• (GFD-2024-19139) [HOAKS] Harga Elpiji 3 Kg di Kendal Mencapai Rp 70.000

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/04/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Tersiar kabar bahwa harga elpiji 3 kilogram di Kendal, Jawa Tengah, mencapai Rp 70.000 per tabung.

    Berdasarkan konfirmasi Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau hoaks.

    Informasi soal elpiji 3 kg di Kendal seharga Rp 70.000 disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.

    "Seriusan di Kendal, harga Gas Elpiji Melon 70rb," tulis salah satu akun, pada Sabtu (13/4/2024).

    Pengunggah menyertakan tangkapan layar dengan teks berikut:

    Ready lagi, GAS ELPIJI Melon, Stock cuma 60 biji, harga 70rb. Lokasi sedayu, Gemuh. Sebelah balai desa sedayu. Monggo.

    akun Facebook Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, Sabtu (13/4/2024), soal elpiji 3 kg di Kendal seharga Rp 70.000.

    Hasil Cek Fakta

    Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jateng PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho mengatakan, harga elpiji 3 kg sesuai Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 541/15 Tahun 2015.

    Keputusan tersebut mengatur penetapan harga eceran tertinggi (HET) elpiji 3 kg pada titik serah sub-penyalur atau pangkalan di Provinsi Jawa Tengah.

    "HET LPG 3 kg di pangkalan ditetapkan Gubernur Jateng sebesar Rp 15.500 per tabung," kata Brasto kepada Kompas.com, Selasa (16/4/2024).

    Kasus yang sering terjadi di masyarakat, yakni pengecer mematok harga yang lebih tinggi dari HET yang ditetapkan. Ini biasanya terjadi karena kelangkaan.

    Namun, Brasto memastikan pasokan elpiji 3 kg di Kendal aman.

    "Kementerian ESDM juga menetapkan penyalur dan subpenyalur untuk mendistribusikan minimal 80 persen elpiji bersubsidi langsung kepada konsumen akhir terhitung mulai tanggal 1 Maret 2023," kata dia.

    Sebelumnya, distribusi ditetapkan minimal 70 persen. Kemudian naik 10 persen, sehingga penyaluran di pangkalan lebih diprioritaskan bagi konsumen akhir.

    "Kendal juga kami pasok LPG 3 kg dengan tambahan sekitar 46.000 tabung selama April 2024," kata Brasto.

    Ia mengatakan, pengecer bukanlah rantai distribusi resmi elpiji 3 kg. Masyarakat dapat melapor ke PT Pertamina Patra Niaga jika menemukan harga elpiji yang tidak wajar.

    "Kalau di pangkalan, bisa melapor ke Pertamina Call Center 135," pungkasnya.

    Kesimpulan

    Narasi soal elpiji 3 kg di Kendal seharga Rp 70.000 merupakan hoaks. Keputusan Gubernur menetapkan HET elpiji 3 kg di Jawa Tengah sebesar Rp 15.500.

    Kasus yang kerap terjadi, pengecer menaikkan harga elpiji karena kelangkaan. Akan tetapi, pengecer bukan jalur distribusi resmi.

    Pertamina memastikan ketersediaan elpiji 3 kg selama April 2024.

    Rujukan

  • (GFD-2024-19153) [HOAKS] Video Warga Palestina Rayakan Serangan Iran ke Israel

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/04/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video dengan narasi warga Palestina yang merayakan serangan Iran terhadap Israel.

    Dalam video tampak warga Palestina berkerumun di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi dalam video tidak benar atau hoaks.

    Narasi soal warga Palestina berkumpul di Masjid Al-Aqsa untuk merayakan serangan Iran ke Israel disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Minggu (14/4/2024):

    Mesjid Al-Aqsa dipadati pemuda Palestina , Warga Palestina merayakan kegembiraan mereka di Masjid Al-Aqsa menyambut serangan drone, rudal balistik balasan dari Iran terhadap penjajah Zionis Israel.

    akun Facebook Tangkapan layar konten dengan konteks keliru di sebuah akun Facebook, Minggu (14/4/2024), soal warga Palestina berkumpul di Masjid Al-Aqsa merayakan serangan Iran terhadap Israel.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil tangkapan layar video, lalu menelusurinya dengan metode reverse image search.

    Hasil pencarian di Google Lens mengarahkan ke unggahan akun Instagram pada 6 April 2024.

    Video tersebut telah beredar sebelum serangan Iran ke Israel, pada Sabtu (13/4/2024) dan Minggu (14/4/2024) dini hari.

    Setelah itu, Kompas.com mencari informasi mengenai kegiatan di Masjid Al-Aqsa sekitar awal April.

    Pada kanal YouTube AP Archive, terdapat dokumentasi video ribuan umat Islam menunaikan shalat untuk menyambut malam Lailatul Qadar, pada 5 April 2024.

    Usai shalat, jemaah berkumpul dan bersorak. Momen tersebut dapat dilihat melalui unggahan di akun X @GlobeEyeNews dan @TopGResistance.

    Kesimpulan

    Video umat Islam menyambut malam Lailatul Qadar di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, pada 5 April 2024 disebarkan dengan konteks keliru.

    Video itu tidak ada kaitannya dengan serangan Iran ke Israel, pada Sabtu (13/4/2024) dan Minggu (14/4/2024) dini hari.

    Rujukan

  • (GFD-2024-19158) [HOAKS] BI Mengeluarkan Uang Baru Rp 1.0

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/04/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video dan foto uang pecahan Rp 1.0 di media sosial yang diklaim sebagai uang resmi terbaru dari Bank Indonesia.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut tidak benar atau hoaks.

    Video dan foto uang baru pecahan Rp 1.0 disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.

    "Uang baru ni guys," tulis salah satu akun, pada 5 April 2024.

    Salah satu akun mengatakan bahwa uang tersebut bernilai Rp 1 juta per lembar.

    Hasil Cek Fakta

    Uang baru pecahan Rp 1.0 merupakan isu lama yang beredar pada 2021. Narasi tersebut telah dibantah oleh Bank Indonesia dan Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri).

    Dilansir Kompas.com, Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Junanto Herdiawan saat itu menegaskan, uang kertas dengan nominal tertinggi yang berlaku adalah Rp 100.000.

    “Jadi tidak benar ada pecahan uang kertas Rp 1 juta,” kata Junanto.

    Sementara, Head of Corporate Secretary Peruri Adi Sunardi mengatakan, uang kertas yang viral tersebut merupakan uang spesimen yang tidak bisa digunakan untuk kegiatan jual-beli.

    Pasalnya, uang spesimen tidak memenuhi ciri uang rupiah menurut Pasal 5 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011.

    "Uang spesimen adalah uang contoh, yang tidak sah untuk alat pembayaran," ujarnya.

    Uang spesimen dibuat untuk kepentingan internal, sebagai alat pemasaran dan mempromosikan contoh produk.

    Uang kertas terbaru yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia yakni tahun emisi 2022. Contoh uangnya dapat dilihat di sini.

    Kesimpulan

    Narasi uang baru pecahan Rp 1.0 yang terbit pada 2024 merupakan hoaks. Uang kertas terbaru yang diterbitkan oleh Bank Indonesia yakni Tahun Emisi 2022.

    Uang kertas yang beredar di media sosial merupakan spesimen untuk kepentingan internal Peruri. Uang itu tidak dapat digunakan untuk kegiatan jual-beli.

    Rujukan

  • (GFD-2024-18999) [SALAH] Gambar Gibran diberi gelar Gus oleh Kyai

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 15/04/2024

    Berita

    “Zaman ini zaman edan,dan kyai juga ikutan edan,lha wong Gibran blm tentu bisa ngaji,malah diberi gelar Gus,atau ulama,awas jgn ikutan gila ya”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Facebook Zay Lani sebuah gambar Gibran sedang menggunakan sebuah kain berwarna merah. Di samping Gibran terdapat dua orang yang memakaikan kain tersebut. Postingan tersebut diberi caption yang mengklaim Gibran diberi gelar Gus atau ulama. Postingan tersebut diunggah pada 7 April 2024 pukul 13.15.

    Setelah ditelusuri menggunakan kata kunci “Gibran diberi kain oleh ulama” ditemukan artikel tribunnews.com berjudul “Gibran Silaturahmi ke Pesantren di Medan, Dapat Tongkat Kepemimpinan dari Ulama” 19 November 2023 pukul 13.42 WIB. Pada artikel tersebut ditemukan informasi bahwa Gibran yang saat itu menjadi Cawapres menghadiri silaturahmi di pesantren Al Kautsar Al Akbar Binjai, Medan kota Medan, Sumatera Utara pada minggu 19 November 2023.

    Kain yang dikalungkan di leher merupakan kain ulos Medan yang berwarna merah. Bukan hanya kain ulos Gibran juga diberi tongkat oleh Syekh Ali Akbar. Kain ulos dan tongkat tersebut merupakan kepemimpinan. “Mudah-mudahan menjadi pemimpin dan kita doakan supaya berhasil cita-cita. Kalau saya hanya bisa mendoakan, dan kita sokong yang muda-muda karena semangatnya untuk memimpin negeri ini,” ujar Buya Syech Ali Akbar Marbun melansir dari okemedan.com.

    Dengan demikian klaim bahwa gambar Gibran diberi gelar Gus tidak benar. Gambar tersebut merupakan Gibran yang saat itu menjadi cawapres melakukan kunjungan di pesantren Al Kautsar Al Akbar Binjai, Medan kota Medan, Sumatera Utara pada minggu 19 November 2023. Kain ulos dan tongkat yang diberikan oleh Syekh Ali Akbar merupakan simbol kepemimpinan, sehingga hal tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Gambar Gibran diberi gelar Gus tidak benar. Faktanya, gambar tersebut merupakan Gibran yang saat itu menjadi cawapres melakukan kunjungan di pesantren Al Kautsar Al Akbar Binjai, Medan kota Medan, Sumatera Utara pada minggu 19 November 2023. Kain ulos dan tongkat yang diberikan oleh Syekh Ali Akbar merupakan simbol kepemimpinan.

    Rujukan