• (GFD-2024-20447) [KLARIFIKASI] Cangkir Starbucks Bermotif Semangka Tidak Terkait Konflik Palestina-Israel

    Sumber:
    Tanggal publish: 10/06/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar narasi bahwa perusahaan gerai kopi Starbucks menjual cangkir dengan motif buah semangka yang menyimbolkan solidaritas Palestina.

    Gambar semangka menjadi simbol solidaritas terhadap Palestina, setelah konflik dengan Israel kembali memanas sejak 7 Oktober 2023.

    Warna semangka, yaitu kulit hijau dan putih, daging buah yang merah, dan biji hitam, dianggap mewakili bendera Palestina.

    Penjualan cangkir dengan motif semangka dinarasikan sebagai upaya Starbucks untuk meredakan dampak boikot.

    Starbucks menjadi sasaran boikot karena melayangkan gugatan terhadap Starbucks Workers United, serikat pekerja mereka, yang membuat konten dukungan untuk Palestina.

    Starbucks menggugat Starbucks Workers United karena menggunakan nama dan logo yang mirip dan dikhawatirkan dapat membingungkan konsumen tentang sikap perusahaan.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, cangkir Starbucks bermotif buah semangka bukan menyimbolkan solidaritas terhadap Palestina.

    Narasi soal Starbucks menjual cangkir bermotif semangka untuk mendukung Palestina dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada Januari 2024.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    Starbucks yang diboikot karena dukungannya terhadap Israel, Mencoba menarik perhatian publik dengan menjual cangkir bermotif semangka, salah satu simbol Palestina.

    Hasil Cek Fakta

    Setelah ditelusuri, Starbucks memang menjual cangkir bermotif semangka. Namun, penjualan cangkir itu tidak terkait konflik Palestina-Israel.

    Dilansir Reuters, Direktur Komunikasi Korporat Starbucks, Jaci Anderson mengatakan, cangkir bermotif semangka tersebut dirilis pada Mei 2023.

    Cangkir tersebut merupakan bagian dari merchandise Starbucks bertemakan musim panas, dan hanya tersedia di Inggris serta beberapa toko tertentu.

    Akun Facebook Starbucks UK mengunggah konten promosi yang memuat cangkir bermotif semangka tersebut pada 22 Juni 2023.

    Namun, pada Januari 2024, seorang pengguna TikTok asal Inggris, Deanna Hassanein, mengunggah foto cangkir bermotif semangka itu dijual di salah satu gerai Starbucks.

    Ketika Reuters mengonfirmasi tentang hal itu, Anderson menjelaskan, lumrah bagi merchandise musiman untuk dijual lagi di luar musimnya ketika stok tersedia.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, klaim bahwa Starbucks menjual cangkir bermotif semangka untuk mendukung Palestina merupakan narasi keliru.

    Starbucks memang menjual cangkir bermotif semangka. Namun, penjualan cangkir itu tidak terkait konflik Palestina-Israel.

    Cangkir tersebut merupakan bagian dari merchandise Starbucks bertemakan musim panas, yang dirilis pada Mei 2023 dan hanya tersedia di Inggris serta beberapa toko tertentu.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20448) [HOAKS] Artikel Opini soal Gaza Akan Jadi Tuan Rumah Parade "Pride"

    Sumber:
    Tanggal publish: 10/06/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar tangkapan layar artikel opini media massa Inggris The Guardian yang menyebutkan, suatu saat Gaza akan menjadi tuan rumah parade Pride.

    Parade ini merupakan sarana untuk mengampanyekan persamaan hak lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di berbagai negara.

    Namun, setelah ditelusuri, konten berupa tangkapan layar tersebut merupakan hasil manipulasi.

    Tangkapan layar judul artikel opini The Guardian terkait parade Pride di Gaza dibagikan oleh akun Facebook ini.

    Dalam unggahan tersebut tertera nama penulis Owen Jones dan tanggal artikel ditayangkan pada 2 Juni 2024.

    Kemudian, terdapat teks sebagai berikut: Keberagaman dan inklusi ada di hati semua orang Palestina. Suatu hari nanti, Gaza akan menjadi tuan rumah parade Pride terbesar di dunia. 

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com tidak menemukan artikel opini Owen Jones di laman The Guardian yang menyebut Gaza dapat menjadi tuan rumah parade Pride. 

    Pada 2 Juni 2024, Jones hanya menulis artikel terkait pemilihan umum di Inggris berjudul "Bohemian Bristol Central could be the one contest Labour loses on election night. Here’s why".

    Dilansir Reuters, juru bicara The Guardian membantah soal unggahan tersebut.

    Ia menjelaskan, The Guardian tidak pernah menerbitkan artikel yang menyebut suatu saat Gaza akan menjadi tuan rumah parade Pride. 

    "Tangkapan layar yang dibagikan itu bukan dan tidak pernah menjadi artikel atau berita utama yang diterbitkan The Guardian,” ujar juru bicara The Guardian. 

    Sementara, melalui akun X-nya, @OwenJones84, Jones membantah telah menulis artikel opini tersebut.

    Kesimpulan

    Tangkapan layar judul artikel opini The Guardian mengenai kemungkinan Gaza menjadi tuan rumah parade Pride merupakan hasil manipulasi.

    Juru bicara The Guardian menyebutkan, medianya tidak pernah menerbitkan artikel tersebut. Selain itu, Owen Jones membantah pernah menulis opini mengenai Gaza dan parade Pride.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20450) [KLARIFIKASI] Biaya Persalinan Tidak Dikenai PPN

    Sumber:
    Tanggal publish: 10/06/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar narasi bahwa biaya persalinan akan dikenai pajak sebesar 12 persen. Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut keliru.

    Informasi soal pajak biaya persalinan disebarkan oleh akun Facebook ini dan ini.

    Sementara, akun Facebook ini dan ini menyebutkan penerapan pajak sebesar 12 persen bagi ibu melahirkan.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun, pada Rabu (4/6/2024): Edan edan. Ibu melahirkan saja dikenai pajak 12%!!!

     

    Hasil Cek Fakta

    Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu), Dwi Astuti membantah soal penerapan pajak atas biaya persalinan.

    "Jasa pelayanan kesehatan medis termasuk dalam jasa kena pajak tertentu yang bersifat strategis," kata Dwi, pada Rabu (5/6/2024), seperti diwartakan Kompas.com.

    Dasar hukumnya, yakni Pasal 10 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2022, yang mengatur jasa pelayanan kesehatan, termasuk persalinan atau melahirkan, dibebaskan dari pajak pertambahan nilai (PPN).

    "(Jasa pelayanan kesehatan medis) dibebaskan dari pengenaan pajak pertambahan nilai," imbuhnya.

    Isu pajak atas biaya persalinan sempat ramai pada 2021 saat perubahan kelima Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP).

    Namun, rencana tersebut ditepis dengan terbitnya UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan serta PP Nomor 49 Tahun 2022 sebagai aturan turunannya.

    Kesimpulan

    Pengenaan pajak terhadap biaya persalinan merupakan isu lama yang pernah beredar pada 2021.

    Isu itu telah dibantah dengan penerbitan UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan serta PP Nomor 49 Tahun 2022.

    Kedua peraturan itu memastikan jasa pelayanan kesehatan, termasuk persalinan atau melahirkan, dibebaskan dari PPN.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20451) [HOAKS] China Membuat Drone Dapat Berfungsi sebagai Toilet

    Sumber:
    Tanggal publish: 10/06/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah gambar menampilkan pesawat nirawak atau drone yang dapat berfungsi sebagai toilet yang diklaim diproduksi oleh China.

    Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, gambar tersebut merupakan konten manipulatif.

    Gambar drone toilet buatan China disebarkan oleh akun Facebook ini dan Instagram ini pada 11 Januari 2024.

    Gambar tersebut menampilkan bilik toilet berwarna putih, dengan baling-baling drone di sisi-sisinya.

    Terdapat tulisan "Shattle" di pintu masuk bilik.

    Berikut narasinya dalam terjemahan bahasa Indonesia:

    Baru saja menemukan kreasi menakjubkan ini—toilet drone bergerak yang dikembangkan di Tiongkok! Yup, Anda membacanya dengan benar!

    Bayangkan ini: sekarang Anda dapat meminta istirahat di kamar mandi dari mana saja, hanya dengan menggunakan aplikasi di ponsel Anda!

    Inovasi yang bagus tetapi saya tidak melihat diri saya mencobanya

    akun Facebook Tangkapan layar konten manipulatif di sebuah akun Facebook, 11 Januari 2024, menampilkan gambar drone toilet buatan China.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com memanfaatkan pendeteksi gambar rekayasa kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang dikembangkan oleh Hive Moderation.

    Hasil pendeteksian menunjukkan, gambar tersebut memiliki probabilitas 98,6 persen dibuat dengan AI.

    Adapun "Shattle" merupakan merk rekaan yang dibuat oleh seseorang di Facebook yang menggambarkan soal toilet masa depan.

    Ia adalah Jyo John Mulloor, yang mengunggah kumpulan gambar drone toilet, pada 15 Mei 2023.

    Melalui unggahannya, Mulloor menjelaskan bahwa gambar-gambar tersebut dibuat dengan perangkat AI Mid Journey.

    Gambar drone toilet yang beredar diambil dari gambar ini.

    Namun gambar yang beredar di media sosial telah memotong sebagian gambar sehingga watermark Mulloor tidak terlihat.

    Kesimpulan

    Hive Moderation mengidentifikasi gambar drone toilet buatan China merupakan buatan AI.

    Gambar tersebut dibuat oleh Jyo John Mulloor dengan kecerdasan buatan yang dikembangkan Midjourney.

    Rujukan