• (GFD-2026-32178) [PENIPUAN] Tautan Rekrutmen Badan Narkotika Nasional Provinsi

    Sumber: TikTok
    Tanggal publish: 05/02/2026

    Berita

    Beredar foto [arsip] dari akun TikTok “lokersmasmkterbaru/” pada Selasa (27/1/2026) berisi narasi:

    LOWONGAN KERJA

    Badan Narkotika Nasional (BNN)

    Posisi:

    Staf Bagian Umum Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) 

    Kualifikasi Umum :

    Usia maksimal 35 tahun

    Pendidikan minimal D3 semua jurusan

    Dari pengamatan Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax), terdapat tautan pendaftaran di bio akun.

    Hingga Kamis (5/2/2026), konten tersebut mendapat 1.866 tanda suka, menuai 40 interaksi komentar, serta dibagikan ulang sekitar hanpir 720 kali. 

    Hasil Cek Fakta

    TurnBackHoax memasukkan kata kunci “Lowongan BNN Posisi Staf Bagian Umum BNNP” ke mesin pencari Google. Hasil teratas mengarah ke akun Instagram resmi BNN Provinsi DKI Jakarta “infobnn_prov_dkijakarta” yang diunggah Senin (29/12/2025).

    Diketahui, pendaftaran lowongan tersebut secara resmi adalah melalui pengiriman curriculum vitae (CV) atau daftar riwayat hidup ke alamat email tubnnpdki@gmail.com. Pendaftaran pun telah ditutup pada Rabu (31/12/2025).

    TurnBackHoax kemudian mengakses tautan yang tertulis di bio akun TikTok “lokersmasmkterbaru”. Diketahui, tautan mengarah ke laman yang meminta pengisian data pribadi berupa nama, asal provinsi, hingga nomor Telegram.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi tautan “rekrutmen staf Badan Narkotika Nasional Provinsi” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32179) [PENIPUAN] Tautan “Bantuan Pemerintah Bagi Usaha Pariwisata”

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 05/02/2026

    Berita

    Akun Facebook “Bantuan BPUP Pemerintah” pada Sabtu (3/1/2026) membagikan tautan [arsip] disertai narasi:


    “Bantuan Pemerintah Bagi Usaha Pariwisata Rp,1,8 Juta / Bulan Selama 2 Bulan Buruan Daftar kan Usaha Anda Sekarang”


    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Bantuan Pemerintah Bagi Usaha Pariwisata Rp1,8 Juta” ke kolom pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan sumber informasi terbaru dari laman resmi pemerintah yang membenarkan klaim.


    Dilansir dari indonesiabaik.id, program bantuan pemerintah bagi usaha pariwisata (BPUP) terakhir kali dikucurkan pada 2021. Tidak ditemukan informasi valid tentang adanya program serupa di 2026.


    TurnBackHoax kemudian mengakses tautan dalam unggahan akun Facebook “Bantuan BPUP Pemerintah”. Diketahui, tautan tidak mengarah ke laman resmi pemerintah, tetapi mengarah ke laman pengisian formulir yang meminta data pribadi seperti nama dan nomor identitas.


    Kesimpulan

    Faktanya, program bantuan pemerintah bagi usaha pariwisata terakhir diberikan pada 2021. Tidak ditemukan informasi valid tentang adanya program serupa di 2026. Jadi, unggahan tautan berisi klaim “bantuan pemerintah bagi usaha pariwisata” itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32180) Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Undian BRImo Festival 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/02/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran kupon Undian BRImo Festival 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 3 Februari 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "Semua Pengguna BRl.Sudah Mempunyai Rekening Tabungan BRltAma & Simpedes. Pastikan Sudah Terdaftar di Aplikasi BRlM0. Cetak kupon Segera & Menangkan Undian BRlM0 FSTVL 2026.
    Berlimpah Hadiah kamu Berkesempatan Menangkan Hadiahnya.!!
    - 10 Unit Mobil Alphard
    - 10 Unit Mobil Fortuner
    - 30 Unit Smartphone Promax15
    - 25 Emas Batang & Logam mulia
    - 25 Pekat Wisata Singapore
    - 50 Paket Umroh Gratis
    Untuk pengundian & Pemenangnya Akan diumumkan secara Online di Seluruh Sosial Media pada 10 Febuari 2026.
    Daftar Sekarang (GRATIS)"
    Unggahan menyertakan poster dengan tulisan berikut:
    "FESTIVAL UNDIAN BRIMO
    BRImo FSTVL
    KESERUAN BRIMO FSTVL
    SUPER PROMO!!
    Klik Tombol Daftar Di Bawah ini Untuk Dapatkan Kupon Undian
    Berlaku kepada seluruh nasabah BRI yang sudah terdaftar di Brimo"
    Unggahan ini disertai menu daftar yang jika diklik akan muncul link https://kshjdjddjddjdgahh.ioeieii.web.id/8644/731/.
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran kupon Undian BRImo Festival 2026 tersebut? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran kupon Undian BRImo Festival 2026. Penelusuran mengarah pada artikel berita Liputan6.com berjudul "Ini Cara Bedakan BRImo FSTVL yang Asli dan Palsu! Bebaskan Diri dari Scammers" yang tayang pada 26 September 2026.
    Dalam artikel ini disebutkan, penipuan melalui undian hadiah menjadi salah satu modus yang banyak digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Berbagai tawaran menggiurkan sering kali muncul di media sosial, pesan singkat, atau email. 
    Akhir-akhir ini banyak tersebar unggahan scammers yang mengatasnamakan BRImo FSTVL berupa mobil, motor, dan uang ratusan juta rupiah. Untuk mengikutinya, para pengguna Facebook diminta untuk mengklik sebuah banner agar mendapatkan kupon undian.
    Setelah di-klik, ternyata postingan tersebut terhubung ke link tidak dikenal dan bukan situs resmi BRI. Bila dilanjutkan, pengguna akan diminta untuk men-transfer sejumlah uang ke rekening tertentu.
    Agar tidak terjebak penipuan undian hadiah palsu, simak ciri ciri program undian yang palsu:
    1. Tidak Pakai Website Resmi
    Penipuan yang mengatasnamakan BRImo FSTVL biasanya tidak menggunakan website yang resmi. Terkadang, website yang tercantum ketika kamu meng-klik tautan dengan menggunakan URL yang aneh dan pasti bukan situs resmi dari bank terkait.
    2. Kerap Minta Informasi Pribadi
    Penipuan yang mengatasnamakan BRI dan BRImo FSTVL kerap kali menghubungi langsung calon korbannya dan memaksa untuk mengisi data pribadi yang digunakan sebagai syarat untuk mendapatkan undian berhadiah tersebut, penipu kerap meminta data PIN, password, atau nomor CVC.
    3. Keuntungan yang di Luar Nalar
    Penipuan undian berhadiah juga seringkali menawarkan iming-iming hadiah dengan keuntungan besar. Pemberian hadiahnya pun dilakukan secara cuma-cuma sehingga banyak orang yang berujung terjebak dan mengklik sebuah tautannya.
    Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Arga M. Nugraha pun meminta masyarakat jangan pernah membagikan informasi pribadi seperti username, password, atau OTP kepada siapa pun.
    Untuk informasi seputar BRImo dan produk BRI lainnya, bisa mencari kembali melalui channel resmi BRI seperti Instagram @bankbri_id, Facebook BANK BRI, Twitter/X @BankBRI_ID @promo_BRI, @kontakBRI, Tiktok bankbri_id dan sumber resmi BRI lainnya.
     
     
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran kupon Undian BRImo Festival 2026, tidaklah benar.
  • (GFD-2026-32181) Cek Fakta: Hoaks Artikel Habiburokhman Sebut Wapres Gibran Mirip Nabi Yusuf

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/02/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel anggota DPR RI Habiburokhman menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka mirip dengan Nabi Yusuf. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 28 Januari 2026.
    Dalam unggahannya terdapat tangkapan layar artikel dari CNN Indonesia berjudul:
    "Habiburrahman: Sebut Wapres Gibran Mulai Muncul Kenabiannya Mirip Nabi Yusuf AS Ganteng"
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Penjilat Gemblung"
    Lalu benarkah postingan artikel anggota DPR RI Habiburokhman menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka mirip dengan Nabi Yusuf?
    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah situs CNNIndonesia.com dengan foto dan waktu yang sama dengan postingan.
    Namun dalam artikel asli berjudul "DPR Panggil Kapolresta Sleman soal Suami Bela Istri Jadi Tersangka"
    Artikel asli sama sekali tidak membahas pujian Habiburokhman pada Wapres Gibran. Artikel asli membahas rencana pemanggilan Kapolresta Sleman Kombes Edy Setyanto terkait kasus penetapan tersangka dalam kasus yang menewaskan penjambret.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan


    Postingan artikel anggota DPR RI Habiburokhman menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka mirip dengan Nabi Yusuf adalah hoaks. Faktanya judul artikel merupakan hasil editan.

    Rujukan