• (GFD-2024-21705) [SALAH] Anies Baswedan Resmi Dinyatakan sebagai Cagub DKI

    Sumber: youtube.com
    Tanggal publish: 31/05/2024

    Berita

    “BERITA TERBARU~ANIES RESMI DI NYATAKAN CAGUB JAKARTA”

    Hasil Cek Fakta

    Kanal Youtube GARUDA POLITIK mengunggah video dengan klaim bahwa Anies Baswedan resmi dinyatakan sebagai calon gubernur DKI Jakarta. Dalam gambar pratinjau video tersebut juga disebutkan bahwa mantan pasangan Anies pada Pilpres Februari lalu, Muhaimin Iskandar akan setia menemani bersama partainya, PKB.

    Namun setelah menonton keseluruhan video, cuplikan dalam video tersebut merupakan gabungan dari cuplikan video yang tidak saling berkaitan. Sedangkan narasi yang dibacakan dalam video identik dengan artikel yang diunggah Tempo dengan judul “Muhaimin Iskandar Senang Anies Baswedan Maju di Pilgub Jakarta.”

    Artikel yang diunggah pada 28 Mei 2024 ini menjelaskan bahwa Cak Imin merasa senang jika Anies Baswedan akan maju dalam kontestasi pemilihan gubernur DKI Jakarta mendatang.

    Cak Imin menambahkan bahwa keputusan PKB untuk mengusung Anies dalam Pilkada Jakarta masih menunggu keputusan bersama Dewan Pimpinan Wilayah dan Dewan Pimpinan Cabang PKB.

    Sebelumnya Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera DKI Jakarta sepakat mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon gubernur Jakarta. Namun Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS berbeda sikap terkait pencalonan Anies Baswedan di pemilihan kepala daerah atau Pilkada Jakarta. DPP PKS menyatakan bakal memberikan tiket prioritas bagi kader internal untuk maju di palagan Pilkada Jakarta.

    Dalam kesempatan yang sama, Cak Imin mengungkapkan Anies Baswedan belum menyampaikan keinginannya untuk maju di Pilgub Jakarta 2024.

    Kesimpulan

    Video berisi cuplikan yang tidak saling berkaitan. Narasi yang dibacakan hanya pendapat dari Muhaimin Iskandar, apabila Anies Baswedan hendak maju ke Pilgub DKI 2024.

    Rujukan

  • (GFD-2024-21706) [SALAH] Karma Tinggalkan Anies: Seluruh Anggota DPR RI Nasdem Terancam Ditangkap KPK

    Sumber: youtube.com
    Tanggal publish: 31/05/2024

    Berita

    “BERITA TERBARU~NASDEM KENA KARMA, DPR RI DARI NASDEM TRANCAM DI PERIKSA KPK”

    Hasil Cek Fakta

    Kanal Youtube GARUDA POLITIK mengunggah video dengan klaim bahwa Partai Nasdem menerima arma akibat tinggalkan Anies Baswedan. Dalam judul dan gambar pratinjau video disebutkan bahwa seluruh anggota DPR RI dari Partai Nasdem terancam akan diperiksa bahkan ditangkap oleh KPK.

    Namun jika menonton keseluruhan video, cuplikan dalam video tersebut tidak berkaitan dengan klaim yang beredar. Selain itu, narasi yang dibacakan dalam video identik dengan artikel yang diunggah Tribunnews dengan judul “Disebut Hilang di Rumdin SYL, Durian Musang King Ratusan Juta Ternyata Dinikmati Anggota DPR NasDem.”

    Dalam artikel yang diunggah pada 28 Mei 2024 tersebut menjelaskan mantan ajudan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo atau SYL, Panji Hartanto menjelaskan terkait hilangnya durian Musang King yang memiliki harga ratusan juta dari rumah dinas eks majikannya itu di Widya Chandra, Jakarta Selatan.

    Dia mengungkapkan durian tersebut dinikmati oleh anggota DPR dari Partai Nasdem, Rusdi Masse Mappasessu. Selain itu, dia menyebut durian itu juga dinikmati oleh eks Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan yang turut menjadi terdakwa, Muhammad Hatta.

    Hal ini disampaikannya sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara gratifikasi dan pemerasan di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) yang digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2024).

    Kesimpulan

    Narasi dalam video hanya menjelaskan keterangan mantan ajudan Menteri Pertanian SYL terkait hilangnya durian Musang King yang memiliki harga ratusan juta dari rumah dinas SYL.

    Rujukan

  • (GFD-2024-21707) [SALAH] TNI Berhasil Buat OPM Menangis

    Sumber: youtube.com
    Tanggal publish: 31/05/2024

    Berita

    “BERITA TERBARU~OPM MINTA AMPUN SAMPEK NANGIS – NANGIS……”

    Hasil Cek Fakta

    Kanal Youtube GARUDA POLITIK mengunggah video dengan klaim bahwa TNI lakukan operasi militer untuk memburu OPM (Organisasi Papua Merdeka). Dalam gambar pratinjau dan judul disebutkan bahwa markas OPM ini dibakar oleh TNI dan OPM meminta ampun sampai menangis.

    Namun cuplikan yang ditampilkan memiliki kesamaan dengan unggahan Serambinews di kanal Youtube-nya. Unggahan dengan judul “Kontak Senjata dengan KKB di Pos TNI Distrik Sugapa Papua Tengah, 2 Prajurit dikabarkan Terluka” ini menjelaskan tentang peristiwa Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan aksi,di Titigi Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah pada 23 Juli 2023 lalu.

    Sedangkan untuk narasi yang dibacakan dalam video, identik dengan artikel yang diunggah Tribun Sorong dengan judul “Prajurit Yonif 133/YS Kontak Tembak Buru OPM hingga ke Sarang di Maybrat, Sita Berbagai Barang Bukti.”

    Dalam artikel tersebut tidak menjelaskan kejadian OPM yang meminta maaf hingga menangis seperti pada klaim video. Artikel menjelaskan tentang Satgas Batalion Infateri 133/Yudha Sakti (Yonif 133/YS) mendapati persembunyian Organisasi Papua Merdeka (OPM) di pedalaman hutan Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Minggu (19/5/2024).

    Sempat terjadi kontak tembak dalam upaya pengejaran oleh TNI, namun mereka berhasil kabur.

    Hasil penyisiran di sekitar lokasi, anggota Satgas Yonif 133/YS menemukan berbagai barang bukti. Antara lain dua unit handphone (Hp) Android, lima unit Hp poliponik, handy talky (HT), satu kotak amunisi senapan angin, lima buku bertuliskan mantra, senter, puluhan anak panas, panel solar cell, kaos dan aksesori bergambar Free West Papua, hingga peralatan memasak serta bahan makanan.

    Kesimpulan

    Cuplikan video dan narasi tidak memiliki kaitan dengan klaim OPM yang dibuat menangis oleh TNI.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20232) [SALAH] Polisi Salah Tangkap Lagi, Egi Palsu Kembali Dilepaskan

    Sumber: tiktok.com
    Tanggal publish: 30/05/2024

    Berita

    Polisi salah tangkap lagi, untungnya belum di sentrum
    Egi Palsu Kembali Dilepaskan

    https://vt.tiktok.com/ZSY2nS2Jr/ / https://archive.md/uEI0q (Arsip)

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah akun Tiktok dengan nama @kirom915 mengunggah sebuah tangkapan layar di yang memperlihatkan judul sebuah thumbnail Youtube dengan klaim bahwa Polisi telah salah tangkap terhadap Egi, sehingga kembali dilepaskan.

    Setelah dilakukan penelusuran foto yang identik menggunakan fitur Google Lens, ditemukan foto yang identik pada berita di situs Jawapos dengan judul “Polisi Bebaskan Perawat DN Tersangka Gunting Jari Bayi di Palembang” yang terbit oada 13 Februari 20023.

    Adapun pria dalam foto adalah DN, seorang perawat di Rumah Sakit Muhammadiyah yang sebelumnya menjadi tersangka kasus dugaan gunting jari bayi dalam perawatan. Pada 13 Februari 2023 lalu, DN dibebaskan dari hukuman penjara setelah melalui sistem keadilan restoratif.

    “Ya, karena kasus suudah selesai melalui keadilan restoratif merujuk peraturan Polri Nomor 8 Tahun 2021 (tersangka dibebaskan),” kata Kepala Polrestabes Palembang sebagaimana dikutip dari Jawapos.

    Selain itu melansir dari informasi terbaru mengenai Egi alias Pegi terduga kasus pembunuhan Vina Cirebon, belum ada informasi mengenai pembebasan Egi sebagaimana klaim dalam video.

    Dengan demikian, klaim bahwa Polisi telah membebaskan Egi alias Pegi “palsu” karena menjadi korban salah tangkap, tidak benar.

    Kesimpulan

    Faktanya, bukan Egi alias Pegi dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon. Laki-laki dalam foto merupakan DN, oknum perawat RS Muhammadiyah yang sebelumnya menjadi tersangka kasus dugaan gunting jari bayi. DN dibebaskan melalui sistem keadilan restoratif.

    Rujukan