• (GFD-2024-20568) Cek Fakta: Klarifikasi Kemenkeu soal Ibu Melahirkan Kena Pajak

    Sumber:
    Tanggal publish: 18/06/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang ibu melahirkan bakal dikenakan pajak beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 4 Juni 2024.
    Akun Facebook tersebut mengunggah narasi bahwa ibu yang melahirkan bakal dikenakan pajak oleh pemerintah.
    "Ibu melahirkan juga bakal kena pajak....
    Ayo suuuuum Ndang sat set bikin ank...ayo bantu pejabat kita biar perut membusung dan meledak ...biar pejabat bisa menyenangkan keluarga nya....
    MENYALA INDONESIA Q 🔥🔥🔥🔥🔥," tulis salah satu akun Facebook.
    Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah beberapa kali direspons dan mendapat 5 komentar dari warganet.
    Benarkah pemerintah bakal mengenakan pajak pada ibu yang melahirkan? Berikut penelusurannya.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kabar tentang ibu melahirkan bakal dikenakan pajak. Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci "ibu melahirkan kena pajak" di kolom pencarian Google Search.
    Hasilnya terdapat beberapa artikel yang memuat pernyataan dari DItjen Pajak Kementeria Keuangan menanggapi kabar tersebut.
    Satu di antaranya artikel berjudul "Benarkah Biaya Melahirkan Kena Pajak? Ini Faktanya" yang dimuat finance.detik.com pada 9 Juni 2024.
    Jakarta - Biaya melahirkan disebut semakin mahal karena pemerintah akan mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) 12%. Pembahasan itu ramai menjadi perbincangan di media sosial.Bagaimana faktanya?
    Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Dwi Astuti mengatakan biaya proses melahirkan tidak kena pajak. Keputusan itu telah termuat dalam Pasal 10 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2022 tentang pembebasan PPN.
    "Disebutkan bahwa jasa pelayanan kesehatan medis termasuk ke dalam Jasa Kena Pajak tertentu yang bersifat strategis yang atas penyerahannya di dalam daerah pabean atau pemanfaatannya dari luar Daerah Pabean di dalam Daerah Pabean dibebaskan dari pengenaan PPN," kata Ewie dalam keterangan tertulis, Minggu (9/6/2024).
    Ewie menyebut proses melahirkan masuk dalam kategori jasa bersifat strategis yang dibebaskan dari PPN. Total ada 13 jasa yang dikategorikan bersifat strategis, salah satunya jasa pelayanan kesehatan medis.
    Dalam proses persalinan atau melahirkan, sang ibu biasanya akan menggunakan layanan kesehatan di antaranya jasa rumah sakit, rumah bersalin, klinik kesehatan, fasilitas kebidanan, layanan dokter umum, dokter spesialis, maupun dukun bayi.
    Semua layanan kesehatan ibu hamil tersebut masuk klasifikasi jasa kesehatan medis, dengan kategori strategis yang dijamin bebas PPN oleh Negara. Dengan begitu, tidak ada kenaikan biaya melahirkan akibat PPN.
     

    Kesimpulan


    Kabar tentang ibu melahirkan bakal dikenakan pajak ternyata tidak benar. Ditjen Pajak Kemenkeu memastikan biaya proses melahirkan tidak kena pajak. Keputusan itu telah termuat dalam Pasal 10 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2022 tentang pembebasan PPN.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20573) [PENIPUAN] Pesan WhatsApp Kapolres Gorontalo Kota Ade Permana Menawarkan Kendaraan

    Sumber: WhatsApp.com
    Tanggal publish: 18/06/2024

    Berita

    Bantu saya untuk informasi mengenai harga pasaran Mobil Pajero sport type dakar 4x4 tahun 2019 matic solar

    Hasil Cek Fakta

    Terdapat akun WhatsApp yang menghubungi salah seorang pengguna WhatsApp menawarkan mobil Pajero berplat nomor DA Kota Banjarmasin. Akun WhatsApp tersebut mengaku sebagai Kapolres Gorontalo Ade Permana terlihat pada nama dan foto profilnya.

    Setelah ditelusuri pesan tersebut tidak benar. Humas Polres Gorontalo melalui akun Facebooknya memberikan klarifikasi. Terdapat unggahan terkait akun-akun yang mengatasnamakan Kapolres Gorontalo Kota dan menandainya hoax. Narasi pada unggahan juga meminta masyarakat tidak mempercayai akun yang beredar apalagi menawarkan transaksi jual beli kendaraan.

    Sehingga pesan WhatsApp mengatasnamakan Kapolres Gorontalo Kota menawarkan kendaraan dipastikan akun tiruan.

    Kesimpulan

    Humas Polres Gorontalo mengklarifikasi akun-akun yang beredar bukan milik Kapolres Gorontalo Kota Ade Permana.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20574) [PENIPUAN] Surat Undangan Rakerkesnas Mengatasnamakan RSCM

    Sumber: Flyer.com
    Tanggal publish: 18/06/2024

    Berita

    Sehubungan Dengan Adanya Undangan Rakerkesnas Tentang Mewujudkan Harmoni Tranformasi Kesehatan Pusat Dan Daerah Dari Ditjen Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Oleh Karena Itu Di Mohon Kehadirannya Untuk Dr.dr.Tofan … No Registrasi Peserta … Yg dilaksanakan Pada Kamis Jumat 13-14 Juni 2024 Di Ciputra World Surabaya Hotel, Untuk Biaya Transportasi Peserta Di Tanggung Oleh Panitia Ditjen Kesmas Kemenkes, Info Lebih Lanjut Dapat Menghubungi Panitia..
    Jika No WA Panitia Tidak Aktif Atau Lambar Respon Harap Konfirmasi Melalui SMS Atau Telepon Biasa Saja
    Saya
    dr. Renan ..
    (Direktur Medik Dan Keperawatan RSCM)

    Hasil Cek Fakta

    Telah beredar surat undangan rakerkesnas yang dilaksanakan pada tanggal 13-14 Juni 2024 di Hotel Ciputra World Surabaya. Pada surat tersebut tertulis pengirim surat yaitu direktur medik dan keperawatan RSCM. Terdapat biaya transportasi yang ditanggung oleh panitia Ditjen Kesmas Kemenkes dan narahubung bernomor 0812 6606 4019.

    Berdasarkan hasil penelusuran, pihak RSCM membantah surat yang mengatasnamakan Direksi dan Manajemen RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) melalui media sosial resminya, “Waspada Penipuan!
    Hati-hati dengan segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan jajaran Direksi dan Manajemen RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM). Jika Sobat Sehat RSCM menerima undangan atau komunikasi mencurigakan, harap verifikasi kebenarannya melalui saluran resmi kami.
    Lindungi diri dari penipuan dengan selalu memeriksa sumber informasi dan tidak memberikan data pribadi pada oknum yang baru atau tidak dikenal.
    .
    Kontak Resmi:
    www.rscm.co.id
    1500135”

    Kesimpulan

    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo menyatakan untuk berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan mengatasnamakan jajaran Direksi atau Manajemen RSCM.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20579) Keliru, Narasi Tentang Dr. Sebi Menghilang Setelah Kabarkan Khasiat 5 Obat Herbal

    Sumber:
    Tanggal publish: 18/06/2024

    Berita



    Sebuah video beredar di Facebook [ arsip ] berisi klaim bahwa pria bernama Dr. Sebi menghilang setelah memberitahukan khasiat lima obat herbal untuk menyembuhkan sejumlah penyakit. Video itu memperlihatkan sosok pria dengan teks mengenai lima tanaman yang memiliki berbagai khasiat menyembuhkan sejumlah penyakit. 

    Lima tanaman yang diklaim itu yakni daun sirsak yang menyembuhkan dan menghilangkan semua jerawat, akar kalawa bermanfaat untuk meningkatkan IQ, Verben biru bermanfaat untuk mengobati kemurungan, minyak tamanu (tamanu oil) bermanfaat untuk meningkatkan pertumbuhan rambut dan daun mullein bermanfaat untuk membantu mengeluarkan lendir di dalam paru-paru.



    Namun, benarkah Dr. Sebi pernah memaparkan manfaat tanaman-tanaman itu? Dan benarkah dia menghilang setelahnya?

    Hasil Cek Fakta



    Dilansir Healthline.com, Sebi memiliki nama asli Alfredo Darrington Bowman dan berasal dari Honduras, Amerika Latin. Sesungguhnya dia bukan dokter medis, juga tidak menyandang gelar PhD atau doktor. Dia pernah menulis buku kesehatan yang berisi aturan diet Dr. Sebi atau diet alkaline Dr. Sebi tentang cara-cara meremajakan sel dan membuang kotoran serta racun dari tubuh yang belum teruji secara ilmiah. 

    Dia juga mengklaim pola diet ciptaannya berfungsi memberi makanan pada sel-sel tubuh. Pola diet tersebut mengharuskan mengkonsumsi tanaman-tanaman dalam daftar dan suplemen yang dijual oleh pihak Sebi yang diklaim berasal dari teori keseimbangan bio-mineral asal Afrika.

    Klaim bahwa Sebi menghilang setelah menyampaikan khasiat tanaman-tanaman tersebut juga keliru. Faktanya, Sebi ditangkap karena kasus pencucian uang di negerinya sendiri, Honduras, sebagaimana diterangkan pemeriksa fakta Usatoday.com.

    Ia ditangkap di Bandara Internasional Juan Manuel Gálvez, pada Mei 2016, saat sedang membawa uang 37 ribu USD. Ia menjalani hukuman penjara atas kasus tersebut sembari menderita sakit pneumonia, hingga meninggal tanggal 6 Agustus 2016.

    Pemeriksa fakta Usatoday.com dan Politifact.com menyimpulkan bahwa Sebi meninggal karena penyakit pneumonia, bukan karena pembungkaman setelah mengabarkan khasiat obat herbal.

    Namun, benarkah lima tanaman tersebut direkomendasikan Sebi dan apakah ada studi yang mendukungnya?

    Klaim 1: soal daun sirsak seribu kali lebih kuat membasmi jerawat

    Fakta: Website Sebi memuat artikel tentang semasa hidup pria itu yang berkali-kali menyoroti pentingnya mengkonsumsi tanaman herbal, salah satunya daun sirsak. Namun, tidak ada keterangan lebih lanjut tentang klaim khasiatnya.

    Sejumlah penelitian memang mengungkap daun sirsak yang dikombinasikan dengan estrak daun tanaman lainnya memiliki potensi antijerawat. Namun belum ada yang menyimpulkan kekuatannya seribu kali lebih kuat.

    Penelitian yang terbit di Jurnal Farmasi Indonesia, Universitas Padjadjaran, menyatakan bahwa gel kombinasi ekstrak daun sirsak dan daun jambu biji memiliki aktivitas antijerawat yang teruji secara in vivo (terhadap sel hidup). Sementara penelitian yang diterbitkan Jurnal Pharmacy, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, menyatakan bahwa campuran meniran dan daun sirsak merupakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat jerawat secara tradisional.

    Berdasarkan uji yang dilakukan, diketahui gel dari ekstrak daun sirsak dan herba meniran memiliki aktivitas menghambat pertumbuhan bakteri P. acne dan S. aureus terbaik pada konsentrasi (3% : 4,5%) dengan DDH P. acne sebesar 32±0,07 mm dan S. aureus  21±0,28 mm, yang termasuk kategori sangat kuat. 

    Klaim 2: Akar Kalawa meningkatkan IQ

    Fakta: Narasi yang beredar mengatakan akar Kalawa atau Kalwalla bisa meningkatkan IQ. Namun, sesungguhnya organisasi amal asal Inggris untuk penderita kekebalan tubuh, Multiple Sclerosis Trust, menyebut bahwa Kalawalla adalah sebuah brand suplemen herbal, bukan nama akar tanaman.

    Klaim 3: Bunga Verbena Biru mengobati kemurungan

    Fakta: Bunga verbena biru, dalam narasi yang beredar, juga dikatakan dapat mengobati kemurungan. Website Sebi menyatakan ramuan dari bunga yang juga disebut Vervain Amerika itu dapat mengatasi kecemasan, depresi, insomnia dan lain-lain.

    Dilansir Healthline.com, bunga verbena biru berpotensi memiliki kandungan antitumor, melindungi sel-sel saraf, serta mengurangi kecemasan serta kejang, dan lain-lain. Namun, penelitian lanjutan akan manfaatnya pada manusia masih diperlukan. 

    Klaim 4: Minyak Tamanu (tamanu oil) bermanfaat untuk mengatasi kebotakan

    Fakta: Antiinflamasi yang dikandung minyak tamanu (tamanu oil) mungkin bermanfaat untuk peningkatan kulit dan rambut. Namun dilansir Medicalnewstoday.com, butuh penelitian lebih lanjut untuk memastikannya. 

    Narasi yang beredar mengatakan minyak tamanu berkhasiat menumbuhkan rambut. Sejumlah penjual daring menawarkan produk tersebut yang dikatakan telah disetujui oleh Sebi.

    Dilansir Healthline.com, manfaat minyak tamanu ialah melawan bakteri yang menyebabkan jerawat, menyembuhkan bekas jerawat, mengatasi kulit kering, antiinflamasi (antinyeri), dan lain-lain. Namun, belum ada penelitian tentang khasiat minyak tamanu untuk pertumbuhan rambut.

    Klaim 5: Daun Mullein dapat mengeluarkan lendir dalam paru-paru

    Fakta: Narasi yang beredar mengatakan daun mullein mampu mengeluarkan lendir yang terperangkap dalam paru-paru. Website Sebi menampilkan keterangan bahwa daun mullein dapat mengatasi gejala masalah pernapasan umum seperti batuk dan pilek.

    Dilansir website Klinik Cleveland, Amerika Serikat, teh daun mullein telah berabad-abad dijadikan obat tradisional untuk keluhan pernapasan. Saat ini, teh daun mullein digunakan sebagai obat tradisional untuk penyakit yang tidak terlalu serius, seperti alergi, sakit tenggorokan, dan tonsilitis (radang amandel).

    Dokter spesialis penyakit dalam dan kesehatan perempuan dari klinik tersebut,  Dr. Sobia Khan, MD, EdD, mengatakan bahwa teh daun mullein bisa mengatasi lendir berupa dahak yang berada di saluran pernapasan. “Mengeluarkan lendir dari saluran pernapasan Anda adalah hal yang baik,” kata Dr. Khan.

    “Jika lendir tetap berada di paru-paru, maka akan terbentuk sumbatan tebal yang menghalangi aliran udara–dan dalam kasus yang parah, hal ini dapat menyebabkan kolapsnya paru-paru,” tambahnya.

    Lifehacker.com juga menyatakan bahwa teh herbal daun mullien bisa mengencerkan lendir di saluran pencernaan agar lebih mudah keluar. Namun, tidak terbukti bisa mendetoks sisa zat aditif dari kegiatan merokok, minum minuman keras, dan gaya hidup tidak sehat lainnya.

    Kesimpulan



    Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa narasi yang mengatakan Sebi menghilang setelah mengungkap khasiat lima obat herbal adalah klaim yang keliru. Dia meninggal dengan diagnosa menderita sakit pneumonia.

    Sementara tanaman herbal yang direkomendasikannya sesungguhnya sebagian telah digunakan secara tradisional, namun belum didukung penelitian ilmiah yang bisa mengungkap berbagai efeknya bila dikonsumsi manusia.

    Rujukan