• (GFD-2024-22040) [SALAH] Berita Terkini ~ Aksi Mahasiswa Seret Jokowi Berujung Ricuh

    Sumber: youtube.com
    Tanggal publish: 22/08/2024

    Berita

    BERITA TERKINI ~ AKSI MAHASISWA SERET JOKOWI BERUJUNG RICUH

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah channel YouTube mengunggah video pada tanggal 19 Agustus 2024 yang memberikan klaim pada judul jika telah terjadi aksi seret Jokowi yang dilakukan oleh mahasiswa berujung ricuh.

    Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, video tersebut hanya menampilkan cuplikan aksi demonstrasi yang tidak saling berkaitan dan narator hanya membaca ulang pada artikel yang termuat di Kompas.com dengan judul “Demo di Belakang Gedung DPR RI, Mahasiswa Nyatakan Kecewa pada Pemerintahan Jokowi”. Artikel tersebut dipublikasikan pada tanggal 16 Agustus 2024 yang membahas mengenai penilaian buruk pada pemerintahan Jokowi dibandingkan zaman Orde Baru. Mahasiswa menilai seluruh elemen pemerintah, mulai dari eksekutif, yudikatif, bahkan legislatif, yang seharusnya menjadi wakil rakyat malah tidak bisa dipercaya. Mahasiswa menuntut agar Presiden Jokowi atau pejabat lainnya bisa untuk menerima kehadiran mereka. Namun, seperti yang diketahui, rombongan Presiden Jokowi sudah meninggalkan Gedung DPR/MPR sekitar pukul 14.53 WIB atau tidak lama setelah sidang tahunan MPR/DPR selesai.

    Berdasarkan uraian diatas, pernyataan yang menyatakan bahwa aksi mahasiswa seret Jokowi hingga berujung ricuh adalah hal yang salah dan termasuk dalam konten menyesatkan.

    Kesimpulan

    Faktanya tidak ada keterkaitan antara judul dengan isi video. Tidak ada pembahasan yang membenarkan jika telah terjadi aksi mahasiswa yang menyeret Jokowi hingga berujung ricuh. Narator hanya membacakan ulang artikel yang diunggah kompas.com.

    Rujukan

  • (GFD-2024-22044) [PENIPUAN] Rans Entertainment Buka Giveaway HUT RI Ke-79

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 22/08/2024

    Berita

    Assalamu alaikum wr.wb kami dari tim GIVEAWAY RANS INTERTAINMEN (Raffi&Nagita) bahwa dlm menyambut HUT-RI ke-79. Kami mengadakan GIVEAWAY uang tunai 79jt special HUT-RI yg Ke79 ini persembahan dari RANS intertainmen dan keluarga besar RAFFI&NAGITA.

    Untuk syaratnya cukup menjawab soal berikut:

    – HUT-RI Dirayakan setip?

    A. tiap bulan B. tiap tahun

    Jawaban langsung dikirim lewat whatsapp admin RANS Intertainmen.

    (+62 8820 19239369)

    Buruan cma 20 org yg berhak dipilih jdu pemenang.

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah unggahan Facebook yang membagikan klaim tentang pihak Rans Entertainment yang menggelar giveaway dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-79 tahun. Unggahan ini juga menyertakan sebuah nomor Whatsapp jika ingin mendaftar giveaway.

    Namun, jika dicek di akun Facebook resmi Rans Entertainment di facebook.com/ransentertainment yang sudah memiliki follower sebanyak 4 juta orang dan sudah mendapatkan verifikasi centang biru, tidak ditemukan satupun unggahan mengenai giveaway seperti yang disebarkan oleh akun tersebut.

    Sebelumnya klaim mengenai giveaway dari Rans Entertainment seperti ini juga sudah pernah beberapa kali dibahas di turnbackhoax.id. Dalam temuan-temuan lain tersebut juga disimpulkan jika unggahan giveaway yang mengatasnamakan perusahaan Raffi Ahmad ini merupakan modus penipuan online.

    Kesimpulan

    Jika kita cek di Facebook resmi Rans (facebook.com/ransentertainment) tidak ditemukan adanya unggahan mengenai giveaway seperti yang disebarkan oleh akun Facebook tersebut.

    Rujukan

  • (GFD-2024-22045) [PENIPUAN] Jusuf Hamka Buka Kuis Berhadiah untuk Memperingati Kemerdekaan Indonesia ke-79

    Sumber: Tiktok.com
    Tanggal publish: 22/08/2024

    Berita

    Menjelang hari kemerdekaan Siapa saja yang bisa menyusun kata di atas dengan tepat bapak transfer 50 juta sekarang juga

    Hasil Cek Fakta

    Beredar unggahan di Facebook mengenai giveaway uang 50 juta rupiah dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan, unggahan ini dibagikan oleh akun yang mengatasnamakan, Jusuf Hamka. Pada bagian kolom komentar akun ini juga menyertakan sebuah link Whatsapp bagi yang ingin mengambil hadiah giveaway.

    Sebelumnya klaim serupa mengenai giveaway yang mengatasnamakan Jusuf Hamka juga sudah beberapa kali dibahas di turnbackhoax.id. Melalui akun Instagram resmi Jusuf Hamka (@jusufhamka), ia pernah mengunggah sebuah video klarifikasi jika dirinya tidak pernah mengunggah giveaway apapun di media sosial.

    Melalui klarifikasi tersebut, ia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap penipuan yang dilakukan oleh akun-akun media sosial yang mengatasnamakan dirinya.

    Kesimpulan

    Tidak benar bahwa akun Facebook tersebut milik Jusuf Hamka karena melalui Instagram resminya ia telah membuat klarifikasi jika dirinya tidak pernah membuat giveaway apapun di sosial media.

    Rujukan

  • (GFD-2024-22047) Benar, Konten yang Menyatakan Inggris Larang Masuk Ekstremis

    Sumber:
    Tanggal publish: 22/08/2024

    Berita



    Sebuah narasi beredar di WhatsApp serta akun Facebook ini, ini dan ini, yang mengatakan warga muslim dari Afghanistan, Pakistan, dan Indonesia, yang berpaham radikal dilarang masuk Inggris. 

    Konten-konten itu menyebut Inggris menganggap tiga negara tersebut sebagai sumber Islam radikal dan teroris. Sementara pelarangan tersebut, dikatakan tertuang dalam aturan baru terkait pemberian visa.



    Tempo menerima permintaan pembaca untuk memeriksa kebenaran narasi tersebut. Benarkah Inggris melarang Muslim dari Afganistan, Pakistan, dan Indonesia, yang dianggap radikal karena ketiga negara dianggap sumber Islam radikal dan teroris?

    Hasil Cek Fakta



    Juru Bicara Kedutaan Besar Inggris Jakarta, Faye Belnis, menanggapi permintaan konfirmasi dari Tempo dengan mengirim sejumlah poin keterangan. Pertama, dia mengatakan tidak ada tempat untuk ekstremis di Inggris.

    “Kami bekerja sama dengan penegak hukum, komunitas lokal, dan mitra internasional untuk mengatasi kelompok dan individu yang menyebarkan perpecahan dan kebencian,” kata Belnis melalui surel, Rabu, 21 Agustus 2024.

    Dia juga menjelaskan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Dalam Negeri Inggris bekerja sama secara erat dalam menangani masalah tersebut. Mereka berbagi keahlian dan intelijen selama beberapa tahun.

    Kementerian Dalam Negeri Inggris, menurut dia, mempunyai mekanisme canggih untuk mencari dan mencegah ekstremis melintasi perbatasan. Keterangan Belnis mengenai pencegahan masuknya ekstremis ke Inggris sama dengan narasi yang beredar. Namun dia tidak menyinggung asal negara orang-orang yang mereka awasi.

    “Inggris mempunyai serangkaian tindakan imigrasi yang disruptif, yang dirancang untuk menolak masuk dan membatalkan izin kehadiran warga negara asing yang dinilai tidak kondusif bagi keselamatan publik, termasuk jika mereka melakukan perilaku yang tidak dapat diterima,” tulis Belnis lagi.

    Selain itu, penelusuran Tempo mendapati narasi yang beredar sama dengan isi berita sejumlah media di India, salah satunya Times of India, yang terbit tanggal 3 Maret 2024. Dikatakan berita itu bersumber dari laporan media asal Inggris.

    Dikatakan pemerintah Inggris tengah menyiapkan regulasi dan data yang dibutuhkan untuk memilah orang-orang luar negeri yang termasuk ekstremis, untuk ditolak permohonan visa masuknya ke The Black Country tersebut. Negara-negara yang dipindai, termasuk Afghanistan, Pakistan dan Indonesia.

    Sementara berita dari beberapa media Inggris melaporkan bahwa Inggris berusaha memblokir penceramah agama yang dinilai ekstremis dari sejumlah negara, agar tak masuk negara mereka. Salah satunya Sky.com.

    Pemindaian dilakukan pada penceramah agama dari berbagai negara, termasuk Afghanistan, Pakistan dan Indonesia. Dikatakan bahwa kementerian terkait telah memiliki kewenangan untuk menilai dan memblokir penceramah yang dinilai menyebarkan kebencian tersebut.

    Pengumuman Resmi Inggris

    Pemerintah Inggris melalui laman resminya menyatakan bahwa pendakwah atau penceramah yang menyebarkan kebencian dan ekstremis dilarang masuk ke Inggris. Hal itu dikatakan bertujuan melindungi masyarakat.

    Pengumuman tertanggal 30 April 2024 itu tidak menyebut secara spesifik negara asal yang dimaksud. Dikatakan bahwa telah dibentuk satuan tugas tertentu yang mengemban tanggung jawab menekan kebencian dan melindungi masyarakat Inggris.

    Satuan tugas tersebut terdiri dari lembaga dan departemen yang mengidentifikasi para ekstremis terkenal luar negeri. Data itu akan dikirim ke Kementerian Dalam Negeri Inggris untuk ditindak bagian imigrasi.

    Sejumlah organisasi asal Indonesia memang terdaftar sebagai kelompok atau organisasi teroris dalam data pemerintah Inggris. Di antaranya Jamaah Anshorut Daulah (JAD), Jamaah Islamiyah (JI), dan Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

    Sementara kelompok dari Afghanistan dan Pakistan yang dilarang adalah Tentara Pembebasan Baluchistan (BLA), Jaringan Haqqani (HQN), Tehrik Nefaz-e Shari'at Muhammadi (TNSM), Tehrik-e Taliban Pakistan (TTP), Brigade Abdallah Azzam, termasuk Batalyon Ziyad al-Jarrah (AAB), Harakat-Ul-Jihad-Ul-Islami (HUJI), Jamaat ul-Ahrar (JuA), Jamaat Ul-Furquan (JuF), Sipah-e Sahaba Pakistan (SSP) alias Millat-e Islami Pakistan (MIP), Partai Islam Turkestan (TIP)/ Partai Islam Turkestan Timur (ETIP)/ Gerakan Islam Turkestan Timur (ETIM)/ Hizb al-Islami al-Turkistani (HAAT).

    Kesimpulan



    Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa narasi yang menyatakan Inggris melarang masuk orang-orang yang dinilai ekstremis ke negaranya, termasuk yang dari Afghanistan, Pakistan, dan Indonesia, adalah benar.

    Namun, sesungguhnya tidak hanya ketiga negara itu yang dipindai kelompok dan individu ekstremisnya, melainkan negara-negara lain juga. Dalam data resmi pemerintah Inggris, tidak hanya tiga negara itu yang memiliki kelompok terlarang, namun juga negara-negara lainnya.

    Rujukan