(GFD-2024-19125) Benar, Video dengan Narasi Sejarah Keturunan Tionghoa Indonesia Berkoalisi dengan Pejuang Jawa Lawan VOC
Sumber:Tanggal publish: 16/04/2024
Berita
Sebuah video beredar di WhatsApp yang berisi narasi bahwa dalam sejarah perjuangan kemerdekaan RI, keturunan Tionghoa Indonesia berkolaborasi dengan pasukan Jawa untuk memerangi Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) alias Perusahaan Hindia Timur Belanda. Video itu memperlihatkan seorang pria di ruangan dengan berbagai benda bernuansa Tionghoa, mempresentasikan peran keturunan Tionghoa dalam perjuangan kemerdekaan RI di masa lalu.
Pria itu mengatakan bahwa tentara Tionghoa dan tentara Jawa bergabung dalam memerangi VOC dalam perang Geger Pecinan yang berlangsung dari tahun 1740 sampai 1743. Dia juga menceritakan pembentukan Partai Tionghoa Indonesia (PTI) oleh Liem Koen Hian tahun 1932 yang memiliki agenda kemerdekaan RI. Dikatakan juga tempat Kongres Pemuda kedua yang menghasilkan Sumpah Pemuda, digelar di rumah keluarga keturunan Tionghoa bernama Sie Kong Lian.
Tempo menerima permintaan pembaca untuk memeriksa kebenaran narasi tersebut. Benarkah ada peran para keturunan Tionghoa pada sejarah RI yang disebutkan dalam video tersebut?
Hasil Cek Fakta
Tempo menelusuri sumber video itu dan kebenaran narasi di dalamnya, menggunakan mesin pencari Google. Ditemukan sumber video tersebut dan berita yang menjelaskan peran para keturunan Tionghoa dalam sejarah kemerdekaan RI.
Berikut hasil penelusurannya:
Verifikasi Video
Video yang beredar memperlihatkan seorang pria dalam ruangan dengan sejumlah benda bernuansa Cina. Video itu sesungguhnya tayangan dari saluran YouTube bernama Putra Fajar 88, tertanggal 26 November 2022.
Video itu sesungguhnya menampilkan seorang aktivis hak asasi manusia (HAM) bernama Azmi Abubakar. Video direkam di Museum Pustaka Peranakan Tionghoa yang berlokasi di Ruko Golden Road BSD, Tangerang, Banten, yang didirikan Azmi.
Dalam video itu, Azmi menjelaskan sejumlah peran keturunan Tionghoa dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Ia menyebutkan sejarah peristiwa Geger Pecinan di mana pasukan etnis Jawa dan keturunan Tionghoa bersatu melawan tentara VOC.
Dia juga menyinggung pendirian Partai Tionghoa Indonesia oleh Liem Koen Hian tahun 1932, yang bertujuan mengagendakan kemerdekaan RI. Juga peran Sie Kong Liang yang rumahnya dijadikan tempat Kongres Pemuda tahun 1928 yang menghasilkan Sumpah Pemuda.
Dilansir Jawapos.com, pada 1 Februari 2022, Museum Peranakan Tionghoa didirikan Azmi pada Oktober 2011. Tempat yang secara fisik berbentuk ruko itu berisi setidaknya 35 ribu benda yang berkaitan dengan sejarah peranakan Tionghoa di Indonesia.
Azmi berniat menjadikannya sebagai pusat informasi etnis Tionghoa di Indonesia, termasuk di masa lalu saat wilayah itu masih bernama Nusantara. Dengan demikian, ia berharap stigma terhadap keturunan Tionghoa di Indonesia bisa berkurang.
Peristiwa Geger Pecinan
Dilansir Kompas.com, Geger Pecinan adalah peristiwa serangan VOC yang menewaskan 10.000 orang Tionghoa di Batavia (sekarang Jakarta) pada tahun 1740. Mula-mula penurunan perekonomian Batavia menjadi alasan VOC memeras keturunan Tionghoa.
Keturunan Tionghoa pun mulai mempersiapkan perlawanan dengan mempersenjatai diri. VOC kemudian melakukan razia dan menangkap keturunan Tionghoa yang mereka anggap mencurigakan dan berpotensi mengganggu keamanan. Situasi memanas hingga VOC memutuskan membantai keturunan Tionghoa di Batavia tanpa pandang bulu. Pasukan Tionghoa membalas menyerang pertahanan VOC di kawasan Jatinegara, Jakarta, dan benteng Belanda di Tangerang.
Sejumlah peperangan terus berlangsung, namun pasukan keturunan Tionghoa kalah. Mereka melarikan diri sampai ke Lasem, Rembang. Belanda kemudian memutuskan memisahkan permukiman keturunan Tionghoa dengan etnis lain, untuk menghindari pengaruh ekonomi mereka.
Kebijakan Belanda itu memunculkan kawasan khusus keturunan Tionghoa yang disebut pecinan, di berbagai wilayah di Indonesia. Di masa-masa berikutnya, peristiwa Geger Pecinan berkontribusi besar pada tersekatnya hubungan sosial keturunan Tionghoa dan etnis lain di Indonesia.
Dilansir Solopos.com, penulis buku berjudul "Geger Pecinan", R.M. Daradjadi, menjelaskan bahwa Geger Pecinan atau Perang Sepanjang saat itu meluas di beberapa wilayah di Pulau Jawa.
Di Semarang, pasukan gabungan dari etnis Jawa, Tionghoa, Melayu dan Arab dipimpin Said Ali berusaha melawan VOC. Namun mereka juga kalah telak. Hal itu membuat Paku Buwono (PB) II yang memimpin Keraton Kartasura, mengubah keputusan dari mendukung keturunan Tionghoa menjadi mendukung pembantaian terhadap mereka.
Namun, para bupati tidak mau menuruti perintah PB II. Justru pasukan Jawa yang dipimpin R.M. Garendi, pasukan Tionghoa dari Batavia yang dipimpin Kapitan Sepanjang, pasukan keturunan Tionghoa dari Jawa bagian tengah yang dipimpin Tan Sin Ko alias Singseh, kemudian bergabung.
Mereka sempat menguasai Keraton Kartasura dan membuat PB II lari ke Ponorogo. Namun VOC dan PB II yang memperoleh bantuan dari Laskar Madura pimpinan Cakraningrat, kemudian berhasil merebut kembali Keraton Kartasura dan menghancurkan perlawanan.
Pendirian Partai Tionghoa Indonesia
Dilansir Historia.id, Sejarawan Didi Kwartanada mengatakan sebagaimana etnis lain, terjadi perbedaan pendapat di kalangan keturunan Tionghoa terkait nasionalisme mereka. Ada yang berkiblat pada tanah leluhur, ada yang mengikuti penjajah, ada pula yang mendukung kemerdekaan RI.
Di kalangan pendukung kemerdekaan RI, terdapat pria bernama Liem Koen Hian yang menjadi jurnalis dan kemudian mendirikan Partai Tionghoa Indonesia pada tahun 1932. Pendiriannya itu dipengaruhi pandangan-pandangan dr. Tjipto Mangoenkoesoemo. Partai tersebut didirikan dengan agenda memerdekakan RI.
Kelompok Tionghoa yang berkiblat ke tanah leluhur dan mengikuti Belanda, kemudian memusuhi Liem. Dalam berita berbahasa Belanda dan Melayu, Liem dan partainya dijuluki penghasut, penipu, komunis, nasionalis Cina palsu, dan lain sebagainya, untuk menjatuhkannya.
Liem juga menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Namun, usulannya agar keturunan Tionghoa langsung dianggap sebagai warga negara Indonesia (WNI) ditolak anggota-anggota lain yang menjadi alasan ia kemudian mengundurkan diri.
Liem meninggal dunia tanggal 4 November 1952. Buku-buku sejarah resmi Indonesia tidak mencantumkan namanya, bahkan dalam pembahasan BPUPKI. Didi dan rekannya, Taufiq Tanasaldi, pernah mengupayakan agar nama Liem tercantum dalam buku sejarah resmi Indonesia, namun belum berhasil.
Kongres Pemuda 1928
Peran keturunan Tionghoa dalam sejarah kemerdekaan Indonesia juga mencatatkan nama Sie Kong Liang sebagai pemilik rumah yang menjadi tempat penyelenggaraan Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928, sebagaimana disebutkan artikel Historia.id.
Awalnya rumah di Jalan Kramat Raya 106 Jakarta itu menjadi tempat usaha kos-kosan yang ditinggali mahasiswa-mahasiswa dari berbagai daerah. Kemudian muncul diskusi dan gerakan politik yang dilakukan para pemuda.
Kongres Pemuda II juga digelar di sana tahun 1928, yang kemudian menghasilkan Sumpah Pemuda, yang mengandung nilai-nilai nasionalisme. Di tahun yang sama, di sana juga berdiri Indonesische Clubhuis (IC) atau Clubgebouw, karena banyaknya organisasi yang bermarkas di tempat itu.
Pada tahun 1934 IC keluar dari tempat itu karena tak sanggup membayar harga sewa. Sie juga menuntut IC ke pengadilan, hingga ke tahap banding. Namun proses pengadilan tak berlanjut setelah para anggota IC melarikan diri. Rumah itu pun kini menjadi Museum Sumpah Pemuda.
Kesimpulan
Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa narasi yang mengatakan bahwa sebagian keturunan Tionghoa di masa lalu turut berjuang dalam upaya kemerdekaan Indonesia adalah benar.
Pasukan Tionghoa dan etnis lain bergabung dalam peristiwa Geger Pecinan dalam melawan VOC. Liem Koen Hian mendirikan Partai Tionghoa Indonesia dengan agenda kemerdekaan RI, serta Sumpah Pemuda 1928 berlangsung di rumah seorang Tionghoa.
Rujukan
- https://www.youtube.com/watch?v=13E3KNiwYbM
- https://www.jawapos.com/features/01367592/museum-peranakan-tionghoa-upaya-azmi-abubakar-merajut-kebinekaan
- https://www.kompas.com/stori/read/2021/11/12/130000679/geger-pacinan-batavia-penyebab-tokoh-dan-dampaknya?page=all
- https://soloraya.solopos.com/geger-pecinan-sejarah-jawa-tionghoa-bersatu-lawan-belanda-1047476
- https://historia.id/politik/articles/perlawanan-liem-koen-hian-untuk-kemerdekaan-P9dXm/page/1
- https://historia.id/politik/articles/kisah-rumah-tempat-lahirnya-sumpah-pemuda-DbNw0
- https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id
(GFD-2024-19126) Keliru, Video yang Diklaim Tentara Merah Cina Berdatangan Setiap Jam ke Indonesia Mulai 1 April 2024
Sumber:Tanggal publish: 16/04/2024
Berita
Sebuah video beredar di WhatsApp dan Facebook akun ini, ini dan ini, yang disertai narasi adanya ratusan personil Tentara Merah Cina yang memasuki Indonesia melalui bandara. Dikatakan hal itu terjadi setiap jam secara bertahap.
Video itu memperlihatkan sejumlah orang duduk di tempat yang mirip ruang tunggu. Sebagian besar mereka beraktivitas dengan ponsel sambil duduk di dekat koper masing-masing. Dikatakan bahwa mereka adalah raturan orang Cina yang terus berdatangan ke Indonesia sejak tanggal 1 April 2024. Narator mengatakan orang-orang Cina itu tidak diketahui kemana tujuannya.
*1 April 2024 tentara² merah cina komunis per jam mendarat...waspada lah RAKYAT jangan lengah, pertanda apa ini..??!!*
Tempo menerima permintaan pembaca untuk memeriksa kebenaran narasi tersebut. Benarkah video tersebut memperlihatkan tentara Cina yang datang setiap jam ke Indonesia?
Hasil Cek Fakta
Narator mengatakan video yang beredar direkam tanggal 1 April 2024, pukul 18:50 WIB. Tempo memverifikasi tempat video tersebut dengan memeriksa foto bandara internasional di Indonesia, yang berlokasi di wilayah Waktu Indonesia Barat (WIB).
Berikut hasil penelusurannya:
Verifikasi Video
Video 1
Video yang beredar pada detik ke-5 memperlihatkan sejumlah orang bersama koper mereka berada di tempat mirip ruang tunggu. Ruangan itu memiliki kesamaan dengan ruang tunggu penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang diperlihatkan foto pengunjung di Google Maps.
Video 2
Pada detik ke-15 dalam video yang beredar juga memperlihatkan motif atap dan ornamen ruang yang sama dengan salah satu foto Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yang diunggah pengunjung di Google Maps.
Di sisi lain, diketahui sesungguhnya kedatangan pesawat dari Cina ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, tanggal 1 April 2024, tidak terjadi setiap jam. Dilansir Airportia.com, dalam 24 jam pada hari itu, terdapat 10 pesawat rute asal Cina yang datang ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Airportia adalah website berisi informasi flight tracker dan pemandu bandara. Data penerbangan yang ditampilkannya dikumpulkan secara real-time dari berbagai sumber lalu lintas udara global.
Berikut tabel kedatangan pesawat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta asal Cina tanggal 1 April 2024:
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Bambang Tri Cahyono mengatakan video yang beredar itu memperlihatkan interior gedung Terminal 3 keberangkatan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
“Video memperlihatkan suasana Terminal 3 keberangkatan. Kita nggak tahu itu (penumpang) internasional atau domestik. Di terminal 3 kan ada internasional, ada domestik,” kata Bambang melalui telepon, Jumat, 5 April 2024.
Keterangan itu berbeda dengan narasi yang beredar yang mengatakan orang-orang dalam video dikatakan baru datang dari Cina. Padahal sesungguhnya video memperlihatkan tempat keberangkatan bandara, yakni di Terminal 3.
Selain itu, dia mengaku tidak ada peristiwa kedatangan warga negara asing (WNA) asal Cina secara besar-besaran, hingga ratusan per jam sebagaimana isi narasi yang beredar. Hasil pencermatan video yang beredar itu, juga diketahui sesungguhnya memperlihatkan sekitar 30 orang yang duduk di ruang tunggu, tidak sampai 100 orang.
“Kalau ada yang seperti itu pasti lewat Imigrasi. Tidak ada kejadian seperti itu,” kata Bambang lagi.
Kesimpulan
Verifikasi Tempo memperlihatkan bahwa narasi yang mengatakan video yang beredar memperlihatkan ratusan tentara Cina yang berdatangan ke Indonesia tanggal 1 April 2024 adalah klaim keliru.
Video itu direkam di jalur keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, bukan di tempat penumpang baru datang. Selain itu, video tidak menampilkan ratusan orang sebagaimana dalam narasi, melainkan sekitar 30 orang.
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0wTFe7wSgDGKC4oyaodmVtyjVrTDikXHLZQa77dSArWxzibGeRJcwVsppq7mk3tABl&id=100056807533185
- https://www.facebook.com/100095431035374/videos/1163046857935924
- https://www.facebook.com/reel/6708479665920163
- https://www.google.com/maps/place/Bandar+Udara+Internasional+Soekarno%E2%80%93Hatta/@-6.1238478,106.6596801,3a,75y,90t/data=!3m8!1e2!3m6!1sAF1QipPDJ2VB54jWopAjO7BBTJKEoPT9DuGykUldEt3A!2e10!3e12!6s
- https:%2F%2Flh5.googleusercontent.com%2Fp%2FAF1QipPDJ2VB54jWopAjO7BBTJKEoPT9DuGykUldEt3A%3Dw203-h270-k-no!7i3456!8i4608!4m13!1m2!2m1!1sterminal+bandara+soekarno+hatta!3m9!1s0x2e6a02695aaccb09:0x61dee98159fa3fe5!8m2!3d-6.1238478!4d106.6596801!10e5!14m1!1BCgIgARICGAI!15sCh90ZXJtaW5hbCBiYW5kYXJhIHNvZWthcm5vIGhhdHRhWiEiH3Rlcm1pbmFsIGJhbmRhcmEgc29la2Fybm8gaGF0dGGSARVpbnRlcm5hdGlvbmFsX2FpcnBvcnSaASRDaGREU1VoTk1HOW5TMFZKUTBGblNVUkJhVmxwU1hsQlJSQULgAQA!16zL20vMDRoMTJq?entry=ttu
- https://www.google.com/maps/place/Bandar+Udara+Internasional+Soekarno%E2%80%93Hatta/@-6.1238478,106.6596801,3a,75y,90t/data=!3m8!1e2!3m6!1sAF1QipMfg07mzL4-rlgIx8c0ruDmFtYZRvoZrTqJCTpA!2e10!3e12!6s
- https:%2F%2Flh5.googleusercontent.com%2Fp%2FAF1QipMfg07mzL4-rlgIx8c0ruDmFtYZRvoZrTqJCTpA%3Dw203-h451-k-no!7i1836!8i4080!4m13!1m2!2m1!1sterminal+bandara+soekarno+hatta!3m9!1s0x2e6a02695aaccb09:0x61dee98159fa3fe5!8m2!3d-6.1238478!4d106.6596801!10e5!14m1!1BCgIgARICGAI!15sCh90ZXJtaW5hbCBiYW5kYXJhIHNvZWthcm5vIGhhdHRhWiEiH3Rlcm1pbmFsIGJhbmRhcmEgc29la2Fybm8gaGF0dGGSARVpbnRlcm5hdGlvbmFsX2FpcnBvcnSaASRDaGREU1VoTk1HOW5TMFZKUTBGblNVUkJhVmxwU1hsQlJSQULgAQA!16zL20vMDRoMTJq?entry=ttu
- https://www.airportia.com/indonesia/soekarno-hatta-international-airport/arrivals/
- https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id
(GFD-2024-19131) [HOAKS] Video Warga Israel Panik akibat Serangan Iran
Sumber:Tanggal publish: 16/04/2024
Berita
KOMPAS.com - Beredar video yang diklaim memperlihatkan kepanikan warga Israel akibat serangan Iran. Dalam video itu tampak kerumunan orang berlari di jalanan.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut tidak benar atau hoaks.
Video dengan narasi soal warga Israel panik akibat serangan Iran disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun, pada Minggu (14/4/2024):
Warga Israel pada berhamburan panik karena serangan misil Iran.
akun Facebook Tangkapan layar konten dengan konteks keliru di sebuah akun Facebook, Minggu (14/4/2024), soal warga Israel panik akibar serangan Iran.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut tidak benar atau hoaks.
Video dengan narasi soal warga Israel panik akibat serangan Iran disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun, pada Minggu (14/4/2024):
Warga Israel pada berhamburan panik karena serangan misil Iran.
akun Facebook Tangkapan layar konten dengan konteks keliru di sebuah akun Facebook, Minggu (14/4/2024), soal warga Israel panik akibar serangan Iran.
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil tangkapan layar video lalu mengecek di Google Fact Check Tools.
Hasil pencarian mengarahkan ke artikel cek fakta dari Lead Stories.
Video yang beredar bukan berlokasi di Israel, melainkan Buenos Aires, Argentina.
Para penggemar mantan personel One Direction, Louis Tomlinson, berlarian ingin melihat idolanya di depan Hotel Four Seasons.
Lokasi pengambilan video dapat dilihat di Google Street View ini dan ini.
Tampak trotoar dan penyeberangan jalan yang sama dengan di video. Gedung hotel dan pohon palem juga berada di posisi yang sama dengan di Google Street View.
Sejumlah pengguna Twitter atau X menginformasikan, video yang beredar berlokasi di Argentina, seperti yang diinformasikan oleh akun @Shayan86 dan @LOUIESTREAM.
Kedatangan Louis Tomlinson diwartakan oleh Infobae, 6 April 2024.
Sejumlah penggemar menunggu Tomlinson beberapa kilometer depan pintu Hotel Four Seasons, tempat eks One Direction itu menginap.
Tomlinson akan mengadakan konser albumnya bertajuk Faith in The Future di Stadion José Amalfitani, pada 18 Mei 2024.
Hasil pencarian mengarahkan ke artikel cek fakta dari Lead Stories.
Video yang beredar bukan berlokasi di Israel, melainkan Buenos Aires, Argentina.
Para penggemar mantan personel One Direction, Louis Tomlinson, berlarian ingin melihat idolanya di depan Hotel Four Seasons.
Lokasi pengambilan video dapat dilihat di Google Street View ini dan ini.
Tampak trotoar dan penyeberangan jalan yang sama dengan di video. Gedung hotel dan pohon palem juga berada di posisi yang sama dengan di Google Street View.
Sejumlah pengguna Twitter atau X menginformasikan, video yang beredar berlokasi di Argentina, seperti yang diinformasikan oleh akun @Shayan86 dan @LOUIESTREAM.
Kedatangan Louis Tomlinson diwartakan oleh Infobae, 6 April 2024.
Sejumlah penggemar menunggu Tomlinson beberapa kilometer depan pintu Hotel Four Seasons, tempat eks One Direction itu menginap.
Tomlinson akan mengadakan konser albumnya bertajuk Faith in The Future di Stadion José Amalfitani, pada 18 Mei 2024.
Kesimpulan
Video penggemar Louis Tomlinson di depan Hotel Four Seasons, Argentina, pada 6 April 2024, disebarkan dengan konteks keliru.
Video itu tidak ada kaitannya dengan serangan Iran ke Israel, pada Sabtu (13/4/2024) malam dan Minggu (14/4/2024) dini hari.
Video itu tidak ada kaitannya dengan serangan Iran ke Israel, pada Sabtu (13/4/2024) malam dan Minggu (14/4/2024) dini hari.
Rujukan
- https://www.facebook.com/61554971193773/videos/702931998476196
- https://www.facebook.com/reel/772185148341471
- https://www.facebook.com/reel/405838545494687
- https://toolbox.google.com/factcheck/explorer/search/upload:ABPtcPolkgDjEoOgqAYwKXMo69Ddgn6fBEk_1_jznwFWJoXSAvO-qt0mKn9RpC_3O5qeNyd0gM0c3DgPAQ.CKuBR-0t13my5tD4;hl=en
- https://leadstories.com/hoax-alert/2024/04/fact-check-video-does-not-show-israelis-panicking-as-iranian-missiles-and-drones-reach-israel.html
- https://www.google.com/maps/@-34.5900304,-58.3827328,3a,75y,178.06h,107.51t/data=!3m7!1e1!3m5!1shp8v2yOXZ2fOKHu87bv8JA!2e0!6s
- https:%2F%2Fstreetviewpixels-pa.googleapis.com%2Fv1%2Fthumbnail%3Fpanoid%3Dhp8v2yOXZ2fOKHu87bv8JA%26cb_client%3Dmaps_sv.share%26w%3D900%26h%3D600%26yaw%3D178.05874170724172%26pitch%3D-17.508328391243552%26thumbfov%3D90!7i16384!8i8192?coh=205410&entry=ttu
- https://www.google.com/maps/@-34.589988,-58.382848,3a,75y,154.14h,103.72t/data=!3m7!1e1!3m5!1shlS_rlMZ7eUNZ8a_2VuImw!2e0!6s
- https:%2F%2Fstreetviewpixels-pa.googleapis.com%2Fv1%2Fthumbnail%3Fpanoid%3DhlS_rlMZ7eUNZ8a_2VuImw%26cb_client%3Dmaps_sv.share%26w%3D900%26h%3D600%26yaw%3D154.1382542331981%26pitch%3D-13.72048130079287%26thumbfov%3D90!7i16384!8i8192?coh=205410&entry=ttu
- https://twitter.com/Shayan86/status/1779372922596958687/photo/4
- https://twitter.com/LOUIESTREAM/status/1779330700333732132
- https://www.infobae.com/teleshow/2024/04/07/louis-tomlinson-llego-a-argentina-para-empezar-a-palpitar-su-show-en-el-mes-de-mayo/
- https://twitter.com/hashtag/FITFLatinAmerica?src=hash&ref_src=twsrc%5Etfw
- https://t.co/QaryE7ySqS
- https://t.co/eX3P5bypKJ
- https://twitter.com/LTHQOfficial/status/1777104820895096895?ref_src=twsrc%5Etfw
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2024-19138) [KLARIFIKASI] Video Peluncuran Roket Ukraina, Bukan Serangan Iran ke Israel
Sumber:Tanggal publish: 16/04/2024
Berita
KOMPAS.com - Beredar video dengan narasi mengenai peluncuran roket Iran ke Israel.
Video itu dikaitkan dengan serangan Iran, pada Sabtu (13/4/2024) malam dan Minggu (14/4/2024) dini hari.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut keliru.
Narasi mengenai serangan roket Iran ke Israel disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, dan ini.
Berikut teks yang tertera dalam video yang diunggah salah satu akun, pada Senin (15/4/2024):
Ratusan drone & roket diluncurkan ke israel dari dua tempat yaitu iran dan yamanGoog night tel aviv!!!
Video itu dikaitkan dengan serangan Iran, pada Sabtu (13/4/2024) malam dan Minggu (14/4/2024) dini hari.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut keliru.
Narasi mengenai serangan roket Iran ke Israel disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, dan ini.
Berikut teks yang tertera dalam video yang diunggah salah satu akun, pada Senin (15/4/2024):
Ratusan drone & roket diluncurkan ke israel dari dua tempat yaitu iran dan yamanGoog night tel aviv!!!
Hasil Cek Fakta
Metode reverse image search dapat membantu menelusuri jejak digital video dengan memasukkan tangkapan layarnya ke mesin pencari.
Hasil penelusuran di Google Lens mengarahkan ke unggahan akun X @Conflicts pada 1 Desember 2014.
Pengunggah menyertakan foto serangan udara Ukraina dengan senjata yang disebut Grad.
Sementara, kanal YouTube world weapons, pada 22 Februari 2017, mengunggah video yang sama seperti di Facebook.
Video serupa diunggah di media sosial Rusia, Ok, pada 14 Juni 2016, yang menyebutkan Angkatan Bersenjata Ukraina menembakkan ATO DPR Donbass Grad.
Grad merupakan sistem peluncuran roket ganda atau MLRS. Dikutip dari Aoav, jangkauan Grad sekitar 20-40 kilometer.
Sementara, jarak terdekat Iran ke Israel bisa mencapai 1.000 kilometer.
Dikutip dari BBC, Iran menggunakan alat perang berupa pesawat nirawak atau drone, rudal jelajah, dan rudal balistik untuk menyerang Israel.
Karena sebagian besar proyektil datang dari jarak yang jauh, Israel dapat mengirim pesawat tempur siluman F-35 untuk mencegatnya.
Hasil penelusuran di Google Lens mengarahkan ke unggahan akun X @Conflicts pada 1 Desember 2014.
Pengunggah menyertakan foto serangan udara Ukraina dengan senjata yang disebut Grad.
Sementara, kanal YouTube world weapons, pada 22 Februari 2017, mengunggah video yang sama seperti di Facebook.
Video serupa diunggah di media sosial Rusia, Ok, pada 14 Juni 2016, yang menyebutkan Angkatan Bersenjata Ukraina menembakkan ATO DPR Donbass Grad.
Grad merupakan sistem peluncuran roket ganda atau MLRS. Dikutip dari Aoav, jangkauan Grad sekitar 20-40 kilometer.
Sementara, jarak terdekat Iran ke Israel bisa mencapai 1.000 kilometer.
Dikutip dari BBC, Iran menggunakan alat perang berupa pesawat nirawak atau drone, rudal jelajah, dan rudal balistik untuk menyerang Israel.
Karena sebagian besar proyektil datang dari jarak yang jauh, Israel dapat mengirim pesawat tempur siluman F-35 untuk mencegatnya.
Kesimpulan
Video peluncuran roket Ukraina disebarkan dengan konteks keliru.
Foto peluncuran roket menggunakan Grad beredar sejak 2014. Sedangkan, videonya diunggah di YouTube pada 2017 dan di media sosial Rusia pada 2016.
Video peluncuran roket Ukraina tidak ada kaitannya dengan serangan Iran ke Israel, pada Sabtu (13/4/2024) dan Minggu (14/4/2024).
Foto peluncuran roket menggunakan Grad beredar sejak 2014. Sedangkan, videonya diunggah di YouTube pada 2017 dan di media sosial Rusia pada 2016.
Video peluncuran roket Ukraina tidak ada kaitannya dengan serangan Iran ke Israel, pada Sabtu (13/4/2024) dan Minggu (14/4/2024).
Rujukan
- https://www.facebook.com/100046077824465/videos/1128451261687730
- https://www.facebook.com/100080289442686/videos/pcb.438382868848024/451487067337000
- https://www.facebook.com/reel/460393163077795
- https://www.facebook.com/reel/460393163077795
- https://www.facebook.com/reel/1625639174846333
- https://lens.google.com/search?ep=cntpubb&hl=en-US&re=df&s=4&p=AbrfA8ryzlOz626TNeDTd3Uyl5yYU2YaR_jQgjAo-6xt-au4wV6wFvV5BBefHv8E893gc3wuwKZQUTqCb1tdNqH7eCvhjPSBlFCvFy1SUUmLQ9mwMaUxQ8xeYMT9LNlFI4ArHq3CjKWZwbDX3CixiCJ3ypZyNKjbX5Lbpi3uYIUvYXZBWvu9y1jA7lPHz-8VJ0DMWhWeWBwT3FmL1q3sVVjj8rsT5W0JQwVVC0GYc4r0y--wwRUX-ggHMt6jniOfZVRm2p52JxZbf1VvaicEHWY7Um5BAOPK4xaSsolAFPdCVGU%3D#lns=W251bGwsbnVsbCxudWxsLG51bGwsbnVsbCxudWxsLG51bGwsIkVrY0tKR1l5WldJM05tSTBMV0ZpWkdZdE5EbG1NQzFoT0RGa0xXSTNOREk1T0dJNVlUWmtPQklmV1RKdE0wNWpOa0pOTFRoVE9FZHRjM3A0VFdaRGJIUllaRmxHVWpkb1p3PT0iLG51bGwsbnVsbCxudWxsLDEsbnVsbCxbbnVsbCxudWxsLFs0MDQsMCwxMDAwMDAsOTk1OTZdXV0=
- https://twitter.com/Conflicts/status/539144163371913216
- https://www.youtube.com/watch?v=hThwvrV_N3U
- https://ok.ru/video/6825447846
- https://aoav.org.uk/2021/what-is-a-grad/
- https://www.bbc.com/news/world-middle-east-68811273
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 3917/8120







