“Pemuja Jokowi Hallo ap kabar..!?
Amarah warga adat kalimantan sudah tak bisa dibendung saat haknya terancam orang rakus”
Sumber: https://www.instagram.com/reel/C4oMuW6S6pN/?igsh=MW5remNwa2thN295Zg== (https://archive.md/7GN4i arsip)
(GFD-2024-17055) [SALAH] Video Protes Warga Adat Dayak Kalimantan Menolak IKN
Sumber: instagram.comTanggal publish: 23/03/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Sebuah akun Instagram dengan nama @rayeramaullie pada 18 Maret membagikan sebuah video yang menampilkan protes sekelompok warga. Video tersebut diunggah dengan klaim protes warga adat Dayak terhadap Pembangunan IKN.
Pria dalam video tersebut melontarkan kalimat sebagai berikut dengan nada tinggi,
“Demi hak kami, saya minta kalian pulang jangan ada di sini. Buah kalian hanya satu hari tidak dikelola, kami berpuluh-puluh tahun tidak mendapatkan apa-apa, pantaslah kalian menghadang kami di situ? Ini tanah saya. Kalian mau cabut tanah saya di tanah saya, saya siap, kalian pulang.
Kalian yang duduk di terpal, silakan, jangan tunggu perwakilan kalian. Hanya kami tahan satu hari, kami menderita puluhan tahun. Kalian tertawa di sana melihat saya menangis.
Kalau kalian tetap bertahan di situ, berarti kalian menginginkan nyawa kalian hilang. Silakan kalian pulang dari situ, pantaskah kalian yang pendatang mengusir tuan rumah? Menghadang saya di tempat saya dilahirkan, saya dilahirkan di tanah ini.” Kata pria dalam video.
Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan beberapa fakta sebagai berikut.
Pertama, video tersebut bukan merupakan protes warga terhadap IKN. Seperti dikutip dari artikel cek fakta Tirto, disebutkan bahwa video tersebut merupakan protes masyarakat suku Dayak Kalimantan Tengah terhadap Perusahaan pengolah kelapa sawit PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA).
Ketika dilakukan pengecekan ulang, video tersebut berlokasi di area PT Karya Makmur Bahagia (KMB) yang merupakan anak Perusahaan PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA).
Kedua, protes tersebut dilakukan oleh warga Dayak, sedangkan suku yang terdampak Pembangunan IKN adalah suku Balik, keduanya berbeda.
Ketiga, lokasi PT KMB dalam video sebagaimana dilansir dari Google Maps berada di Kotawaringin Kalimantan Tengah, sedangkan proyek Pembangunan IKN berlokasi di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Dikutip dari situs mitrapolri.com, pada 30 Januari 2024 lalu terdapat aksi protes masyarakat desa Antang Kalang ke PT KMB untuk menagih janji Perusahaan dalam memberikan plasma kepada masyarakat. Namun belum diketahui apakah video yang beredar berkaitan dengan aksi tersebut atau tidak, sebab belum ditemukan referensi yang valid.
Dengan demikian, klaim pada narasi yang beredar bahwa video tersebut merupakan protes penolakan warga adat Kalimantan terhadap proyek Pembangunan IKN, tidak benar.
Pria dalam video tersebut melontarkan kalimat sebagai berikut dengan nada tinggi,
“Demi hak kami, saya minta kalian pulang jangan ada di sini. Buah kalian hanya satu hari tidak dikelola, kami berpuluh-puluh tahun tidak mendapatkan apa-apa, pantaslah kalian menghadang kami di situ? Ini tanah saya. Kalian mau cabut tanah saya di tanah saya, saya siap, kalian pulang.
Kalian yang duduk di terpal, silakan, jangan tunggu perwakilan kalian. Hanya kami tahan satu hari, kami menderita puluhan tahun. Kalian tertawa di sana melihat saya menangis.
Kalau kalian tetap bertahan di situ, berarti kalian menginginkan nyawa kalian hilang. Silakan kalian pulang dari situ, pantaskah kalian yang pendatang mengusir tuan rumah? Menghadang saya di tempat saya dilahirkan, saya dilahirkan di tanah ini.” Kata pria dalam video.
Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan beberapa fakta sebagai berikut.
Pertama, video tersebut bukan merupakan protes warga terhadap IKN. Seperti dikutip dari artikel cek fakta Tirto, disebutkan bahwa video tersebut merupakan protes masyarakat suku Dayak Kalimantan Tengah terhadap Perusahaan pengolah kelapa sawit PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA).
Ketika dilakukan pengecekan ulang, video tersebut berlokasi di area PT Karya Makmur Bahagia (KMB) yang merupakan anak Perusahaan PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA).
Kedua, protes tersebut dilakukan oleh warga Dayak, sedangkan suku yang terdampak Pembangunan IKN adalah suku Balik, keduanya berbeda.
Ketiga, lokasi PT KMB dalam video sebagaimana dilansir dari Google Maps berada di Kotawaringin Kalimantan Tengah, sedangkan proyek Pembangunan IKN berlokasi di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Dikutip dari situs mitrapolri.com, pada 30 Januari 2024 lalu terdapat aksi protes masyarakat desa Antang Kalang ke PT KMB untuk menagih janji Perusahaan dalam memberikan plasma kepada masyarakat. Namun belum diketahui apakah video yang beredar berkaitan dengan aksi tersebut atau tidak, sebab belum ditemukan referensi yang valid.
Dengan demikian, klaim pada narasi yang beredar bahwa video tersebut merupakan protes penolakan warga adat Kalimantan terhadap proyek Pembangunan IKN, tidak benar.
Kesimpulan
Faktanya bukan penolakan terhadap IKN, video yang digunakan merupakan cuplikan aksi penolakan warga Dayak terhadap perusahaan pengolahan kelapa sawit PT Karya Makmur Bahagia (KMB) yang merupakan anak Perusahaan PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA). Selain itu, lokasi video berada di Kalimantan Tengah, sedangkan proyek IKN berlokasi di Kalimantan Timur.
Rujukan
- https://tirto.id/hoaks-video-protes-suku-dayak-soal-proyek-ikn-gWYq
- https://www.google.com/amp/s/www.mongabay.co.id/2023/05/24/cerita-sedih-suku-balik-terasing-ditengah-hadirnya-ikn-nusantara/amp/
- https://www.facebook.com/share/v/LaoUaCEPNBk3bCDK/?mibextid=qi2Omg
- https://vt.tiktok.com/ZSFHvE5yn/
- https://g.co/kgs/kkWBwkC
(GFD-2024-17056) [SALAH] Tidak Ada Bantuan Pemerintah untuk Korban Banjir Demak
Sumber: tiktok.comTanggal publish: 23/03/2024
Berita
Tidak ada bansos, tidak ada bagi-bagi sembako, tidak ada perhatian khusus karena Pilpres sudah selesai.
Banjir Demak, 11 kecamatan Tenggelam.
Sumber: https://vt.tiktok.com/ZSFHGF4Eb/ (https://archive.md/iF2ts arsip)
Banjir Demak, 11 kecamatan Tenggelam.
Sumber: https://vt.tiktok.com/ZSFHGF4Eb/ (https://archive.md/iF2ts arsip)
Hasil Cek Fakta
Sebuah akun Tiktok dengan nama @langkahpasti2024 membagikan sebuah video banjir di Demak pada 13 Maret 2024 dengan narasi tidak ada bansos pemerintah kepada para korban banjir.
Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan fakta bahwa klaim tersebut tidak benar.
Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana dalam keterangannya sebagaimana dikutip dari Tempo mengatakan, pemerintah memberikan bantuan untuk korban banjir di Demak mulai dari proses evakuasi, pendirian tenda darurat, distribusi logistik, dapur umum sampai dengan pelayanan kesehatan.
Semua bantuan tersebut dipastikan langsung oleh Presiden Jokowi berjalan lancar melalui kunjungannya pada 22 Maret 2024.
Selain itu, beberapa bantuan juga disalurkan oleh beberapa pihak seperti aparat kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah.
Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan fakta bahwa klaim tersebut tidak benar.
Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana dalam keterangannya sebagaimana dikutip dari Tempo mengatakan, pemerintah memberikan bantuan untuk korban banjir di Demak mulai dari proses evakuasi, pendirian tenda darurat, distribusi logistik, dapur umum sampai dengan pelayanan kesehatan.
Semua bantuan tersebut dipastikan langsung oleh Presiden Jokowi berjalan lancar melalui kunjungannya pada 22 Maret 2024.
Selain itu, beberapa bantuan juga disalurkan oleh beberapa pihak seperti aparat kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah.
Kesimpulan
Faktanya, Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana dalam keterangannya sebagaimana dikutip dari Tempo mengatakan, bantuan pemerintah untuk korban banjir di Demak mulai dari proses evakuasi, pendirian tenda darurat, distribusi logistik, dapur umum sampai dengan pelayanan kesehatan. Semua bantuan tersebut dipastikan langsung oleh Presiden Jokowi berjalan lancar melalui kunjungannya pada 22 Maret 2024.
Rujukan
- https://nasional.tempo.co/read/1848222/jokowi-bakal-pastikan-bantuan-untuk-korban-banjir-demak-berjalan-lancar
- https://tirto.id/polri-kirimkan-bantuan-ke-korban-banjir-demak-dan-kudus-gW8L
- https://nasional.tempo.co/read/1848500/setelah-jokowi-ganjar-pranowo-juga-kunjungi-korban-banjir-demak?tracking_page_direct
(GFD-2024-16832) [SALAH] NASA Prediksi Kiamat Internet pada 2025
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 23/03/2024
Berita
NASA bersiap menghadapi ancaman ‘kiamat internet’ dari badai matahari yang akan datang pada tahun 2025
Hasil Cek Fakta
Sebuah postingan di Facebook dengan klaim Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA) Amerika Serikat menyatakan akan terjadi kiamat internet pada tahun 2025. Konten tersebut memuat prediksi NASA tentang fenomena badai matahari yang menyebabkan terganggunya sambungan internet selama beberapa bulan atau kiamat internet.
Narasi tersebut beredar luas di Amerika Serikat sejak Juni 2023 dan disebarluaskan oleh sejumlah media clickbait di sana. Media-media itu menyebut, prediksi adanya badai matahari itu berasal dari Parker Solar Probe (PSP), proyek NASA yang mempelajari angin matahari. Namun dalam laman resmi milik NASA, mereka tidak pernah merilis artikel yang menjelaskan tentang adanya prediksi terjadinya kiamat internet karena badai matahari pada 2025.
Dilansir dari Snopes.com, Parker Solar Probe (PSP) merupakan proyek penelitian helio fisika (fisika matahari) tingkat lanjut dari NASA untuk mengetahui proses pemanasan matahari, sumber tenaga surya, embusan angin dan materialnya ke luar angkasa, serta batas terjauh lontaran berbagai partikel dari matahari itu.
Parker Solar Probe dirancang untuk terbang dalam jarak sekitar 4 juta mil (6,5 juta kilometer) dari permukaan Matahari untuk melacak aliran energi, mempelajari pemanasan korona matahari, dan mengeksplorasi apa yang mempercepat angin matahari.
Dengan begitu dapat disimpulkan, melalui hasil temuan tersebut bahwa unggahan Facebook yang mengklaim NASA memprediksi badai matahari akan menyebabkan kiamat internet selama berbulan-bulan pada 2025 adalah salah. Faktanya NASA tidak atau belum memprediksi adanya kiamat internet pada puncak siklus matahari tahun 2025.
Narasi tersebut beredar luas di Amerika Serikat sejak Juni 2023 dan disebarluaskan oleh sejumlah media clickbait di sana. Media-media itu menyebut, prediksi adanya badai matahari itu berasal dari Parker Solar Probe (PSP), proyek NASA yang mempelajari angin matahari. Namun dalam laman resmi milik NASA, mereka tidak pernah merilis artikel yang menjelaskan tentang adanya prediksi terjadinya kiamat internet karena badai matahari pada 2025.
Dilansir dari Snopes.com, Parker Solar Probe (PSP) merupakan proyek penelitian helio fisika (fisika matahari) tingkat lanjut dari NASA untuk mengetahui proses pemanasan matahari, sumber tenaga surya, embusan angin dan materialnya ke luar angkasa, serta batas terjauh lontaran berbagai partikel dari matahari itu.
Parker Solar Probe dirancang untuk terbang dalam jarak sekitar 4 juta mil (6,5 juta kilometer) dari permukaan Matahari untuk melacak aliran energi, mempelajari pemanasan korona matahari, dan mengeksplorasi apa yang mempercepat angin matahari.
Dengan begitu dapat disimpulkan, melalui hasil temuan tersebut bahwa unggahan Facebook yang mengklaim NASA memprediksi badai matahari akan menyebabkan kiamat internet selama berbulan-bulan pada 2025 adalah salah. Faktanya NASA tidak atau belum memprediksi adanya kiamat internet pada puncak siklus matahari tahun 2025.
Kesimpulan
Klaim tentang NASA memprediksi badai matahari akan menyebabkan kiamat internet selama berbulan-bulan pada 2025 adalah salah. Faktanya NASA tidak atau belum memprediksi adanya kiamat internet pada puncak siklus matahari tahun 2025.
Rujukan
(GFD-2024-16833) [SALAH] Video Trump Promosikan Sebuah Partai di Afrika Selatan
Sumber: Twitter.comTanggal publish: 23/03/2024
Berita
“Don’t Tell DA”
Terjemahan: Jangan beri tahu DA (Demokratiese Alliansie, nama partai di Afrika Selatan)
Terjemahan: Jangan beri tahu DA (Demokratiese Alliansie, nama partai di Afrika Selatan)
Hasil Cek Fakta
Beredar video di X/Twitter sebuah video yang menampilkan Donald Trump yang sedang mengajak masyarakat Afrika Selatan untuk memilih partai uMkhonto weSizwe (MK) di Pemilu Afrika Selatan pada bulan Mei 2024 mendatang. Diketahui partai ini didukung oleh salah satu mantan presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma.
Setelah dilakukan penelusuran, ternyata video tersebut berasal dari video wawancara Trump bersama Lester Holt di NBC News. Selama wawancara 13 menit yang diterbitkan pada 12 Mei 2017 tersebut, Trump membahas bahwa dia sedang bersiap untuk memecat direktur FBI saat itu James Comey. Hingga akhir dia tidak menyebutkan Afrika Selatan maupun partai MK seperti video yang beredar di Twitter tersebut.
Berdasarkan hasil penelusuran tersebut maka dapat disimpulkan jika video yang beredar mengenai ajakan Trump kepada rakyat Afrika Selatan untuk memilih partai MK adalah hasil rekayasa menggunakan AI.
Setelah dilakukan penelusuran, ternyata video tersebut berasal dari video wawancara Trump bersama Lester Holt di NBC News. Selama wawancara 13 menit yang diterbitkan pada 12 Mei 2017 tersebut, Trump membahas bahwa dia sedang bersiap untuk memecat direktur FBI saat itu James Comey. Hingga akhir dia tidak menyebutkan Afrika Selatan maupun partai MK seperti video yang beredar di Twitter tersebut.
Berdasarkan hasil penelusuran tersebut maka dapat disimpulkan jika video yang beredar mengenai ajakan Trump kepada rakyat Afrika Selatan untuk memilih partai MK adalah hasil rekayasa menggunakan AI.
Kesimpulan
Faktanya video yang beredar mengenai ajakan Trump kepada rakyat Afrika Selatan untuk memilih partai MK adalah hasil rekayasa menggunakan AI. Video tersebut merupakan wawancara Trump di NBC News mengenai pemecatan direktur FBI saat itu James Comey.
Rujukan
Halaman: 4488/8125





