Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di TikTok menarasikan bahwa gas sulfur dioksida (SO2) dari erupsi gunung ruang sudah menyebar keseluruh indonesia dan menyebabkan hujan asam.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“hallo teman2 aku cuma mau infokan kalo gas so2 yg di akibatkan erupsinya gunung ruang itu udah nyampe nyebar ke seluruh indonesia dan gas so2 bisa membuat hujan asam yg mampu merusak tanaman dan ga baik buat kesehatan napas,”
Namun, benarkah gas SO2 Gunung Ruang menyebar keseluruh Indonesia sebabkan hujan asam?
(GFD-2024-19318) Gas sulfur dari Gunung Ruang menyebar ke seluruh Indonesia, benarkah?
Sumber:Tanggal publish: 24/04/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Eddy Hermawan mengungkapkan letusan Gunung Ruang di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro, Sulut menghasilkan semburan lava pijar dan melepaskan gas sulfur dioksida (SO2) yang menyebar ke seluruh wilayah Indonesia.
Ia mengatakan pusaran angin di barat laut Pulau Sumatra itu telah menarik uap air dari Australia dan Laut Pasifik. Gas sulfur dioksida yang keluar dari kawah Gunung Ruang juga ikut tersebar seiring dengan adanya siklon tropis.
"Erupsi tidak menimbulkan anomali cuaca yang besar. Hujan yang terjadi saat ini lebih didominasi karena pengaruh IOD yang mulai negatif dan adanya siklon tropis di barat laut Pulau Sumatra," kata Eddy dilansir dari ANTARA.
Dia menerangkan gas sulfur dioksida yang menyebar akibat letusan Gunung Ruang tak menimbulkan hujan asam seperti yang ramai dibicarakan publik di media sosial.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menyatakan belum menerima informasi paparan gas SO2 (sulfur dioksida) di Kalimantan Timur pasca-erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut).
"Untuk mengetahui apakah paparan gas SO2 sampai Kaltim sesuai dengan informasi yang beredar, tentu harus ada dukungan data. Sampai saat ini, kami belum terima informasi itu," kata Koordinator bidang data dan informasi BMKG Balikpapan Diyan Novrida, dilansir dari ANTARA.
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Ia mengatakan pusaran angin di barat laut Pulau Sumatra itu telah menarik uap air dari Australia dan Laut Pasifik. Gas sulfur dioksida yang keluar dari kawah Gunung Ruang juga ikut tersebar seiring dengan adanya siklon tropis.
"Erupsi tidak menimbulkan anomali cuaca yang besar. Hujan yang terjadi saat ini lebih didominasi karena pengaruh IOD yang mulai negatif dan adanya siklon tropis di barat laut Pulau Sumatra," kata Eddy dilansir dari ANTARA.
Dia menerangkan gas sulfur dioksida yang menyebar akibat letusan Gunung Ruang tak menimbulkan hujan asam seperti yang ramai dibicarakan publik di media sosial.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menyatakan belum menerima informasi paparan gas SO2 (sulfur dioksida) di Kalimantan Timur pasca-erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut).
"Untuk mengetahui apakah paparan gas SO2 sampai Kaltim sesuai dengan informasi yang beredar, tentu harus ada dukungan data. Sampai saat ini, kami belum terima informasi itu," kata Koordinator bidang data dan informasi BMKG Balikpapan Diyan Novrida, dilansir dari ANTARA.
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Rujukan
(GFD-2024-19317) [HOAKS] Sandra Dewi Dijemput Paksa Polisi
Sumber:Tanggal publish: 24/04/2024
Berita
KOMPAS.com - Sebuah video mengeklaim bahwa artis Sandra Dewi dijemput paksa polisi. Namun, setelah ditelusuri, narasi tersebut tidak benar atau hoaks.
Sebagai konteks, suami Sandra Dewi, Harvey Moeis, menjadi tersangka kasus dugaan korupsi penambangan ilegal di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk 2015-2022.
Kemudian, Sandra Dewi diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai saksi, pada Rabu (4/4/2024).
Kerugian negara dalam kasus tersebut diperkirakan mencapai Rp 271 triliun.
Video dengan narasi soal Sandra Dewi dijemput paksa polisi dibagikan oleh akun YouTube ini.
Akun tersebut membagikan video berdurasi 3 menit pada 7 April 2024 dengan judul:
Mengejutkan ???? Inilah Detik-detik Sandra Dewi Dijemput Paksa Pihak Kepolisian, Diiringi Jerit Tangis.
Kemudian di dalam video terdapat foto seorang perempuan dengan wajah tertutup mengenakan baju tahanan berwarna oranye.
Sebagai konteks, suami Sandra Dewi, Harvey Moeis, menjadi tersangka kasus dugaan korupsi penambangan ilegal di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk 2015-2022.
Kemudian, Sandra Dewi diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai saksi, pada Rabu (4/4/2024).
Kerugian negara dalam kasus tersebut diperkirakan mencapai Rp 271 triliun.
Video dengan narasi soal Sandra Dewi dijemput paksa polisi dibagikan oleh akun YouTube ini.
Akun tersebut membagikan video berdurasi 3 menit pada 7 April 2024 dengan judul:
Mengejutkan ???? Inilah Detik-detik Sandra Dewi Dijemput Paksa Pihak Kepolisian, Diiringi Jerit Tangis.
Kemudian di dalam video terdapat foto seorang perempuan dengan wajah tertutup mengenakan baju tahanan berwarna oranye.
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri gambar seorang perempuan mengenakan baju tahanan berwarna oranye.
Hasilnya, gambar tersebut identik dengan foto di laman Kompas.com ini.
Berdasarkan keterangan foto, perempuan tersebut bukan Sandra Dewi, melainkan Karenina Maria Anderson.
Karenina ditangkap polisi pada 2 Agustus 2023 karena kepemilikan ganja seberat 4,4 gram.
Kemudian, setelah video disimak sampai tuntas, tidak terdapat informasi valid bahwa Sandra Dewi dijemput paksa polisi.
Narator hanya membacakan artikel di laman Insertlive.com ini berjudul "Diperiksa Kejagung, Suguhan Tak Biasa Untuk Sandra Dewi Disorot".
Artikel tersebut membahas soal suguhan air mineral untuk Sandra Dewi dan disediakan kipas angin mini saat menjalani pemeriksaan di Kejagung, Jakarta, Kamis (4/4/2024).
Hal itu menjadi sorotan warganet karena selama ini Sandra Dewi dikenal dengan gaya hidup mewah.
Hasilnya, gambar tersebut identik dengan foto di laman Kompas.com ini.
Berdasarkan keterangan foto, perempuan tersebut bukan Sandra Dewi, melainkan Karenina Maria Anderson.
Karenina ditangkap polisi pada 2 Agustus 2023 karena kepemilikan ganja seberat 4,4 gram.
Kemudian, setelah video disimak sampai tuntas, tidak terdapat informasi valid bahwa Sandra Dewi dijemput paksa polisi.
Narator hanya membacakan artikel di laman Insertlive.com ini berjudul "Diperiksa Kejagung, Suguhan Tak Biasa Untuk Sandra Dewi Disorot".
Artikel tersebut membahas soal suguhan air mineral untuk Sandra Dewi dan disediakan kipas angin mini saat menjalani pemeriksaan di Kejagung, Jakarta, Kamis (4/4/2024).
Hal itu menjadi sorotan warganet karena selama ini Sandra Dewi dikenal dengan gaya hidup mewah.
Kesimpulan
Narasi bahwa Sandra Dewi dijemput paksa polisi adalah hoaks.
Perempuan yang mengenakan baju tahanan berwarna oranye dalam video bukan Sandra Dewi, melainkan Karenina Maria Anderson.
Selain itu, judul video tidak sesuai dengan isinya.
Narator hanya membacakan artikel mengenai suguhan sederhana untuk Sandra Dewi saat menjalani pemeriksaan di Kejagung, pada Kamis (4/4/2024).
Hal itu menjadi sorotan warganet karena selama ini Sandra Dewi dikenal dengan gaya hidup mewah.
Perempuan yang mengenakan baju tahanan berwarna oranye dalam video bukan Sandra Dewi, melainkan Karenina Maria Anderson.
Selain itu, judul video tidak sesuai dengan isinya.
Narator hanya membacakan artikel mengenai suguhan sederhana untuk Sandra Dewi saat menjalani pemeriksaan di Kejagung, pada Kamis (4/4/2024).
Hal itu menjadi sorotan warganet karena selama ini Sandra Dewi dikenal dengan gaya hidup mewah.
Rujukan
- https://www.youtube.com/watch?v=DF6pFq40TjU
- https://www.kompas.com/hype/read/2023/08/02/192450466/polisi-sebut-karenina-maria-anderson-dapat-ganja-dari-temannya
- https://www.insertlive.com/hot-gossip/20240405014057-7-335035/diperiksa-kejagung-suguhan-tak-biasa-untuk-sandra-dewi-disorot
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2024-19316) [KLARIFIKASI] Narasi Keliru soal Anak-anak Bermain di Pantai Gaza Pascaserangan Iran ke Israel
Sumber:Tanggal publish: 24/04/2024
Berita
KOMPAS.com - Beredar narasi bahwa anak-anak di Gaza mendapatkan kesempatan untuk bermain di pantai setelah serangan Iran ke Israel.
Narasi itu disertai video berdurasi 39 detik yang menunjukkan kerumunan orang di pinggir pantai.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu keliru.
Sebagai konteks, Iran melancarkan serangan udara kepada Israel pada 14 April 2024 sebagai balasan atas gempuran Israel ke Kompleks Kedutaan Iran di Damaskus, Suriah, pada 1 April 2024.
Narasi mengenai anak-anak di Gaza mendapat kesempatan bermain di pantai setelah serangan Iran ke Israel disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan Instagram ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun Facebook pada Kamis (18/4/2024):
Setelah serangan rudal dan drone Iran ke Israel,anak-anak Gaza mendapat kesempatan bermain di pantai Gaza.
Narasi itu disertai video berdurasi 39 detik yang menunjukkan kerumunan orang di pinggir pantai.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu keliru.
Sebagai konteks, Iran melancarkan serangan udara kepada Israel pada 14 April 2024 sebagai balasan atas gempuran Israel ke Kompleks Kedutaan Iran di Damaskus, Suriah, pada 1 April 2024.
Narasi mengenai anak-anak di Gaza mendapat kesempatan bermain di pantai setelah serangan Iran ke Israel disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan Instagram ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun Facebook pada Kamis (18/4/2024):
Setelah serangan rudal dan drone Iran ke Israel,anak-anak Gaza mendapat kesempatan bermain di pantai Gaza.
Hasil Cek Fakta
Setelah serangan Iran ke Israel, pengguna media sosial menyebarkan klip kerumunan orang di sebuah pantai di Gaza.
Times of Israel melaporkan, video tersebut direkam di sebuah pantai dekat Deir Al-Balah, Gaza Tengah, pada 17 April 2024.
Namun video itu disebarkan dengan narasi menyesatkan di media sosial, seolah-olah orang dalam video sedang "berlibur" di tengah krisis kemanusiaan.
Dilansir Polygraph, tidak ada korelasi antara serangan Iran ke Israel dengan kesempatan orang-orang di Gaza untuk berkumpul di pantai.
Sebelum serangan terjadi, warga Palestina juga beraktivitas di pinggir pantai.
Contohnya, video dari kanal YouTube AP Archive, 3 Maret 2024, ketika warga Palestina berkumpul di pantai untuk menerima bantuan makanan dari Yordania dan Perancis.
Video warga Palestina berkumpul di pantai Deir Al-Balah juga didokumentasikan New York Times, 27 Februari 2024.
Dilansir YNET, meski pasukan Israel menyerang seluruh Provinsi Deir Al-Balah, tetapi pasukan darat militer Israel (IDF) belum memasuki wilayah kota.
France24 melaporkan, warga Palestina di sekitar pantai dekat Deir Al-Balah tinggal di tempat penampungan darurat. Mereka ke pantai untuk menghindari kondisi panas di tenda pengungsian.
Associated Press melaporkan, pada awal April 2024, sebanyak 55,9 persen bangunan dan 60 persen rumah di Gaza kemungkinan besar rusak atau hancur.
Kemudian, sekitar 90 persen gedung sekolah rusak dan hanya 10 dari 36 rumah sakit yang berfungsi.
Selain itu, sekitar 1,1 juta orang menghadapi krisis pangan. Sebanyak 31 persen merupakan anak-anak di bawah usia 2 tahun yang mengalami kekurangan gizi akut.
Times of Israel melaporkan, video tersebut direkam di sebuah pantai dekat Deir Al-Balah, Gaza Tengah, pada 17 April 2024.
Namun video itu disebarkan dengan narasi menyesatkan di media sosial, seolah-olah orang dalam video sedang "berlibur" di tengah krisis kemanusiaan.
Dilansir Polygraph, tidak ada korelasi antara serangan Iran ke Israel dengan kesempatan orang-orang di Gaza untuk berkumpul di pantai.
Sebelum serangan terjadi, warga Palestina juga beraktivitas di pinggir pantai.
Contohnya, video dari kanal YouTube AP Archive, 3 Maret 2024, ketika warga Palestina berkumpul di pantai untuk menerima bantuan makanan dari Yordania dan Perancis.
Video warga Palestina berkumpul di pantai Deir Al-Balah juga didokumentasikan New York Times, 27 Februari 2024.
Dilansir YNET, meski pasukan Israel menyerang seluruh Provinsi Deir Al-Balah, tetapi pasukan darat militer Israel (IDF) belum memasuki wilayah kota.
France24 melaporkan, warga Palestina di sekitar pantai dekat Deir Al-Balah tinggal di tempat penampungan darurat. Mereka ke pantai untuk menghindari kondisi panas di tenda pengungsian.
Associated Press melaporkan, pada awal April 2024, sebanyak 55,9 persen bangunan dan 60 persen rumah di Gaza kemungkinan besar rusak atau hancur.
Kemudian, sekitar 90 persen gedung sekolah rusak dan hanya 10 dari 36 rumah sakit yang berfungsi.
Selain itu, sekitar 1,1 juta orang menghadapi krisis pangan. Sebanyak 31 persen merupakan anak-anak di bawah usia 2 tahun yang mengalami kekurangan gizi akut.
Kesimpulan
Narasi mengenai anak-anak Gaza mendapat kesempatan bermain di pantai setelah serangan Iran ke Israel perlu diluruskan.
Tidak ada korelasi antara serangan Iran ke Israel, dengan kesempatan orang-orang di Gaza untuk berkumpul di pantai.
Warga Palestina sering berkumpul di pantai Deir Al-Balah untuk menghindari panas terik di dalam tenda pengungsian atau saat mengambil bantuan.
Tidak ada korelasi antara serangan Iran ke Israel, dengan kesempatan orang-orang di Gaza untuk berkumpul di pantai.
Warga Palestina sering berkumpul di pantai Deir Al-Balah untuk menghindari panas terik di dalam tenda pengungsian atau saat mengambil bantuan.
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02e2R2AAzHTbHVDjgsc81AvbGzNC7fcx4m4HhwgtXcLjxykEpug6qNjBpAUNFobEBfl&id=100040706872488
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid029VfP2sxw8CmAeVzBeRBZSU9XXYbETVGME2DfnrcbfiTmmPkRUnALRpXmuwZ9r3Edl&id=61554157593162
- https://www.instagram.com/p/C53qFjoNya8/
- https://www.timesofisrael.com/liveblog_entry/video-shows-gazans-cooling-off-at-beach/
- https://www.polygraph.info/a/fact-check-gaza-beach-footage-is-no-proof-of-iran-s-successful-attack-on-israel/7576927.html
- https://www.youtube.com/watch?v=n1BXkypnd2w
- https://www.nytimes.com/video/world/middleeast/100000009332024/gaza-aid-deir-al-balah-beach.html
- https://www.ynet.co.il/news/article/sjdc386x0
- https://www.france24.com/en/live-news/20240418-beach-offers-rare-respite-for-war-weary-gazans
- https://apnews.com/article/israel-hamas-gaza-war-statistics-95a6407fac94e9d589be234708cd5005
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2024-19315) [SALAH] Soimah Bagikan Uang 40 Juta dengan Games Susun Kata
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 25/04/2024
Berita
Ayo siapa yang bisa nebak nama kota di atas khusus THR Lebaran
Hasil Cek Fakta
Ditemukan sebuah akun Facebook yang mengatasnamakan salah satu artis Indonesia yaitu Soimah, mengunggah postingan di Facebook yang mengatakan jika ia sedang mengadakan giveaway uang senilai 40 juta hanya dengan games susun kata.
Sebelum-sebelumnya turnbackhoax.id juga sudah sering menemukan unggahan serupa mengenai adanya akun yang mengatasnamakan Soimah mengaku sedang mengadakan giveaway.
Soimah sudah pernah membuat pernyataan melalui Instagram resminya @showimah yang mengatakan jika dirinya tidak pernah melakukan giveaway dalam bentuk apapun di sosial media.
Melalui pernyataan dari Soimah maka dapat disimpulkan jika semua akun yang mengatasnamakan dirinya tersebut merupakan akun palsu yang dapat dicurigai sebagai modus penipuan online.
Sebelum-sebelumnya turnbackhoax.id juga sudah sering menemukan unggahan serupa mengenai adanya akun yang mengatasnamakan Soimah mengaku sedang mengadakan giveaway.
Soimah sudah pernah membuat pernyataan melalui Instagram resminya @showimah yang mengatakan jika dirinya tidak pernah melakukan giveaway dalam bentuk apapun di sosial media.
Melalui pernyataan dari Soimah maka dapat disimpulkan jika semua akun yang mengatasnamakan dirinya tersebut merupakan akun palsu yang dapat dicurigai sebagai modus penipuan online.
Kesimpulan
Tidak benar Soimah membuat giveaway uang 40 juta hanya dengan games susun kata, sehingga dapat dipastikan jika akun tersebut merupakan akun tiruan Soimah dan dapat diindikasi sebagai modus penipuan
Rujukan
Halaman: 2962/7169





