• (GFD-2026-33863) [SALAH] Purbaya Tantang Luhut untuk Beri Transparansi Soal MBG

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 29/04/2026

    Berita

    Akun Facebook “Mas Bejok” pada Minggu (5/4/2026) membagikan video [arsip] dengan narasi:

    “MEMANAS GUYS MENKEU PURBAYA TANTANG LUHUT

    Menkeu PURBAYA tegaskan ke luhut panjait4n, tegaskan kata menkeu PURBAYA jika anda MBG ingin terus berjalan coba dong bapak berikan pernyataan terbuka ke masyarakat, jumlah dapur mbg berapa, per dapur mendapatkan anggaran berapa, biar jelas uangnya klo betul tidak di Korup*I Menurut kalian kira-kira Bagaimana guys…??”

    Per Rabu (29/4/2026) konten tersebut telah mendapat 1.700-an tanda suka, menuai 307 komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 40 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Purbaya tantang Luhut untuk transparansi soal MBG” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah pemberitaan yang tidak saling berkaitan, antara lain:

    • Berita cnnindonesia.com “Purbaya Respons Luhut Minta Anggaran MBG Tak Dipangkas”, tayang Senin (6/10/2025). Berita ini melaporkan bahwa Menkeu Purbaya menanggapi pernyataan Luhut Pandjaitan yang meminta agar anggaran MBG tidak dipotong. Purbaya menegaskan keputusan akhir tetap akan bergantung pada realisasi penyerapan anggaran hingga akhir Oktober 2025.

    • Berita cnbcindonesia.com “Bukan Family Office, Purbaya Setuju Ide Luhut Bentuk KEK Jasa Keuangan”, tayang Jumat (24/4/2026). Berita ini melaporkan bahwa Menkeu Purbaya mengaku sudah sepakat dengan Luhut Pandjaitan selaku Dewan Ekonomi Nasional (DEN) terkait pembentukan Pusat Keuangan Internasional di Indonesia.

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Menkeu Purbaya tantang Luhut Pandjaitan untuk memberi transparansi soal program MBG”.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim. Unggahan video berisi klaim “Menkeu Purbaya tantang Luhut Pandjaitan untuk memberi transparansi soal program MBG” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-34119) Hoaks, Akun TikTok Mencatut Sekretariat Jenderal Kemenkeu

    Sumber:
    Tanggal publish: 29/04/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar di media sosial TikTok unggahan yang mencatut Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, yang diklaim diunggah oleh akun resmi milik Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan.

    Akun tersebut bernama @official.bantuan5 (arsip). Sebanyak 70 unggahan video telah disebarkan pada akun tersebut dengan menampilkan gambar Purbaya seperti video ini, ini, dan ini yang disematkan dalam akun tersebut.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Adapun semua video yang disebarkan pada akun tersebut mengklaim bahwa Purbaya mengumumkan adanya bantuan keuangan dari Kementerian Keuangan RI dan ajakan kepada masyarakat untuk mengisi data diri dan mendaftar bantuan keuangan tersebut. Dalam akun itu juga dicantumkan nomor WhatsApp yang diklaim dapat dihubungi untuk mendaftar program tersebut.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    “Silahkan hubungi Whatsap untuk mendaftar👇👇👇👇👇👇 085849938227,” begitu keterangan tertulis dalam bio akun.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Rabu (29/04/2026), akun tersebut baru saja membagikan unggahan video terbaru pada Selasa (28/04/2026) dan mendapatkan 25 likes, 6 komentar, dan 398 kali ditayangkan. Dalam kolom komentar, beberapa pengunjung menanyakan cara mendaftar dan mendapatkan bantuan keuangan tersebut.

    “Kami dari Kementerian Keuangan menjalankan program dana bantuan untuk rakyat NGAP. Daftar dan masukkan data kalian untuk mengklaim bantuan ini. Hubungi staf kami, niscaya program ini berjalan lancar dan transparan. Bantuan ini alhamdulillah saya sendiri yang mengajukan dan telah disetujui negara. Budayakan transparansi dalam setiap program. Saya Menteri Keuangan Purbaya, terima kasih.” Begitu narasi yang diucapkan dalam unggahan.

    Lantas, benarkah Purbaya umumkan bantuan keuangan dari Kementerian Keuangan RI dalam akun TikTok tersebut?

    Baca juga:Purbaya Beri Insentif bila Reformasi Pasar Modal Berjalan Baik

    Periksa Fakta Akun Palsu Sekjen Kemenkeu. foto/Hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi kebenaran klaim tersebut, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah video. Akun tersebut memiliki 2885 pengikut dan menggunakan logo Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan sebagai foto profil.

    Dari situ diketahui bahwa akun tersebut bukanlah akun resmi dan tidak ada kaitannya dengan Purbaya. Akun resmi TikTok Purbaya memiliki 472,1 ribu pengikut dengan centang biru dan akun Instagram Purbaya bernama @menkeuri. Adapun akun TikTok resmi @kemenkeuri UangKita merupakan akun resmi yang terverifikasi untuk menyampaikan informasi APBN dan kebijakan keuangan negara.

    Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh video yang disebarkan ini dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada sinkronisasi gerak bibir, intonasi suara, serta ekspresi wajah Purbaya yang tampak tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI). Kejanggalan serupa juga kami temukan pada semua unggahan video dalam akun tersebut.

    Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa audio yang digunakan dalam video tersebut memiliki probabilitas 99,2 persen sebagai suara hasil manipulasi AI.

    Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Purbaya tawarkan bantuan dana keuangan”. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Melansir laman resmi Instagram @ppid.kemenkeu, @kemenkeu.prime, dan laman PPID Kemenkeu. Kementerian Keuangan RI menyatakan bahwa akun TikTok “official.bantuan5” merupakan akun palsu yang mengatasnamakan Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan dan informasi yang diunggah merupakan video deepfake, informasi palsu atau hoaks.

    Purbaya tidak pernah memberikan bantuan berbentuk uang langsung kepada masyarakat dengan cara menghubunginya. Akun palsu di media sosial yang mengatasnamakan Purbaya biasanya meminta pengguna menghubungi melalui Messenger atau membayar sejumlah biaya sebagai syarat, yang merupakan indikasi phishing atau penipuan.

    Adapun bantuan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) umumnya dilakukan melalui program pembiayaan UMKM (Ultra Mikro/UMi), hibah, atau beasiswa LPDP. Cara utamanya adalah mengajukan melalui lembaga penyalur resmi (seperti Pegadaian atau PNM untuk UMi), mendaftar via portal resmi Kemenkeu, atau melalui dinas terkait, dengan syarat utama WNI, memiliki NIK/KTP, dan memiliki usaha/izin yang sah.

    Melansir laman resmi Kementerian Keuangan RI, adapun bantuan yang diberikan Kemenkeu yaitu Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) yang merupakan program tahap lanjutan dari program bantuan sosial menuju kemandirian usaha yang menyasar usaha mikro yang berada di lapisan terbawah, yang belum bisa difasilitasi perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). UMi memberikan fasilitas pembiayaan maksimal Rp10 juta per nasabah yang disalurkan oleh Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB).

    Kemenkeu mengimbau agar masyarakat waspada terhadap berbagai penipuan yang mengatasnamakan pejabat/pegawai Kementerian Keuangan. Adapun informasi seputar keuangan negara atau Kementerian Keuangan yang terindikasi hoaks atau penipuan, Sobatkeu dapat melaporkannya melalui Pusat Kontak Layanan Kemenkeu PRIME melalui telepon 134, email kemenkeu.prime@kemenkeu.go.id, atau menu "Hubungi Kami" pada situs www.kemenkeu.go.id.

    Baca juga:Purbaya Akui Rotasi Pejabat Kemenkeu karena Persoalan Internal

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa akun “official.bantuan5” yang mengklaim sebagai akun Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan dan unggahan video yang menampilkan Purbaya menawarkan bantuan dana keuangan dengan menghubungi WhatsApp pada bio akun bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).

    Kemenkeu menyatakan bahwa video yang beredar terkait pernyataan Purbaya yang mengajak masyarakat agar mendaftarkan diri untuk mendapatkan bantuan dana keuangan dari Kementerian Keuangan RI melalui nomor WhatsApp adalah video hoaks deepfake.

    Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran video dan berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Purbaya.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-33864) [PENIPUAN] Bantuan Usaha UMKM dari Menkeu Purbaya

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 29/04/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Purbaya Yudhi Sadewa” pada Selasa (27/4/2026). Unggahan beserta narasi :

    “BUTUH DANA BANTUAN 

    Tenang, DANA BANTUAN UMKM USAHA siap membantu Anda  Kami menyediakan DANA BANTUAN UMKM USAHA online untuk seluruh wilayah Indonesia  

    Bisa digunakan untuk: 

    Pendidikan & Kuliah 

    Modal Usaha 

    Biaya Kesehatan 

    Kebutuhan lainnya 

    Dana talangan tersedia! Jangan tunda kebutuhan penting Anda.”

    Hingga Rabu (29/4/2026) unggahan telah mendapatkan 1.000 tanda suka, 840-an komentar dan telah dibagikan ulang 40-an kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memeriksa konten menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Diketahui, konten yang beredar merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,4 persen.

    TurnBackHoax lalu memeriksa tangkapan layar konten menggunakan Google Lens. Hasil penelusuran mengarah ke unggahan di akun resmi TikTok Purbaya “purbayayudhis” pada Rabu (10/12/2026). Konteks asli video adalah momen Purbaya sedang makan siang di warung sop buntut di daerah Menteng, Jakarta Pusat. 

    Sepanjang video, tidak ditemukan momen Purbaya menawarkan bantuan usaha UMKM seperti yang diklaim pada unggahan akun Facebook “Purbaya Yudhi Sadewa”.

    Kesimpulan

    Faktanya, video merupakan hasil manipulasi AI dengan probabilitas mencapai 99,4%. Unggahan video berisi klaim “bantuan usaha UMKM dari menkeu Purbaya” adalah konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-33865) [SALAH] Kode Token Listrik Gratis untuk Tiga Bulan

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 29/04/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Joko Wi” pada Sabtu (18/4/2026). Video tersebut menampilkan seseorang yang membeli token listrik senilai Rp20.000 dan memasukkan kode tertentu, daya listrik dapat digunakan hingga tiga bulan.

    Unggahan beserta narasi :

    “Ternyata ini kodenya pantesan tetangga gak pernah isi token

    Gratis 3 bulan pemakaian listrik”

    Hingga Rabu (29/4/2026) unggahan telah mendapatkan 4.000 tanda suka, 240-an komentar dan telah dibagikan ulang 660-an kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “kode 59 meteran listrik prabayar” ke mesin pencarian Google. Hasil pencarian mengarah ke artikel Detik Finance berjudul “Daftar Kode Rahasia di Meteran Listrik PLN” yang tayang pada 2022. 

    Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa kode 59 Enter pada meteran listrik prabayar berfungsi untuk menampilkan jumlah kWh pengisian terakhir, bukan untuk menambah saldo token maupun memperoleh listrik gratis selama tiga bulan.

    Kode pada meteran listrik prabayar memang tersedia untuk kebutuhan informasi teknis, seperti mengecek sisa kWh, daya yang sedang dipakai, tegangan listrik, ID meter, hingga token terakhir. Fungsi kode-kode tersebut sebatas menu informasi dan pengaturan perangkat. 

    Kesimpulan

    Faktanya, kode 59 yang ditampilkan hanya berfungsi untuk melihat jumlah kWh pengisian terakhir pada meteran listrik prabayar, bukan untuk menambah token maupun mendapatkan listrik gratis. Unggahan video berisi klaim “kode token listrik gratis untuk tiga bulan” adalah konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan