Beredar sebuah pesan berantai yang menginformasikan Pemda, Dishub bekerja sama dengan Polri akan menggelar razia kendaraan yang mati pajak, bagi kendaraan yang telat membayar pajak selama 3 tahun atau lebih, kendaraan akan langsung ditahan. Pada pesan tersebut juga menyertakan jadwal razia yang akan dilakukan.
NARASI:
Bagi kendaraan yang telat bayar pajak. Berdasarkan data, ada ratusan ribu motor dan mobil yang belum bayar pajak yang masih menggunakan pelat lama. Bagi kendaraan yang telat bayar pajak 3 tahun atau lebih akan langsung dikandangin.
Berikut jadwal razianya. Info dari grup WA kiriman dari Bhayangkara polri:
1. pagi jam 10:00-12:00
2. siang dari jam 15:00-17:00
3. malam dari jam 22:00-24:00 dilanjutkan kembali dari Jam 03:00-05:00 wib.
Razia zebra gabungan dengan polres se-indonesia. Lengkapi surat2 kendaraan anda. Mhn ditertibkan atribut2 TNI/Polri yg terpasang di kendaraan anda. Nyaman berkendara untuk keselamatan anda.
(GFD-2024-20459) [SALAH] Razia Kendaraan Yang Mati Pajak
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 11/06/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, informasi yang hampir serpa ditemukan berulang kali muncul setiap tahunnya. Pada tahun 2020, pemeriksa fakta Mafindo telah membuat artikel klrifikasi pada laman Turbnbackhoax.id dengan judul “[SALAH] Pesan WhatsApp Razia STNK di Seluruh Wilayah Indonesia”.
Dilansir dari Tribun.com, Kapolres HST, AKBP Jimmy Kurniawan melalui Kasi Humas, Iptu Akhmad Priasi saat dikonfirmasi, Kamis, (29/02/2024) memastikan informasi yang tersebar di sosmed
itu hoax.
“Yang benar itu operasi keselamatan intan tetapi di Barabai direncanakan pada 2 Maret 2024 ini akan dilaksanakan apel gelar pasukan, ” jelasnya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap berita hoax. Bijak saat membaca atau membagikan berita yang belum tentu kebenarannya. Informasi terkait operasi atau lain sebagainya hanya dapat diumumkan melalui portal berita resmi dan terverifikasi atau media-media sosial polres setempat.
Dengan demikian, informasi terkait dengan razia kendaraan adalah tidak benar. Sehingga masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Dilansir dari Tribun.com, Kapolres HST, AKBP Jimmy Kurniawan melalui Kasi Humas, Iptu Akhmad Priasi saat dikonfirmasi, Kamis, (29/02/2024) memastikan informasi yang tersebar di sosmed
itu hoax.
“Yang benar itu operasi keselamatan intan tetapi di Barabai direncanakan pada 2 Maret 2024 ini akan dilaksanakan apel gelar pasukan, ” jelasnya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap berita hoax. Bijak saat membaca atau membagikan berita yang belum tentu kebenarannya. Informasi terkait operasi atau lain sebagainya hanya dapat diumumkan melalui portal berita resmi dan terverifikasi atau media-media sosial polres setempat.
Dengan demikian, informasi terkait dengan razia kendaraan adalah tidak benar. Sehingga masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Arief Putra Ramadhan.
Hoaks lama bersemi kembali, Informasi terkait operasi atau lain sebagainya hanya dapat diumumkan melalui portal berita resmi dan terverifikasi atau media-media sosial polres setempat.
Hoaks lama bersemi kembali, Informasi terkait operasi atau lain sebagainya hanya dapat diumumkan melalui portal berita resmi dan terverifikasi atau media-media sosial polres setempat.
Rujukan
- https://turnbackhoax.id/2020/12/31/salah-pesan-whatsapp-razia-stnk-di-seluruh-wilayah-indonesia/
- https://turnbackhoax.id/2022/01/24/salah-razia-stnk-kendaraan-yang-terlambat-membayar-pajak-akan-dikandangkan/
- https://banjarmasin.tribunnews.com/2024/02/29/tersebar-luas-di-media-sosial-polisi-gelar-razia-stnk-besok-humas-polres-hst-itu-hoax
(GFD-2024-20460) Keliru, Klaim Lingkaran Merah pada Tabung Gas Elpiji Merupakan Penanda Ledakan
Sumber:Tanggal publish: 11/06/2024
Berita
Sebuah konten beredar di media sosial dengan klaim lingkaran merah pada tabung gas elpiji diklaim sebagai penanda bahwa tabung gas tersebut rawan meledak.
Klaim tersebut beredar disertai sebuah foto yang memperlihatkan tabung gas dengan lingkaran merah, serta narasi: "Mungkin kita mengira lingkaran merah yang terdapat di tengah tabung lpg itu hanya variasi warna saja. jika dugaan seperti itu salah besar.!!! lingkaran merah itu memiliki fungsi yang penting.. yaitu sebagai tanda untuk rambu2 menandakan gawat darurat (l3d4k4n)," bunyi klaim pada foto tersebut.
Hingga artikel ini dimuat unggahan tersebut telah mendapat lebih dari 2.000 komentar dan dibagikan lebih dari 21.000 kali. Apa benar lingkaran merah pada tabung gas elpiji merupakan penanda ledakan?
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim Cek Fakta Tempo menelusuri pemberitaan terkait melalui sejumlah media kredibel.
Hasilnya pihak Pertamina memastikan klaim tersebut adalah hoaks. Lingkaran merah pada tabung gas elpiji merupakan kode bahwa tabung tersebut telah memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI). Lingkaran merah itu juga melambangkan bahwa benda tersebut mudah terbakar.
Klaim bahwa lingkaran merah pada tabung gas elpiji Pertamina merupakan penanda atau peringatan bahaya ledakan telah beredar sejak 2016. Klaim tersebut juga telah dibantah oleh pihak Pertamina.
Pada 2018, Unit Manager Communication and CSR Pertamina Jawa Tengah dan DIY, Andar Titi Lestari, membantah informasi bahwa lingkaran merah pada tabung gas elpiji adalah penanda kebocoran. Ia memastikan bahwa informasi itu palsu atau hoaks.
"Lingkaran merah pada tabung gas elpiji merupakan kode bahwa tabung tersebut telah memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI). Lingkaran merah itu juga melambangkan bahwa benda tersebut mudah terbakar. Karena itu, tidak benar bahwa warna merah pada lingkaran itu bakal berubah menjadi warna hitam jika tabung gas akan meledak," kata Andar seperti dilansir dari Tribun Jateng.
Andar menjelaskan, jika terjadi disfungsi pada tabung gas elpiji, akan tercium bau gas yang menyengat. Selain itu, terdapat bunga es pada titik kebocoran, terdengar bunyi mendesis pada regulator, dan muncul gelembung udara pada titik kebocoran jika diusap dengan air sabun.
Tips mengetahui ciri-ciri tabung elpiji 3 kg yang pengadaannya melalui pabrikan yang ditunjuk oleh Pertamina:
1. Penampilan visual secara umum (harus tampak mulus dan tidak mengalami kerusakan/penyok)
2. Pemasangan valve, sisa ulir valve yang tampak adalah 3-5 ulir.
3. Rigi-rigi (bentuk permukaan) hasil las baik (harus halus dan mulus).
4. Mutu pengelasan baik (tidak terdapat cacat: undercut, pinhole atau retak)
5. Mutu penandaan tabung baik:
a. Penandaan pada sisi hand guard dengan stamping
b. Sablon dan emboss pada badan tabung
Selanjutnya lakukan pemeriksaan tabung elpiji 3 kg sebelum digunakan:
Mengutip laman resmi Pertamina, Unit Manager Communication & CSR MOR III Dian Hapsari Firasati mengatakan pembelian LPG selain di agen atau pangkalan resmi Pertamina memiliki sejumlah risiko.
“Yang pertama adalah unsur safety. Misalkan tabung yang sudah pernah dioplos seperti ini, sudah tidak aman terutama di bagian valve (katup) karena pernah dioplos secara paksa,” ujarnya.
Selanjutnya adalah risiko harga. Harga pembelian di agen dan pangkalan resmi Pertamina menggunakan harga resmi.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, foto disertai klaim bahwa lingkaran merah pada tabung gas elpiji merupakan penanda ledakan adalah keliru.
Pertamina memastikan klaim tersebut adalah hoaks. Lingkaran merah pada tabung gas elpiji merupakan kode bahwa tabung tersebut telah memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI). Lingkaran merah itu juga melambangkan bahwa benda tersebut mudah terbakar.
Rujukan
- https://web.facebook.com/pansaplarr/posts/pfbid02a999qtGa8FLTdQnmFAZnPngMrp92EJsu1WV9wdN4X1AXTKZ1NRAug56NFXdZHwECl
- https://jateng.tribunnews.com/2018/12/13/pertamina-luruskan-hoax-soal-tabung-gas-elpiji-mudah-terbakar
- https://money.kompas.com/read/2010/06/25/18022474/~Megapolitan~News
- https://pertamina.com/id/news-room/news-release/masyarakat-dihimbau-beli-lpg-di-agen-pangkalan-resmi
- https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id
(GFD-2024-20462) [KLARIFIKASI] Pengibaran Bendera Palestina oleh Mantan Anggota Parlemen Italia, Bukan Menteri
Sumber:Tanggal publish: 11/06/2024
Berita
KOMPAS.com - Tersiar kabar, salah seorang menteri Italia mengibarkan bendera Palestina di Katedral Milan.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu keliru.
Informasi soal menteri di Italia mengibarkan bendera Palestina disebarkan oleh akun Facebook ini, pada Kamis (6/6/2024).
Berikut narasi yang ditulis:
AKTIVIS PRO-PALESTINE?!Seorang Menteri Sayap Kiri Menggantungkan Bendera Palestine Di Katedral Duomo Di Milano, Italia! Yang Berusia Kurang Lebih 8 Abad. Propaganda Elit Gilaa?!
Narasi serupa dalam bahasa Inggris disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu keliru.
Informasi soal menteri di Italia mengibarkan bendera Palestina disebarkan oleh akun Facebook ini, pada Kamis (6/6/2024).
Berikut narasi yang ditulis:
AKTIVIS PRO-PALESTINE?!Seorang Menteri Sayap Kiri Menggantungkan Bendera Palestine Di Katedral Duomo Di Milano, Italia! Yang Berusia Kurang Lebih 8 Abad. Propaganda Elit Gilaa?!
Narasi serupa dalam bahasa Inggris disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Hasil Cek Fakta
Pengibaran bendera Palestina di Katedral Milan dilakukan oleh mantan anggota parlemen Italia, Stefano Apuzzo, pada Rabu (5/6/2024).
Apuzoo bukan seorang menteri. Namanya tidak ada dalam jajaran menteri Italia.
Apuzzo mengibarkan bendera Palestina untuk menyerukan kepada Pemerintah Italia agar tidak mengirim senjata lagi ke Israel. Ia juga mendesak Pemerintah Italia mengakui negara Palestina.
Dilansir CNN, pada 5 Juni 2024, satu bulan sebelumnya Apuzzo juga sempat mengibarkan bendera Palestina di kantor majelis badan legislatif Italia, The Chamber of Deputies.
Video pengibaran bendera Palestina oleh Apuzzo diunggah di akun Instagram TRT World dan DawnNews English.
Apuzoo bukan seorang menteri. Namanya tidak ada dalam jajaran menteri Italia.
Apuzzo mengibarkan bendera Palestina untuk menyerukan kepada Pemerintah Italia agar tidak mengirim senjata lagi ke Israel. Ia juga mendesak Pemerintah Italia mengakui negara Palestina.
Dilansir CNN, pada 5 Juni 2024, satu bulan sebelumnya Apuzzo juga sempat mengibarkan bendera Palestina di kantor majelis badan legislatif Italia, The Chamber of Deputies.
Video pengibaran bendera Palestina oleh Apuzzo diunggah di akun Instagram TRT World dan DawnNews English.
Kesimpulan
Pria yang mengibarkan bendera Palestina di Katedral Milan, Italia, pada Rabu (5/6/2024), adalah Stefano Apuzzo.
Apuzzo merupakan mantan anggota parlemen Italia, bukan seorang menteri.
Apuzzo merupakan mantan anggota parlemen Italia, bukan seorang menteri.
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0LuPtCMP77qw42BZ41buTjWpnrwhAbuSco5wYzdfbrMzio9pvcV7CZToXHk88dqi9l&id=100067374536657
- https://www.facebook.com/silbert.norman/posts/pfbid02CsHVUudjZiqUJmNFSBGTPJs2fAPnBgNmcnDCyvBRQnDf4E5tPpFouhZ66mZSbxnJl
- https://www.facebook.com/hnaftali/posts/pfbid0H8RpEmVstvsjWjDegwgvRuZTKKUdoudbQ6C1RqdPec8dt16E7cxvDgGYzdQjXQNgl
- https://www.facebook.com/riyadh.babaalluos.3/posts/pfbid02ZMvmvkAmwVy46RkzXdMDorEPQWLRduaTmVvGaTYR1dYkU9RKtQ6i5qissXnMAbJ9l
- https://www.governo.it/en/ministers-and-undersecretaries
- https://edition.cnn.com/middleeast/live-news/israel-hamas-war-gaza-news-06-05-24#h_fc3a8c09cceade3e5f92bf294fdd6144
- https://www.instagram.com/trtworld/reel/C76dDmro0Y7/
- https://www.youtube.com/watch?v=92QNPozdsbY
- https://www.instagram.com/reel/C71OV5mMq29/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2024-20463) [HOAKS] Video Artis Tyas Mirasih Ditangkap Polisi
Sumber:Tanggal publish: 11/06/2024
Berita
KOMPAS.com - Beredar kabar bahwa artis Tyas Mirasih ditangkap polisi pada 13 Mei 2024. Namun, setelah ditelusuri, narasi tersebut tidak benar atau hoaks.
Narasi soal Tyas Mirasih ditangkap polisi dibagikan oleh akun Facebook ini dan ini.
Akun tersebut mengunggah video yang menampilkan Tyas sedang berjalan dan dikawal polisi. Video yang diunggah pada 13 Mei 2024 itu diberikan keterangan demikian:
Lama tak terdengar kabarnya. Tyas Mirasih Terlihat di borgol Oleh polisi. Viral penampakan Tyas Mirasig digiring oleh polisi dengan tangn terboborgol.
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut Tyas Mirasih ditangkap polisi
Narasi soal Tyas Mirasih ditangkap polisi dibagikan oleh akun Facebook ini dan ini.
Akun tersebut mengunggah video yang menampilkan Tyas sedang berjalan dan dikawal polisi. Video yang diunggah pada 13 Mei 2024 itu diberikan keterangan demikian:
Lama tak terdengar kabarnya. Tyas Mirasih Terlihat di borgol Oleh polisi. Viral penampakan Tyas Mirasig digiring oleh polisi dengan tangn terboborgol.
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut Tyas Mirasih ditangkap polisi
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut identik dengan unggahan di kanal YouTube WeTV Indonesia ini, pada 10 Mei 2021.
Video tersebut adalah cuplikan sinetron berjudul Butir-Butir Pasir di Laut. Dalam sinetron itu, Tyas berperan sebagai tokoh bernama Arini dan diceritakan ditangkap oleh polisi.
Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa video tersebut bukan peristiwa sebenarnya. Sampai saat ini, Kompas.com tidak menemukan infromasi valid soal penangkapan Tyas.
Pada 13 Mei 2024, Tyas masih membagikan kegiatannya berlibur bersama sang suami melalui akun Instagram @tyasmirasih.
Video tersebut adalah cuplikan sinetron berjudul Butir-Butir Pasir di Laut. Dalam sinetron itu, Tyas berperan sebagai tokoh bernama Arini dan diceritakan ditangkap oleh polisi.
Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa video tersebut bukan peristiwa sebenarnya. Sampai saat ini, Kompas.com tidak menemukan infromasi valid soal penangkapan Tyas.
Pada 13 Mei 2024, Tyas masih membagikan kegiatannya berlibur bersama sang suami melalui akun Instagram @tyasmirasih.
Kesimpulan
Narasi bahwa artis Tyas Mirasih ditangkap polisi adalah hoaks. Video tersebut merupakan cuplikan sinetron berjudul Butir-Butir Pasir di Laut yang dibintangi Tyas.
Rujukan
Halaman: 3447/7971




