• (GFD-2022-10744) [SALAH] Video “️joe Biden Ancam Indonesia Akan Hadapi Konsekuensi Mengerikan Ini, Jika Danai Rusia Di Ukraina”

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 17/10/2022

    Berita

    “Panik‼️joe Biden Ancam Indonesia Akan Hadapi Konsekuensi Mengerikan Ini, Jika Danai Rusia Di Ukraina.”

    Hasil Cek Fakta

    SUMBER membagikan konten yang TIDAK sesuai dengan fakta, sehingga menyebabkan kesimpulan yang MENYESATKAN. Video yang dibagikan TIDAK berkaitan dengan Indonesia. FAKTA: video berisi pembacaan artikel tentang peringatan Amerika ke Tiongkok dengan mengganti “China” menjadi “Indonesia”, “Beijing” menjadi “Jakarta”, dan seterusnya.

    Artikel yang dibacakan di video dengan mengganti bagian tertentu, VOA: “Gedung Putih, pada Senin (14/3), memperingatkan bahwa China akan menghadapi “konsekuensi signifikan” jika memutuskan untuk membantu Rusia secara ekonomi atau militer dalam perang yang dilakukannya terhadap Ukraina.”

    Salah satu sumber yang digunakan di video, C-SPAN: “President Joe Biden touted his administration’s achievements during a Cabinet meeting marking his first six months in office. He highlighted the coronavirus pandemic response, the economic recovery, and bipartisan infrastructure discussions. The president also pointed to more work that needed to get done on voting rights, immigration, and police reform and crime reduction.”

    Kesimpulan

    MENYESATKAN, TIDAK berkaitan dengan Indonesia. FAKTA: video berisi pembacaan artikel tentang peringatan Amerika ke Tiongkok dengan mengganti “China” menjadi “Indonesia”, “Beijing” menjadi “Jakarta”, dan seterusnya.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10742) [SALAH] Bus Kampanye Relawan Gabener nyungsep

    Sumber: Twitter.com
    Tanggal publish: 16/10/2022

    Berita

    “Bis kampanye relawan gabener nyungsep”

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah akun Twitter bernama MurtadhaOne1 mengunggah gambar sebuah bus yang tersperosok ke semak-semak. Pada bagian belakang bus tersebut terdapat spanduk bergambar Anies Baswedan. Akun Twitter tersebut juga menambahkan narasi klaim bahwa Bus tersebut merupakan bis kampanye relawan Anies.

    Berdasarkan penelusuran, gambar tersebut merupakan hasil suntingan. Faktanya memang benar terdapat kejadian sebuah bus terperosok, tepatnya berada di Tawangmangu, namun pada bagian belakang bus tersebut tidak ada gambar spanduk bergambar Anies Baswedan.

    Dilansir dari solosposcom, bus pariwisata Garuda Jaya yang mengangkut rombongan alumni SMP Karangawen, Demak, Jawa Tengah, mengalami kecelakaan terperosok di selokan depan D’Lawu Bistro, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Minggu (30/1/2022).

    Beruntung, 40 orang penumpang dalam bus tersebut selamat dan tidak mengalami luka-luka. Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Karanganyar Ipda Sukarno Yudho mengatakan kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tunggal di jalan Tawangmangu menuju Cemoro Kandang itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB dan diakibatkan karena bus tersebut mengalami rem blong.

    Kesimpulan

    Konten suntingan. Faktanya memang benar terdapat kejadian sebuah bus terperosok, tepatnya berada di Tawangmangu, namun pada bagian belakang bus tersebut tidak ada gambar spanduk bergambar Anies Baswedan.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10741) [SALAH] Video “MENGEJUTKAN! PRABOWO MUNDUR DARI JABATANNYA!!TAK INGIN TERJERUMUS KEJALAN BUSUK JOKOWI”

    Sumber: Youtube.com
    Tanggal publish: 16/10/2022

    Berita

    Kanal Youtube RADAR BERITA (youtube.com/channel/UCIF7hhsLizJ2eUY7qc4eC3w) pada 12 Oktober 2022 mengunggah sebuah video berjudul “MENGEJUTKAN! PRABOWO MUNDUR DARI JABATANNYA!!TAK INGIN TERJERUMUS KEJALAN BUSUK JOKOWI”

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, adanya video yang berjudul “MENGEJUTKAN! PRABOWO MUNDUR DARI JABATANNYA!!TAK INGIN TERJERUMUS KEJALAN BUSUK JOKOWI” merupakan konten yang dimanipulasi.

    Faktanya, bukan Prabowo Subianto. Video tersebut disunting dari video asli yang berisi pernyataan Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani yang mengatakan, partainya telah menerima surat pengunduran diri dari Edhy Prabowo selaku Wakil Ketua Umum Partai Gerindra pada November 2020.

    Video pernyataan Ahmad Muzani yang asli salah satunya diunggah di kanal Youtube KOMPASTV pada 28 November 2020 dengan judul “Gerindra Sudah Terima Surat Pengunduran Diri Edhy Prabowo.”

    Di bagian keterangannya, KOMPASTV menulis narasi sebagai berikut:

    “JAKARTA, KOMPAS.TV – Sekretaris Jenderal Partai Gerakan Indonesia Raya (Sekjen Partai Gerindra) Ahmad Muzani mengatakan, partainya telah menerima surat pengunduran diri dari Edhy Prabowo selaku Wakil Ketua Umum Partai Gerindra. Ahmad Muzani menyebutkan bahwa surat itu kini telah diteruskan ke Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Sekjen Partai Gerindra ini juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan menyerukan seluruh kader Gerindra di semua tingkatan untuk tetap kompak dan solid dalam menghadapi situasi sulit ini. Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyatakan mundur dari jabatannya usai ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Edhy Prabowo terjerat kasus hukum dugaan suap penetapan perizinan ekspor benih lobster atau benur.”

    Kesimpulan

    BUKAN Prabowo Subianto. Video tersebut disunting dari video asli yang berisi pernyataan Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani yang mengatakan, partainya telah menerima surat pengunduran diri dari Edhy Prabowo selaku Wakil Ketua Umum Partai Gerindra pada November 2020.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10740) Keliru, Terlalu Berani, Jokowi Batalkan Embargo Minyak Rusia

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 19/10/2022

    Berita


    Sebuah laman Facebook mengunggah video berjudul “Terlalu Berani, Jokowi Batalkan Embargo Minyak Rusia, Krisis Minyak Dunia, Uni Eropa, WTO”.
    Video ini menarasikan Uni Eropa gagal mencapai kesepakatan sehingga embargo minyak Rusia batal. Narasi dibuka dengan pernyataan Presiden Joko Widodo. Jokowi mengatakan, Indonesia diuji karena memang geopolitik tidak jelas. 
    “Sangat tidak jelas. Jangan berharap perang itu besok atau bulan depan akan selesai,” kata Jokowi dalam video ini.
    Pada bagian lain, video ini menarasikan Indonesia menjadi juruselamat Rusia menggantikan Jerman sebagai tujuan ekspor terbanyak. Indonesia disebut sebagai pembeli energi terbanyak sejak dimulainya perang di Ukraina.
    Video yang diunggah tanggal 16 Oktober 2022 ini, telah disukai 1,5 ribu kali, 91 komentar, dan ditonton 51 ribu kali oleh pengguna Facebook. 
    Tangkapan layar video yang beredar di Facebook soal pembatalan embargo minyak Rusia oleh Presiden Jokowi
    Apakah Jokowi membatalkan embargo minyak Rusia? Berikut hasil pemeriksaan faktanya.

    Hasil Cek Fakta


    Hingga tulisan ini dibuat, Tim Cek Fakta Tempo menemukan bahwa Invasi Rusia atas Ukraina masih berlangsung selama 237 hari. Invasi dimulai tanggal 24 Februari 2022 lalu. 
    Akibat invasi, harga gas dan minyak mentah dunia mengalami kenaikan. Penyebabnya, Rusia merupakan pengekspor minyak terbesar dunia setelah Arab Saudi, padahal pembeli kolektif terbesar minyak Rusia adalah negara-negara Eropa. 
    Sementara itu, Cina menjadi pembeli tunggal terbesar. Pada 2021, Eropa membeli 42 persen dan Cina membeli 14 persen dari 30 persen total produksi minyak Rusia.
    Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2021 menyebutkan Indonesia tidak tercatat mengimpor minyak mentah dari Rusia. Arab Saudi adalah pengimpor utama minyak mentah ke Indonesia. Arab Saudi mengimpor 4.419,8 ton pada 2021, disusul Nigeria dengan total impor 3.917,4 ton. Negara lain pengimpor minyak mentah ke Indonesia adalah Australia, Angola, Gabon, Aljazair, Malaysia, Azerbaijan, Guinea, dan AS.
    Untuk verifikasi narasi dalam video ini, Tim Cek Fakta Tempo menelusuri pemberitaan dari media nasional dan internasional yang kredibel. Juga data lembaga independen dan pemerintah. Sedangkan  untuk menelusuri  fragmen video, Tempo menggunakan Fake News Debunker by InVid, Yandex, dan Google Reverse Images. Untuk menerjemahkan bahasa asing, Tempo menggunakan Google dan Yandex Translate.
    Fragmen 1 
    Fragmen 1
    Pada menit ke-3:10, fragmen video menampilkan Presiden Rusia Vladimir Putin sedang berdiri bersama sekelompok orang di atas panggung. Hasil penelusuran Tempo menunjukkan bahwa fragmen video ini identik dengan tayangan CNBC Television pada tanggal 1 Oktober 2022, yang juga diunggah di YouTube.
    Dilansir CNBC, video ini terkait konser di kota Moskow, 1 Oktober 2022. Konser ini digelar untuk merayakan aneksasi atas empat wilayah di Ukraina. Wilayah tersebut adalah  Luhansk, Donetsk, Kherson dan Zaporizhzhia.
    Dilansir The Telegraf, ribuan orang berkumpul di Lapangan Merah Moskow untuk merayakan pencaplokan empat wilayah Ukraina. Mereka mengibarkan bendera dan menyanyikan lagu-lagu patriotik. “Kemenangan akan menjadi milik kita," kata Presiden Putin seperti ditulis The Telegraf.
    The Guardian menuliskan, konser tersebut mendatangkan diva pop Alla Pugacheva, Oleg Gazmanov, dan Grigory Leps, dan seniman pro-Kremlin.
    Fragmen 2
    Fragmen 2
    Pada menit ke-3:18, fragmen video menampilkan Presiden Joko Widodo. Fragmen ini diikuti narasi Indonesia menjadi juruselamat Rusia menggantikan Jerman sebagai tujuan ekspor terbanyak.
    Berdasarkan penelusuran Tempo, fragmen ini identik dengan unggahan Sekretariat Presiden tanggal 28 Juli 2022 di YouTube. 
    Dilansir Sekretariat Presiden, membuka kunjungannya di Korea Selatan, Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan CEO perusahaan-perusahaan Korea Selatan tanggal 28 Juli 2022 di Lotte Hotel, Seoul.
    Para CEO dari Korea Selatan memberikan tanggapan atas iklim investasi di Indonesia yang dinilai kondusif. Meskipun demikian, Presiden Jokowi meminta para investor untuk tidak segan menyampaikan kendala yang mereka alami kepada para menteri atau langsung kepada Presiden.
    Narasi dalam fragmen ini menyebutkan Indonesia menggantikan Jerman sebagai tujuan ekspor terbesar minyak Rusia. Berdasarkan penelusuran Tempo, Indonesia tidak termasuk negara yang membeli minyak dari Rusia.
    Dilansir Al Jazeera, ada  48 negara mengimpor minyak mentah Rusia pada 2019. Negara-negara yang paling bergantung pada minyak Rusia antara lain: Belarus, Kuba, Curacao, Kazakhstan, Latvia.  Negara-negara ini mengimpor lebih dari 99 persen minyak mentah dari Rusia.
    Sumber infografis: Al Jazeera
    Dilansir Tempo, berdasarkan laporan BPS, negara pengimpor minyak ke Indonesia adalah Malaysia, Singapura, Amerika Serikat, Arab Saudi, China, Nigeria, Uni Emirat Arab, Australia, Korea Selatan, dan Qatar.
    Impor terbesar berasal dari Singapura: 10,3 juta ton. Pada tahun 2021, Indonesia telah melakukan impor minyak bumi dan hasil-hasilnya sebanyak 42,1 juta ton. 
    Berdasarkan penelusuran Tempo, berdasarkan data BPS tahun 2021, Indonesia mengimpor sebanyak 13,7 juta ton minyak mentah dan hanya mengekspor sebanyak 6 juta ton minyak mentah.
    Fragmen 3
    Fragmen 3
    Pada menit ke-5:01, fragmen video menampilkan Wakil Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia Yi Xiaozhun. Fragmen ini diikuti narasi yang mengutip pernyataan Jokowi. “Ada lima presiden dan perdana menteri yang menelepon,” kata Jokowi.
    Berdasarkan pencarian Tempo, fragmen video ini identik dengan unggahan World Trade Organization tanggal 7 Oktober 2020 di YouTube.
    Laman resmi WTO menuliskan, Wakil Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) Yi Xiaozhun, sedang berbicara pada konferensi pers di Jenewa, Selasa 6 Oktober 2020. 
    Dalam pertemuan ini Yi Xiaozhun mengatakan perdagangan dunia menunjukkan tanda-tanda bangkit kembali dari kemerosotan yang disebabkan oleh COVID-19. Para ekonom Organisasi Perdagangan Dunia memperingatkan bahwa pemulihan apa pun dapat terganggu oleh efek pandemi yang sedang berlangsung.
    Narasi dalam fragmen ini menyebutkan bahwa Jokowi ditelepon lima presiden dan perdana menteri. Dilansir Kompas.com, pernyataan ini disampaikan oleh Jokowi dalam Global Islamic Investment Forum  yang digelar secara virtual pada tanggal 25 Maret 2022.
    “Semua negara betul-betul pusing semua. Dalam dua minggu ini saya dapat telepon beberapa kepala negara/pemerintahan. Kemarin Presiden (Prancis) Emmanuel Macron telepon, sebelumnya Presiden (China) Xi Jinping telepon, sebelumnya Perdana Menteri (Kanada) Justin Trudeau telepon," ujar Jokowi seperti yang dikutip oleh Kompas.com.

    Kesimpulan


    Berdasarkan pemeriksaan fakta, Tim Cek Fakta Tempo menyimpulkan narasi Jokowi membatalkan embargo minyak Rusia adalah keliru.
    Tempo tidak menemukan pernyataan Jokowi yang membatalkan embargo minyak Rusia. Indonesia tidak termasuk negara yang membeli minyak dari Rusia.

    Rujukan