• (GFD-2024-22422) CEK FAKTA: Hoaks Foto Anies Baswedan Pakai Jas Merah Berlogo PDIP

    Sumber:
    Tanggal publish: 23/08/2024

    Berita

    CEK FAKTA: Hoaks Foto Anies Baswedan Pakai Jas Merah Berlogo PDIP

    Beredar foto Anies memakai kemeja merah dengan logo PDIP yakni kepala banteng di sebelah kiri.

    Beredar foto Anies Baswedan memakai kemeja merah berlogo PDIP. Unggahan tersebut beredar luas di media sosial Facebook.

    Dalam foto, Anies memakai kemeja merah dengan logo PDIP yakni kepala banteng di sebelah kiri. Selain itu dalam latar belakang juga terdapat logo besar PDIP.

    Hasil Cek Fakta

    Penelusuran dilakukan menggunakan Google Lens. Hasilnya ada beberapa foto yang identik dengan unggahan Anies diklaim memakan baju berlogo PDIP.

    Salah satunya diunggah Jawapos.com dalam artikel berjudul "KPK Sebut Harun Masiku di Luar Negeri, Ini Respons Hasto PDIP" yang tayang pada 9 Januari 2023.

    Namun dalam foto asli merupakan foto dari Harun Masiku. Kesamaan terdapat pada kemeja yang dipakai dengan logo PDIP sebelah kiri, tangan kanan mengepal dan juga latar belakang bergambar logo besar PDIP.

    Reaksi Keras Mega Soal Isu PDIP Bakal Usung Anies di Pilkada Jakarta

    Sebagai informasi Santer terdengar bahwa PDIP bakal mengusung Anies Baswedan sebagai calon gubernur Jakarta. Terkait hal tersebut, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri akhirnya angkat bicara terkait kemungkinan PDIP dukung Anies.

    Megawati mengungkapkan tak ingin disuruh-suruh untuk mendukung mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

    "Enak aja ya ngapain saya harus dukung pak Anies, dia bener nih mau ama PDIP, kalau mau sama PDIP jangan kayak gitu dong ya. Mau enggak dia nurut ya?" kata Megawati di DPP PDIP, Jakarta, Kamis (22/8/2024).

    Menurut Megawati, dukungan PDIP kini dicari untuk mengusung Anies Baswedan menghadapi pasangan Ridwan Kamil dan Suswono yang didukung oleh KIM Plus.

    "Enak amat ya, sekarang dukungan kira dicari. Bingung saya, kamu kemana kemarin sore ya?" jelas dia.

    Kesimpulan

    Foto Anies berkemeja merah berlogo PDIP adalah hasil editan. Aslinya merupakan foto dari Harun Masiku politisi PDIP yang saat ini masih buron.

    Sampai saat ini tidak ada informasi yang valid saat Anies gabung ke PDIP.

    Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

    Rujukan

  • (GFD-2024-22030) [SALAH] Lombok Sekarang!! Gelombang Tinggi Mirip Tsunami Sapu Taman Ayu Lombok Hari ini, 20 Agustus 2024

    Sumber: youtube.com
    Tanggal publish: 22/08/2024

    Berita

    LOMBOK SEKARANG!! GELOMBANG TINGGI MITIP TSUNAMI SAPU TAMAN AYU LOMBOK HARI INI 20 AGUSTUS 2024

    Hasil Cek Fakta

    Salah satu video YouTube yang diungah pada tanggal 20 Agustus 2024 menyatakan klaim pada judul bahwa telah terjadi gelombang tinggi mirip tsunami menyapu Taman Ayu Lombok.
    Setelah dilakukan penulusaran, cuplikan video tersebut merupakan adanya bencana alam berupa banjir rob yang terjadi di Taman Ayu pada beberapa bulan belakangan ini. Berdasarkan sumber dari artikel Lombok Post yang di publikasi pada 7 Juni 2024 menyatakan bahwa beberapa hari lalu, banjir rob kembali menimpa warga Dusun Taman dan Jeranjang, Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Lombok Barat (Lobar).Banjir rob tersebut memang menjadi tamu langganan tiap tahunnya.
    Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan bahwa telah terjadi gelombang tinggi mirip tsunami di Lombok adalah tidak benar.

    Kesimpulan

    Klaim yang menyatakan bahwa telah terjadi gelombang yang mirip tsunami dan menyapu Teman Ayu Lombok pada 20 Agustus 2024 adalah pernyataan yang tidak benar. Faktanya video tersebut merupakan cuplikan peristiwa banjir rob yang kerap melanda Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Lombok Barat (Lobar).

    Rujukan

  • (GFD-2024-22032) [PENIPUAN] Video Jokowi yang Membagikan Bantuan 50JT melalui Tangkap Layar dengan Menyesuaikan Gambar yang Bertuliskan 50Jt

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 22/08/2024

    Berita

    “WAJIB JUJUR. YANG BELUM DAPAT BANTUAN 50JT SILAHKAN STOP GAMBAR PAS”
    “ Yang sudah dapat bantuan mohon jangan ikut lagi, kasih kesempatan untuk yang belum dapat agar semua adil bisa kebagian bantuan.”

    Hasil Cek Fakta

    Telah beredar sebuah video di Facebook yang menunjukan bahwa Presiden Jokowi akan Membagikan bantuan sebesar 50JT bagi yang dapat melakukan tangkap layar dengan menyesuaikan tulisan 50JT pada konten terkait.

    Namun setelah dilakukan penelusuran, berdasarkan informasi dari channel YouTube CNN Indonesia terlihat bahwa cuplikan video pada konten tersebut merupakan cuplikan saat Presiden Jokowi melakukan Pidato untuk menyampaikan Keterangan Pers terkait Pengungsi Rohingya di Indonesia pada tanggal 8 Desember 2023. Pada video tersebut Presiden Jokowi juga tidak menyebut akan membagikan bantuan 50 juta.

    Dengan demikian, konten yang menyatakan bahwa Presiden Jokowi akan memberi bantuan sebesar 50JT dengan menangkap layar sesuai dengan gambar yang pas adalah tidak benar.

    Kesimpulan

    Audio yang ada pada video tersebut telah dimanipulasi dan merupakan hasil editan.

    Rujukan

  • (GFD-2024-22037) [SALAH] Berita Terkini ~ Tak Mampu Bikin Negara Maju, Akhirnya Jokowi dituntut Mundur dari Jabatan

    Sumber: youtube.com
    Tanggal publish: 22/08/2024

    Berita

    BERITA TERKINI ~ TAK MAMPU BIKIN NEGARA MAJU, AKHIRNYA JOKOWI DITUNTUT DARI JABATAN

    Hasil Cek Fakta

    Pada tanggal 20 Agustus 2024 terdapat unggahan pada sebuah channel YouTube yang memberikan klaim pada judul jika Presiden Jokowi dituntut mundur dari jabatannya.

    Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, video tersebut hanya menampilkan cuplikan aksi demonstrasi yang tidak saling berkaitan dan narator hanya membaca ulang pada artikel yang termuat pada website hariandialog.co.id dengan judul “BEM SI Demo di Patung Kuda Arjuna: 12 Tuntutan Terhadap Pemerintahan Presiden Jokowi”. Artikel ini dipublikasi pada tanggal 22 Juli 2024 yang membahas mengenai 12 tuntutan yang merupakan hasil kajian BEM SI tentang evaluasi pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sudah berlangsung 10 tahun atau 2 periode pemerintahan.

    Berikut ini 12 tuntutannya:
    1. Menuntut Jokowi untuk tidak cawe-cawe di Pilkada Indonesia 2024
    2. Menolak kembalinya dwifungsi TNI-Polri demi demokrasi Indonesia
    3. Sahkan RUU perampasan aset dan RUU Masyarakat Adat
    4. Tuntaskan kasus pelanggaran HAM berat dan tindak tegas pelaku represifitas kepolisian
    5. Tuntaskan konflik agraria dan wujudkan reforma agraria sejati
    6. Cabut PP No. 25 Tahun 2024 dan mengkaji ulang kebijakan hilirisasi nikel
    7. Menuntut pemerintah untuk mengatasi limbah industri dan memperhatikan AMDAL dalam pembangunan proyek
    8. Menuntut pemerintah untuk meningkatkan fasilitas, pelayanan dan sistem kesehatan
    9. Cabut UU Tapera dan revisi kembali pasal-pasal yang bermasalah
    10. Mewujudkan keadilan dan pemerataan pendidikan di Indonesia
    11. Wujudkan wacana pendidikan gratis di Indonesia
    12. Cabut dan revisi Permendikbud Nomor 2 tahun 2024 untuk dikasih kembali substansi materialnya

    Berdasarkan uraian diatas, pernyataan yang menyatakan bahwa Jokowi dituntut untuk mundur dari Jabatan karena tidak mampu membuat negara maju adalah hal yang salah dan termasuk dalam konten dimanipulasi.

    Kesimpulan

    Faktanya tidak ada keterkaitan antara judul dengan isi video. Tidak ada pembahasan yang membenarkan jika telah terjadi aksi penununtutan Jokowi untuk mundur dari jabatan karena tidak mampu membuat negara menjadi maju. Narator hanya membacakan ulang artikel yang diunggah pada website hariandialog.co.id

    Rujukan