• (GFD-2026-32170) [SALAH] Jokowi Mengaku Mendapat Sedikit dari Korupsi Kuota Haji

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 05/02/2026

    Berita

    Beredar unggahan gambar [arsip] dari akun Facebook “Answelleh Etekeyer” pada Senin (2/2/2026) yang menampilkan tangkapan layar artikel Gelora News berjudul "Jokowi Tegaskan Soal Korupsi Kuota Haji Jujur Saya Dapat Sedikit, Kata Nabi kita Kalau Sedikit Tidak Berdosa, Sunnah Muakkad Hukumnya" disertai narasi:

    JUJUR AYAM APA JUJUR KACANG IJO WIII...!?

    Hingga Kamis (5/2/2026) unggahan tersebut telah disukai 2 kali, dan menuai 3 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan gambar tangkapan layar tersebut ke mesin pencarian foto Google Image Search. Hasilnya ditemukan gambar serupa pada artikel gelora.co yang diunggah Minggu (1/2/2026) berjudul “Jokowi Bantah Gibran Capres 2029, Sinyal Kuat Prabowo Dua Periode" dengan tanggal tayang sama dengan konten yang disebarkan oleh akun Facebook "Answelleh Etekeyer".

    Pembuat konten yang disebarkan oleh akun Facebook “Answelleh Etekeyer” memanipulasi judul artikel tersebut dengan "Jokowi Tegaskan Soal Korupsi Kuota Haji Jujur Saya Dapat Sedikit, Kata Nabi kita Kalau Sedikit Tidak Berdosa, Sunnah Muakkad Hukumnya".

    Dalam artikel tersebut sama sekali tidak membahas pernyataan Jokowi terkait korupsi kuota haji. Artikel itu memuat pernyataan Jokowi yang membantah putranya Gibran Rakabuming Raka akan maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2029.

    Kesimpulan

    Faktanya unggahan tersebut merupakan manipulasi dari artikel Gelora News dengan judul asli “Jokowi Bantah Gibran Capres 2029, Sinyal Kuat Prabowo Dua Periode". Unggahan berisi klaim "Jokowi mengaku mendapat sedikit dari korupsi kuota haji" merupakan konten yang dimanipulasi (manipulated content).
    (Ditulis oleh Pekik Jalu Utomo)

    Rujukan

  • (GFD-2026-32171) [SALAH] PBB Memindahkan Kantor Pusat ke Indonesia

    Sumber: Tiktok.com
    Tanggal publish: 05/02/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun TikTok “pasukankhususalmadi7” pada Minggu (10/1/2026) menampilkan Prabowo dan Sekjen PBB sedang berjabat tangan. Unggahan disertai narasi :

    “Bagi AS PBB Adalah Beban Anggaran.

    Sekjen PBB Berminat Memindahkan Kantor Pusat PBB Ke RI.

    AS Keluar Dari PBB., Kantor Pusat PBB Di AS Dipindahkan Ke RI.”

    Hingga Kamis (5/2/2026) unggahan telah mendapatkan 8.321 tanda suka, 650 komentar dan telah dibagikan ulang 354 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri tangkapan layar dari video melalui Google Lens. Hasil pencarian mengarah ke pemberitaan di laman Kementerian Sekretariat Negara RI “Pertemuan Bilateral Presiden Prabowo dan Sekjen PBB Bahas Sinergi Atasi Tantangan Global” pada Selasa (23/9/2026). 

    Dalam pertemuan tersebut diketahui Presiden RI Prabowo Subianto bertemu dengan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres di Markas PBB, New York, untuk membahas penguatan kerja sama multilateral dan perdamaian dunia. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia mendukung solusi dua negara bagi Palestina serta kesiapan berkontribusi dalam misi perdamaian PBB, termasuk di Gaza. Pertemuan ini dilakukan setelah Prabowo menghadiri konferensi internasional tingkat tinggi terkait penyelesaian damai konflik Palestina. 

    Selanjutnya, TurnBackHoax melakukan penelusuran lanjutan dengan memasukkan kata kunci “PBB memindahkan kantor pusat ke Indonesia” ke mesin pencari Google. Hasil penelusuran menunjukkan tidak ditemukan pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Kesimpulan

    Faktanya, pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres hanya membahas penguatan kerja sama multilateral, perdamaian dunia, dan isu Palestina. Dengan demikian, unggahan video berisi klaim “PBB memindahkan kantor pusat ke Indonesia” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32172) [SALAH] Mahasiswa BEM Seluruh Indonesia Sepakat Menolak Jokowi dan Partai PSI

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 05/02/2026

    Berita

    Beredar unggahan gambar [arsip] dari akun Facebook “Alwi Fatnura Chaniago” pada Minggu (1/2/2026) yang menampilkan tangkapan layar artikel ANTARAFOTO yang mengklaim mahasiswa BEM seluruh Indonesia sepakat menolak Jokowi dan Partai PSI disertai narasi:

    HATI2 MENDUKUNG PARTAI PEMILU 2029 AGAR KEDEPAN NEGARA LEBIH BAIK !!!

    Hingga Kamis (5/2/2026) unggahan tersebut telah disukai 859 kali, menuai 281 komentar dan dibagikan ulang sebanyak 133 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan gambar tangkapan layar tersebut ke mesin pencarian foto Google Image Search. Hasilnya ditemukan gambar serupa pada laman antarafoto.com yang diunggah Senin (12/9/2011) dengan judul “TUNTUTAN BEM UI".

    Pembuat konten yang disebarkan oleh akun Facebook “Alwi Fatnura Chaniago” memanipulasi judul artikel tersebut dengan "Mahasiswa BEM Seluruh Indonesia Sepakat Menolak Jokowi Dan Partai PSI".

    Dalam artikel tersebut sama sekali tidak membahas membahas Jokowi maupun Partai PSI. Artikel tersebut membahas tuntutan BEM UI untuk transparansi jalur masuk mahasiswa baru dan pengelolaan keuangan, tata kelola universitas, masterplan pembangunan UI dan kepegawaian.

    Kesimpulan

    Faktanya unggahan tersebut merupakan manipulasi dari artikel ANTARAFOTO dengan judul asli “TUNTUTAN BEM UI". Unggahan berisi klaim "mahasiswa BEM seluruh Indonesia sepakat menolak Jokowi dan Partai PSI" merupakan konten yang dimanipulasi (manipulated content).
    (Ditulis oleh Pekik Jalu Utomo)

    Rujukan

  • (GFD-2026-32173) [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Undian Berhadiah Bank Nagari 2026

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 05/02/2026

    Berita

    Beredar unggahan tautan [arsip] dari akun Facebook “𝙃𝙖𝙙𝙞𝙧 𝙆𝙚𝙢𝙗𝙖𝙡𝙞 𝙊𝙡𝙡𝙞𝙣 𝘽𝙮 𝙉𝙖𝙜𝙖𝙧𝙞” pada Jumat (23/1/2026). Unggahan beserta narasi :

    “𝙆𝙝𝙪𝙨𝙪𝙨 𝙉𝙖𝙨𝙖𝙗𝙖𝙝 𝘽𝙖𝙣𝙠 𝐁𝐏𝐃 𝙉𝙖𝙜𝙖𝙧𝙞 𝐘𝐚𝐧𝐠 𝗦𝘂𝗱𝗮𝗵 𝙏𝙚𝙧𝙙𝙖𝙛𝙩𝙖𝙧 𝙙𝙞 (𝙊𝙡𝙡𝙞𝙣 𝙈𝙤𝙗𝙞𝙡𝙚 𝘽𝙖𝙣𝙜𝙠𝙞𝙣𝙜). 𝘼𝙮𝙤 𝘽𝙪𝙧𝙪𝙖𝙣 𝘿𝙖𝙛𝙩𝙖𝙧 𝙙𝙖𝙣 𝙈𝙚𝙣𝙖𝙣𝙜𝙠𝙖𝙣 𝙐𝙣𝙙𝙞𝙖𝙣 𝘽𝙚𝙧𝙝𝙖𝙙𝙞𝙖𝙝 𝘿𝙞𝙗𝙖𝙬𝙖𝙝 𝙞𝙣𝙞

    - 𝟭𝟬 𝗨𝗻𝗶𝘁 𝗠𝗼𝗯𝗶𝗹 𝗔𝗹𝗽𝗵𝗮𝗿𝗱

    - 𝟭𝟬 𝗨𝗻𝗶𝘁 𝗠𝗼𝗯𝗶𝗹 𝗙𝗼𝗿𝘁𝘂𝗻𝗲𝗿

    - 𝟮𝟬 𝙐𝙣𝙞𝙩 𝙎𝙚𝙥𝙖𝙙𝙖 𝙈𝙤𝙩𝙤𝙧 𝙔𝙖𝙢𝙖𝙝𝙖 𝙉𝙢𝙖𝙭

    - 𝟯𝟬 𝗨𝗻𝗶𝘁 𝗦𝗺𝗮𝗿𝘁𝗽𝗵𝗼𝗻𝗲 𝗣𝗿𝗼𝗺𝗮𝘅𝟭𝟱

    - 𝟮𝟱 𝗘𝗺𝗮𝘀 𝗕𝗮𝘁𝗮𝗻𝗴 & 𝗟𝗼𝗴𝗮𝗺 𝗠𝘂𝗹𝗶𝗮

    - 𝟮𝟱 𝗣𝗮𝗸𝗲𝘁 𝗪𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮 𝗦𝗶𝗻𝗴𝗮𝗽𝗼𝗿𝗲

    - 𝟱𝟬 𝗣𝗮𝗸𝗲𝘁 𝗨𝗺𝗿𝗼𝗵 𝗚𝗿𝗮𝘁𝗶𝘀

    # 𝘽𝙖𝙣𝙠 𝘽𝙥𝙙 𝙉𝙖𝙜𝙖𝙧𝙞

    #𝙊𝙡𝙡𝙞𝙣 𝘽𝙮 𝙉𝙖𝙜𝙖𝙧𝙞

    # 𝘽𝙖𝙣𝙠 𝙉𝙖𝙜𝙖𝙧𝙞 𝙃𝙖𝙙𝙞𝙖

    𝘿𝙖𝙛𝙩𝙖𝙧 𝙎𝙚𝙠𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙅𝙪𝙜𝙖 (𝙂𝙍𝘼𝙏𝙄𝙎)”

    Hingga Kamis (5/2/2026) unggahan telah mendapatkan 53 tanda suka dan 1 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan mengunjungi tautan tersebut. Diketahui tautan yang dibagikan akun Facebook “Hadir Kembali Ollin By Nagari” tidak mengarah ke laman resmi Bank Nagari di banknagari.co.id. Sebaliknya, tautan tersebut mengarahkan ke sebuah laman yang meminta pengunjung untuk mengisi data pribadi. Informasi yang diminta meliputi nomor telepon, nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta saldo rekening terkini.

    Sementara itu, melalui akun Facebook resminya Bank Nagari menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Nagari maupun layanan Ollin by Nagari. Bank Nagari menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi, termasuk PIN, OTP, atau kata sandi, melalui telepon, pesan singkat, maupun tautan apa pun.

    Kesimpulan

    Tautan yang dibagikan tidak mengarah ke laman resmi Bank Nagari di banknagari.co.id. Dengan demikian, unggahan berisi tautan “pendaftaran undian berhadiah Bank Nagari 2026” adalah konten tiruan (impostor content).

    Rujukan