(GFD-2026-34985) Tidak Benar, Pigai Sebut Kabel Sutet Putus Melanggar HAM
Sumber:Tanggal publish: 02/06/2026
Berita
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “TruthSpeaker M” (arsip) pada Rabu (27/05/2026). Unggahan tersebut menampilkan dua foto dengan gambar Pigai di bagian atas dan beberapa orang membawa kabel sutet di bagian bawah.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
"PIGAI: Kabel Sutet yg putus itu melanggar HAM, karena menyebabkan gelap gulita.” Begitu narasi tertulis dalam unggahan. Pengunggah juga menambahkan keterangan bahwa blackout terjadi karena bentuk solidaritas kepada Pigai karena memiliki kulit yang gelap “Solidaritas Pak Pigai, sebagai orang Gelap.”
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Selasa (02/06/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 49 likes, 10 komentar, dan 6 kali dibagikan. Kolom komentar diisi dengan reaksi masyarakat yang menganggap informasi tersebut sebagai lelucon.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Facebook “Irwan Rohil” yang menampilkan gambar serupa terkait klaim Pigai yang menyebut kabel sutet putus adalah pelanggaran HAM.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?
Baca juga:Mendorong PLN Lakukan Evaluasi Usai Blackout Sumatra
Periksa Fakta Pigai Kabel Sutet Putus Melanggar HAM. Foto/Hotline periksa fakta tirto
Hasil Cek Fakta
Bareskrim Polri menunjukkan bukti kabel yang putus dari hasil investigasi tim gabungan bersama PT PLN di lokasi tower transmisi di Desa Temino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Minggu (24/5/2026), putusnya kabel diduga dipicu cuaca buruk, yang membuat sistem transmisi keluar dari interkoneksi kelistrikan Sumatra.
Ketidakstabilan frekuensi dan tegangan listrik yang memicu trip pembangkit secara berantai, menyebabkan blackout di sejumlah wilayah Sumatra, seperti Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, dan sebagian Sumatra Selatan. Wakabareskrim Polri Irjen Pol Nunung Syaifuddin memastikan, sejauh ini tidak ditemukan indikasi sabotase ataupun unsur kesengajaan dalam insiden blackout tersebut.
“Kerusakan atau putusnya kabel atau jaringan ini tidak rapi. Dia lebih bersifat atau berbentuk serabut. Jadi kalau itu sabotase, pasti potongan-potongannya lebih rapi,” begitu keterangan Nunung, dikutip Kompas.
Dalam laman Kompas, Wakil Kepala Bareskrim Polri Irjen Nunung Syaifuddin mengungkap dugaan sementara penyebab putusnya kabel transmisi listrik yang memicu pemadaman listrik atau blackout massal di sebagian besar wilayah Sumatra pada Jumat (22/5/2026). Nunung menyebutkan dugaan awal mengarah pada faktor teknis dan cuaca ekstrem, bukan unsur sabotase.
“Adapun dugaan sementara penyebab terputusnya kabel transmisi masih dalam proses pendalaman dengan beberapa kemungkinan, antara lain faktor mekanik akibat gesekan dan pengaruh angin, faktor panas akibat sambungan longgar yang menimbulkan rongga, maupun faktor tarikan atau goyangan akibat cuaca ekstrem," begitu keterangan Nunung dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Melansir akun Instagram @merdekatdotcom, gambar yang beredar yang memperlihatkan beberapa orang memegang kabel sutet merupakan hasil suntingan yang menggabungkan foto Natalius Pigai dengan foto konferensi pers hasil investigasi gangguan sistem kelistrikan (blackout) di wilayah Sumatra oleh Bareskrim Polri pada 25 Mei 2026.
Natalius Pigai tidak pernah mengikuti konferensi pers di Bareskrim Polri pada tanggal 25 Mei dan Natalius Pigai tidak pernah menyatakan bahwa putusnya kabel SUTET merupakan pelanggaran HAM.
Dalam konferensi pers tersebut Bareskrim menunjukkan kabel SUTET 275 kV yang putus, yang diduga menjadi penyebab listrik mati di lima provinsi Pulau Sumatra pada Jumat (22/5/2026). Bareskrim juga menyebutkan, tidak menemukan unsur kesengajaan atau sabotase dalam peristiwa blackout massal tersebut. Mereka menduga faktor teknis dan cuaca ekstrem sebagai penyebab peristiwa blackout itu.
Sampai artikel ini ditulis, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim Pigai menyebutkan putusnya kabel sutet merupakan pelanggaran HAM.
Baca juga:Pemerintah Akan Relokasi 8 Tiang Transmisi Imbas Bencana Sumatra
Kesimpulan
Pigai tidak pernah menyatakan klaim tersebut. Konferensi pers perihal hasil investigasi gangguan sistem kelistrikan di wilayah Sumatra oleh Bareskrim Polri pada 25 Mei 2026 juga menyebutkan, bahwa kabel sutet putus tersebut diakibatkan oleh faktor teknis dan cuaca ekstrem.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://web.facebook.com/photo/?fbid=122185408778778118&set=a.122134588370778118&_rdc=1&_rdr#
- https://web.archive.org/web/20260602024144/
- https://www.facebook.com/login/?next=
- https%3A%2F%2Fweb.facebook.com%2Fphoto%2F%3Ffbid%3D122185408778778118%26set%3Da.122134588370778118&_rdc=1&_rdr
- https://web.facebook.com/photo.php?fbid=1049139590953269&set=a.101477469052824&type=3&_rdc=1&_rdr#
- https://tirto.id/mendorong-pln-lakukan-evaluasi-usai-blackout-sumatra-hwP5
- https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/05/29/084900682/-hoaks-pigai-sebut-putusnya-kabel-sutet-sebagai-pelanggaran-ham
- https://nasional.kompas.com/read/2026/05/25/12144441/bareskrim-ungkap-dugaan-penyebab-kabel-transmisi-putus-pemicu-blackout?page=all#page2
- https://www.instagram.com/reels/DYwzyl6FUzn/
- https://tirto.id/pemerintah-akan-relokasi-8-tiang-transmisi-imbas-bencana-sumatra-hwYr
(GFD-2026-34987) [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Lowongan Kerja Roti'O
Sumber: facebook.comTanggal publish: 02/06/2026
Berita
Akun Facebook “Info Loker 2026” pada Selasa (12/5/2026) mengunggah tautan [arsip] disertai narasi:
�LOWONGAN KERJA ROTI'O 2026
KUALIFIKASI:
• Pria dan wanita
(Memiliki KTP)
• Pendidikan min. SMA/SMK
• Usia minimal 18 tahun
• jujur, teliti dan tanggung jawab
• Bersedia ditempatkan di Outlet Roti'O Indonesia
GAJI DAN FASILITAS:
• Gaji bulanan
• BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan
• Bonus dan insentif
• jenjang karir
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan dalam unggahan. Diketahui, tautan mengarah ke halaman berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi seperti nama, alamat dan nomor telegram.
TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “lowongan kerja roti’o” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke laman rotio.id/Career.
Dalam laman tersebut diketahui bahwa perusahaan saat ini memang sedang membuka lowongan pekerjaan untuk beberapa posisi di berbagai kantor cabang di Indonesia. Cara mengikuti proses rekrutmennya adalah calon pelamar harus memilih lowongan yang tersedia untuk melihat detail persyaratannya. Calon pelamar perlu mengeklik tombol “Apply Now” untuk mengisi formulir dan data pribadi serta mengirimkan CV dalam laman rotio.id/Career.
Kesimpulan
Rujukan
(GFD-2026-34988) [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Lowongan Kerja PT Amman
Sumber: facebook.comTanggal publish: 02/06/2026
Berita
- Chief Geologist - Resource Exploration
- Senior Engineer - Mechanical Maintenance Upstream
- Mine Operations Supervisor
- Geotechnical Engineer
- Mine Planning Engineer
- Smelter Process Engineer
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Usia minimal 22 tahun
- Pendidikan minimal D3 atau sederajat
- Pengalaman kerja di Pertambangan (lebih disukai)
- Sehat Jasmani & Rohani
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan dalam unggahan. Diketahui, tautan mengarah ke halaman berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi seperti nama, alamat dan nomor telegram.
TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “lowongan pekerjaan pt amman” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke laman careers.amman.co.id/.
Dalam laman tersebut diketahui bahwa perusahaan saat ini memang sedang membuka lowongan pekerjaan untuk beberapa posisi. Cara mengikuti proses rekrutmennya adalah calon pelamar harus memilih lowongan yang tersedia untuk melihat detail persyaratannya. Calon pelamar kemudian perlu mengeklik tombol “Apply Now”. Calon pelamar diharuskan memiliki akun terlebih dahulu sebelum melanjutkan proses pendaftaran kerja.
Kesimpulan
Rujukan
(GFD-2026-34989) [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Lowongan Kerja Mayora
Sumber: instagram.comTanggal publish: 02/06/2026
Berita
Akun Instagram “cari.loker.id” pada Kamis (21/5/2026) mengunggah foto [arsip] disertai narasi:
📢 LOWONGAN KERJA RESMI PT MAYORA INDAH TBK 📢
📌 POSISI TERSEDIA:
➡️ OPERATOR PRODUKSI
➡️ STAFF GUDANG
➡️ QUALITY CONTROL
➡️ HELPER PRODUKSI
➡️ ADMIN WAREHOUSE
💰 GAJI:
🔥 GAJI UMR - RP5.500.000 / BULAN
🔥 UANG LEMBUR & INSENTIF
🔥 THR & BONUS TAHUNAN
📍 PENEMPATAN:
JAKARTA | TANGERANG | BEKASI | KARAWANG | SURABAYA
✅ TERBUKA UNTUK LULUSAN SMA/SMK
✅ FRESH GRADUATE DIPERSILAKAN
✅ TANPA BIAYA PENDAFTARAN
📲 DAFTAR SEKARANG!
LINK PENDAFTARAN ADA DI BIO
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan pada bio akun Instagram “cari.loker.id”. Diketahui, tautan mengarah ke halaman berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi seperti nama, alamat dan nomor telegram.
TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “penipuan lowongan kerja mayora” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke unggahan akun Instagram resmi Mayora Karir “mayorakarir”.
Dalam unggahannya pada Sabtu (30/5/2026), perusahaan mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya lowongan kerja mengatasnamakan Mayora tanpa verifikasi yang jelas. Perusahaan menegaskan lowongan kerja resmi hanya disampaikan melalui akun Instagram "mayorakarir" dan akun LinkedIn "PT. Mayora Indah Tbk".
TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “cara melamar kerja pt mayora” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah pada laman mayoraindah.co.id.karier.
Dari laman tersebut diketahui bahwa calon pelamar perlu mengisi formulir data diri dan mengirim CV di dalam laman mayoraindah.co.id.karier usai memilih lowongan pekerjaan yang diminati.
Dalam unggahan akun Instagram "mayorakarir" pada April 2026, perusahaan sempat membuka lowongan pekerjaan untuk beberapa posisi di berbagai kantor cabang di Indonesia. Namun, perusahaan tidak menuliskan nominal gaji, berbeda dengan unggahan akun Instagram “cari.loker.id”.




