• (GFD-2024-17012) [SALAH] Gempa Bermagnitudo 5,6 Guncang Bengkulu Selatan pada 25 Maret 2024

    Sumber: YouTube.com
    Tanggal publish: 27/03/2024

    Berita

    BARU SAJA GEMPA PINDAH DI BENGKULU, GEMPA DAHSYAT 5,6 GUNCANG BENGKULU SELATAN | BENGKULU SUSUL TUBAN, GEMPA BUMI MAGNITUDO 5,6 GUNCANG BENGKULU SELATAN

    Hasil Cek Fakta

    Kanal YouTube @bencanaalam294 mengunggah video dengan klaim bahwa bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,6 baru saja terjadi di Bengkulu Selatan pada Senin sore, 25 Maret 2024.

    Setelah menonton keseluruhan video, faktanya gempa tersebut terjadi pada Sabtu malam, 23 Maret 2024. Selain itu, narator hanya membaca ulang artikel milik Liputan 6 berjudul “Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Bengkulu Selatan, Berpusat di Laut”.

    Artikel tersebut memberitakan mengenai gempa magnitudo 5,6 yang mengguncang wilayah Bengkulu Selatan pada 23 Maret 2024 sekitar pukul 20.20 WIB. BMKG menyebut gempa ini tidak berpotensi tsunami, namun warga dihimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

    Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube @bencanaalam294 merupakan informasi yang salah.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Ainayya.

    Unggahan video yang mengklaim bahwa gempa bumi bermagnitudo (M) 5,6 telah mengguncang Bengkulu Selatan pada 25 Maret 2024 merupakan konten yang dimanipulasi. Faktanya, gempa tersebut terjadi pada 23 Maret 2024 dan narator hanya membaca ulang artikel berjudul “Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Bengkulu Selatan, Berpusat di Laut”.

    Rujukan

  • (GFD-2024-17268) [KLARIFIKASI] Paket Beras Bergambar Puan Dibagikan Jelang Lebaran 2022, Bukan Kampanye Pemilu

    Sumber:
    Tanggal publish: 27/03/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar narasi bahwa kenaikan harga beras dipicu pembelian besar-besaran, salah satunya oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) untuk keperluan kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

    Narasi itu disertai foto seorang politikus PDI-P berdiri di dekat tumpukan beras. Namun, setelah ditelusuri, foto itu dibagikan dengan konteks keliru. Gambar tersebut diambil pada 2022.

    Sebagai konteks, harga beras pasca-Pemilu 2024 relatif tinggi dan cenderung terus meningkat.

    Dikutip dari Kompas.id, Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional Bank Indonesia menunjukkan, harga beras rata-rata secara keseluruhan, dari semua provinsi dan jenis beras, mencapai Rp 15.650 per kilogram, pada Jumat, 23 Februari 2024.

    Bahkan di sejumlah daerah dan jenis beras tertentu, harganya sudah menembus Rp 18.000 per kilogram.

    Foto tumpukan beras yang diklaim diborong PDI-P untuk kampanye Pemilu 2024 dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Akun tersebut membagikan foto Ketua DPC PDI-P Kota Semarang, Hendrar Prihadi atau Hendi, berdiri dekat tumpukan beras bergambar Ketua DPP PDI-P Puan Maharani.

    Gambar itu diberikan keterangan demikian:

    Harga beras naik karena terjadi pembelian besar2an untuk keperluan kampanye kemarin. Ini dilakukan oleh semua pihak termasuk PDIP. Jadi ada baiknya beras kampanye yg masih belum dibagikan utk segera dibagikan apapun hasil pemilu dari ini.

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook gambar yang diklaim sebagai tumpukan beras yang diborong PDI-P untuk kampanye Pemilu 2024

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com dengan teknik reverse image search, gambar tersebut identik dengan foto di laman Detik.com ini.

    Dalam gambar itu, Hendi menunjukkan beras bergambar Puan Maharani yang akan dibagikan di Kota Semarang menjelang Lebaran tahun 2022.

    Seperti diberitakan Detik.com, pada Rabu (27/4/2022), sebanyak 11.400 paket beras premium dalam kemasan plastik bergambar Puan dibagikan di Kota Semarang. Tiap satu paket berisi 5 kilogram beras.

    Hendi menjelaskan, beras dari Puan itu langsung disalurkan oleh KomandanTe atau pengampu teritori PDI-P Kota Semarang, sesuai dengan wilayah masing-masing, kepada warga yang membutuhkan.

    Oleh sebab itu, dapat dipastikan foto tersebut tidak terkait dengan kampanye Pemilu 2024.

    Dikutip dari Kompas.id, saat ini harga beras di Indonesia mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah.

    Kuota impor beras pada 2024 yang telah ditambah dari 1,6 juta ton menjadi 3,6 juta ton belum bisa meredam gejolak harga.

    Presiden Joko Widodo menyatakan cuaca sebagai penyebab kenaikan harga beras. Fenomena iklim El Nino membuat negara-negara di Asia Tenggara mengalami penurunan produksi beras.

    Kesimpulan

    Foto politikus PDI-P berdiri di dekat tumpukan karung beras disebarkan dengan narasi keliru. Beras tersebut tidak ada kaitannya dengan kampanye Pemilu 2024.

    Paket bantuan beras bergambar Puan Maharani itu dibagikan di Kota Semarang menjelang Lebaran tahun 2022.

    Rujukan

  • (GFD-2024-17013) [SALAH] Banjir Hanyutkan Rumah Warga di 3 Kecamatan

    Sumber: YouTube.com
    Tanggal publish: 27/03/2024

    Berita

    BENCANA TERBARU ~ DETIK DETIK BANJIR SERET RUMAH WARGA.. 3 KECAMATAN TERGENANG.. | NYARIS TERANCAM, ARUS BANJIR RUSAK RUMAH WARGA SETEMPAT

    Hasil Cek Fakta

    Kanal YouTube @clchannel5326 pada 15 Maret 2024 mengunggah video dengan klaim bahwa bencana banjir telah menghanyutkan dan merusak rumah warga yang tersebar di tiga kecamatan.

    Setelah menonton keseluruhan video, faktanya narator hanya membaca ulang artikel milik Muria News berjudul “Banjir Grobogan: 29 Desa di 11 Kecamatan Terendam”.

    Artikel tersebut memberitakan mengenai bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada 6 Februari 2024. Tercatat bahwa 29 desa yang tersebar di 11 kecamatan terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 20-100 cm. Selain karena hujan deras, banjir ini juga terjadi akibat adanya kiriman air dari hulu sungai Lusi, Serang, dan Tuntang.

    Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube @clchannel5326 merupakan informasi yang salah.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Ainayya.

    Unggahan video yang mengklaim bahwa bencana banjir telah menghanyutkan dan merusak rumah warga yang tersebar di 3 kecamatan merupakan konten yang dimanipulasi. Faktanya, narator hanya membaca ulang artikel berjudul “Banjir Grobogan: 29 Desa di 11 Kecamatan Terendam”.

    Rujukan

  • (GFD-2024-17269) [KLARIFIKASI] Video Ledakan di Jembatan Crimea, Bukan Runtuhnya Jembatan Baltimore

    Sumber:
    Tanggal publish: 27/03/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video yang diklaim menampilkan sudut pandang lain dari runtuhnya Jembatan Francis Scott Key di Baltimore, Maryland, Amerika Serikat (AS).

    Dalam video, tampak ledakan disertai kobaran api dan kepulan asap terjadi di atas jembatan.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, klaim tersebut keliru. Jembatan dalam video bukan berlokasi di Baltimore.

    Video yang diklaim memperlihatkan ledakan di Jembatan Baltimore dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada Rabu (27/3/2024)

    Berikut narasi yang dibagikan:

    Alternate angle on Francis Scott Key bridge shows a large explosion.

    (Sisi lain dari jembatan Francis Scott Key menunjukkan ledakan besar).

    Screenshot Konteks keliru, video yang dibagikan adalah ledakan di Jembatan Crime pada 2022

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri video itu menggunakan teknik reverse image search dengan Google Lens.

    Hasilnya, video serupa diunggah oleh akun X (Twitter) ini pada 8 Oktober 2022.

    Takarir atau caption video menyebutkan, ledakan terjadi pada sebuah jembatan di Crimea, wilayah Ukraina yang dicaplok Rusia.

    Kemudian, Kompas.com menelusuri pemberitaan tentang ledakan di Jembatan Crimea dan menemukan video serupa diunggah oleh kanal YouTube The Guardian, pada 8 Oktober 2022.

    Berikut deskripsi yang dicantumkan:

    Rekaman CCTV menunjukkan saat jembatan yang menghubungkan Crimea dan Rusia dihantam ledakan besar pada Sabtu (8 Oktober 2022) pagi.

    Dikutip dari Kompas.id, Jembatan Crimea atau Jembatan Kerch menghubungkan Rusia dengan Semenanjung Crimea, yang diresmikan pada 2018.

    Jembatan Crimea adalah wilayah yang sebetulnya “abu-abu” karena secara de facto menjadi wilayah pendudukan Rusia sejak invasi Februari-Maret 2014, namun secara de jure masih diakui dunia internasional sebagai wilayah Ukraina.

    Rusia menyebut ledakan di Jembatan Crimea dipicu oleh bom truk, tanpa mengatakan siapa yang merencanakannya.

    Pelaku peledakan jembatan tersebut belum jelas, sebab, hampir tak mungkin truk pembawa bahan peledak mampu melewati sensor X-ray di pintu jembatan.

    Sementara, militer Ukraina sudah lama memiliki kemampuan menarget jembatan itu dengan roket, namun menahan diri karena tindakan itu berisiko memantik amarah Rusia.

    Adapun Jembatan Francis Scott Key ambruk setelah kapal kontainer menabrak tiang penyangga, pada Selasa (26/3/2024).

    Kecelakaan itu menyebabkan Pelabuhan Baltimore, pelabuhan kargo internasional terbesar kesembilan di AS, ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan.

    Kesimpulan

    Klaim bahwa sebuah video menampilkan sudut pandang lain dari peristiwa runtuhnya Jembatan Francis Scott Key di Baltimore, AS, merupakan narasi keliru.

    Video tersebut memperlihatkan ledakan di Jembatan Kerch, yang menghubungkan wilayah Crimea dengan Rusia, pada 8 Oktober 2022.

    Rujukan