• (GFD-2024-20477) [KLARIFIKASI] Foto Ronaldo Bentangkan Bendera Portugal, Bukan Palestina

    Sumber:
    Tanggal publish: 11/06/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar foto pesepak bola Portugal Cristiano Ronaldo membentangkan bendera Palestina. Namun, setelah ditelusuri, gambar tersebut merupakan hasil manipulasi.

    Foto Ronaldo membentangkan bendera Palestina dibagikan oleh akun Facebook ini, pada 10 Juni 2024, dengan keterangan demikian:

    #SavePalestine???? Bintang Sepakbola Portugal Cristiano Ronaldo ikut mengecam atas kekejaman zionis Israel terhadap warga Palestina.#cristianoronaldo #ronaldo #cr7 #beritabola#palestina #savepalestina

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook, gambar yang diklaim menampilkan Ronaldo membentangkan bendera Palestina

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, gambar tersebut identik dengan foto di laman Getty Images ini. Dalam foto asli, Ronaldo membentangkan bendera Portugal.

    Foto tersebut diambil pada 2017, saat Ronaldo merayakan keberhasilan Real Madrid meraih trofi Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Spanyol.

    Seperti diberitakan Kompas.com, Real Madrid meraih trofi Liga Champions usai mengalahkan Juventus dengan skor 4-1 di partai final.

    Dalam laga itu, Ronaldo tampil apik dengan menyumbang dua gol pada menit ke-20 dan ke-64.

    Dua gol Madrid lainnya dicetak Casemiro (61) dan Marco Asensio (90). Sementara, satu gol Juventus dicetak Mario Mandzukic (27).

    Kesimpulan

    Foto Cristiano Ronaldo membentangkan bendera Palestina merupakan hasil manipulasi.

    Dalam gambar aslinya, Ronaldo membentangkan bendera Portugal saat Real Madrid berhasil meraih trofi Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, pada 2017.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20478) [HOAKS] Swedia Gelar Kompetisi Seks sebagai Cabang Olahraga

    Sumber:
    Tanggal publish: 11/06/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Tersiar informasi bahwa Swedia telah meresmikan seks sebagai cabang olahraga dan menggelar kompetisi bertajuk European Sex Championship.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau hoaks.

    Narasi mengenai kompetisi seks di Swedia disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Jumat (7/6/2024):

    Swedia Secara Resmi Deklarasikan S*ks Sebagai Olahraga, Ada Kompetisi Nya

    Sementara, berikut penggalan narasi yang dibagikan:

    Dalam langkah terobosan, Swedia secara resmi mengakui seks sebagai olahraga, membuka jalan bagi kompetisi s*ks pertama di negara itu.

    Acara mendatang, yang dikenal sebagai European S*x Championship, akan menampilkan para peserta yang terlibat dalam sesi s*ks yang diperpanjang yang dapat berlangsung hingga enam jam per hari.

    Kompetisi, yang akan dimulai pada 8 Juni dan berlangsung selama enam minggu, akan menampilkan pasangan yang berpartisipasi dalam aktivitas seksual mulai dari 45 menit hingga 1 jam setiap hari, tergantung pada durasi pertandingan mereka. Panel juri yang terhormat akan mengevaluasi dan menentukan pemenang, sementara penonton juga akan memiliki kesempatan untuk mempengaruhi keputusan akhir.

    Hasil Cek Fakta

    Isu soal kompetisi seks di Swedia pertama kali disebarkan oleh seorang pria Swedia bernama Dragan Bratic.

    Surat kabar Swedia, Göteborgs-Posten melaporkan, Bratic memiliki beberapa klub tari telanjang dan ingin seks digolongkan sebagai olahraga.

    Kemudian, ia mengajukan diri sebagai anggota Konfederasi Olahraga Swedia pada Januari tahun ini.

    Dilansir DW, pengajuan tersebut ditolak oleh Konfederasi Olahraga Swedia pada Mei 2024.

    Namun isu tersebut terlanjur berkembang, sampai ada situs web Federasi Seks Swedia yang mengarahkan ke situs pornografi.

    Organisasi tersebut tidak terdaftar dalam daftar organisasi di bawah Konfederasi Olahraga Swedia.

    "Itu adalah informasi palsu dengan tujuan mencoreng olahraga Swedia dan Swedia." kata juru bicara Konfederasi Olahraga Swedia, Anna Setzman, dikutip dari Reuters.

    "Tidak ada Federasi Seks yang menjadi anggota Konfederasi Olahraga Swedia,” tegas Setzman.

    Disinformasi soal peresmian seks sebagai cabang olahraga di Swedia merupakan hoaks berulang. Tahun lalu, Tim Cek Fakta Kompas.com membantah narasi serupa. 

    Kesimpulan

    Narasi mengenai kompetisi seks di Swedia adalah hoaks. Tidak ada kompetisi seks di Swedia di bawah Konfederasi Olahraga Swedia

    Juru bicara Konfederasi Olahraga Swedia menegaskan, seks tidak termasuk dalam cabang olahraga.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20427) Hoaks! Video pernikahan sesama jenis di Wonosobo

    Sumber:
    Tanggal publish: 10/06/2024

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di TikTok menampilkan dua orang pria mengenakan setelan jas lengkap dengan backdrop bunga khas pernikahan yang dinarasikan sebagai pernikahan sesama jenis di Wonosobo pada 11 Mei 2024 lalu.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Astagfirullah. Pernikahan sesama jenis.. Wonosobo #11-Mei-2024”

    Namun, benarkah video pernikahan sesama jenis di Wonosobo tersebut?

    Hasil Cek Fakta

    Dilansir dari akun Kemenag Wonosobo, penghulu KUA Kecamatan Mojotengah, menyatakan narasi judul dalam video tersebut tidak sesuai dengan kejadian aslinya.

    Kemenag Wonosobo menjelaskan kronologi sebenarnya dalam video bahwa benar pada Sabtu, 11 Mei 2024 di Kediaman mempelai wanita di Desa Kalibeber, RT 003/RW 008, Kecamatan Mojotengah Kabupaten Wonosobo, telah berlangsung akad nikah.

    Dalam waktu yang sama terdapat dua pasang (dua laki-laki dan dua perempuan) yang melangsungkan pernikahan. Diketahui mempelai perempuan adalah saudara kandung atau kakak dan adik, jadi pernikahan dilangsungkan pada hari dan tempat yang sama.

    Adapun konsep pelaksanaan akad nikah yaitu antara mempelai wanita dan laki-laki tidak dijadikan dalam satu meja, dalam arti dipisahkan tempat. Namun, masih dalam majelis yang sama, sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

    Setelah Ikrar akad nikah selesai, mempelai laki-laki dan mempelai perempuan selanjutnya dipertemukan pada satu tempat untuk menandatangani buku nikah dan dokumen lainnya serta dilanjutkan penyerahan buku nikah. Dalam hal ini ada dua pengantin laki-laki dan dua pengantin perempuan.

    Setelah penandatangan dan penyerahan buku nikah selesai prosesi akad berakhir dan dilanjutkan dengan resepsi oleh pihak keluarga dan penyelenggara pernikahan.

    Klaim: Video pernikahan sesama jenis di Wonosobo

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2024

    Rujukan

  • (GFD-2024-20430) [SALAH] Polisi Razia Orang Berkaos Palestine

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 10/06/2024

    Berita

    Beredar sebuah video beberapa polisi sedang mengamankan sekelompok pemuda yang menggunakan kaos berwarna hitam. Polisi tersebut terdengar menanyakan darimana mendapatkan kaos tersebut. Pada pesan berantai tersebut, diklaim bahwa polisi melakukan razia kepada orang yang menggunakan baju Pakestine, disertai dengan narasi sebagai berikut.

    NARASI:
    ALLAHU AKBAARRR!!!! tidak boleh pakai kaos Bela Palestina*JELAS SUDAH ADA YAHUDI PESEK adalah Bagian Dari Zionisme sudah Ada Di Indonesia, All eyes on Arafah semua sudah dibantai oleh Israeeellll.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, Informasi serupa pernah beredar pada Desember 2023. Video tersebut bukan merupakan penangkapan sekelompok pemuda yang dikarenakan menggunakan baju Palestine, melainkan momen Polresta Tangerang mengamankan 14 remaja yang akan pergi ke Jakarta untuk mengikuti aksi 1812 pada tahun 2020. 14 remaja itu diamankan di 3 titik gerbang Tol yakni Gerbang Tol Balaraja Barat, Gerbang Tol Balaraja Timur, dan Gerbang Tol Kedaton, pada Kamis (17/12/2020) malam.

    Dilansir dari detik.com, Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam Indardi menyampaikan, ke-14 anak itu hendak bertolak ke Jakarta untuk mengikuti aksi di depan Istana Negara. Para remaja itu pun diberikan penjelasan jika aksi demonstrasi bisa menyebabkan kerumunan.

    Pemeriksa fakta Mafindo juga telah membuat artikel klarifikasi dari informasi serupa pada laman Turbnbackhoax.id dengan judul “[SALAH] POLISI RAZIA ORANG-ORANG YANG MENGGUNAKAN KAUS BELA PALESTINA” pada Desember 2023.

    Dengan demikian, informasi tersebut adalah tidak benar, sehingga masuk dalam kategoti konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Arief Putra Ramadhan

    Bukan penangkapan sekelompok pemuda yang dikarenakan menggunakan baju Palestine, melainkan momen Polresta Tangerang mengamankan 14 remaja yang akan pergi ke Jakarta untuk mengikuti aksi 1812 pada tahun 2020.

    Rujukan