(GFD-2024-20314) [PENIPUAN] “saya King kevin 200 orang tercepat yang mengucapkan {HADIR} aku transfer 25 juta , secara acak”
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 27/05/2024
Berita
saya King kevin 200 orang tercepat yang mengucapkan {HADIR} aku transfer 25 juta , secara acak
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, adanya akun Facebook “King Kevlin” yang mengatasnamakan pemilik usaha Planet Gadget, Samuel Kevin atau yang dikenal sebagai King Kevin merupakan konten tiruan.
Faktanya, akun tersebut merupakan akun palsu. Akun Facebook resmi milik Samuel Kevin atau yang dikenal sebagai King Kevin adalah “King Kevin” dengan alamat facebook.com/100079282758342.
Klaim ini merupakan tindak penipuan yang sudah sering terjadi dengan modus mencatut nama influencer seperti Kevin dan juga beberapa influencer lainnya.
Faktanya, akun tersebut merupakan akun palsu. Akun Facebook resmi milik Samuel Kevin atau yang dikenal sebagai King Kevin adalah “King Kevin” dengan alamat facebook.com/100079282758342.
Klaim ini merupakan tindak penipuan yang sudah sering terjadi dengan modus mencatut nama influencer seperti Kevin dan juga beberapa influencer lainnya.
Kesimpulan
Akun palsu. Akun Facebook resmi milik Samuel Kevin atau yang dikenal sebagai King Kevin adalah “King Kevin” dengan alamat facebook.com/100079282758342 yang sudah terverifikasi.
Rujukan
(GFD-2024-20111) [SALAH] Gelombang Tinggi Seperti Tsunami Hantam Maluku pada 26 Mei 2024
Sumber: Youtube.comTanggal publish: 27/05/2024
Berita
TAMAT SUDAH PESISIR MALUKU
SEKETIKA LUDES GELOMBANG TINGGI BAK TSUNAMI PADA HARI INI
SEKETIKA LUDES GELOMBANG TINGGI BAK TSUNAMI PADA HARI INI
Hasil Cek Fakta
Muncul sebuah unggahan di Youtube pada 26 Mei 2024 mengenai klaim yang mengatakan jika telah terjadi gelombang tinggi seperti tsunami yang menghantam Maluku.
Namun, setelah disimak dan dilakukan pencarian di Google ternyata isi video tersebut hanya berisi tentang peringatan BMKG mengenai potensi terjadinya gelombang tinggi. Narator hanya membacakan ulang sebuah artikel berjudul “Hari Ini dan Besok Perairan Bengkulu, Lampung dan Banten Potensi Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter” yang diterbitkan oleh Diskursus Network.
Mengutip dari Diskursus Network, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini tentang potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada tanggal 26 hingga 27 Mei 2024. Peringatan ini diberikan menyusul prediksi kondisi angin yang berpotensi mengakibatkan gelombang tinggi di berbagai wilayah laut Indonesia. Oleh karena itu masyarakat yang tinggal di sekitar pesisir pantai dihimbau agar tetap selalu waspada terhadap terjadinya gelombang tinggi.
Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa isi video tersebut jelas berbeda dengan apa yang diklaim pada judul video mengenai adanya gelombang tinggi seperti tsunami yang menghantam Maluku.
Namun, setelah disimak dan dilakukan pencarian di Google ternyata isi video tersebut hanya berisi tentang peringatan BMKG mengenai potensi terjadinya gelombang tinggi. Narator hanya membacakan ulang sebuah artikel berjudul “Hari Ini dan Besok Perairan Bengkulu, Lampung dan Banten Potensi Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter” yang diterbitkan oleh Diskursus Network.
Mengutip dari Diskursus Network, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini tentang potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada tanggal 26 hingga 27 Mei 2024. Peringatan ini diberikan menyusul prediksi kondisi angin yang berpotensi mengakibatkan gelombang tinggi di berbagai wilayah laut Indonesia. Oleh karena itu masyarakat yang tinggal di sekitar pesisir pantai dihimbau agar tetap selalu waspada terhadap terjadinya gelombang tinggi.
Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa isi video tersebut jelas berbeda dengan apa yang diklaim pada judul video mengenai adanya gelombang tinggi seperti tsunami yang menghantam Maluku.
Kesimpulan
Faktanya isi video tersebut jelas berbeda dengan apa yang diklaim pada judul video mengenai adanya gelombang tinggi seperti tsunami yang menghantam Maluku.
Rujukan
(GFD-2024-20112) [SALAH] Efek Samping Vaksin AstraZeneca Berkaitan dengan Agenda Lenyapnya Seluruh Manusia pada 2025
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 27/05/2024
Berita
“2025 UMAT MANUSIA AKAN PUNAH?? 2025 SEMUA MANUSIA AKAN TERKENA PENYAKIT BERBAHAYA BERIKUT PENJELASANNYA”
Penjelasan dalam video:
“2025 manusia akan terkena penyakit berbahaya apakah benar? Berikut penjelasannya viral ucapan Mongol yang mengungkap bahwa di tahun 2025 akan terjadi peristiwa besar yaitu seluruh manusia akan lenyap karena penyakit ini berikut videonya.
‘2025 itu masih akan terjadi e menghilangkan umat manusia dengan penyakit yang dibuat. Itu 2025 kenapa gua tau? Karena waktu-waktu gua keluar dari satanic itu sebelum waktu keluar kita itu sempat melakukan meeting bersama, itu meeting seluruh induk satanic di dunia.’
Tapi guys kalo dihubungkan dengan berita yang trending saat ini yaitu tentang kasus bahwa vaksin Covid-19, AstraZeneca bisa membuat darah beku berita ini baru-baru kemarin membuat warga heboh karena perusahaan vaksin AstraZeneca sendiri yang mengklaim bahwa vaksin AstraZeneca bisa membuat darah beku dan ada juga korban yang telah meninggal dunia. Akibat vaksin tersebut, lantas apakah ucapan Mongol itu ada hubungannya dengan berita vaksin yang dapat membekukan darah ini? Naudzubillah tiada yang tau guys, tapi bagaimana nih pendapat kalian?”
Penjelasan dalam video:
“2025 manusia akan terkena penyakit berbahaya apakah benar? Berikut penjelasannya viral ucapan Mongol yang mengungkap bahwa di tahun 2025 akan terjadi peristiwa besar yaitu seluruh manusia akan lenyap karena penyakit ini berikut videonya.
‘2025 itu masih akan terjadi e menghilangkan umat manusia dengan penyakit yang dibuat. Itu 2025 kenapa gua tau? Karena waktu-waktu gua keluar dari satanic itu sebelum waktu keluar kita itu sempat melakukan meeting bersama, itu meeting seluruh induk satanic di dunia.’
Tapi guys kalo dihubungkan dengan berita yang trending saat ini yaitu tentang kasus bahwa vaksin Covid-19, AstraZeneca bisa membuat darah beku berita ini baru-baru kemarin membuat warga heboh karena perusahaan vaksin AstraZeneca sendiri yang mengklaim bahwa vaksin AstraZeneca bisa membuat darah beku dan ada juga korban yang telah meninggal dunia. Akibat vaksin tersebut, lantas apakah ucapan Mongol itu ada hubungannya dengan berita vaksin yang dapat membekukan darah ini? Naudzubillah tiada yang tau guys, tapi bagaimana nih pendapat kalian?”
Hasil Cek Fakta
Artikel disadur dari Tempo.
Beredar sebuah video di Facebook yang memberikan informasi bahwa efek samping vaksin AstraZeneca berupa pembekuan darah dan jumlah trombosit berkaitan dengan agenda lenyapnya seluruh manusia pada tahun 2025.
Setelah ditelusuri klaim tersebut menyesatkan. Dilansir dari Tempo.co, sejak 2021 European Medicine Agency sudah mengingatkan akan adanya efek samping tersebut namun efek ini jarang terjadi dan manfaat vaksin AstraZeneca masih lebih besar dibandingkan efek sampingnya. Vaksin ini efektif untuk mengurangi rawat inap dan mencegah kematian akibat infeksi Covid-19.
BPOM pada laman resminya menjelaskan bahwa hingga April 2024 tidak ditemukan laporan kejadian pembekuan darah akibat vaksin AstraZeneca di Indonesia. Menanggapi temuan adanya efek samping tersebut, BPOM menyebut bahwa manfaat pemberian vaksin Covid-19 AstraZeneca lebih besar daripada risiko efek samping yang ditimbulkan.
Dengan demikian, efek samping vaksin AstraZeneca berkaitan dengan agenda pelenyapan manusia adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.
Beredar sebuah video di Facebook yang memberikan informasi bahwa efek samping vaksin AstraZeneca berupa pembekuan darah dan jumlah trombosit berkaitan dengan agenda lenyapnya seluruh manusia pada tahun 2025.
Setelah ditelusuri klaim tersebut menyesatkan. Dilansir dari Tempo.co, sejak 2021 European Medicine Agency sudah mengingatkan akan adanya efek samping tersebut namun efek ini jarang terjadi dan manfaat vaksin AstraZeneca masih lebih besar dibandingkan efek sampingnya. Vaksin ini efektif untuk mengurangi rawat inap dan mencegah kematian akibat infeksi Covid-19.
BPOM pada laman resminya menjelaskan bahwa hingga April 2024 tidak ditemukan laporan kejadian pembekuan darah akibat vaksin AstraZeneca di Indonesia. Menanggapi temuan adanya efek samping tersebut, BPOM menyebut bahwa manfaat pemberian vaksin Covid-19 AstraZeneca lebih besar daripada risiko efek samping yang ditimbulkan.
Dengan demikian, efek samping vaksin AstraZeneca berkaitan dengan agenda pelenyapan manusia adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah
Faktanya efek samping AstraZeneca yang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan karena bisa menyebabkan pembekuan darah dan jumlah trombosit yang rendah jarang terjadi. Sejak 2021 European Medicine Agency sudah mengingatkan akan adanya efek samping tersebut namun efek ini jarang terjadi, manfaat vaksin masih lebih besar untuk mencegah Covid-19 sehingga mengurangi angka kematian dibandingkan efek sampingnya.
Faktanya efek samping AstraZeneca yang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan karena bisa menyebabkan pembekuan darah dan jumlah trombosit yang rendah jarang terjadi. Sejak 2021 European Medicine Agency sudah mengingatkan akan adanya efek samping tersebut namun efek ini jarang terjadi, manfaat vaksin masih lebih besar untuk mencegah Covid-19 sehingga mengurangi angka kematian dibandingkan efek sampingnya.
Rujukan
- https://cekfakta.tempo.co/fakta/2910/menyesatkan-mengaitkan-efek-samping-vaksin-astrazeneca-dengan-prediksi-lenyapnya-seluruh-umat-manusia-pada-2025
- https://www.pom.go.id/penjelasan-publik/penjelasan-publik-nomor-hm-01-1-2-05-24-35-tanggal-5-mei-2024-tentang-pemantauan-jangka-panjang-keamanan-vaksin-covid-19-astrazeneca
(GFD-2024-20113) [SALAH] Prabowo Mengamuk Usai Sri Mulyani Beberkan Kasus Korupsinya
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 27/05/2024
Berita
“GEGER PAGI INI || SRI MULYANI BEBERKAN DATA MENHAN KEPADA GANJAR ANIES ,SAMPAI PRABOWO NGAMUK BEGINI
Hasil Cek Fakta
Artikel disadur dari Kompas.
Beredar unggahan di media sosial Facebook dengan klaim menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengamuk karena Menteri Keuangan Sri Mulyani membeberkan kasus korupsinya. Unggahan tersebut juga disertai dengan tautan video dari kanal Youtube Agenda Politik yang berjudul “PRABOWO JAHAT, BENGIS, INI BUKTINYA – PILPRES 2024 – PEMILU 2024”
Namun, klaim dalam unggahan tersebut tidak benar. Dilansir dari kompas.com, gambar di thumbnail video saat ditelusuri kembali menggunakan teknik reverse image search hasilnya gambar tersebut identik dengan gambar di artikel Kompas.com yang berjudul “Baru Dibuka, Sidang Paripurna DPD Kembali Ricuh”.
Dalam gambar aslinya pria yang sedang ditenangkan oleh beberapa orang itu bukanlah Prabowo, namun anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Maluku Utara, Basri Samarra, saat melakukan interupsi di sidang paripurna di Gedung Senayan Jakarta pada 11 April 2016.
Setelah disimak dan melakukan pencarian di Google tidak ditemukan informasi valid mengenai Prabowo mengamuk karena Sri Mulyani membeberkan korupsinya, narator hanya membacakan artikel yang diunggah oleh Seword.com yang berjudul “Prabowo Tak Tahan Berbulu Domba, Dilepas dan Beringas Ingin Berkuasa”, artikel tersebut memuat opini yang menyebut Prabowo sangat bernafsu untuk berkuasa. Dalam opini itu juga disebutkan bahwa Indonesia akan hancur jika dipimpin Prabowo.
Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa klaim Prabowo mengamuk karena Sri Mulyani membeberkan kasus korupsinya adalah tidak benar. Faktanya narator hanya membacakan artikel yang memuat opini bahwa Prabowo sangat bernafsu untuk berkuasa.
Beredar unggahan di media sosial Facebook dengan klaim menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengamuk karena Menteri Keuangan Sri Mulyani membeberkan kasus korupsinya. Unggahan tersebut juga disertai dengan tautan video dari kanal Youtube Agenda Politik yang berjudul “PRABOWO JAHAT, BENGIS, INI BUKTINYA – PILPRES 2024 – PEMILU 2024”
Namun, klaim dalam unggahan tersebut tidak benar. Dilansir dari kompas.com, gambar di thumbnail video saat ditelusuri kembali menggunakan teknik reverse image search hasilnya gambar tersebut identik dengan gambar di artikel Kompas.com yang berjudul “Baru Dibuka, Sidang Paripurna DPD Kembali Ricuh”.
Dalam gambar aslinya pria yang sedang ditenangkan oleh beberapa orang itu bukanlah Prabowo, namun anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Maluku Utara, Basri Samarra, saat melakukan interupsi di sidang paripurna di Gedung Senayan Jakarta pada 11 April 2016.
Setelah disimak dan melakukan pencarian di Google tidak ditemukan informasi valid mengenai Prabowo mengamuk karena Sri Mulyani membeberkan korupsinya, narator hanya membacakan artikel yang diunggah oleh Seword.com yang berjudul “Prabowo Tak Tahan Berbulu Domba, Dilepas dan Beringas Ingin Berkuasa”, artikel tersebut memuat opini yang menyebut Prabowo sangat bernafsu untuk berkuasa. Dalam opini itu juga disebutkan bahwa Indonesia akan hancur jika dipimpin Prabowo.
Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa klaim Prabowo mengamuk karena Sri Mulyani membeberkan kasus korupsinya adalah tidak benar. Faktanya narator hanya membacakan artikel yang memuat opini bahwa Prabowo sangat bernafsu untuk berkuasa.
Kesimpulan
Klaim Prabowo mengamuk karena Sri Mulyani membeberkan kasus korupsinya adalah tidak benar. Faktanya narator hanya membacakan artikel yang memuat opini bahwa Prabowo sangat bernafsu untuk berkuasa.
Rujukan
- https://www.kompas.com/cekfakta/read/2024/05/21/143253182/hoaks-prabowo-mengamuk-usai-sri-mulyani-beberkan-kasus-korupsinya
- https://pemilu.kompas.com/read/2016/04/11/16055591/Baru.Dibuka.Sidang.Paripurna.DPD.Kembali.Ricuh
- https://seword.com/politik/prabowo-tak-tahan-berbulu-domba-dilepas-dan-3J7BRoybO4
Halaman: 3539/7981





