(GFD-2024-19932) [SALAH] “Akun Facebook Edwin Sumantha”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 16/05/2024
Berita
Beredar akun Facebook yang menggunakan nama dan foto Kepala Biro Humas Setjen Kemhan RI, Edwin Adrian Sumantha dengan alamat akun: facebook.com/edwinardiansumantha.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, adanya akun Facebook yang mengatasnamakan Kepala Biro Humas Setjen Kemhan RI, Edwin Adrian Sumantha merupakan akun tiruan.
Faktanya, akun tersebut merupakan akun palsu. Akun Facebook asli Kepala Biro Humas Setjen Kemhan RI, Edwin Adrian Sumantha adalah facebook.com/edwin.sumantha.
Melalui akun ini, Edwin Adrian Sumantha menyatakan bahwa akun Facebook yang mengatasnamakan dirinya merupakan akun palsu.
Faktanya, akun tersebut merupakan akun palsu. Akun Facebook asli Kepala Biro Humas Setjen Kemhan RI, Edwin Adrian Sumantha adalah facebook.com/edwin.sumantha.
Melalui akun ini, Edwin Adrian Sumantha menyatakan bahwa akun Facebook yang mengatasnamakan dirinya merupakan akun palsu.
Kesimpulan
Akun palsu. Akun Facebook asli Kepala Biro Humas Setjen Kemhan RI, Edwin Adrian Sumantha adalah facebook.com/edwin.sumantha.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
(GFD-2024-19833) [SALAH]: “Pertalite dihapus dan digantikan Green Pertamax”
Sumber: twitter.comTanggal publish: 15/05/2024
Berita
Selamat Menikmati BBM Harga Baru dipaksakan tadi malam tgl 4.5.24 Petralite dihapus, PLN naik tgl 2.5.24, Selamat Menikmati Pajak2 yang Naik, Selamat Menikmati Sembako Naik, Barang dn Jasa Naik, Transportasi Naik. Mari kita terus BERSYUKUR atas NIKMAT yg diberikan oleh pemerintah
Hasil Cek Fakta
Sebuah akun Twitter/X dengan nama akun “Area_Netizen” yang mengunggah foto dengan narasi Pertalite dihapus dan digantikan Green Pertamax.
Setelah melakukan penelusuran, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menyatakan isu tersebut tidak benar. Irto memastikan sebagian besar SPBU tetap menjual Pertalite karena statusnya masih produk penugasan atau JBKP.
Irto tidak menampik bahwa terdapat beberapa SPBU yang sudah tidak lagi menjual BBM subsidi seperti Pertalite. Namun, ia memastikan jumlahnya belum masif dan produk tersebut masih tersedia.
Hal itu dikarenakan tidak semua SPBU mendapatkan alokasi BBM subsidi, meski jumlahnya tidak sebanyak SPBU yang masih menyediakan BBM subsidi.
Berdasarkan penjelasan di atas klaim tentang Pertalite dihapus dan digantikan Green Pertamax adalah keliru dan masuk kategori konten yang menyesatkan.
Setelah melakukan penelusuran, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menyatakan isu tersebut tidak benar. Irto memastikan sebagian besar SPBU tetap menjual Pertalite karena statusnya masih produk penugasan atau JBKP.
Irto tidak menampik bahwa terdapat beberapa SPBU yang sudah tidak lagi menjual BBM subsidi seperti Pertalite. Namun, ia memastikan jumlahnya belum masif dan produk tersebut masih tersedia.
Hal itu dikarenakan tidak semua SPBU mendapatkan alokasi BBM subsidi, meski jumlahnya tidak sebanyak SPBU yang masih menyediakan BBM subsidi.
Berdasarkan penjelasan di atas klaim tentang Pertalite dihapus dan digantikan Green Pertamax adalah keliru dan masuk kategori konten yang menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Yudho Ardi
Informasi yang menyesatkan, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menyatakan isu tersebut tidak benar. Irto memastikan sebagian besar SPBU tetap menjual Pertalite karena statusnya masih produk penugasan atau JBKP.
Informasi yang menyesatkan, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menyatakan isu tersebut tidak benar. Irto memastikan sebagian besar SPBU tetap menjual Pertalite karena statusnya masih produk penugasan atau JBKP.
Rujukan
(GFD-2024-19834) [SALAH]: “Video, mata anak bengkak dan merah karena terlalu lama menggunakan HP”
Sumber: Instagram.comTanggal publish: 15/05/2024
Berita
pelajaran buat kita sebagai seorang ibuk ibuk
#bocah #eidmubarak #snackstyle #newsmata anak bengkak dan merah karena terlalu lama menggunakan HP
#bocah #eidmubarak #snackstyle #newsmata anak bengkak dan merah karena terlalu lama menggunakan HP
Hasil Cek Fakta
Akun Instagram dengan nama pengguna “hidayat_rahmat_deaf_tuli” mengunggah video dengan narasi mata anak bengkak dan merah karena terlalu lama menggunakan HP.
Setelah melakukan penelusuran, faktanya Dokter Spesialis Mata, dr Ferdiriza Hamzah, Sp. M membantah bahwa bermain HP dapat membuat mata berdarah.
Dampak penggunaan HP terlalu lama memang dapat menyebabkan gangguan mata seperti mata lelah, mata kering, bahkan bisa menambah ukuran minus mata untuk anak-anak.
Dengan demikian, klaim tentang mata anak bengkak dan merah karena terlalu lama menggunakan HP adalah keliru dan masuk kategori konten yang meyesatkan.
Setelah melakukan penelusuran, faktanya Dokter Spesialis Mata, dr Ferdiriza Hamzah, Sp. M membantah bahwa bermain HP dapat membuat mata berdarah.
Dampak penggunaan HP terlalu lama memang dapat menyebabkan gangguan mata seperti mata lelah, mata kering, bahkan bisa menambah ukuran minus mata untuk anak-anak.
Dengan demikian, klaim tentang mata anak bengkak dan merah karena terlalu lama menggunakan HP adalah keliru dan masuk kategori konten yang meyesatkan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Yudho Ardi
Informasi yang menyesatkan, faktanya Dokter Spesialis Mata, dr Ferdiriza Hamzah, Sp. M seperti membantah bahwa bermain HP dapat membuat mata berdarah, bermain HP memang dapat menyebabkan gangguan mata seperti mata lelah, mata kering, bahkan bisa menambah ukuran minus mata untuk anak-anak.
Informasi yang menyesatkan, faktanya Dokter Spesialis Mata, dr Ferdiriza Hamzah, Sp. M seperti membantah bahwa bermain HP dapat membuat mata berdarah, bermain HP memang dapat menyebabkan gangguan mata seperti mata lelah, mata kering, bahkan bisa menambah ukuran minus mata untuk anak-anak.
Rujukan
(GFD-2024-19835) Cek Fakta: Hoaks Pendaftaran Promo Undian Berhadiah Bank Kalsel di Facebook
Sumber:Tanggal publish: 15/05/2024
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar kembali postingan pendaftaran promo undian berhadiah dari Bank Kalsel. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 13 Mei 2024.
Berikut isi postingannya:
"𝘗𝘙𝘖𝘎𝘙𝘈𝘔 2024" 𝘣𝘢𝘨𝘪 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘯𝘢𝘴𝘢𝘣𝘢𝘩 BANK KALSEL 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘨𝘶𝘯𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘔𝘰𝘣𝘪𝘭𝘦 𝘉𝘢𝘯𝘬𝘪𝘯𝘨 / 𝘚𝘮𝘴 𝘉𝘢𝘯𝘬𝘪𝘯𝘨 𝘎𝘦𝘣𝘺𝘢𝘳 𝘜𝘯𝘥𝘪𝘢𝘯 𝘉𝘦𝘳𝘩𝘢𝘥𝘪𝘢𝘩 Bank Kalsel 𝘏𝘢𝘥𝘪𝘳 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪, 𝘈𝘺𝘰 𝘣𝘶𝘳𝘶𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘧𝘵𝘢𝘳 𝘢𝘨𝘢𝘳 𝘮𝘦𝘮𝘦𝘯𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯 𝘨𝘳𝘢𝘯𝘥 𝘱𝘳𝘪𝘻𝘦 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 :
- 10 𝘶𝘯𝘪𝘵 𝘮𝘰𝘣𝘪𝘭 𝘈𝘭𝘱𝘩𝘢𝘳𝘥
- 20 𝘶𝘯𝘪𝘵 𝘮𝘰𝘣𝘪𝘭 𝘊𝘙-𝘝 𝘛𝘶𝘳𝘣𝘰
- 25 𝘶𝘯𝘪𝘵 𝘮𝘰𝘣𝘪𝘭 𝘏𝘙-𝘝 𝘊𝘝𝘛
- 30 𝘶𝘯𝘪𝘵 𝘮𝘰𝘣𝘪𝘭 𝘟𝘱𝘢𝘯𝘥𝘦𝘳
- 15 𝘶𝘯𝘪𝘵 𝘮𝘰𝘣𝘪𝘭 𝘍𝘰𝘳𝘵𝘶𝘯𝘦𝘳
- 30 𝘶𝘯𝘪𝘵 𝘔𝘰𝘵𝘰𝘳 𝘚𝘤𝘰𝘱𝘺
- 20 𝘶𝘯𝘪𝘵 𝘔𝘰𝘵𝘰𝘳 𝘟𝘮𝘢𝘹
- 30 𝘜𝘯𝘪𝘵 𝘛𝘝 𝘓𝘦𝘥 50 𝘪𝘯.
- 40 𝘶𝘯𝘪𝘵 𝘚𝘮𝘢𝘳𝘵𝘱𝘩𝘰𝘯𝘦 𝘱𝘳𝘰𝘮𝘢𝘹14
- 100 𝘦𝘮𝘢𝘴 𝘣𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 & 𝘓𝘰𝘨𝘢𝘮 𝘮𝘶𝘭𝘪𝘢
- 25 𝘗𝘢𝘬𝘦𝘵 𝘞𝘪𝘴𝘢𝘵𝘢 𝘴𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘱𝘰𝘳𝘦
- 50 𝘗𝘢𝘬𝘦𝘵 𝘜𝘮𝘳𝘰𝘩 𝘎𝘳𝘢𝘵𝘪𝘴 𝘔𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘣𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬 𝘬𝘦𝘶𝘯𝘵𝘶𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘭𝘢𝘪𝘯𝘯𝘺𝘢...𝘐𝘯𝘧𝘰 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘵𝘦𝘯𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘯𝘥𝘢𝘧𝘵𝘢𝘳𝘢𝘯 (𝘎𝘌𝘉𝘠𝘈𝘙 𝘜𝘕𝘋𝘐𝘈𝘕 BANK KALSEL) 𝘴𝘪𝘭𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘭𝘪𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘶 (Daftar) 𝘠𝘢𝘯𝘨 𝘚𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘬𝘢𝘮𝘪 𝘴𝘦𝘥𝘪𝘢𝘬𝘢𝘯
Buruan Daftar Sekarang ( GRATIS )"
Lalu benarkah postingan pendaftaran promo undian berhadiah dari Bank Kalsel?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan mengunjungi akun resmi Bank Kalsel di Instagram, @bankkalsel yang sudah bercentang biru atau terverifikasi. Di sana terdapat bantahan terkait postingan pendaftaran gebyar undian.
"Waspada, modus penipuan undian berhadiah mengatasnamakan Bank Kalsel. Jangan pernah beritahukan PIN, Password, dan kode OTP Anda kepada siapapun, termasuk yang mengaku sebagai petugas Bank Kalsel," bunyi pernyataan Bank Kalsel pada unggahan stories 14 Mei 2024.
"Akun resmi Instagram Bank Kalsel hanyalah @bankkalsel dan @bankkalselsyariah. Apabila ditemukan akun lain selain yang tertera di atas maka itu bukan merupakan akun resmi Bank Kalsel atau kami nyatakan palsu.
Segala macam informasi terkait undian berhadiah serta promosi lainnya hanya akan disampaikan melalui akun resmi Bank Kalsel. Layanan Call Center Bank Kalsel 08001122000"
Kesimpulan
Postingan pendaftaran promo undian berhadiah dari Bank Kalsel adalah hoaks.
Rujukan
Halaman: 3618/7990



:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4832033/original/065955300_1715737437-cek_fakta_undian_bank_kalsel.jpg)