Beredar melalui sebuah akun TikTok bernama @seroja98_, video yang menunjukkan sosok Amien Rais tengah diwawancara oleh sejumlah media. Video tersebut diunggah dengan narasi yang menyebut jika Amien Rais telah balik kanan mendukung Prabowo Subianto.
(GFD-2024-16796) [SALAH] AMIEN RAIS BALIK KANAN DAN DUKUNG PRABOWO
Sumber: TikTok.comTanggal publish: 21/03/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Namun setelah melakukan penelusuran lebih lanjut, diketahui jika narasi yang disematkan pada video tersebut tidak sesuai fakta. Melansir dari sejumlah pencarian di mesin pencari, ditemukan video serupa pada akun YouTube Tribun Pontianak berjudul “Reaksi Amien Rais Partai Ummat, Saat Golkar dan PAN Akhirnya Dukung Prabowo Capres 2024” yang tayang pada 14 Agustus 2024. Faktanya, video tersebut merupakan momen di mana Amien Rais merespon perihal empat partai politik yang kala itu mendukung Prabowo Subianto.
Dalam wawancara tersebut, Amien Rais mengungkapkan jika dirinya bisa saja kembali mendukung Prabowo apabila Anies gagal maju menjadi capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan. Dengan kata lain video tersebut BUKAN merupakan momen wawancara setelah dilakukannya pemungutan suara pemilihan umum 2024.
Berdasar seluruh referensi, unggahan video oleh akun @seroja98_ tidak sesuai dengan fakta. Video tersebut masuk ke dalam hoaks dengan kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Dalam wawancara tersebut, Amien Rais mengungkapkan jika dirinya bisa saja kembali mendukung Prabowo apabila Anies gagal maju menjadi capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan. Dengan kata lain video tersebut BUKAN merupakan momen wawancara setelah dilakukannya pemungutan suara pemilihan umum 2024.
Berdasar seluruh referensi, unggahan video oleh akun @seroja98_ tidak sesuai dengan fakta. Video tersebut masuk ke dalam hoaks dengan kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Kesimpulan
Bukan momen Amien Rais balik kanan mendukung Prabowo, melainkan saat Amien Rais menanggapi perihal empat partai politik yang mendukung Prabowo Subianto pada Agustus 2023.
Rujukan
(GFD-2024-16799) [SALAH] Albert Einstein: “Manusia Menemukan Bom Atom, tetapi Tikus Tidak Pernah Membangun Perangkap Tikus”
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 21/03/2024
Berita
“Mankind invented the atomic bomb, but no mouse would ever construct a mousetrap.” – Albert Einstein.
Terjemahan:
“Umat manusia menemukan bom atom, tapi tidak ada tikus yang bisa membuat perangkap tikus.” – Albert Einstein.
Terjemahan:
“Umat manusia menemukan bom atom, tapi tidak ada tikus yang bisa membuat perangkap tikus.” – Albert Einstein.
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah gambar yang menampilkan kutipan pernyataan dari Albert Einstein di Facebook. Kutipan tersebut menyatakan bahwa umat manusia menemukan bom atom, tapi tikus tidak pernah membuat perangkap tikus. Pernyataan tersebut berarti bahwa manusia telah membuat perangkap untuk umatnya sendiri, sedangkan tidak dengan tikus.
Namun faktanya kutipan tersebut bukan pernyataan dari Albert Einstein, melainkan pernyataan dari Werner Mitsch seorang penulis asal Jerman. Dilansir dari Kompas.com, pernyataan tersebut tertulis dalam bukunya yang berjudul “Das Schwarze unterm Fingernagel. Spruche. Nichts als Spruche” pada 1983.
Mengutip dari American Museum of Natural History, Albert Einstein meninggal pada 18 April 1955 setelah pembuluh darah di jantungnya meninggal. Ini berarti kutipan mengenai bom atom dan tikus tersebut baru muncul setelah 28 tahun Einstein meninggal dunia.
Dengan demikian, Albert Einstein menyebut bahwa umat manusia menemukan bom atom dan mengaitkannya dengan tikus yang tidak pernah membuat perangkap tikus adalah tidak benar dengan kategori Konteks yang Salah.
Namun faktanya kutipan tersebut bukan pernyataan dari Albert Einstein, melainkan pernyataan dari Werner Mitsch seorang penulis asal Jerman. Dilansir dari Kompas.com, pernyataan tersebut tertulis dalam bukunya yang berjudul “Das Schwarze unterm Fingernagel. Spruche. Nichts als Spruche” pada 1983.
Mengutip dari American Museum of Natural History, Albert Einstein meninggal pada 18 April 1955 setelah pembuluh darah di jantungnya meninggal. Ini berarti kutipan mengenai bom atom dan tikus tersebut baru muncul setelah 28 tahun Einstein meninggal dunia.
Dengan demikian, Albert Einstein menyebut bahwa umat manusia menemukan bom atom dan mengaitkannya dengan tikus yang tidak pernah membuat perangkap tikus adalah tidak benar dengan kategori Konteks yang Salah.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah
Faktanya pernyataan mengenai bom atom dan perangkap tikus tersebut bukan berasal dari Albert Einstein, melainkan pernyataan dari Werner Mitsch pada 1983. Diketahui Albert Einstein telah meninggal dunia sebelum pernyataan tersebut muncul, yakni pada 1955.
Faktanya pernyataan mengenai bom atom dan perangkap tikus tersebut bukan berasal dari Albert Einstein, melainkan pernyataan dari Werner Mitsch pada 1983. Diketahui Albert Einstein telah meninggal dunia sebelum pernyataan tersebut muncul, yakni pada 1955.
Rujukan
(GFD-2024-16800) [SALAH] Foto Prabowo dengan Kim Jong Un dan Xi Jinping
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 21/03/2024
Berita
“Xi jong un, xi jin ping, xi jo ngos. Mafia hongkong”
Hasil Cek Fakta
Sebuah postingan di Facebook membagikan foto yang menunjukkan Kim Jong Un, Xi Jinping, dan Prabowo tepat berada di samping Xi Jinping. Di sebutkan dalam foto tersebut nama Prabowo menjadi “Xi Jo Ngos”.
Namun setelah ditelusuri, kejadian asli dari foto tersebut adalah momen pada saat Kim Jong Un berkunjung ke Beijing pada Maret 2018. Momen tersebut diabadikan dalam video YouTube yang berjudul “Xi Jinping Holds Welcoming Ceremony for Kim Jong Un”.
Dalam momen tersebut terlihat orang yang tepat berada di samping Xi Jinping adalah Peng Liyuan, istri Xi Jinping, yang sedang menemani kunjungan Kim Jong Un tersebut. Foto Prabowo dalam postingan tersebut terlihat telah diedit dengan menempelkan wajahnya dan menggunakan badan dari Kim Jong Un, diduga postingan tersebut dibuat untuk satire.
Dengan demikian, foto Prabowo bersama Kim jong Un dan Xi Jinping adalah tidak benar dengan kategori Satire/Parodi.
Namun setelah ditelusuri, kejadian asli dari foto tersebut adalah momen pada saat Kim Jong Un berkunjung ke Beijing pada Maret 2018. Momen tersebut diabadikan dalam video YouTube yang berjudul “Xi Jinping Holds Welcoming Ceremony for Kim Jong Un”.
Dalam momen tersebut terlihat orang yang tepat berada di samping Xi Jinping adalah Peng Liyuan, istri Xi Jinping, yang sedang menemani kunjungan Kim Jong Un tersebut. Foto Prabowo dalam postingan tersebut terlihat telah diedit dengan menempelkan wajahnya dan menggunakan badan dari Kim Jong Un, diduga postingan tersebut dibuat untuk satire.
Dengan demikian, foto Prabowo bersama Kim jong Un dan Xi Jinping adalah tidak benar dengan kategori Satire/Parodi.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah
Faktanya kejadian asli dari foto tersebut adalah momen pada saat Kim Jong Un berkunjung ke Beijing pada Maret 2018. Foto dalam postingan tersebut terlihat telah diedit dengan menempelkan wajah Prabowo dan menggunakan badan dari Kim Jong Un, yang dibuat untuk postingan satire.
Faktanya kejadian asli dari foto tersebut adalah momen pada saat Kim Jong Un berkunjung ke Beijing pada Maret 2018. Foto dalam postingan tersebut terlihat telah diedit dengan menempelkan wajah Prabowo dan menggunakan badan dari Kim Jong Un, yang dibuat untuk postingan satire.
Rujukan
(GFD-2024-16801) [SALAH] Video Perayaan Anies-Muhaimin Menang dengan Perolehan Suara 56.4%
Sumber: TikTok.comTanggal publish: 21/03/2024
Berita
Sebuah video di TikTok menunjukkan video Anies dan Muhaimin dengan narasi yang memersepsikan bahwa pasangan calon presiden tersebut telah menang dengan perolehan suara 56.4%.
Namun setelah ditelusuri, video tersebut adalah momen pada saat Anies dan Muhaimin tiba di NasDem Tower pada Oktober 2023 saat hendak berangkat bersama menuju KPU untuk mencalonkan diri menjadi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.
Sedangkan grafik perolehan suara ketiga pasangan calon presiden yang ditampilkan adalah grafik dari hitung suara yang sebelumnya dipublikasi oleh Instagram @realjurdil2024, dalam keterangannya disebutkan bahwa hasil tersebut adalah hasil hitung per tanggal 14 Februari 2024 jam 17:50. Bukan hasil rekap atau hasil hitung terbaru.
Dengan demikian, Anies-Muhaimin merayakan kemenangan dengan perolehan suara 56.4% adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.
Namun setelah ditelusuri, video tersebut adalah momen pada saat Anies dan Muhaimin tiba di NasDem Tower pada Oktober 2023 saat hendak berangkat bersama menuju KPU untuk mencalonkan diri menjadi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.
Sedangkan grafik perolehan suara ketiga pasangan calon presiden yang ditampilkan adalah grafik dari hitung suara yang sebelumnya dipublikasi oleh Instagram @realjurdil2024, dalam keterangannya disebutkan bahwa hasil tersebut adalah hasil hitung per tanggal 14 Februari 2024 jam 17:50. Bukan hasil rekap atau hasil hitung terbaru.
Dengan demikian, Anies-Muhaimin merayakan kemenangan dengan perolehan suara 56.4% adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.
Hasil Cek Fakta
Sebuah video di TikTok menunjukkan video Anies dan Muhaimin dengan narasi yang memersepsikan bahwa pasangan calon presiden tersebut telah menang dengan perolehan suara 56.4%.
Namun setelah ditelusuri, video tersebut adalah momen pada saat Anies dan Muhaimin tiba di NasDem Tower pada Oktober 2023 saat hendak berangkat bersama menuju KPU untuk mencalonkan diri menjadi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.
Sedangkan grafik perolehan suara ketiga pasangan calon presiden yang ditampilkan adalah grafik dari hitung suara yang sebelumnya dipublikasi oleh Instagram @realjurdil2024, dalam keterangannya disebutkan bahwa hasil tersebut adalah hasil hitung per tanggal 14 Februari 2024 jam 17:50. Bukan hasil rekap atau hasil hitung terbaru.
Dengan demikian, Anies-Muhaimin merayakan kemenangan dengan perolehan suara 56.4% adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.
Namun setelah ditelusuri, video tersebut adalah momen pada saat Anies dan Muhaimin tiba di NasDem Tower pada Oktober 2023 saat hendak berangkat bersama menuju KPU untuk mencalonkan diri menjadi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.
Sedangkan grafik perolehan suara ketiga pasangan calon presiden yang ditampilkan adalah grafik dari hitung suara yang sebelumnya dipublikasi oleh Instagram @realjurdil2024, dalam keterangannya disebutkan bahwa hasil tersebut adalah hasil hitung per tanggal 14 Februari 2024 jam 17:50. Bukan hasil rekap atau hasil hitung terbaru.
Dengan demikian, Anies-Muhaimin merayakan kemenangan dengan perolehan suara 56.4% adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah
Video tersebut adalah momen pada saat Anies-Muhaimin tiba di NasDem Tower saat hendak berangkat bersama menuju KPU untuk mendaftarkan diri sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada Oktober 2023, bukan sebuah perayaan atas kemenangan dengan perolehan suara 56.4%. Selengkapnya pada bagian penjelasan.
Video tersebut adalah momen pada saat Anies-Muhaimin tiba di NasDem Tower saat hendak berangkat bersama menuju KPU untuk mendaftarkan diri sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada Oktober 2023, bukan sebuah perayaan atas kemenangan dengan perolehan suara 56.4%. Selengkapnya pada bagian penjelasan.
Rujukan
Halaman: 4499/8125



