KOMPAS.com - Beredar narasi bahwa pemerintah memberikan bantuan dana Rp 25 triliun melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Bantuan itu disebut hanya diberikan kepada 10 orang untuk setiap provinsi.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.
Narasi soal penyaluran bantuan dana Rp 25 triliun melalui BPJS Kesehatan dibagikan akun Facebook ini pada 9 Agustus 2024.
Berikut narasi yang dibagikan:
PROGRAM BANTUAN BPJS 2024PEMERINTAH RI. MENGELUARKAN DANA BANTUAN BPJS Rp, 25 TRILIUN.. UNTUK MASYARAKAT DI SELURUH INDONESIAuntuk menerima dana bantuan anda ketik B2257JS kirim ke whatsAppPenanggung Jawab: Drs.Muh.Bakri.MsiWhatsapp:0822-9179-1051
Akun itu juga menyertakan gambar yang memuat narasi sebagai berikut:
CARA MENDAPATKAN DANA BANTUAN DARI BPJS Kesehatan 2024 Penerima dana bantuan Hanya 10 Orang/Provinsi Cara pengecekan ketik B2257JS kirim ke messenger.
(GFD-2024-21879) [HOAKS] BPJS Kesehatan Salurkan Bantuan Dana Rp 25 Triliun
Sumber:Tanggal publish: 14/08/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah menegaskan, narasi mengenai dana bantuan sebesar Rp 25 triliun merupakan hoaks. Ia menduga, hal tersebut adalah modus penipuan.
"Ini hoaks dan penipuan. Tidak ada bantuan dan program seperti hal tersebut," kata Rizzky, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (14/8/2024).
Rizzky meminta masyarakat untuk berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan.
Jika memiliki pertanyaan dan keluhan terkait BPJS Kesehatan, masyarakat dapat menghubungi Care Center 165, mengakses aplikasi Mobile JKN, dan mengakses Pandawa (Pelayanan Melalui WA/WhatsApp) di nomor 08118165165.
"Ini hoaks dan penipuan. Tidak ada bantuan dan program seperti hal tersebut," kata Rizzky, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (14/8/2024).
Rizzky meminta masyarakat untuk berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan.
Jika memiliki pertanyaan dan keluhan terkait BPJS Kesehatan, masyarakat dapat menghubungi Care Center 165, mengakses aplikasi Mobile JKN, dan mengakses Pandawa (Pelayanan Melalui WA/WhatsApp) di nomor 08118165165.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi mengenai penyaluran dana bantuan sebesar Rp 25 triliun melalui BPJS Kesehatan adalah hoaks.
Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah memastikan narasi itu tidak benar. Masyarakat diminta mewaspadai modus penipuan mengatasnamakan BPJS Kesehatan.
Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah memastikan narasi itu tidak benar. Masyarakat diminta mewaspadai modus penipuan mengatasnamakan BPJS Kesehatan.
Rujukan
(GFD-2024-24029) Koalisi Cekfakta Gelar Kampanye Prebunking di Bali Digifest 2024
Sumber:Tanggal publish: 14/08/2024
Berita
SuaraBali.id – Koalisi Cek Fakta yang terdiri dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) yang didukung Google News Initiative menggelar kampanye prebunking di acara Bali Digifest 2024 yang digelar di Gedung Ksirarnawa, Art Centre, Denpasar.
Acara ini akan berlangsung mulai tanggal 14 Agustus hingga 20 Agustus 2024. Dalam kegiatan ini, koalisi Cekfakta mengajak pengunjung untuk mengenali bahaya hoaks lewat prebunking.
Pameran ini digelar mulai pukul 09.00 – 21.00 WITA. Dalam kegiatan ini, salah satu anggota koalisi yaitu Mafindo Bali membuat games yang bisa dicoba oleh pengunjung yakni Fandom Warung Nasi (Baharu dan Bahara). Games ini bertema seputar hoaks yang menyerang warung nasi.
“Pengunjung yang datang bisa mencoba games ini salah satunya dan akan mendapatkan hadiah berupa merchandise,” ujar Koordinator Mafindo Bali, Indra Puspita, Rabu (14/8/2024).
Menurut Indra, games ini bisa diikuti oleh pengunjung segala usia, mulai remaja hingga dewasa. Pengunjung juga akan diberi tantangan soal pemahaman pemilu yang apabila berhasil dituntaskan akan mendapat hadiah istimewa.
Tujuan acara ini sendiri adalah untuk mengembangkan kemampuan prebunking masyarakat luas agar pengunjung mampu menangkal hoaks dan meningkatkan daya kritis masyarakat Bali.
Selain itu pengunjung juga akan dikenalkan website cekfakta.com untuk masyarakat yang ingin mengetahui tentang fakta dari hoaks yang beredar di Internet.
Acara ini akan berlangsung mulai tanggal 14 Agustus hingga 20 Agustus 2024. Dalam kegiatan ini, koalisi Cekfakta mengajak pengunjung untuk mengenali bahaya hoaks lewat prebunking.
Pameran ini digelar mulai pukul 09.00 – 21.00 WITA. Dalam kegiatan ini, salah satu anggota koalisi yaitu Mafindo Bali membuat games yang bisa dicoba oleh pengunjung yakni Fandom Warung Nasi (Baharu dan Bahara). Games ini bertema seputar hoaks yang menyerang warung nasi.
“Pengunjung yang datang bisa mencoba games ini salah satunya dan akan mendapatkan hadiah berupa merchandise,” ujar Koordinator Mafindo Bali, Indra Puspita, Rabu (14/8/2024).
Menurut Indra, games ini bisa diikuti oleh pengunjung segala usia, mulai remaja hingga dewasa. Pengunjung juga akan diberi tantangan soal pemahaman pemilu yang apabila berhasil dituntaskan akan mendapat hadiah istimewa.
Tujuan acara ini sendiri adalah untuk mengembangkan kemampuan prebunking masyarakat luas agar pengunjung mampu menangkal hoaks dan meningkatkan daya kritis masyarakat Bali.
Selain itu pengunjung juga akan dikenalkan website cekfakta.com untuk masyarakat yang ingin mengetahui tentang fakta dari hoaks yang beredar di Internet.
Hasil Cek Fakta
Rujukan
(GFD-2024-21802) [SALAH] Mahfud MD Buat PPATK Tantang Kapolri atas Kasus Sosok “T” Pengendali Judi Online
Sumber: Youtube.comTanggal publish: 13/08/2024
Berita
GEGER MALAM INI..!!! MAHFUD NAIK PITAM HINGGA PPATK TANTANG NYALI KAPOLRI
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah video di Youtube yang membagikan sebuah klaim pada judul yang mengklaim jika Mahfud MD naik pitam karena kasus sosok pengendali judi online inisial “T” dan atas kemarahan Mahfud MD ini akhirnya membuat PPATK menantang Kapolri.
Saat disimak lebih lanjut isi video tersebut hanya membacakan ulang sebuah artikel terbitan Tribun News yang berjudul “Jawaban Mahfud MD saat Ditanya soal Sosok T Pengendali Judi Online: Saya Sekarang Bukan Menteri”.
Faktanya dalam artikel tersebut dijelaskan jika Mahfud MD tidak ingin memberikan opininya terkait dengan kasus inisial “T” ini. Alasan Mahfud menolak menjawab soal sosok T itu karena dirinya sekarang ini sudah tidak lagi menjabat sebagai Menko Polhukam, sehingga ia merasa tidak berwenang untuk membicarakan hal tersebut karena tak lagi menjadi pejabat negara,
Hingga akhir video tidak ditemukan penjelasan lain yang mendukung klaim pada judul unggahan Youtube tersebut. Tidak ada bukti jika PPATK menantang Kapolri terkait kemarahan dari Mahfud MD.
Saat disimak lebih lanjut isi video tersebut hanya membacakan ulang sebuah artikel terbitan Tribun News yang berjudul “Jawaban Mahfud MD saat Ditanya soal Sosok T Pengendali Judi Online: Saya Sekarang Bukan Menteri”.
Faktanya dalam artikel tersebut dijelaskan jika Mahfud MD tidak ingin memberikan opininya terkait dengan kasus inisial “T” ini. Alasan Mahfud menolak menjawab soal sosok T itu karena dirinya sekarang ini sudah tidak lagi menjabat sebagai Menko Polhukam, sehingga ia merasa tidak berwenang untuk membicarakan hal tersebut karena tak lagi menjadi pejabat negara,
Hingga akhir video tidak ditemukan penjelasan lain yang mendukung klaim pada judul unggahan Youtube tersebut. Tidak ada bukti jika PPATK menantang Kapolri terkait kemarahan dari Mahfud MD.
Kesimpulan
Faktanya dalam isi pembahasan hanya dijelaskan jika Mahfud MD tidak ingin memberikan opininya terkait dengan kasus inisial “T” ini, sehingga klaim yang diberikan pada judul unggahan Youtube tersebut tidak benar.
Rujukan
(GFD-2024-21803) [PENIPUAN] Pendaftaran Undian BJB Memperingati HUT RI ke-79
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 13/08/2024
Berita
𝗣𝗿𝗼𝗴𝗿𝗮𝗺 𝗕𝗮𝗻𝗸 𝗕𝗷𝗯 𝗗𝗶𝗴𝗶 𝗠𝗼𝗯𝗶𝗹𝗲 𝟮𝟬𝟮𝟰 : 𝗗𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗥𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮 𝗠𝗲𝗿𝗮𝘆𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗛𝘂𝘁 𝗥𝗜 𝗞𝗲 𝟳𝟵
𝗚𝗲𝗯𝘆𝗮𝗿 𝗨𝗻𝗱𝗶𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗿𝗵𝗮𝗱𝗶𝗮𝗵 𝗕𝗮𝗻𝗸 𝗕𝗷𝗯 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿 𝗸𝗲𝗺𝗯𝗮𝗹𝗶,
𝗕𝘂𝗿𝘂𝗮𝗻 𝗗𝗮𝗳𝘁𝗮𝗿 & 𝗠𝗲𝗻𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝗻 𝗚𝗿𝗮𝗻𝗱 𝗣𝗿𝗶𝘇𝗲 𝗦𝗲𝗽𝗲𝗿𝘁𝗶:
– 𝟭𝟬 𝗨𝗻𝗶𝘁 𝗠𝗼𝗯𝗶𝗹 𝗔𝗹𝗽𝗵𝗮𝗿𝗱
– 𝟭𝟬 𝗨𝗻𝗶𝘁 𝗠𝗼𝗯𝗶𝗹 𝗖𝗥-𝗩 𝗧𝘂𝗿𝗯𝗼
– 𝟭𝟬 𝗨𝗻𝗶𝘁 𝗠𝗼𝗯𝗶𝗹 𝗙𝗼𝗿𝘁𝘂𝗻𝗲𝗿
– 𝟭𝟬 𝗨𝗻𝗶𝘁 𝗠𝗼𝗯𝗶𝗹 𝗫𝗽𝗮𝗻𝗱𝗲𝗿
– 𝟭𝟱 𝗨𝗻𝗶𝘁 𝗠𝗼𝘁𝗼𝗿 𝗡𝗺𝗮𝘅
– 𝟮𝟬 𝗨𝗻𝗶𝘁 𝗠𝗼𝘁𝗼𝗿 𝗦𝗰𝗼𝗼𝗽𝘆
– 𝟯𝟬 𝗨𝗻𝗶𝘁 𝗦𝗺𝗮𝗿𝘁𝗽𝗵𝗼𝗻𝗲 𝗣𝗿𝗼𝗺𝗮𝘅𝟭𝟱
– 𝟮𝟱 𝗘𝗺𝗮𝘀 𝗕𝗮𝘁𝗮𝗻𝗴 & 𝗟𝗼𝗴𝗮𝗺 𝗠𝘂𝗹𝗶𝗮
– 𝟮𝟱 𝗣𝗮𝗸𝗲𝘁 𝗪𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮 𝗦𝗶𝗻𝗴𝗮𝗽𝗼𝗿𝗲
– 𝟱𝟬 𝗣𝗮𝗸𝗲𝘁 𝗨𝗺𝗿𝗼𝗵 𝗚𝗿𝗮𝘁𝗶𝘀
𝗠𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗯𝗮𝗻𝘆𝗮𝗸 𝗹𝗮𝗴𝗶 𝗵𝗮𝗱𝗶𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗻𝗮𝗿𝗶𝗸 𝗹𝗮𝗶𝗻𝗻𝘆𝗮 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗕𝗮𝗻𝗸 𝗝𝗮𝘄𝗮 𝗕𝗮𝗿𝗮𝘁 (𝗕𝗮𝗻𝗸 𝗕𝗷𝗯),,,
𝗕𝘂𝗿𝘂𝗮𝗻 𝗞𝗹𝗶𝗸 𝗗𝗮𝗳𝘁𝗮𝗿 𝗦𝗲𝗸𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴 (𝗚𝗿𝗮𝘁𝗶𝘀)
𝗚𝗲𝗯𝘆𝗮𝗿 𝗨𝗻𝗱𝗶𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗿𝗵𝗮𝗱𝗶𝗮𝗵 𝗕𝗮𝗻𝗸 𝗕𝗷𝗯 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿 𝗸𝗲𝗺𝗯𝗮𝗹𝗶,
𝗕𝘂𝗿𝘂𝗮𝗻 𝗗𝗮𝗳𝘁𝗮𝗿 & 𝗠𝗲𝗻𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝗻 𝗚𝗿𝗮𝗻𝗱 𝗣𝗿𝗶𝘇𝗲 𝗦𝗲𝗽𝗲𝗿𝘁𝗶:
– 𝟭𝟬 𝗨𝗻𝗶𝘁 𝗠𝗼𝗯𝗶𝗹 𝗔𝗹𝗽𝗵𝗮𝗿𝗱
– 𝟭𝟬 𝗨𝗻𝗶𝘁 𝗠𝗼𝗯𝗶𝗹 𝗖𝗥-𝗩 𝗧𝘂𝗿𝗯𝗼
– 𝟭𝟬 𝗨𝗻𝗶𝘁 𝗠𝗼𝗯𝗶𝗹 𝗙𝗼𝗿𝘁𝘂𝗻𝗲𝗿
– 𝟭𝟬 𝗨𝗻𝗶𝘁 𝗠𝗼𝗯𝗶𝗹 𝗫𝗽𝗮𝗻𝗱𝗲𝗿
– 𝟭𝟱 𝗨𝗻𝗶𝘁 𝗠𝗼𝘁𝗼𝗿 𝗡𝗺𝗮𝘅
– 𝟮𝟬 𝗨𝗻𝗶𝘁 𝗠𝗼𝘁𝗼𝗿 𝗦𝗰𝗼𝗼𝗽𝘆
– 𝟯𝟬 𝗨𝗻𝗶𝘁 𝗦𝗺𝗮𝗿𝘁𝗽𝗵𝗼𝗻𝗲 𝗣𝗿𝗼𝗺𝗮𝘅𝟭𝟱
– 𝟮𝟱 𝗘𝗺𝗮𝘀 𝗕𝗮𝘁𝗮𝗻𝗴 & 𝗟𝗼𝗴𝗮𝗺 𝗠𝘂𝗹𝗶𝗮
– 𝟮𝟱 𝗣𝗮𝗸𝗲𝘁 𝗪𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮 𝗦𝗶𝗻𝗴𝗮𝗽𝗼𝗿𝗲
– 𝟱𝟬 𝗣𝗮𝗸𝗲𝘁 𝗨𝗺𝗿𝗼𝗵 𝗚𝗿𝗮𝘁𝗶𝘀
𝗠𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗯𝗮𝗻𝘆𝗮𝗸 𝗹𝗮𝗴𝗶 𝗵𝗮𝗱𝗶𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗻𝗮𝗿𝗶𝗸 𝗹𝗮𝗶𝗻𝗻𝘆𝗮 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗕𝗮𝗻𝗸 𝗝𝗮𝘄𝗮 𝗕𝗮𝗿𝗮𝘁 (𝗕𝗮𝗻𝗸 𝗕𝗷𝗯),,,
𝗕𝘂𝗿𝘂𝗮𝗻 𝗞𝗹𝗶𝗸 𝗗𝗮𝗳𝘁𝗮𝗿 𝗦𝗲𝗸𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴 (𝗚𝗿𝗮𝘁𝗶𝘀)
Hasil Cek Fakta
Ditemukan sebuah unggahan di Facebook yang membagikan info mengenai adanya undian berhadiah memperingati HUT RI ke-79 tahun dari Bank BJB, pada unggahan ini juga disertakan sebuah link yang diklaim untuk mendaftar di undian tersebut.
Namun, saat dicek rupanya link tersebut mengarahkan ke sebuah situs lain yang bukan merupakan situs milik Bank BJB yang beralamatkan di www.bankbjb.co.id/. Dalam situs yang disertakan dalam unggahan Facebook tersebut kita diminta untuk memasukkan beberapa data pribadi seperti nomor hp, nomor kartu ATM, hingga tanggal kadaluarsa kartu ATM.
Selain itu jika kita cek di Facebook resmi BJB facebook.com/bankbjb mereka tidak mengunggah pengumuman undian berhadiah yang serupa dengan yang disebarkan oleh akun Facebook “Undian Bjb 2024” ini.
Berdasarkan dari temuan tersebut maka dapat disimpulkan jika unggahan yang mengatasnamakan Bank BJB tersebut merupakan salah satu modus untuk melakukan penipuan online.
Namun, saat dicek rupanya link tersebut mengarahkan ke sebuah situs lain yang bukan merupakan situs milik Bank BJB yang beralamatkan di www.bankbjb.co.id/. Dalam situs yang disertakan dalam unggahan Facebook tersebut kita diminta untuk memasukkan beberapa data pribadi seperti nomor hp, nomor kartu ATM, hingga tanggal kadaluarsa kartu ATM.
Selain itu jika kita cek di Facebook resmi BJB facebook.com/bankbjb mereka tidak mengunggah pengumuman undian berhadiah yang serupa dengan yang disebarkan oleh akun Facebook “Undian Bjb 2024” ini.
Berdasarkan dari temuan tersebut maka dapat disimpulkan jika unggahan yang mengatasnamakan Bank BJB tersebut merupakan salah satu modus untuk melakukan penipuan online.
Kesimpulan
Akun Facebook yang asli milik Bank BJB adalah yang sudah diverifikasi dan pada akun asli BJB ini juga tidak mengunggah informasi mengenai adanya undian apapun.
Rujukan
Halaman: 3069/7940




