(GFD-2024-22112) Menyesatkan, Kap Mesin Mobil-mobil di Cina Melembung Karena Suhu Panas Meningkat Drastis
Sumber:Tanggal publish: 26/08/2024
Berita
Sebuah video beredar di WhatsApp dan Instagram [ Arsip ] yang diklaim memperlihatkan kap mesin mobil-mobil di Cina dan pintunya melembung karena kenaikan suhu panas yang signifikan.
Video itu memperlihatkan mobil-mobil berbagai warna melembung di bagian kap dan pintu samping, salah satunya Audi warna hijau. Dikatakan hal itu terjadi di Cina, akibat panas tinggi yang berlangsung di sana.
Tempo menerima permintaan pembaca untuk memeriksa kebenaran narasi tersebut. Benarkah video memperlihatkan kap mesin mobil-mobil yang melembung karena panas tinggi di Cina?
Hasil Cek Fakta
Penelusuran Tempo menggunakan mesin pencari dan kata kunci mendapatkan video serupa disertai informasi valid, serta sejumlah website otomotif yang membahas video tersebut.
Berikut hasil penelusurannya:
Verifikasi Video
Narasi yang beredar menyatakan mobil-mobil dalam video itu melembung karena lonjakan suhu di Cina. Akun Facebook Motospot bw yang biasa membagikan rekomendasi terkait otomotif, mengatakan yang melembung sesungguhnya adalah film pelindung mobil.
Demikian juga Daily Mail yang mengunggah video itu di Facebook mereka dan menyatakan peristiwa itu terjadi di Cina di mana vinil film mobil-mobil tersebut terkena panas, merenggang dan melembung.
Dilansir Tempo, Chief Operating Officer PT V-KOOL Indo Lestari, Lianto Winata, menerangkan Paint Protection Film (PPF) alias laminating atau car bra adalah plastik tebal dan bening, yang berfungsi melapisi bodi mobil.
PPF mampu melindungi mobil, terutama pada cat bodinya, misalnya dari goresan kerikil. Perlindungan itu membuat mobil mengkilap dalam waktu lama. Demikian juga membuat masa bertahan cat mobil menjadi lebih lama.
Berdasarkan penelusuran dan analisa ilmiah oleh Theautopian.com, narasi yang beredar itu dinyatakan keliru. Teks berbahasa Mandarin yang ditempelkan pada video itu menunjukkan ia direkam di Provinsi Hubei, Cina, pada 5 Juli 2024.
Website itu menyimpulkan yang melembung adalah PPF berbahan vinil yang melekat pada mobil-mobil tersebut. Sesungguhnya hal itu juga dibuktikan penampakan mobil lain yang tidak melembung, menandakan panas tak pengaruhi bodi mobil.
Cuaca rata-rata di Provinsi Hubei, Cina, tanggal 5 Juli 2024 sekitar 30 derajat celcius termasuk bukan puncak musim panas. Pada Agustus 2024, panas di Cina mencapai 40 derajat celcius hingga memakan korban jiwa, namun tak ada peristiwa mobil melembung.
“Jadi apa maksud video ini? Saya bisa memikirkan dua penjelasan. Seseorang mungkin melihat mobil-mobil ini saat bungkusnya dilepas, dan berasumsi bahwa itu karena suhu lokal yang hangat. Atau, itu adalah video lelucon yang disalahartikan karena kendala bahasa yang signifikan,” tulis mereka.
Selain itu, proses melembungkan PPF itu tak bisa hanya dengan dipanaskan di halaman, melainkan menggunakan blower berpemanas dan kompresor udara. Sejumlah video, seperti di akun YouTube LuxuryCarRepair dan Facebook LADbible, menunjukkan cara melepas PPF dari mobil dengan membentuk gelembung seperti itu.
Caranya memasukkan selang kompresor di antara bodi mobil dan lapisan PPF, kemudian suntikkan udara yang akan membuat PPF melembung ke atas. Bisa juga menambah semburan panas dari blower di bagian atas PPF, agar lebih mudah lepas dari bodi mobil.
Kesimpulan
Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa narasi yang menyatakan video yang beredar memperlihatkan mobil-mobil di Cina yang melembung karena lonjakan suhu panas adalah klaim yang menyesatkan.
Sesungguhnya video itu menunjukkan mobil-mobil yang PPF pelapis bodinya melembung, karena diisi udara menggunakan kompresor, sebagai salah satu cara melepas PPF dari mobil.
Rujukan
- https://www.instagram.com/reel/C-o50uhJnKp/?igsh=MThuMGljYm1ocDV0MQ%3D%3D
- https://archive.is/xprKo/image
- https://www.facebook.com/reel/1043729617140031?locale=id_ID
- https://www.facebook.com/watch/?v=477527838396491
- https://otomotif.tempo.co/read/1450864/ini-bedanya-paint-protection-film-dengan-coating-untuk-mobil
- https://www.theautopian.com/those-viral-chinese-videos-of-bubbling-vinyl-wraps-are-not-what-you-think/
- https://www.youtube.com/watch?v=yMti_YUFHgM
- https://www.facebook.com/watch/?v=1062670371399321
- https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id
(GFD-2024-22113) Cek Fakta: Hoaks Jusuf Hamka Bagikan Uang Rp 53 Juta Hanya Dengan Tebak Nama Kendaraan di Facebook
Sumber:Tanggal publish: 26/08/2024
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan pengusaha Jusuf Hamka membagikan uang Rp 53 juta dengan menebak nama kendaraan di Facebook. Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.
Salah satu akun bernama H Yusuf Hamka mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 7 Juli 2024.
Dalam postingannya terdapat video Jusuf Hamka dengan narasi sebagai berikut:
"Sampai saat ini masih belum ada yang bisa...Yang bisa menebak kendaraan di atas Bapak Transfer Rp 53 juta sekarang!!"
Hingga saat ini postingan tersebut telah mendapat 10,6 ribu komentar, 3,8 ribu likes, dan 53 kali dibagikan.
Lalu benarkah postingan pengusaha Jusuf Hamka membagikan uang Rp 53 juta dengan menebak nama kendaraan di Facebook?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan membuka link yang ditautkan pada postingan. Link itu mengarah pada website yang meminta kita mengisi kuis tertentu.
Ini merupakan modus pencurian data ataupun terhubung dengan pinjaman online ilegal.
Selain itu sangat berbahaya jika memberikan data pribadi seperti buku tabungan untuk diunggah di media sosial. Pasalnya data pribadi ini rawan digunakan untuk penipuan.
Cek Fakta Liputan6.com beberapa kali menemukan akun palsu Jusuf Hamka di Facebook dengan klaim serupa. Padahal Jusuf Hamka sudah menjelaskan tidak punya akun media sosial selain @jusufhamka di Instagram dan @mohjusufhamka_official di Tiktok.
Ia juga menjelaskan tidak punya akun resmi di Facebook. Postingan pada 31 Maret 2023 itu juga disertai narasi:
"HATI2 PENIPUAN. Banyak orang-orang yang tidak bertanggung jawab melakukan penipuan dengan menggunakan nama saya.
Untuk itu saya tegaskan kembali melalui video di atas ini. Mohon tidak mudah percaya kepada akun-akun lain, kecuali Instagram dan Tiktok seperti video di atas ini.
Bila ada yang minta-minta nomor rekening atau uang administrasi, mohon jangan dilayani karena itu pasti penipuan.
Think smart, do smart, and be smart."
Kesimpulan
Postingan pengusaha Jusuf Hamka membagikan uang Rp 53 juta dengan menebak nama kendaraan di Facebook adalah hoaks.
Rujukan
(GFD-2024-22116) Hoaks Mahasiswa Unisba Tewas saat Unjuk Rasa Tolak UU Pilkada
Sumber:Tanggal publish: 26/08/2024
Berita
tirto.id - Aksi massa untuk menolak Revisi UU Pilkada berlangsung di sejumlah daerah, pada Kamis (22/8/2024) lalu. Salah satunya terjadi di Bandung.
Kelompok mahasiswa dari berbagai universitas menjadi bagian penggerak dalam unjuk rasa yang berlangsung di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat.
Menariknya, aksi di Bandung tidak hanya ramai di lapangan, tapi juga di media sosial. Beredar informasi yang tersebar di media sosial, adanya mahasiswa yang menjadi korban jiwa saat mengikuti demonstrasi.
"Innalillahi wa'innailaihi rojiun, Turut berduka cita atas wafatnya MAHASISWA UNISBA a/n Andi Andriana saat AKSI DEMO DARURAT INDONESIA 22 agustus 2024," begitu unggahan akun "Rhie IV" di Facebook pada 23 Agustus 2024 (arsip).
Menyertai unggahan tersebut, terdapat sebuah video yang menunjukkan seorang laki-laki yang sedang berlari dari kejaran orang-orang berseragam. Laki-laki itu kemudian terjatuh dan dihajar. Orang-orang di sekitar kejadian berusaha melerai polisi dan laki-laki tersebut.
Di dalam video tersebut, terdapat pesan teks juga yang bertuliskan, "Innalillahi, turut berduka cita atas musibah yang menimpa saudara kita, mahasiswa Unibba a.n. Andi Andriana, prodi Ilmu Pemerintahan, yang telah ikut berjuang menyuarakan hak dan keadilan untuk kesejahteraan negara ini. Dan karena tindakan represifitas oleh oknum polisi, sehingga sdr Andi harus dibawa dan ditindaklanjuti di RS Hasan Sadikin atas luka yang di dapat."
Di bagian bawah video juga terdapat keterangan teks terpisah bertuliskan "Unisba Bandung".
Sampai dengan Senin (26/8/2024), video tersebut telah mendapat mengumpulkan lebih dari 1.200 penonton. Unggahan tersebut juga mendapat lebih dari 188 impresi (emoticon dan likes), 36 komentar dan dibagikan ulang setidaknya 36 kali.
Tirto juga menemukan unggahan serupa yang tersebar di beberapa grup Facebook dari akun "Mak Kally" (arsip), "Bang Anto Cikoko" (arsip), dan "Anang Romdhoni" (arsip). Selain itu, ada juga unggahan serupa dari akun "Darmawan Madani" (arsip) dan "Tiur Wahyuni Zylyanti Simatupang".
Lalu bagaimana kebenaranya apakah benar ada ada mahasiswa Unisba yang meninggal dunia saat ikut massa aksi menolak Revisi UU Pilkada?
Kelompok mahasiswa dari berbagai universitas menjadi bagian penggerak dalam unjuk rasa yang berlangsung di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat.
Menariknya, aksi di Bandung tidak hanya ramai di lapangan, tapi juga di media sosial. Beredar informasi yang tersebar di media sosial, adanya mahasiswa yang menjadi korban jiwa saat mengikuti demonstrasi.
"Innalillahi wa'innailaihi rojiun, Turut berduka cita atas wafatnya MAHASISWA UNISBA a/n Andi Andriana saat AKSI DEMO DARURAT INDONESIA 22 agustus 2024," begitu unggahan akun "Rhie IV" di Facebook pada 23 Agustus 2024 (arsip).
Menyertai unggahan tersebut, terdapat sebuah video yang menunjukkan seorang laki-laki yang sedang berlari dari kejaran orang-orang berseragam. Laki-laki itu kemudian terjatuh dan dihajar. Orang-orang di sekitar kejadian berusaha melerai polisi dan laki-laki tersebut.
Di dalam video tersebut, terdapat pesan teks juga yang bertuliskan, "Innalillahi, turut berduka cita atas musibah yang menimpa saudara kita, mahasiswa Unibba a.n. Andi Andriana, prodi Ilmu Pemerintahan, yang telah ikut berjuang menyuarakan hak dan keadilan untuk kesejahteraan negara ini. Dan karena tindakan represifitas oleh oknum polisi, sehingga sdr Andi harus dibawa dan ditindaklanjuti di RS Hasan Sadikin atas luka yang di dapat."
Di bagian bawah video juga terdapat keterangan teks terpisah bertuliskan "Unisba Bandung".
Sampai dengan Senin (26/8/2024), video tersebut telah mendapat mengumpulkan lebih dari 1.200 penonton. Unggahan tersebut juga mendapat lebih dari 188 impresi (emoticon dan likes), 36 komentar dan dibagikan ulang setidaknya 36 kali.
Tirto juga menemukan unggahan serupa yang tersebar di beberapa grup Facebook dari akun "Mak Kally" (arsip), "Bang Anto Cikoko" (arsip), dan "Anang Romdhoni" (arsip). Selain itu, ada juga unggahan serupa dari akun "Darmawan Madani" (arsip) dan "Tiur Wahyuni Zylyanti Simatupang".
Lalu bagaimana kebenaranya apakah benar ada ada mahasiswa Unisba yang meninggal dunia saat ikut massa aksi menolak Revisi UU Pilkada?
Hasil Cek Fakta
Tirto mula-mula coba mengkonfirmasi mengenai isu adanya korban jiwa. Mengingat aksi massa pada 22 Agustus 2024 adalah peristiwa nasional yang besar, jatuhnya korban jiwa seharusnya menjadi pemberitaan besar.
Namun, Tirto tidak menemukan informasi adanya korban jiwa dari demonstrasi tersebut. Secara khusus di Bandung, berdasar laporan reporter Tirto di lapangan, saat hari demonstrasi, setidaknya ada 15 orang yang mengalami luka parah dan dilarikan ke rumah sakit.
Tirto kemudian coba menelusuri latar Andi Andriana, yang disebut menjadi korban jiwa dari kejadian tersebut. LaporanTirto menyebut Andi adalah mahasiswa Universitas Bale Bandung (Unibba), bukan Unisba.
Andi memang mengalami musibah saat mengikuti aksi unjuk rasa pengesahan revisi UU Pilkada di Kota Bandung. Mata kiri Andi luka serius dan mengalami kebutaan setelah terkena lemparan batu dalam bentrokan antara demonstran dan aparat kepolisian.
Andi berada di lapangan saat demonstrasi di depan gedung DPRD Jawa Barat terjadi, bersama seorang rekannya. Ia berniat membantu mahasiswa lain yang terlibat bentrok dengan aparat. Presiden Mahasiswa Unibba, Fauzi Septian, menjelaskan musibah tersebut terjadi saat Andi sedang mengikat tali sepatunya. Tiba-tiba ada lemparan batu dari arah barisan polisi yang mengenai mata kirinya.
Andi kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin bandung untuk menjalani operasi. Sebab, ada kerusakan serius pada saraf matanya. Fauzi menjelaskan, operasi pertama telah dilaksanakan dan berjalan lancar, meski kemungkinan besar Andi akan memerlukan operasi lanjutan.
A post shared by tirto.id (@tirtoid)
Laporan dari CNN Indonesia dan Kompas.id menegaskan kalau Andi telah sadar. Fauzi, kepada Kompas.id, juga membantah informasi hoaks yang menyebut temannya tersebut tewas karena aksi unjuk rasa di Bandung tersebut.
Tirto juga mengidentifikasi video yang tersebar di Facebook memiliki watermark dari TikTok dengan nama akun "alexhunter280". Namun, penelusuran kami ke akun tersebut, tidak ditemukan video yang serupa.
Namun, Tirto tidak menemukan informasi adanya korban jiwa dari demonstrasi tersebut. Secara khusus di Bandung, berdasar laporan reporter Tirto di lapangan, saat hari demonstrasi, setidaknya ada 15 orang yang mengalami luka parah dan dilarikan ke rumah sakit.
Tirto kemudian coba menelusuri latar Andi Andriana, yang disebut menjadi korban jiwa dari kejadian tersebut. LaporanTirto menyebut Andi adalah mahasiswa Universitas Bale Bandung (Unibba), bukan Unisba.
Andi memang mengalami musibah saat mengikuti aksi unjuk rasa pengesahan revisi UU Pilkada di Kota Bandung. Mata kiri Andi luka serius dan mengalami kebutaan setelah terkena lemparan batu dalam bentrokan antara demonstran dan aparat kepolisian.
Andi berada di lapangan saat demonstrasi di depan gedung DPRD Jawa Barat terjadi, bersama seorang rekannya. Ia berniat membantu mahasiswa lain yang terlibat bentrok dengan aparat. Presiden Mahasiswa Unibba, Fauzi Septian, menjelaskan musibah tersebut terjadi saat Andi sedang mengikat tali sepatunya. Tiba-tiba ada lemparan batu dari arah barisan polisi yang mengenai mata kirinya.
Andi kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin bandung untuk menjalani operasi. Sebab, ada kerusakan serius pada saraf matanya. Fauzi menjelaskan, operasi pertama telah dilaksanakan dan berjalan lancar, meski kemungkinan besar Andi akan memerlukan operasi lanjutan.
A post shared by tirto.id (@tirtoid)
Laporan dari CNN Indonesia dan Kompas.id menegaskan kalau Andi telah sadar. Fauzi, kepada Kompas.id, juga membantah informasi hoaks yang menyebut temannya tersebut tewas karena aksi unjuk rasa di Bandung tersebut.
Tirto juga mengidentifikasi video yang tersebar di Facebook memiliki watermark dari TikTok dengan nama akun "alexhunter280". Namun, penelusuran kami ke akun tersebut, tidak ditemukan video yang serupa.
Kesimpulan
Hasil pemeriksaan fakta menunjukkan informasi yang tersebar di media sosial soal adanya mahasiswa Unisba yang menjadi korban jiwa saat ikut massa aksi menolak Revisi UU Pilkada bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).
Andi Andriana yang disebut menjadi korban jiwa dalam insisden tersebut, adalah mahasiswa Unibba. Mata kirinya terkena lemparan batu dan terancam mengalami kebutaan. Tapi ia tidak meninggal dunia seperti yang diklaim.
===
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Andi Andriana yang disebut menjadi korban jiwa dalam insisden tersebut, adalah mahasiswa Unibba. Mata kirinya terkena lemparan batu dan terancam mengalami kebutaan. Tapi ia tidak meninggal dunia seperti yang diklaim.
===
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://web.facebook.com/story.php?story_fbid=825376083142366&id=100070099461264&mibextid=oFDknk&rdid=TNpQQMKjHKPoh5KY&_rdc=1&_rdr
- https://archive.ph/wip/fchbh
- https://web.facebook.com/groups/2155242817843516/posts/8410314935669575/
- https://archive.ph/wip/xDGQj
- https://web.facebook.com/groups/561683024973976/posts/1199427544532851/
- https://archive.ph/02dTy
- https://web.facebook.com/100094100988769/videos/523370023502690?idorvanity=1999768603702684
- https://archive.ph/9Ge3s
- https://web.facebook.com/darmawan.madani/videos/1250626236305366/
- https://archive.ph/cOd5x
- https://web.facebook.com/100045139759948/videos/pcb.1080504686797513/481819161325215
- https://tirto.id/aksi-tolak-revisi-uu-pilkada-di-bandung-ricuh-korban-berjatuhan-g2ZR
- https://tirto.id/mata-mahasiswa-di-bandung-terancam-buta-usai-kena-batu-saat-demo-g23x
- https://www.instagram.com/p/C_C9mNkyBBs/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading
- https://www.cnnindonesia.com/nasional/20240823150109-12-1136698/demo-di-bandung-mata-mahasiswa-terluka-kena-lemparan-dan-gas-air-mata
- https://www.kompas.id/baca/nusantara/2024/08/23/terkena-lemparan-batu-unjuk-rasa-satu-mahasiswa-bandung-luka-berat-di-mata
- https://www.tiktok.com/@alexhunter280
(GFD-2024-22117) [SALAH] Presiden Jokowi Hadiahkan Mobil kepada Thariq-Aaliyah
Sumber: YouTube.comTanggal publish: 26/08/2024
Berita
Pak Jokowi Kasih Hadiah Spesial Untuk Pernikahan Thariq Halilintar Dan Aaliyah
Hasil Cek Fakta
Kanal YouTube BAD BOYS CAM pada 26 Juli 2024 mengunggah video dengan judul dan thumbnail yang mengklaim bahwa Presiden Joko Widodo memberikan mobil berwarna putih kepada Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid sebagai hadiah pernikahan.
Setelah dilakukan penelusuran, faktanya tidak ditemukan informasi kredibel mengenai klaim tersebut.
Dilansir dari kanal YouTube Thariq Halilintar, Thariq-Aaliyah menerima kain batik tulis serta surat ucapan selamat dari Presiden Jokowi dan Ibu Iriana.
Sebelumnya diketahui bahwa Presiden Jokowi tak hanya hadir sebagai tamu, melainkan juga sebagai saksi dalam pernikahan yang digelar pada 26 Juli 2024 tersebut.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube BAD BOYS CAM merupakan informasi yang salah.
Setelah dilakukan penelusuran, faktanya tidak ditemukan informasi kredibel mengenai klaim tersebut.
Dilansir dari kanal YouTube Thariq Halilintar, Thariq-Aaliyah menerima kain batik tulis serta surat ucapan selamat dari Presiden Jokowi dan Ibu Iriana.
Sebelumnya diketahui bahwa Presiden Jokowi tak hanya hadir sebagai tamu, melainkan juga sebagai saksi dalam pernikahan yang digelar pada 26 Juli 2024 tersebut.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube BAD BOYS CAM merupakan informasi yang salah.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Ainayya.
Faktanya, Presiden Jokowi memberikan hadiah berupa kain batik tulis dan surat ucapan kepada Thariq-Aaliyah.
Faktanya, Presiden Jokowi memberikan hadiah berupa kain batik tulis dan surat ucapan kepada Thariq-Aaliyah.
Rujukan
- https://www.youtube.com/watch?v=jKXmR5UDPsc
- https://www.detik.com/pop/trending/d-7462269/thariq-halilintar-dan-aaliyah-massaid-dapat-kado-ini-dari-jokowi
- https://www.kompas.tv/amp/entertainment/527216/thariq-dan-aaliyah-takjub-usai-unboxing-hadiah-pernikahan-dari-presiden-jokowi-dan-iriana?page=all
- https://turnbackhoax.id/2024/05/31/salah-jokowi-berikan-hadiah-mobil-mewah-untuk-rizky-febian-dan-mahalini/
- https://turnbackhoax.id/2024/08/26/salah-presiden-jokowi-hadiahkan-mobil-kepada-thariq-aaliyah/
Halaman: 2989/7929


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4927791/original/095448700_1724642226-cek_fakta_jusuf_hamka_angkot.jpg)


