• (GFD-2026-33559) Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Petani Milenial 2026 dari Kementan

    Sumber:
    Tanggal publish: 17/04/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran petani milenial 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 12 April 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "📢 PENDAFTARAN PETANI MILENIAL 2026🌾
    ✨Program petani Milenial 2026 yg di gagas oleh kementerian pertanian Republik Indonesia (kementan RI) kembali di buka. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan minat generasi muda di sektor pertanian.
    🔥Apa saja syaratnya :
    âś… Punya Semangat inovasi tinggi
    📌 Dengan program ini kamu bisa jadi bagian perubahan besar di sektor pertanian, selain itu penghasilan 10jt/bln dan fasilitas asuransi bikin masa depan mu lebih cerah.
    👉 Pendaftaran tidak dipungut biaya (Gratis) DAFTAR SEKARANG, KLIK DAFTAR
    👇#kerjapetani #petanimilenial #pekerjaan #daftarkerja #Kemendes"
    Postingan menyertakan poster, berikut tulisannya:
    "Pendaftaran di buka kembali PETANI MILENIAL 2026
    Petani Handal, Untuk Ketahanan Pangan Nasional"
    Unggahan disertai menu daftar. Jika menu daftar tersebut diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor Telegram.
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran petani milenial 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran petani milenial 2026. Penelusuran mengarah pada artikel berita dari Liputan6.com berjudul "Kementan Buka Lowongan Petani Milenial 2024 Gaji Rp 10 Juta per Bulan, Daftar di Link Ini".
    Dalam artikel ini dijelaskan bahwa Petani Milenial adalah konsep yang diperkenalkan melalui Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) RI Nomor 04 Tahun 2019. Program ini bertujuan membentuk sumber daya manusia (SDM) unggul di sektor pertanian, khususnya generasi muda yang berusia antara 19 hingga 39 tahun. 
    Pendaftaran program Petani Milenial 2024 dilakukan secara daring melalui laman resmi Kementan RI. Masyarakat bisa mengunjungi situs resmi di https://latihanonline.pertanian.go.id/registrasi/.
    Lalu pilih opsi “Pelatihan Petani Milenial”. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan kode captcha, lalu klik "Menuju Form Pendaftaran". Isi formulir pendaftaran dengan data pribadi, seperti nama lengkap, tanggal lahir, lokasi, dan lainnya.
    Penelusuran juga mengarah unggahan dari akun Instagran Kementan yakni @kementerianpertanian mengenai perbedaan Petani Milenial dan Brigade Pangan yang merupakan program-program unggulan Kementerian Pertanian yang melibatkan anak muda untuk terjun di sektor pertanian.
    Program Petani Milenial adalah program pelatihan generasi milenial untuk menjadi Petani modern dan enterpreneur sukses di bidang pangan. Sedangkan, Brigade Pangan adalah kelompok Petani Milenial yang menjadi garda terdepan pertanian modern.
    Dalam satu kelompok Brigade Pangan terdiri dari 15 orang yang mengelola kurang lebih 200 hektare lahan dengan potensi penghasilan yang menjanjikan.
    Penelusuran pun mengarah pada artikel Liputan6.com berjudul "Jadi Brigade Swasembada Pangan Bisa Kantongi Pendapatan Rp10 Juta per Bulan, Begini Cara Daftarnya!".
    Dalam artikel ini, Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti menjelaskan bagaimana tata cara melakukan pendaftaran Brigade Swasembada Pangan. Sebagai langkah pertama, calon petani harus datang langsung ke dinas-dinas pertanian, baik yang ada di Kabupaten/Kota maupun tingkat Provinsi.
    "Dari sana (dinas) akan mengarahkan ke pendamping atau mentor dari kami (Kementan)," jelasnya.
    Idha pun mengatakan, setiap petani berpotensi memiliki pendapatan lebih dari Rp10 juta per bulan. Ia menyebut, hitung-hitungan tersebut berasal dari swakelola bagi hasil antara lapangan usaha dan petani baik dari sisi pendapatan produksi maupun hasil jual yang mencapai Rp6000 perkilogram gabah kering giling (GKG).
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran petani milenial 2026, tidak benar.

    Rujukan

  • (GFD-2026-33560) Cek Fakta: Tidak Benar Link untuk Cek Bansos PKH Tahap 4 Tahun 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 17/04/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link untuk mengecek status penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 4 tahun 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook sejak 11 April 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "DAFTAR BANSOS 2026 !!!
    pemerintah mengeluarkan dana bansos pkh tahap 4 tahun 2026.
    buruan cek dan DAFTAR diri kalian sebelum terlambat
    Klik link DAFTAR di bawah ini👇👇"
    Postingan menyertakan poster, berikut isinya:
    "TERBARU KEMENSOS TAHUN 2026
    RENCANA STRATEGIS KEMENTRIAN SOSIAL
    BANTUAN SOSIAL
    Rp2.500.000
    PKH (Program Keluarga Harapan)
    BLT (Bantuan Langsung Tunai)
    Apakah anda terdaftar Sebagai penerima bansos tunai? silahkan dicek melalui tautan di postingan"
    Unggahan disertai menu daftar. Jika diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor telepon.
    Lalu benarkah klaim link untuk mengecek status bansos PKH tahap 4 tahun 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim untuk mengecek status bansos PKH tahap 4 tahun 2026. Penelusuran mengarah pada artikel berita Liputan6.com berjudul "Penerima Bansos PKH Bisa Cek Status dengan Mudah, Simak untuk Hindari Penipuan".
    Dalam artikel ini dijelaskan bahwa pengecekan status penerima bansos PKH dapat dilakukan melalui dua metode utama yang resmi dan terpercaya. Kedua metode tersebut adalah melalui situs web resmi Kementerian Sosial (Kemensos) dan aplikasi seluler "Cek Bansos" yang tersedia untuk perangkat pintar. Dengan adanya kemudahan ini, diharapkan penyaluran bantuan menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.
    Pertama, kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id menggunakan peramban web di ponsel atau komputer Anda. Setelah halaman terbuka, Anda akan diminta untuk memasukkan 16 digit Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) Anda. Pastikan NIK yang dimasukkan sudah benar dan sesuai dengan data identitas.
    Selanjutnya, pilih wilayah domisili Anda secara berurutan, mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa atau Kelurahan. Setelah itu, masukkan nama lengkap Anda sesuai dengan yang tertera di KTP. Langkah terakhir adalah memasukkan kode verifikasi atau captcha yang muncul di layar untuk membuktikan bahwa Anda bukan robot. Apabila kode kurang jelas, Anda bisa mengklik tombol refresh.
    Selain melalui situs web, masyarakat juga dapat memanfaatkan aplikasi seluler "Cek Bansos" yang dikembangkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia. Aplikasi ini menawarkan kemudahan akses informasi bansos PKH langsung dari genggaman Anda. Tersedia di Google Play Store dan App Store, aplikasi ini menjadi alternatif praktis bagi pengguna ponsel pintar.
    Bagi pengguna baru, langkah awal adalah mengunduh dan menginstal aplikasi, kemudian memilih menu "Buat Akun". Anda perlu mengisi data pribadi secara lengkap, termasuk nama, NIK, alamat, email, dan kata sandi yang akan digunakan. Proses pendaftaran juga memerlukan unggahan foto KTP serta swafoto dengan KTP untuk verifikasi identitas.
    Setelah proses pembuatan dan verifikasi akun selesai, Anda dapat masuk ke aplikasi menggunakan kredensial yang telah dibuat. Pilih menu "Cek Bansos" atau "Cari Penerima Bansos" yang tersedia di dalam aplikasi. Kemudian, masukkan data wilayah domisili dan nama lengkap sesuai KTP, sama seperti proses di situs web.
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link untuk mengecek status bansos PKH tahap 4 tahun 2026, tidak benar.

    Rujukan

  • (GFD-2026-33575) Tidak Benar, Trump Mundur dari Jabatan Presiden AS

    Sumber:
    Tanggal publish: 17/04/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan beredar di media sosial Facebook mengklaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengadakan konferensi pers darurat dan mengumumkan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden dan akan digantikan oleh JD Vance.



    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Heri An Syah” (arsip) pada Minggu (5/4/2026). Unggahan tersebut menampilkan gambar Trump dengan logo CNN di pojok kanan atas.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “RESIGNS. Trump has resigned as president of the United States of America, and will announce it tonight at 9 pm. Breaking news.” Begitu keterangan tertulis dalam gambar.
    #inline3 {margin:1.5em auto}
    #inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Dalam unggahan tersebut, pengunggah menuliskan keterangan: “Presiden Donald J. Trump telah mengadakan konferensi pers darurat malam ini pada pukul 9 malam untuk secara resmi mengumumkan dia akan mengundurkan diri sebagai Presiden Amerika Serikat, dan JD Vance akan mengambil tempatnya...!!”
    #inline4 {margin:1.5em 0}
    #inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Kamis (16/4/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 1 like dan 1 komentar. Dalam kolom komentar dituliskan bahwa informasi tersebut adalah kebohongan.

    Tirto menemukan unggahan serupa pada akun YouTube “DR.RAPH DISCOVERY (DRD TV)” dan akun X @papua_muslim95. Kedua akun tersebut menampilkan gambar yang sama terkait pengunduran diri Trump sebagai presiden dalam sebuah konferensi pers.

    Lantas, benarkan Trump mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden AS?

    Baca juga:Hoaks, Kabar Donald Trump Sekarat Akibat Melawan Iran

    Periksa Fakta Trump Mengundurkan Diri. foto/Hotline periska fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk mengetahui kebenaran klaim, pertama-tama Tirto mencari gambar asli yang digunakan untuk klaim tersebut menggunakan metode pencarian gambar terbalik (reverse image search) di Google Lens.

    Hasilnya mengarah pada laman Liputan6 bahwa klaim Donald Trump mengundurkan diri dari jabatan Presiden Amerika Serikat menyebar di media sosial pada 1 April 2026 bertepatan dengan April Mop, momen ketika orang-orang biasanya membuat lelucon atau prank untuk mengelabui orang lain.

    Setelah ditelusuri, klaim pengunduran diri Donald Trump tersebut diunggah oleh komedian Patrick W Cutler pada akun Facebookdan Threadsmiliknya tepat pada April Mop. Ia menulis bahwa Trump mengadakan konferensi pers darurat pada pukul 9 malam pada 1 April 2026 untuk secara resmi mengumumkan akan mengundurkan diri sebagai presiden AS dan JD Vance akan menggantikannya.

    “BREAKING: President Donald J. Trump has called an emergency press conference tonight at 9 PM to officially announce he will be stepping down as President of the United States of America, and JD Vance will be taking his place,” begitu tulis Patrick dalam unggahannya.

    Sebagai informasi, Patrick W. Cutler adalah seorang komedian, pembuat konten, dan kreator konten asal Amerika yang terkenal melalui persona komedi "Bad Napoleon," sebuah parodi dari karakter Napoleon Dynamite. Ia meraih popularitas di media sosial, terutama TikTok, melalui konten humor yang unik dan peniruan adegan film.

    Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Trump mengundurkan diri sebagai presiden AS” pada mesin pencarian Google. Hasil pencarian mengarah pada laman Times Indonesia yang menuliskan bahwa gagasan untuk mencopot Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat terus menguat lantaran melontarkan ucapan bahwa akan segera mengakhiri perang dengan Iran melalui upaya negosiasi yang akan dilanjutkan beberapa hari mendatang.

    Pada Selasa (14/4/2026), anggota DPR dari Partai Demokrat mengusulkan pembentukan komisi yang akan bekerja sama dengan JD Vance untuk mencopot Donald Trump dari jabatannya sebagai Presiden Amerika Serikat berdasarkan Amandemen ke-25, jika mereka memutuskan bahwa ia tidak lagi layak untuk menjabat.

    Rancangan undang-undang tersebut, yang diajukan oleh Jamie Raskin, pemimpin Partai Demokrat di komite kehakiman DPR, menyusul serangkaian pernyataan dari Trump, termasuk peringatannya baru-baru ini bahwa “seluruh peradaban Iran akan mati” jika tidak menyerah pada tuntutannya, dan sebuah unggahan di media sosial yang menggambarkannya sebagai Yesus Kristus.

    Para anggota parlemen dari Partai Demokrat dan lawan-lawan politik lainnya, termasuk mantan Direktur CIA, John Brennan , telah memanfaatkan komentar-komentar tersebut dengan berpendapat bahwa presiden yang berusia 79 tahun itu tidak lagi kompeten untuk memimpin negara, dan bahwa wakil presiden AS harus bekerja sama dengan kabinet Trump untuk menyingkirkannya.

    “Kepercayaan publik terhadap kemampuan Donald Trump untuk memenuhi tugas jabatannya telah jatuh ke titik terendah yang belum pernah terjadi sebelumnya karena ia mengancam akan menghancurkan seluruh peradaban, melepaskan kekacauan di Timur Tengah sambil melanggar wewenang perang Kongres, secara agresif menghina Paus Gereja Katolik dan mengirimkan gambar-gambar artistik daring yang menyamakan dirinya dengan Yesus Kristus,” begitu keterangan Raskin dalam sebuah pernyataan seperti dilansir The Guardian.

    Meskipun demikian, sampai artikel ini ditulis pada 16 April 2026, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim bahwa Donald Trump mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden Amerika Serikat, meskipun ada desakan publik dan kritik atas kebijakannya. Akun media sosial Trump di Instagram pun, hingga kini, terpantau masih aktif mengunggah kegiatannya sebagai Presiden Amerika Serikat.

    Perlu diketahui, melansir laman Govtrack.us, Trump adalah Presiden Amerika Serikat yang berasal dari Partai Republik. Ia telah menjabat sejak 20 Januari 2025. Masa jabatan Trump saat ini berakhir pada 20 Januari 2029. Presiden berusia 79 tahun ini sebelumnya menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik dari tahun 2017 hingga 20 Januari 2021.

    Baca juga:Rangkuman Pidato Donald Trump ke Warga Amerika Soal Perang Iran

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran fakta, klaim yang menyatakan bahwa Trump mengundurkan diri sebagai Presiden Amerika Serikat pada 1 April 2026 adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Klaim tersebut beredar bertepatan dengan April Mop, momen ketika orang-orang biasanya membuat lelucon ataupun prank. Klaim serupa juga diunggah oleh komedian Patrick W. Cutler.

    Memang terdapat gelombang protes dan demonstrasi dari sebagian masyarakat yang mendesak Trump untuk mundur karena kebijakan-kebijakan kontroversialnya. Namun, desakan ini tidak berujung pada pengunduran diri resminya. Trump masih menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat ke-47 setelah dilantik pada 20 Januari 2025

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-33576) Keliru, Anies Baswedan Tawarkan Kuota Haji Gratis

    Sumber:
    Tanggal publish: 17/04/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah video beredar di media sosial Facebook mengklaim Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta pada periode 2017–2022, menawarkan kuota haji gratis dan bantuan tunai. Dalam unggahan disebutkan bahwa pendaftaran dapat dilakukan melalui nomor WhatsApp pribadinya.



    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “H. Anies Baswedan, SE” (arsip) pada Sabtu (11/04/2026). Unggahan tersebut menampilkan dua cuplikan video, yaitu gambar Anies di sebelah kiri dan suasana jamaah haji di sebelah kanan.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Panggilan Allah tidak pernah salah alamat. Kesempatan emas bagi Bapak Ibu yang memiliki kerinduan mendalam untuk bersujud di depan Ka'bah, namun terhalang biaya. Kami membuka kuota haji secara gratis sebagai wujud syukur dan ikhtiar membantu sesama umat muslim. Semoga ini menjadi jalan pembuka bagi doa-doa yang selama ini dipanjatkan di sujud malam. Silakan untuk mendaftarkan diri dengan menghubungi WhatsApp saya. Jangan sampai kesempatan ini terlewatkan. Ini bukan rekayasa. Saya siap bertanggung jawab, atau kalau tidak mau bisa diganti dengan bantuan tunai. Mungkin ini saja salam akal sehat saya Anies Baswedan. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.” Begitu narasi yang diucapkan Anies dalam unggahan.
    #inline3 {margin:1.5em auto}
    #inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Namun, ditemukan keterangan tertulis dalam video dan caption yang ditulis pengunggah. Dalam gambar video dituliskan “RI 1 2029 H. Anies Rasyid Baswedan, bantuan kuota haji gratis.” Adapun yang tertulis dalam caption: “🔥Tunjangan dana bantuan modal usaha 🔥
    #inline4 {margin:1.5em 0}
    #inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Program resmi dan berizin real juga amanah. Pencairan langsung diproses. Langsung menghubungi (WhatsApp) untuk keterangan lebih lanjut.”

    Sampai artikel ini ditulis pada Jumat (17/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 45 likes, 13 komentar, 1 kali dibagikan, dan 1,8 ribu kali ditayangkan.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    Baca juga:348 Petugas Haji Berangkat Hari Ini, Kemenhaj: Jaga Wajah Negara

    Periksa Fakta Kuota Haji Gratis Anies. foto/hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah klaim. Akun tersebut menggunakan foto profil dengan gambar Anies Baswedan, hanya memiliki 7 pengikut, dan sering membagikan unggahan yang menawarkan bantuan uang. Dari situ diketahui bahwa akun tersebut bukan akun resmi Anies. Adapun akun resmi milik Anies bernama “Anies Baswedan” dengan 2,4 juta pengikut dan centang biru.

    Lebih lanjut, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan video asli. Hasilnya mengarah pada laman YouTube “Anies Baswedan” yang menunjukkan video identik dengan unggahan yang beredar.

    Dalam video asli tersebut, Anies menyampaikan terkait ajakan kumpul akbar di JIS, Sabtu, 10 Februari 2024 dan tidak mengatakan terkait bantuan kuota haji ataupun bantuan lainnya.

    “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya menerima banyak kabar dan banyak sekali pesan yang masuk terkait acara Digis pada hari Sabtu 10 Februari ini,” begitu narasi yang disampaikan Anies pada video asli.

    Acara tersebut merupakan kampanye terakhir pasangan Anies dan Muhaimin Iskandar di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

    Kemudian, Tirto menonton video yang diunggah di Facebook dari awal hingga akhir. Tirto menemukan kejanggalan pada audio yang diklaim sebagai suara Anies. Suara Anies cenderung datar layaknya robot, dengan intonasi dan gestur yang tidak alami, minim penekanan emosi, serta ritme bicara yang terlalu konsisten.

    Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, Tirto menduga konten suara dibuat oleh akal imitasi (AI). Untuk memastikannya, kami menggunakan Hive Moderation. Berdasarkan hasil pengecekan, probabilitas penggunaan AI pada audio tersebut terdeteksi tinggi, yakni 98 persen, yang mengindikasikan bahwa suara dalam konten tersebut kemungkinan besar merupakan hasil rekayasa, bukan suara asli Anies Baswedan.

    Senada dengan hal tersebut, Kompas melaporkan bahwa video Anies menawarkan bantuan berupa kuota haji gratis merupakan konten hasil manipulasi. Suara Anies dalam video terdeteksi dihasilkan oleh AI.

    Dengan demikian, video yang beredar yang mengklaim Anies menawarkan kuota haji gratis dan bantuan tunai dengan cara mendaftar melalui nomor WhatsApp adalah tidak benar dan terindikasi sebagai penipuan.

    Baca juga:Polri Bentuk Satgas Haji 2026, Cegah Penipuan dan Dokumen Palsu

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyatakan bahwa Anies menawarkan kuota haji gratis dan bantuan tunai resmi dengan mendaftar melalui nomor WhatsApp pribadinya adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Audio yang digunakan di dalam video bukan merupakan suara asli Anies, melainkan dibuat menggunakan AI.

    Video asli tersebut merupakan kampanye pasangan Anies dan Muhaimin Iskandar di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Anies menyampaikan ajakan kumpul akbar di JIS pada Sabtu, 10 Februari 2024, dan tidak mengatakan terkait bantuan kuota haji ataupun bantuan lainnya.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan