sabit yang berada di kanan menara dan warna langit yang ungu kejinggaan.

    Berdasarkan temuan tersebut maka dapat dipastikan jika foto yang memperlihatkan menara Kairo yang sedang dihias dengan bendera Palestina merupakan hasil manipulasi. Foto yang digunakan berasal dari foto yang sudah ada dari tahun 2010 lalu.

    Kesimpulan

    Foto yang sedang memperlihatkan menara Kairo dihiasi dengan bendera Palestina tersebut merupakan hasil manipulasi. Foto yang digunakan berasal dari foto yang sudah ada dari tahun 2010 lalu dan dalam foto aslinya tersebut menara Kairo tidak dihiasi sama sekali dengan bendera Palestina.

    Rujukan

  • (GFD-2024-16768) [SALAH] Gempa di Kupang Mencapai Kekuatan 10,9 Magnitudo Hancurkan Ribuan Rumah

    Sumber: Youtube.com
    Tanggal publish: 20/03/2024

    Berita

    BARU SAJA GEMPA MAGNITUDE 10,9 GUNCANG WILAYAH KUPANG,RIBUAN RUMAH HANCUR LEBUR

    Hasil Cek Fakta

    Beredar berita yang membagikan narasi jika Kupang baru saja diguncang oleh gempa bumi berkekuatan sebesar 10,9 magnitudo yang menyebabkan ribuan rumah warga di Kupang hancur lebur.

    Tapi klaim tersebut tidak benar, saat disimak ternyata isi dari video tersebut hanya menjelaskan jika gempa yang terjadi di Kupang tersebut hanya memiliki kekuatan sebesar 3,9 magnitudo saja. Pihak BMKG sendiri belum menginformasikan secara detail penyebab dan dampak kerusakan ataupun kerugian yang timbul akibat guncangan gempa ini.

    Berdasarkan hal tersebut maka klaim pada judul unggahan yang menyebutkan jika gempa memiliki kekuatan 10,9 magnitudo tersebut tidak benar, karena gempa yang baru saja menimpa Kupang hanya memiliki kekuatan sebesar 3,9 magnitudo saja, selain itu juga tidak ada konfirmasi dari BMKG mengenai kerusakan akibat gempa.

    Kesimpulan

    Faktanya klaim pada judul unggahan yang menyebutkan jika gempa memiliki kekuatan 10,9 magnitudo tersebut tidak benar, karena gempa yang baru saja menimpa Kupang hanya memiliki kekuatan sebesar 3,9 magnitudo saja, selain itu juga tidak ada konfirmasi dari BMKG mengenai kerusakan akibat gempa.

    Rujukan

  • (GFD-2024-16771) [SALAH] Terjadi Pembakaran Polsek di Aceh Pidie Akibat Sabotase Suara Rakyat dan Penggelembungan Suara Paslon 02

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 20/03/2024

    Berita

    Terjadi pembakaran Polsek di Aceh Pidie akibat sabotase suara rakyat DPD RI:& PENGELEMBUNGAN SUARA PASLON 02, Masyarakat kecewa dengan KPU daerah Aceh… semoga jd perhatian KPU pusat…

    Sumber: https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=438375418657883&id=100074562844424&mibextid=oFDknk (https://archive.md/OtxUR arsip)

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah akun facebook dengan nama Meli Wati pada 19 Maret membagikan sebuah video yang menampilkan cuplikan kebakaran rumah. Video tersebut dibagikan dengan klaim pembakaran polsek di Pidie Aceh karena adanya sabotase dan penggelembungan suara 02.

    Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan sejumlah fakta sebagai berikut:

    Pertama, lokasi kebakaran tersebut bukan terjadi di Kecamatan Pidie, melainkan di Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar. Dua lokasi yang berjarak sekitar 74 Kilometer atau dapat ditempuh selama 110 menit.

    Kedua, bangunan yang terbakar bukan merupakan Polsek Pidie melainkan bangunan asrama Polisi di Seulimeum yang merupakan bangunan semi permanen dari kayu.

    Ketiga, penyebab kebakaran bukan karena sabotase dan penggelembungan suara sebagaimana klaim pada narasi, melainkan rambatan api yang datang dari salah satu rumah di sekitar asrama tersebut.

    Dengan demikian, klaim pada narasi yang menyebutkan adanya kebakaran Polsek di Aceh Pidie akibat penggelembungan suara dan sabotase pada Pemilu 2024, tidak benar.

    Kesimpulan

    Faktanya, lokasi kebakaran bukan Polsek di Kecamatan Pidie, melainkan Asrama Polisi di Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar. Selain itu penyebab kebakaran bukan karena sabotase suara rakyat sebagaimana klaim narasi, melainkan dari rambatan api yang membakar rumah a/n Aiptu Hendra Syahputra.

    Rujukan

  • (GFD-2024-16772) Cek Fakta: Tidak Benar Kitabisa Buka Penggalangan Dana Bantu Ganti Rugi Pengemudi yang Tabrak Porsche

    Sumber: liputan6.com
    Tanggal publish: 20/03/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan yang mengklaim Kitabisa menggalang dana untuk membantu ganti rugi pengemudi yang menabrak mobil Porsche di Jakarta Utara. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 18 Maret 2024.
    Dalam postingan tersebut terdapat cuplikan layar dengan narasi sebagai berikut:
    "Kitabisa.org
    1x kebaikanmu = Bantu Driver Xpander Untuk Ganti Rugi
    Donasi tersedia: Rp 9.000.000.000
    Semakin banyak donasi yang tersedia, semakin besar bantuan yang bisa disalurkan oleh gerakan ini.
    Cerita Penggalangan Dana: 16 Maret 2024"
    Akun tersebut menambahkan narasi "Kau ingin aku menghabiskan uang yg susah payah ku kumpulkan untuk org yg lebih kaya dariku!? tidak, terimakasih"
    Lalu benarkah postingan yang mengklaim Kitabisa menggalang dana untuk membantu ganti rugi pengemudi yang menabrak mobil Porsche di Jakarta Utara?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan bantahan dari pihak Kitabisa. Bantahan ini diunggah melalui akun Twitter @kitabisacom yang sudah bercentang biru atau terverifikasi.
    "Ini HOAX ya guys
    Kitabisa tidak memfasilitasi galang dana yang melanggar aturan yang berlaku. Lagian, Kitabisa akan screening dulu semua galang dana yang masuk sebelum tayang.
    Aku jelasin ya tahapan screening galang dana di Kitabisa:
    1. Verifikasi Akun
    Semua orang yang mengajukan galang dana di Kitabisa harus melewati verifikasi identitas yang berstandarkan e-KYC.
    2. Verifikasi cerita galang dana (medis)
    Untuk galang dana medis, penggalang dana harus melampirkan dokumen medis dari rs/faskes. Saat ini, Kitabisa sudah bekerjasama dengan lebih dari 100 rumah sakit di Indonesia dan puluhan yayasan untuk memudahkan proses verifikasi.
    3. Verifikasi cerita galang dana (non-medis)
    Untuk galang dana non-medis, Kitabisa meminta dokumen pendukung sesuai dengan kategori dan tujuan penggalangan dana dan memastikan keasliannya. Galang dana ini akan di-review oleh tim Kitabisa dalam waktu max 7 hari kerja sebelum akhirnya tayang ke publik.
    Gak semua galang dana yang diajukan bisa lolos di Kitabisa. Kalo kalian liat ada galang dana yang mencurigakan, langsung lapor aja ya guys biar langsung ditindaklanjuti sama tim Kitabisa"

    Kesimpulan


    Postingan yang mengklaim Kitabisa menggalang dana untuk membantu ganti rugi pengemudi yang menabrak mobil Porsche di Jakarta Utara adalah tidak benar.

    Rujukan