(GFD-2024-17219) [SALAH] “Foto-foto Tersangka Teroris Penyerangan Gedung Konser Moskow”
Sumber: Twitter.comTanggal publish: 29/03/2024
Berita
“Foto-foto tersangka teroris penyerangan Gedung Konser Moskow. Mereka semua berasal dari Kaukasus. Ada laporan yang belum dikonfirmasi mengenai +150 orang tewas”
Hasil Cek Fakta
Postingan di Twitter membagikan foto-foto yang diklaim merupakan 5 orang tersangka pelaku teror di Gedung Konser Moskow di Rusia yang terjadi pada 22 Maret 2024.
Namun faktanya kelima orang tersebut adalah tersangka dari kasus penyerangan yang berbeda. Dilansir dari Misbar.com, kelima orang tersebut merupakan tersangka penyerangan Pusat Polisi Volga, Republik Ingushetia, Federasi Rusia pada akhir Maret 2023. Tidak ada kaitannya dengan teror di Gedung Konser Moskow pada 22 Maret 2024.
Dilansir dari BBC, Rusia telah menangkap empat orang pelaku serangan di Moskow. Kelompok Negara Islam atau ISIS mengatakan bahwa mereka bertanggungjawab atas serangan yang telah menewaskan 137 orang tersebut.
Dengan demikian, foto-foto pelaku serangan di Gedung Konser Moskow pada Maret 2024 adalah tidak benar dengan kategori Konteks yang Salah.
Namun faktanya kelima orang tersebut adalah tersangka dari kasus penyerangan yang berbeda. Dilansir dari Misbar.com, kelima orang tersebut merupakan tersangka penyerangan Pusat Polisi Volga, Republik Ingushetia, Federasi Rusia pada akhir Maret 2023. Tidak ada kaitannya dengan teror di Gedung Konser Moskow pada 22 Maret 2024.
Dilansir dari BBC, Rusia telah menangkap empat orang pelaku serangan di Moskow. Kelompok Negara Islam atau ISIS mengatakan bahwa mereka bertanggungjawab atas serangan yang telah menewaskan 137 orang tersebut.
Dengan demikian, foto-foto pelaku serangan di Gedung Konser Moskow pada Maret 2024 adalah tidak benar dengan kategori Konteks yang Salah.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah
Faktanya orang yang berada dalam foto tersebut adalah tersangka yang menyerang pusat kepolisian di Republik Ingushetia pada akhir Maret 2023, tidak ada kaitannya dengan kasus teror di Gedung Konser Moskow pada 22 Maret 2024.
Faktanya orang yang berada dalam foto tersebut adalah tersangka yang menyerang pusat kepolisian di Republik Ingushetia pada akhir Maret 2023, tidak ada kaitannya dengan kasus teror di Gedung Konser Moskow pada 22 Maret 2024.
Rujukan
- https://misbar.com/en/factcheck/2024/03/23/this-picture-does-not-depict-the-list-of-suspects-in-moscow-concert-hall-attack
- https://www.bbc.com/indonesia/articles/clkm370gyjko
- https://international.sindonews.com/read/1346889/41/rusia-marah-dan-sedih-setelah-teroris-bantai-137-orang-di-gedung-konser-moskow-1711325032
(GFD-2024-17218) [SALAH] Video Pembuatan Sayur Kol Palsu, “Hati-hati Jangan Salah Beli”
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 29/03/2024
Berita
“Hati2 sayur Kol Palsu”
“Kol kw super. Wah ternyata seperti ini ya guys cara pembuatan kol palsu guys, hati-hati ya guys, jangan asal beli.”
“Kol kw super. Wah ternyata seperti ini ya guys cara pembuatan kol palsu guys, hati-hati ya guys, jangan asal beli.”
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah video yang menunjukkan proses pembuatan sayur kol dengan menggunakan cairan yang dituangkan ke air kemudian cairan tersebut akan dibentuk menyerupai sayur kol utuh. Narator dalam video menyebut bahwa video tersebut adalah proses pembuatan sayur kol dan ia menghimbau agar masyarakat berhati-hati agar tidak salah beli.
Namun setelah ditelusuri video tersebut serupa dengan video YouTube yang berjudul “Membuat sampel makanan Jepang” yang telah terpublikasi 10 tahun yang lalu, hanya saja diambil dari sudut pandang yang berbeda.
Dilansir dari Kotaku.com, banyak restoran Jepang yang membuat sampel makanan yang terbuat dari plastik yang dicairkan dan diberi warna sebagai replika untuk pelengkap daftar menu makanannya, dan video YouTube tersebut memperlihatkan bagaimana proses sampel makanan Jepang dibuat.
Dengan demikian, video pembuatan sayur kol palsu adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.
Namun setelah ditelusuri video tersebut serupa dengan video YouTube yang berjudul “Membuat sampel makanan Jepang” yang telah terpublikasi 10 tahun yang lalu, hanya saja diambil dari sudut pandang yang berbeda.
Dilansir dari Kotaku.com, banyak restoran Jepang yang membuat sampel makanan yang terbuat dari plastik yang dicairkan dan diberi warna sebagai replika untuk pelengkap daftar menu makanannya, dan video YouTube tersebut memperlihatkan bagaimana proses sampel makanan Jepang dibuat.
Dengan demikian, video pembuatan sayur kol palsu adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah
Faktanya video tersebut adalah proses pembuatan sampel makanan di Jepang. Sampel tersebut akan dijadikan replika dalam menu makanan sehingga konsumen dapat melihat seperti apa makanan yang sebenarnya.
Faktanya video tersebut adalah proses pembuatan sampel makanan di Jepang. Sampel tersebut akan dijadikan replika dalam menu makanan sehingga konsumen dapat melihat seperti apa makanan yang sebenarnya.
Rujukan
(GFD-2024-17217) [SALAH] Informasi Rekrutmen Karyawan Pelindo Regional I Tanjung Balai Karimun
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 29/03/2024
Berita
Dibutuhkan Segera Karyawan Laki-laki & Wanita untuk Staf Kasir Dan Penjaga Tiket. PENETAPAN KERJA: Pelindo Regional 1 Tanjung Balai Karimun
Alamat: Jl. Teluk Air
PERSYARATAN:
Umur 17-25 Tahun
Min Lulusan SMP/SMA
Di Butuhkan Segera..
Info detail bisa Menghubungi Kontak ADM Whatsapp: 089509807229 (Ibuk Venya)
Alamat: Jl. Teluk Air
PERSYARATAN:
Umur 17-25 Tahun
Min Lulusan SMP/SMA
Di Butuhkan Segera..
Info detail bisa Menghubungi Kontak ADM Whatsapp: 089509807229 (Ibuk Venya)
Hasil Cek Fakta
Kembali beredar informasi lowongan di grup loker Facebook yaitu akun Facebook mengunggah informasi lowongan pekerjaan sebagai staf kasir dan penjaga tiket di Pelindo Regional I Tanjung Balai Karimun. Pada informasi mencantumkan persyaratan dan kontak narahubung 0895 0980 7229 atas nama ibu Venya.
Setelah ditelusuri akun Facebook @info.lokerkarimun melakukan konfirmasi ke salah satu pegawai Pelindo menyatakan bahwa Pelindo tidak membuka lowongan kerja tersebut. Informasi terkait lowongan kerja selalu dibagikan pada situs resmi BUMN. Apalagi dengan modus meminta uang untuk biaya administrasi dipastikan terindikasi penipuan, karena segala proses rekrutmen resmi tidka dipungut biaya.
Berdasarkan penjelasan di atas informasi lowongan kerja yang dibagikan pada grup Facebook tersebut adalah modus penipuan dan merupakan konten palsu.
Setelah ditelusuri akun Facebook @info.lokerkarimun melakukan konfirmasi ke salah satu pegawai Pelindo menyatakan bahwa Pelindo tidak membuka lowongan kerja tersebut. Informasi terkait lowongan kerja selalu dibagikan pada situs resmi BUMN. Apalagi dengan modus meminta uang untuk biaya administrasi dipastikan terindikasi penipuan, karena segala proses rekrutmen resmi tidka dipungut biaya.
Berdasarkan penjelasan di atas informasi lowongan kerja yang dibagikan pada grup Facebook tersebut adalah modus penipuan dan merupakan konten palsu.
Kesimpulan
Pelindo hanya membuka lowongan pada situs resmi Pelindo ataupun BUMN.
Rujukan
(GFD-2024-17216) Hoaks! Gojek bagikan THR ke mitra ojek daring sebesar Rp1,8 juta
Sumber:Tanggal publish: 29/03/2024
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan Facebook menarasikan perusahaan Gojek Tokopedia (GoTo) membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada mitra ojek online sebesar Rp1,2 juta hingga Rp1,8 juta.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Gojek Tokopedia telah menyepakati peraturan pemerintah (PP) no. 14 tahun 2024 tentang Tunjangan Hari Raya (THR).
Bahwa untuk Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2024 akan dibayarkan kepada seluruh mitra yang aktif dalam 9 bulan terakhir, selambatnya tanggal 02 April 2024 Besaran THR mitra akan disesuaikan dengan ketentuan gojek terbaru, sebagai berikut:
1. Mitra sampingan sebesar Rp. 1.200.000,.
2. Mitra full time sebesar Rp 1.800.000,.
Demikian yang kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih. Selalu patuhi rambu-rambu lalu lintas dan tetap SEMANGAT. Salam, Gojek Indonesia”
Namun, benarkah Gojek bagikan THR kemitra ojek online sebesar Rp1,8 juta?
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Gojek Tokopedia telah menyepakati peraturan pemerintah (PP) no. 14 tahun 2024 tentang Tunjangan Hari Raya (THR).
Bahwa untuk Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2024 akan dibayarkan kepada seluruh mitra yang aktif dalam 9 bulan terakhir, selambatnya tanggal 02 April 2024 Besaran THR mitra akan disesuaikan dengan ketentuan gojek terbaru, sebagai berikut:
1. Mitra sampingan sebesar Rp. 1.200.000,.
2. Mitra full time sebesar Rp 1.800.000,.
Demikian yang kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih. Selalu patuhi rambu-rambu lalu lintas dan tetap SEMANGAT. Salam, Gojek Indonesia”
Namun, benarkah Gojek bagikan THR kemitra ojek online sebesar Rp1,8 juta?
Hasil Cek Fakta
SVP Corporate Affairs Gojek, Rubi W Purnomo, menegaskan narasi tersebut merupakan hoaks. Rubi melanjutkan, mereka menghormati himbauan yang dikeluarkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan serta senantiasa mengikuti peraturan pemerintah dan regulasi yang berlaku.
Berdasarkan ketentuan Permenaker 5 Tahun 2021 Pasal 31 dan Permenhub 12/2019 Pasal 15, kami memahami bahwa hubungan perusahaan aplikasi & ojol adalah hubungan kemitraan, dan bukan termasuk dalam bentuk hubungan kerja seperti Perjanjian Kerja dengan Waktu Tertentu (PKWT), PKWTT, dan hubungan kerja lainnya.
Sejalan dengan komitmen dan strategi jangka panjang Gojek, kami terus mendukung upaya dan semangat pemerintah untuk menjaga kesejahteraan mitra driver. Sejak 2016, kami telah memiliki program Gojek Swadaya yang ditujukan untuk meringankan biaya operasional mitra driver dan telah dinikmati oleh jutaan mitra driver di seluruh Indonesia.
Swadaya memiliki program khusus pada momen-momen tertentu di Indonesia, termasuk di bulan Ramadan dan Lebaran. Di tahun ini, program Gojek Swadaya kembali hadir lewat program:
1. Swadaya Mudik, berupa potongan harga bagi kebutuhan persiapan mudik mitra driver seperti pulsa, perawatan kendaraan, pengecekan kesehatan, dan lainnya
2. Bazar Swadaya yang menyediakan sembako dengan harga terjangkau
3. Mega Kopdar halal bi halal dengan berbagai hadiah menarik bagi mitra driver
Selain itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyatakan bahwa Tunjangan Hari Raya (THR) untuk pengemudi transportasi daring atau ojek online (ojol) merupakan imbauan kepada perusahaan dengan besaran dan mekanisme pemberiannya diserahkan kepada perusahaan.
"Terkait dengan THR untuk ojol dan kurir online, maksudnya adalah mengimbau kepada manajemen di perusahaan aplikator agar lebih peduli kepada mitranya yaitu para teman-teman ojol dan kurir online terutama untuk merayakan momen-momen penting seperti hari raya keagamaan," ujar Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI dan Jamsos) Kemnaker Indah Anggoro Putri, dilansir dari ANTARA.
Klaim: Gojek bagikan THR kemitra ojek online sebesar Rp1,8 juta
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Berdasarkan ketentuan Permenaker 5 Tahun 2021 Pasal 31 dan Permenhub 12/2019 Pasal 15, kami memahami bahwa hubungan perusahaan aplikasi & ojol adalah hubungan kemitraan, dan bukan termasuk dalam bentuk hubungan kerja seperti Perjanjian Kerja dengan Waktu Tertentu (PKWT), PKWTT, dan hubungan kerja lainnya.
Sejalan dengan komitmen dan strategi jangka panjang Gojek, kami terus mendukung upaya dan semangat pemerintah untuk menjaga kesejahteraan mitra driver. Sejak 2016, kami telah memiliki program Gojek Swadaya yang ditujukan untuk meringankan biaya operasional mitra driver dan telah dinikmati oleh jutaan mitra driver di seluruh Indonesia.
Swadaya memiliki program khusus pada momen-momen tertentu di Indonesia, termasuk di bulan Ramadan dan Lebaran. Di tahun ini, program Gojek Swadaya kembali hadir lewat program:
1. Swadaya Mudik, berupa potongan harga bagi kebutuhan persiapan mudik mitra driver seperti pulsa, perawatan kendaraan, pengecekan kesehatan, dan lainnya
2. Bazar Swadaya yang menyediakan sembako dengan harga terjangkau
3. Mega Kopdar halal bi halal dengan berbagai hadiah menarik bagi mitra driver
Selain itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyatakan bahwa Tunjangan Hari Raya (THR) untuk pengemudi transportasi daring atau ojek online (ojol) merupakan imbauan kepada perusahaan dengan besaran dan mekanisme pemberiannya diserahkan kepada perusahaan.
"Terkait dengan THR untuk ojol dan kurir online, maksudnya adalah mengimbau kepada manajemen di perusahaan aplikator agar lebih peduli kepada mitranya yaitu para teman-teman ojol dan kurir online terutama untuk merayakan momen-momen penting seperti hari raya keagamaan," ujar Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI dan Jamsos) Kemnaker Indah Anggoro Putri, dilansir dari ANTARA.
Klaim: Gojek bagikan THR kemitra ojek online sebesar Rp1,8 juta
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Halaman: 3490/7174




