“ PASTIKAN ANDA FOLLOW TERLEBIH DAHULU, SETELAH ITU KONFIRMASI KAN JAWABAN ANDA KE NOMOR WHATSAPP KAMI https://Wa[dot]me/6282281365351”
Narasi dalam video:
“Hari ini saya berjanji saya Agus Salim Bucar dan Ratu Glow membagikan hadiah siapa saja yang pencet love dan tanda panah akan saya transfer 10.000.000 ini benar bukan hoax bukan untuk konten saya akan buktikan sekarang."
(GFD-2024-21917) [PENIPUAN] Agus Salim Bucar Bagikan 10 Juta Bagi yang Like dan Share Video
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 17/08/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah video dari Agus Salim Bucar, pengusaha kosmetik ternama asal Sulawesi Selatan, yang menyebut akan membagikan hadiah kepada siapa saja like dan share video yang beredar di Facebook pada 2 Agustus 2024 melalui akun bernama Dewi Rosalina. Dalam komentar postingan tersebut disebutkan untuk mengkonfirmasi hadiah ke nomor WhatsApp yang tertera.
Penelusuran untuk menemukan sumber pertama video tersebut dengan Google Lens, ditemukan video asli yang diunggah di TikTok pada 23 Juni 2024. Dalam video tersebut Agus Salim Bucar tidak menyebut akan membagikan hadiah 10 juta, ia mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah hadir dalam acara bagi-bagi sembakonya.
Audio dari video tersebut telah dimanipulasi dengan buatan AI. Hasil identifikasi suara AI melalui elevenlabs.io ditemukan bahwa audio tersebut memiliki probabilitas buatan AI sebesar 98%.
Postingan semacam ini dapat berpotensi sebagai penipuan, ciri-cirinya ialah calon korban dimintai untuk menghubungi penipu secara langsung melalui pesan WhatsApp yang bersifat private. Masyarakat juga dihimbau untuk tidak mengikuti instruksi yang diberikan dan tidak memberikan data pribadi yang bersifat rahasia agar tidak menjadi korban.
Dengan demikian, Agus Salim Bucar bagikan 10 juta bagi yang like dan share postingan adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Dimanipulasi.
Penelusuran untuk menemukan sumber pertama video tersebut dengan Google Lens, ditemukan video asli yang diunggah di TikTok pada 23 Juni 2024. Dalam video tersebut Agus Salim Bucar tidak menyebut akan membagikan hadiah 10 juta, ia mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah hadir dalam acara bagi-bagi sembakonya.
Audio dari video tersebut telah dimanipulasi dengan buatan AI. Hasil identifikasi suara AI melalui elevenlabs.io ditemukan bahwa audio tersebut memiliki probabilitas buatan AI sebesar 98%.
Postingan semacam ini dapat berpotensi sebagai penipuan, ciri-cirinya ialah calon korban dimintai untuk menghubungi penipu secara langsung melalui pesan WhatsApp yang bersifat private. Masyarakat juga dihimbau untuk tidak mengikuti instruksi yang diberikan dan tidak memberikan data pribadi yang bersifat rahasia agar tidak menjadi korban.
Dengan demikian, Agus Salim Bucar bagikan 10 juta bagi yang like dan share postingan adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Dimanipulasi.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah
Faktanya audio dalam video tersebut telah dimanipulasi dengan suara buatan AI. Dalam video asli Agus Salim Bucar menyampaikan terima kasih kepada pihak yang telah hadir dalam acara bagi-bagi sembakonya.
Faktanya audio dalam video tersebut telah dimanipulasi dengan suara buatan AI. Dalam video asli Agus Salim Bucar menyampaikan terima kasih kepada pihak yang telah hadir dalam acara bagi-bagi sembakonya.
Rujukan
- https://lens.google.com/search?ep=gsbubb&hl=id&re=df&p=AbrfA8qO7eWV0FQIDz-bZ6-3gMq1JCru476S7ANTSqgkkCjQe5Tg8q26AsmfAlkHJGEgoShQSkEEtGIr1gBNNgbXZ9PiIki_bd0rHjdPQwZCoAUp2Ut61nTLlHjj7ZQ8FxDhdcK7KeaXgjWK4RzPTGB-SgYaTuY2_vx5y1WJ_tki0W7Wuubrmr7Vtm2JvVeRAPwI46VgB1rjNvfsiQ%3D%3D#lns=W251bGwsbnVsbCxudWxsLG51bGwsbnVsbCxudWxsLG51bGwsIkVrY0tKR1JqT1RVeU9UZGxMVEl4WVdNdE5ESXpNUzFpT1RRekxUUTFOV1l3TW1VNE1HRmhaUklmV1hkNGEwTTRkRVYwZGxsaE9FZHRjM3A0VFdaRGJIVlljVTVDYlVaU2F3PT0iLG51bGwsbnVsbCxudWxsLG51bGwsbnVsbCxudWxsLG51bGwsWyI4OTZmMjZlMS1hYTllLTQ4ZWQtYjVhYS00Y2E5OTEwZjUyOGQiXV0=
- https://www.tiktok.com/@ownerratuglowindonesia/video/7372165368669834502 (Arsip:
- https://archive.ph/f1CGB)
- https://elevenlabs.io/ai-speech-classifier (Arsip:
- https://turnbackhoax.id/wp-content/uploads/2024/08/Hasil-AI-audio-video-Agus-Salim-akan-bagikan-hadiah-10-juta-bagi-yang-like.pdf)
(GFD-2024-21918) [SALAH] Foto “Pemadaman Listrik Besar-besaran terjadi di Paris 24 jam setelah waria mengejek Tuhan selama Upacara Pembukaan”
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 17/08/2024
Berita
“berita terkini: Pemadaman Listrik Besar-besaran terjadi di Paris 24 jam setelah waria mengejek Tuhan selama Upacara Pembukaan. “Tuhan tidak dapat diolok-olok. Apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.” (Gal. 6:7)”
Hasil Cek Fakta
Artikel disadur dari AFP.
Beredar sebuah informasi di Facebook dari akun bernama Sb Stephen Lapian pada 28 Juli 2024 yang menyebut adanya pemadaman listrik sehari setelah pembukaan Olimpiade Paris 2024 di lokasi dekat Eiffel dan Sungai Seine, terlihat dalam postingan tersebut foto sebagai bukti kondisi di sekitar Eiffel yang tidak terlihat cahaya lampu akibat dari pemadaman listrik tersebut.
Namun faktanya foto tersebut tidak ada kaitannya dengan pemadaman listrik di empat distrik di Paris sehari setelah pembukaan Olimpiade 2024. Dilansir dari AFP, foto tersebut diambil pada saat pembatasan sosial pandemi Covid-19 pada 9 Mei 2020. Tidak ada kaitannya dengan pemadaman listrik yang terjadi.
Perusahaan listrik mengkonfirmasi kepada AFP bahwa pemadaman listrik sehari setelah pembukaan Olimpiade Paris 2024 tersebut disebabkan oleh gangguan jaringan dan masalah teknis, distrik 1, 9, 17, dan 18 yang terdampak pemadaman listrik tersebut. Sedangkan menara Eiffel yang menjadi lokasi pembukaan Olimpiade berada di distrik 7 tidak terdampak.
Pembukaan Olimpiade 2024 menuai kontroversi karena dianggap menghina agama Kristen dan diikuti pemadaman listrik sehari setelahnya. Banyak foto lama menara Eiffel yang padam beredar di media sosial dengan konteks yang keliru. Sebelumnya, Pemeriksa Fakta Mafindo di laman turnbackhoax.id juga sudah membantah foto yang diklaim terkait pemadaman listrik di Paris pada Juli 2024.
Dengan demikian, foto pemadaman listrik di sekitar Eiffel setelah pembukaan Olimpiade Paris 2024 adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.
Beredar sebuah informasi di Facebook dari akun bernama Sb Stephen Lapian pada 28 Juli 2024 yang menyebut adanya pemadaman listrik sehari setelah pembukaan Olimpiade Paris 2024 di lokasi dekat Eiffel dan Sungai Seine, terlihat dalam postingan tersebut foto sebagai bukti kondisi di sekitar Eiffel yang tidak terlihat cahaya lampu akibat dari pemadaman listrik tersebut.
Namun faktanya foto tersebut tidak ada kaitannya dengan pemadaman listrik di empat distrik di Paris sehari setelah pembukaan Olimpiade 2024. Dilansir dari AFP, foto tersebut diambil pada saat pembatasan sosial pandemi Covid-19 pada 9 Mei 2020. Tidak ada kaitannya dengan pemadaman listrik yang terjadi.
Perusahaan listrik mengkonfirmasi kepada AFP bahwa pemadaman listrik sehari setelah pembukaan Olimpiade Paris 2024 tersebut disebabkan oleh gangguan jaringan dan masalah teknis, distrik 1, 9, 17, dan 18 yang terdampak pemadaman listrik tersebut. Sedangkan menara Eiffel yang menjadi lokasi pembukaan Olimpiade berada di distrik 7 tidak terdampak.
Pembukaan Olimpiade 2024 menuai kontroversi karena dianggap menghina agama Kristen dan diikuti pemadaman listrik sehari setelahnya. Banyak foto lama menara Eiffel yang padam beredar di media sosial dengan konteks yang keliru. Sebelumnya, Pemeriksa Fakta Mafindo di laman turnbackhoax.id juga sudah membantah foto yang diklaim terkait pemadaman listrik di Paris pada Juli 2024.
Dengan demikian, foto pemadaman listrik di sekitar Eiffel setelah pembukaan Olimpiade Paris 2024 adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah
Benar adanya pemadaman listrik di empat distrik akibat dari gangguan jaringan dan masalah teknis di Paris. Namun foto yang menampilkan Eiffel tersebut tidak berkaitan dengan pemadaman listrik yang terjadi sehari setelah pembukaan Olimpiade Paris 2024. Selengkapnya pada bagian penjelasan.
Benar adanya pemadaman listrik di empat distrik akibat dari gangguan jaringan dan masalah teknis di Paris. Namun foto yang menampilkan Eiffel tersebut tidak berkaitan dengan pemadaman listrik yang terjadi sehari setelah pembukaan Olimpiade Paris 2024. Selengkapnya pada bagian penjelasan.
Rujukan
(GFD-2024-21924) [SALAH] Presiden Jokowi Ditangkap dengan Rompi Orange
Sumber: Youtube.comTanggal publish: 17/08/2024
Berita
JOKOWI DI TANGKAP !? LANGSUNG KENAKAN ROMPI ORANGE
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah video di Youtube yang memberikan klaim pada judul jika Presiden Jokowi resmi ditangkap dan mengenakan rompi orange KPK.
Saat disimak lebih lanjut narator hanya membahas tentang demo yang berada di Patung Kuda, Jakarta Pusat pada 22 April 2024 yang lalu.
Dilansir dari Kompas.com, aksi ini dilakukan oleh massa yang tidak setuju dengan hasil Pemilihan Presiden 2024. Aksi ini bertepatan dengan pembacaan putusan Perkara Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi.
Dengan demikian faktanya video tersebut hanya membahas mengenai massa yang berdemo untuk mengungkapkan kemarahan mereka terhadap Presiden RI perihal hasil Pemilu 2024 kemarin.
Sebelumnya temuan klaim serupa juga pernah turnbackhoax.id temukan dalam artikel yang berjudul “[SALAH] Video Jokowi Ditangkap Langsung Kenakan Rompi Oren”.
Saat disimak lebih lanjut narator hanya membahas tentang demo yang berada di Patung Kuda, Jakarta Pusat pada 22 April 2024 yang lalu.
Dilansir dari Kompas.com, aksi ini dilakukan oleh massa yang tidak setuju dengan hasil Pemilihan Presiden 2024. Aksi ini bertepatan dengan pembacaan putusan Perkara Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi.
Dengan demikian faktanya video tersebut hanya membahas mengenai massa yang berdemo untuk mengungkapkan kemarahan mereka terhadap Presiden RI perihal hasil Pemilu 2024 kemarin.
Sebelumnya temuan klaim serupa juga pernah turnbackhoax.id temukan dalam artikel yang berjudul “[SALAH] Video Jokowi Ditangkap Langsung Kenakan Rompi Oren”.
Kesimpulan
Faktanya video tersebut hanya membahas mengenai aksi demo di Patung Kuda, Jakarta Pusat 22 April 2024 yang lalu. Tidak ada pembahasan yang membenarkan jika Presiden Jokowi telah resmi ditangkap KPK.
Rujukan
(GFD-2024-21926) [PENIPUAN] Acara Berita TV One Promosikan dan Wawancarai Pria yang Bermain Situs Judi Online Bisa langsung ditarik Beritaa yang lagi viral dan rame orang dapat.
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 17/08/2024
Berita
Bisa langsung ditarik
Beritaa yang lagi viral dan rame orang dapat.
Beritaa yang lagi viral dan rame orang dapat.
Hasil Cek Fakta
Menyadur dari Tirto.
Beredar sebuah video di Facebook yang menampilkan pembawa berita di TV One yang sedang menyampaikan informasi yang isinya mempromosikan sebuah situs judi online dan mewawancara seorang pria tentang pengalamannya bermain di situs yang sedang dipromosikan.
Namun, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan Tirto disimpulkan jika video yang beredar tersebut telah dimanipulasi dengan bantuan AI.
Video pembawa berita di TV One tersebut identik dengan video di Youtube tvOneNews yang berjudul “Razman Nasution Laporkan Empat Akun Media Sosial yang Hina Dirinya ke Polisi | Kabar Pagi tvOne”.
Dalam video tersebut dapat dilihat jika pembawa berita, Hijul Akbar menggunakan pakaian yang sama dengan klip di Facebook, tetapi dalam video tersebut Hijul sama sekali tidak menyinggung mengenai judi online apa pun. Berita yang sedang dibawakan Hijul adalah mengenai politis, Razman Nasution, yang melaporkan empat akun media sosial yang menghina dirinya.
Sementara itu pria yang sedang diwawancara tersebut diketahui adalah Gilang Margi Nugroho, seorang pengusaha dengan bisnis bernama Gudang Parfum Import.
Dalam video aslinya yang diunggah di Youtube Naik Kelas berjudul “Baru Setahun Bisnis Berjalan Sudah Punya Omzet 900 JUTA PERBULAN”, Gilang menceritakan kisahnya dalam berbisnis yang kini punya omzet Rp900 juta/bulan. Dalam video tersebut, tidak ada pembahasan soal judi online.
Beredar sebuah video di Facebook yang menampilkan pembawa berita di TV One yang sedang menyampaikan informasi yang isinya mempromosikan sebuah situs judi online dan mewawancara seorang pria tentang pengalamannya bermain di situs yang sedang dipromosikan.
Namun, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan Tirto disimpulkan jika video yang beredar tersebut telah dimanipulasi dengan bantuan AI.
Video pembawa berita di TV One tersebut identik dengan video di Youtube tvOneNews yang berjudul “Razman Nasution Laporkan Empat Akun Media Sosial yang Hina Dirinya ke Polisi | Kabar Pagi tvOne”.
Dalam video tersebut dapat dilihat jika pembawa berita, Hijul Akbar menggunakan pakaian yang sama dengan klip di Facebook, tetapi dalam video tersebut Hijul sama sekali tidak menyinggung mengenai judi online apa pun. Berita yang sedang dibawakan Hijul adalah mengenai politis, Razman Nasution, yang melaporkan empat akun media sosial yang menghina dirinya.
Sementara itu pria yang sedang diwawancara tersebut diketahui adalah Gilang Margi Nugroho, seorang pengusaha dengan bisnis bernama Gudang Parfum Import.
Dalam video aslinya yang diunggah di Youtube Naik Kelas berjudul “Baru Setahun Bisnis Berjalan Sudah Punya Omzet 900 JUTA PERBULAN”, Gilang menceritakan kisahnya dalam berbisnis yang kini punya omzet Rp900 juta/bulan. Dalam video tersebut, tidak ada pembahasan soal judi online.
Kesimpulan
Faktanya video tersebut merupakan hasil manipulasi dengan bantuan AI yang menggunakan dua video dari sumber yang berbeda dan sama sekali tidak kaitannya dengan promosi suatu situs judi apapun.
Rujukan
Halaman: 3050/7940





