Beredar sebuah video oleh akun Twitter @MasterKiDs21 yang menunjukan proses penangkapan Linda sahabat Vina yang menjadi korban pembunuhan oleh sekelompok geng motor di Cirebon pada tahun 2016 silam. Wanita yang diduga Linda tersebut terlihat menggunakan baju tahanan dan diinterograsi oleh pihak kepolisian.
NARASI:
babak akhir yang seru
Semoga dapat titik temu dari interogasi Linda
(GFD-2024-20122) [SALAH] Penangkapan Linda Sahabat Vina dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon
Sumber: twitter.comTanggal publish: 27/05/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Kasus kematian Vina Dewi (16), perempuan asal kampung Samadikun, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat, yang terjadi pada 27 Agustus 2016 masih menjadi misterius. Kasus ini kembali viral setelah muncul filmnya di bioskop yang tayang sejak 8 Mei 2024, masyarakat dibuat penasaran karena sampai saat ini kasus itu belum terungkap secara jelas dan diwarnai teka-teki.
Jagat maya dipenuhi dengan pembahasan terkait dengan kasus kematian Vina, tak sedikit konten dalam bentuk video yang muncul di media sosial. Salah satunya yang diunggah oleh akun Twitter @MasterKiDs21 yang menyebutkan bahwa Linda yang merupakan sahabat Vina disebut sebagai saksi kunci telah ditangkap. Video serupa juga tersebar di media sosial lainnya.
Namun setelah ditelusuri lebih lanjut, tidak ditemukan artikel terkait penangkapan Linda di portal berita mainstream manapun. Selain itu merujuk pada video yang ditampilkan, saat proses interogasi oleh pihak kepolisian, bukan merupakan interogasi dalam kasus Vina, melainkan penangkapan perempuan asal Aceh yang mencuri emas demi berlibur dan membeli ponsel. Kejadian tersebut terjadi pada Juni 2022.
Dengan demikian, video tersebut adalah tidak benar karena tidak berkaitan dengan kasus kematian Vina di Cirebon. Sehingga masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Jagat maya dipenuhi dengan pembahasan terkait dengan kasus kematian Vina, tak sedikit konten dalam bentuk video yang muncul di media sosial. Salah satunya yang diunggah oleh akun Twitter @MasterKiDs21 yang menyebutkan bahwa Linda yang merupakan sahabat Vina disebut sebagai saksi kunci telah ditangkap. Video serupa juga tersebar di media sosial lainnya.
Namun setelah ditelusuri lebih lanjut, tidak ditemukan artikel terkait penangkapan Linda di portal berita mainstream manapun. Selain itu merujuk pada video yang ditampilkan, saat proses interogasi oleh pihak kepolisian, bukan merupakan interogasi dalam kasus Vina, melainkan penangkapan perempuan asal Aceh yang mencuri emas demi berlibur dan membeli ponsel. Kejadian tersebut terjadi pada Juni 2022.
Dengan demikian, video tersebut adalah tidak benar karena tidak berkaitan dengan kasus kematian Vina di Cirebon. Sehingga masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Arief Putra Ramadhan.
Bukan penangkapan Linda dalam kasus kematian Vina, melainkan penangkapan perempuan asal Aceh yang mencuri emas demi berlibur dan membeli ponsel yang terjadi pada Juni 2022.
Bukan penangkapan Linda dalam kasus kematian Vina, melainkan penangkapan perempuan asal Aceh yang mencuri emas demi berlibur dan membeli ponsel yang terjadi pada Juni 2022.
Rujukan
(GFD-2024-20123) Keliru, Gambar yang Diklaim Penemuan Tengkorak Manusia Raksasa di Sri Lanka
Sumber:Tanggal publish: 27/05/2024
Berita
Sebuah gambar beredar di Facebook akun ini dan ini yang diklaim penemuan tengkorak manusia raksasa di Sri Lanka yang tidak masuk dalam daftar warisan arkeologi negara tersebut. Kolase itu memperlihatkan tiga gambar, di mana dua gambar memperlihatkan pria berfoto di depan tengkorak raksasa di atas tanah.
Sementara satu gambar memperlihatkan seorang perempuan berdiri di dekat sebuah tengkorak. Tengkorak tersebut disebut memiliki tinggi 10 kaki alias 3 meter.
Namun, benarkah gambar-gambar itu memperlihatkan tengkorak manusia raksasa yang ditemukan di Sri Lanka?
Hasil Cek Fakta
Tempo memverifikasi informasi terkait gambar tersebut menggunakan pindai AI dan layanan reverse image search dari mesin pencari. Berikut hasil penelusurannya:
Verifikasi Gambar
Gambar 1
Foto tiga orang pria di depan tengkorak raksasa tersebut dipindai menggunakan layanan deteksi gambar artificial intelligence (AI) Hugging Face dan Is It AI. Hasilnya, kedua alat itu memberikan hasil bahwa 80 persen gambar tersebut dihasilkan oleh AI.
Selain itu, terdapat beberapa kejanggalan dalam gambar di atas. Pertama, sosok ketiga pria tersebut tidak memiliki bayangan. Kedua, lokasi komposisi tengkorak dan pohon di belakangnya tidak seperti lokasi penemuan arkeologi pada umumnya, yang dibersihkan dan diberi pembatas dalam jarak tertentu.
Gambar 2
Sementara gambar tengkorak di samping seorang wanita sesungguhnya lebih mirip tengkorak gajah. Foto tengkorak gajah yang dijadikan referensi, merupakan koleksi Fakultas Ilmu Biomedis, Universitas Edinburgh, Skotlandia, yang diunggah Natural History Conversation.
Dilansir website pemeriksa fakta asal India, Fact Crescendo, klaim yang menyatakan foto perempuan dan tengkorak menunjukkan peninggalan raksasa di masa lalu yang ditemukan di Sri Lanka, adalah hoaks.
Informasi yang disertakan pada gambar itu telah direkayasa. Departemen Arkeologi Sri Lanka telah membantah narasi yang beredar itu. Nama pejabat Departemen Arkeologi yang dicatut dalam narasi itu juga sesungguhnya sudah tak lagi menjabat, sejak tahun 2020.
Dilansir Factly.in, muncul juga narasi yang mengatakan ada temuan tengkorak raksasa di Ethiopia. Namun, berdasarkan penelusuran pemeriksa fakta, foto itu dihasilkan AI Image Generator, dan narasi yang disertakannya hoaks.
Bersumber dari Akun Penyebar Hoaks
Gambar yang beredar di Facebook dan narasinya diduga bersumber dari akun Facebook Archaeology Adventures, yang beberapa kali menyebarkan hoaks. Beberapa unggahan lain dari akun tersebut juga terbukti hoaks.
Salah satu unggahan yang mengatakan adanya temuan tengkorak raksasa di Krimea, Ukraina. Padahal pemeriksa fakta berbahasa Rusia, Lapsha Media, menyatakan klaim tersebut hoaks.
Demikian juga unggahan akun itu yang mengatakan adanya penemuan kerangka tubuh putri duyung. Padahal, sesungguhnya gambar yang disertakan adalah patung buatan yang pernah dipamerkan di sebuah museum di Kota Saint Petersburg, Rusia, berdasarkan keterangan Tourister.ru.
Kesimpulan
Berdasarkan verifikasi Tempo, narasi yang mengatakan gambar yang beredar adalah tengkorak manusia raksasa yang ditemukan di Sri Lanka adalah klaim keliru.
Unggahan itu mengandung gambar yang dihasilkan AI Image Generator dan sebagian memperlihatkan tengkorak gajah koleksi Fakultas Ilmu Biomedis, Universitas Edinburgh, Skotlandia.
Rujukan
- https://www.facebook.com/roizracunz/posts/pfbid02XsK6cgPn5GrdqGwgJjz4aqFsUGgMdu3AZjBMZ9QjpZAwcvSbwGenLkxCBwBU57B5l
- https://www.facebook.com/photo.php?fbid=851069793725728&id=100064681456405&set=a.560911796074864
- https://huggingface.co/spaces/umm-maybe/AI-image-detector
- https://isitai.com/ai-image-detector/
- https://www.natural-history-conservation.com/Edinburghelephants.htm
- https://srilanka.factcrescendo.com/english/no-evidence-of-a-10-foot-tall-giant-skull-found-in-pahiyangala-cave/
- https://factly.in/ai-generated-images-of-giant-skulls-are-being-falsely-shared-as-real/
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0yDWAt6emw31KrAD8Vn1XMrWS2DZmHVioLe3hMmezsW9ZCwSW9qHPgWcjUU2sZjyMl&id=100089633154398
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid06JnoRoXHSjkY2zw8pwADV8yy7rzKMXPEmPLjxQyuE4Gwbv2hmRN8VGj3AZWZCTYHl&id=100089633154398
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid06JnoRoXHSjkY2zw8pwADV8yy7rzKMXPEmPLjxQyuE4Gwbv2hmRN8VGj3AZWZCTYHl&id=100089633154398
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid036WoSbekAhk6UgvLQYds7hqvdLggRax7h62rHZgjKPpe7N1STdzdhQp9ir8hJddHhl&id=100089633154398
- https://www.tourister.ru/world/europe/russia/city/saint_petersburg/museum/32178/responses/5835
- https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id
(GFD-2024-20124) Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran Gebyar Undian Berhadiah dari Bank Jatim
Sumber:Tanggal publish: 27/05/2024
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan Bank Jatim membuka pendaftaran gebyar undian berhadiah. Postingan itu beredar sejak akhir pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 26 Mei 2024.
Berikut isi postingannya:
"๐๐๐๐๐๐๐ 2024" ๐ฃ๐ข๐จ๐ช ๐ด๐ฆ๐ฎ๐ถ๐ข ๐ฏ๐ข๐ด๐ข๐ฃ๐ข๐ฉ BANK JATIM ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ด๐ถ๐ฅ๐ข๐ฉ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐จ๐ถ๐ฏ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ LAYANAN Mobile Banking/๐๐ฎ๐ด ๐๐ข๐ฏ๐ฌ๐ช๐ฏ๐จ ๐๐ฆ๐ฃ๐บ๐ข๐ณ ๐๐ฏ๐ฅ๐ช๐ข๐ฏ ๐๐ฆ๐ณ๐ฉ๐ข๐ฅ๐ช๐ข๐ฉ ๐๐ข๐ฅ๐ช๐ณ ๐ฌ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ข๐ญ๐ช, ๐๐บ๐ฐ ๐ฃ๐ถ๐ณ๐ถ๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ข๐ง๐ต๐ข๐ณ ๐ข๐จ๐ข๐ณ ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ฏ๐จ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐จ๐ณ๐ข๐ฏ๐ฅ ๐ฑ๐ณ๐ช๐ป๐ฆ ๐ด๐ฆ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ต๐ช : - 5 ๐ถ๐ฏ๐ช๐ต ๐ฎ๐ฐ๐ฃ๐ช๐ญ ๐๐ญ๐ฑ๐ฉ๐ข๐ณ๐ฅ - 5 ๐ถ๐ฏ๐ช๐ต ๐ฎ๐ฐ๐ฃ๐ช๐ญ ๐๐-๐ ๐๐ถ๐ณ๐ฃ๐ฐ - 5 ๐ถ๐ฏ๐ช๐ต ๐ฎ๐ฐ๐ฃ๐ช๐ญ ๐๐-๐ ๐๐๐ - 5 ๐ถ๐ฏ๐ช๐ต ๐ฎ๐ฐ๐ฃ๐ช๐ญ ๐๐ฑ๐ข๐ฏ๐ฅ๐ฆ๐ณ - 5 ๐ถ๐ฏ๐ช๐ต ๐ฎ๐ฐ๐ฃ๐ช๐ญ ๐๐ฐ๐ณ๐ต๐ถ๐ฏ๐ฆ๐ณ - 8 ๐ถ๐ฏ๐ช๐ต ๐๐ฐ๐ต๐ฐ๐ณ ๐๐ค๐ฐ๐ฑ๐บ - 8 ๐ถ๐ฏ๐ช๐ต ๐๐ฐ๐ต๐ฐ๐ณ ๐๐ฎ๐ข๐น - 20 ๐๐ฏ๐ช๐ต ๐๐ ๐๐ฆ๐ฅ 50 ๐ช๐ฏ. - 20 ๐ถ๐ฏ๐ช๐ต ๐๐ฎ๐ข๐ณ๐ต๐ฑ๐ฉ๐ฐ๐ฏ๐ฆ ๐ฑ๐ณ๐ฐ๐ฎ๐ข๐น14 - 20 ๐ฆ๐ฎ๐ข๐ด ๐ฃ๐ข๐ต๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ & ๐๐ฐ๐จ๐ข๐ฎ ๐ฎ๐ถ๐ญ๐ช๐ข - 20 ๐๐ข๐ฌ๐ฆ๐ต ๐๐ช๐ด๐ข๐ต๐ข ๐ด๐ช๐ฏ๐จ๐จ๐ข๐ฑ๐ฐ๐ณ๐ฆ - 50 ๐๐ข๐ฌ๐ฆ๐ต ๐๐ฎ๐ณ๐ฐ๐ฉ ๐๐ณ๐ข๐ต๐ช๐ด ๐๐ข๐ด๐ช๐ฉ ๐ฃ๐ข๐ฏ๐บ๐ข๐ฌ ๐ฌ๐ฆ๐ถ๐ฏ๐ต๐ถ๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ ๐ญ๐ข๐ช๐ฏ๐ฏ๐บ๐ข...๐๐ฏ๐ง๐ฐ ๐ญ๐ฆ๐ฃ๐ช๐ฉ ๐ญ๐ข๐ฏ๐ซ๐ถ๐ต ๐ต๐ฆ๐ฏ๐ต๐ข๐ฏ๐จ ๐ฑ๐ฆ๐ฏ๐ฅ๐ข๐ง๐ต๐ข๐ณ๐ข๐ฏ GEBYAR UNDIAN BANK JATIM๐ด๐ช๐ญ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ญ๐ช๐ฌ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ถ (๐๐ข๐ง๐ต๐ข๐ณ) ๐ ๐ข๐ฏ๐จ ๐๐ถ๐ฅ๐ข๐ฉ ๐ฌ๐ข๐ฎ๐ช ๐ด๐ฆ๐ฅ๐ช๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ..."
Lalu benarkah postingan Bank Jatim membuka pendaftaran gebyar undian berhadiah?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan melihat akun resmi Bank Jatim di Instagram, @bankjatim yang sudah bercentang biru atau terverifikasi. Di sana terdapat bantahan terkait pendaftaran gebyar undian berhadiah yang diunggah pada 15 Mei 2024.
"Hati keburu senang ternyata penipuan!
Jangan mudah terkecoh dengan berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Jatim ya sobat! Pastikan kembali akun sosial medianya dan Bank Jatim tidak pernah meminta data diri nasabah
Cek kembali akun sosial media dan layanan informasi resmi Bank Jatim."
Penelusuran dilanjutkan dengan memeriksa akun Facebook resmi Bank Jatim yang ditandai centang biru. Akun Facebook tersebut tidak mengunggah informasi tentang pendaftaran undian berhadiah Bank Jatim.
Kesimpulan
Postingan Bank Jatim membuka pendaftaran gebyar undian berhadiah adalah hoaks.
Rujukan
(GFD-2024-20127) Viral Jemaah haji lansia kecopetan, ini faktanya
Sumber:Tanggal publish: 27/05/2024
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) โ Sebuah unggahan di Facebook menampilkan foto seorang lansia tanpa identitas yang diduga kecopetan. Pengunggah berharap unggahannya tersebut viral sehingga sang nenek bisa dikembalikan ke kloter dan rombongannya.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
โJemaah haji Indonesia baru beberapa jam yang lalu habis kecopetan , identitas apapun tidak ada, Posisi di Daker Indonesia Arab Saudi setelah diantar orang Arab, belum diketahui dari Kloter berapa dan Embarkasi mana...mohon diviralkan biar segera bisa dikembalikan ke Kloter dan Rombongannyaโ
Namun, benarkah hal tersebut?
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
โJemaah haji Indonesia baru beberapa jam yang lalu habis kecopetan , identitas apapun tidak ada, Posisi di Daker Indonesia Arab Saudi setelah diantar orang Arab, belum diketahui dari Kloter berapa dan Embarkasi mana...mohon diviralkan biar segera bisa dikembalikan ke Kloter dan Rombongannyaโ
Namun, benarkah hal tersebut?
Hasil Cek Fakta
Dilansir dari laman resmi Kemenag, Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah Ali Machzumi mengatakan bahwa jemaah tersebut benar di antar ke kantornya pada 24 Mei 2024. Lansia tersebut saat ini sudah dikembalikan ke rombongannya.
โMemang benar dua hari lalu ada seorang nenek lansia diantarkan oleh seorang penduduk Saudi ke Kantor Daker Madinah. Kita sudah cek, yang bersangkutan bukan jemaah haji reguler,โ kata Ali Machzumi di Madinah Minggu (26/5/2024).
Menurut Ali, nenek lansia itu sempat menginap satu malam di Kantor Daker Madinah. Pihaknya telah melakukan proses pengecekan pada sistem perhajian, dan dipastikan dia bukan jemaah haji, baik reguler maupun jemaah haji khusus.
โMeskipun demikian, tetap kita bantu dan coba fasilitasi untuk dikembalikan pada rombongan yang membawanya ke Tanah suci ini. Sebab, bagaimanapun beliau warga negara Indonesia,โ terangnya.
Salah seorang mukimin mengakui itu keluarganya (orang tua) dan petugas Lansia Daker Madinah mengantarkan ke alamat saudaranya tersebut. Ibu Sujami menggunakan visa ziarah untuk mengunjungi keluarganya tersebut.
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright ยฉ ANTARA 2024
โMemang benar dua hari lalu ada seorang nenek lansia diantarkan oleh seorang penduduk Saudi ke Kantor Daker Madinah. Kita sudah cek, yang bersangkutan bukan jemaah haji reguler,โ kata Ali Machzumi di Madinah Minggu (26/5/2024).
Menurut Ali, nenek lansia itu sempat menginap satu malam di Kantor Daker Madinah. Pihaknya telah melakukan proses pengecekan pada sistem perhajian, dan dipastikan dia bukan jemaah haji, baik reguler maupun jemaah haji khusus.
โMeskipun demikian, tetap kita bantu dan coba fasilitasi untuk dikembalikan pada rombongan yang membawanya ke Tanah suci ini. Sebab, bagaimanapun beliau warga negara Indonesia,โ terangnya.
Salah seorang mukimin mengakui itu keluarganya (orang tua) dan petugas Lansia Daker Madinah mengantarkan ke alamat saudaranya tersebut. Ibu Sujami menggunakan visa ziarah untuk mengunjungi keluarganya tersebut.
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright ยฉ ANTARA 2024
Rujukan
Halaman: 3542/7981



:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4843407/original/090820100_1716776413-cek_fakta_bank_jatim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2971184/original/077320900_1574134640-Ilustrasi_Cek_Fakta_banner_3.jpg)
