• (GFD-2024-19379) [SALAH] LAMARAN GIBRAN DITOLAK, ANIES DAN GANJAR KONSISTEN OPOSISI PRABOWO

    Sumber: youtube.com
    Tanggal publish: 27/04/2024

    Berita

    PRABOWO KETAR-KETIR !! LAMARAN GIBRAN DITOLAK ANIES DAN GANJAR

    BREAKING NEWS
    LAMARAN GIBRAN DITOLAK
    ANIES & GANJAR KOMPAK KONSISTEN OPOSISI PRABOWO

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah video dari channel youtube bernama KOPI POLITIK yang menampilkan gambar thumbnail pasangan Anies-Muhaimin, Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud bernarasikan lamaran Gibran untuk menggandeng Anies dan Ganjar ditolak dan memilih untuk oposisi Prabowo.

    Setelah dilakukan penelusuran, thumbnail yang menampilkan pasangan Anies-Muhaimin dan Prabowo-Gibran tersebut merupakan momen bertemunya Presiden terpilih, Prabowo Subianto, dengan Anies Baswedan dalam sidang pleno penetapan hasil Pilpres 2024.

    Foto aslinya dimuat pada artikel suaranusantara.com berjudul “3 Kali Kalah Pilres, Prabowo; Mas Anies dan Mas Muhaimin Saya Pernah Berada Diposisi Anda”.

    Dalam video tersebut terdapat narasi yang membahas tentang Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabumingraka yang berharap bisa menggandeng Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo untuk bersama membangun negara. Narasi tersebut bersumber dari artikel cnbcindonesia.com berjudul “Usai Sidang Putusan MK, Gibran Berharap Bisa Gandeng Anies dan Ganjar”.

    Dengan demikian, narasi yang disebar luaskan oleh channel youtube KOPI POLITIK tidak terbukti dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Pekik Jalu Utomo.
    Tidak ditemukan pemberitaan terkait lamaran Gibran untuk menggandeng Anies dan Ganjar ditolak dan memilih untuk oposisi Prabowo. Selain thumbnail merupakan hasil manipulasi, beberapa cuplikan yang ditampilkan dalam video juga tidak berkaitan dengan narasi.

    Rujukan

  • (GFD-2024-19378) [SALAH] Sri Mulyani Menjelaskan Hutang Negara di Sidang MK

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 27/04/2024

    Berita

    “Bu sri mulyani geram sama penyebar hoax soal utang negara, waktu sidang MK”

    Narasi dalam video:

    “Tentang hutang negara ya bahkan kalau saya live saya selalu bahas tentang hutang negara yang mungkin Bapak yang tidak paham tentang hutang negara saya akan Jelaskan sekali lagi ya mumpung saya lagi ada semangat untuk menjelaskan. Supaya apa Bapak tidak menyebar hoax ya, Bapak tidak berpikiran jahat terhadap pemerintah supaya juga menambah pengetahuan Bapak tentang hutang negara ya mudah-mudahan saja penjelasan saya nanti membuat Bapak agak terbuka matanya kupingnya ya pikirannya wawasan. Jadi begini pak hutang negara yang diberikan oleh IMF, World Bank, kepada negara-negara lain gitu ya kepada negara-negara yang memberikan hutang maka harus disepakati oleh wakil-wakil Bapak di mana, di DPR RI. Bentuk negara kita memang mempunyai aturan seperti itu presiden tidak bisa memutuskan segala sesuatunya apalagi perkara hutang sendirian jadi harus dinegosiasikan dengan DPR punya peraturan bahwa negara tidak boleh berhutang ya Yang mana pembayarannya cicilannya itu sampai 60 persen”

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah postingan Facebook membagikan video Sri Mulyani yang sedang menjelaskan mengenai hutang negara saat sidang Mahkamah Konstitusi (MK). Diketahui Sri Mulyani dipanggil oleh hakim MK untuk menjadi saksi dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2024.

    Setelah ditelusuri video tersebut merupakan hasil manipulasi, faktanya tidak ditemukan penjelasan Sri Mulyani terkait hutang negara dalam sidang MK tersebut seperti yang telah dilansir oleh Kompas.com.

    Sri Mulyani memberikan keterangan sumber alokasi dana kunjungan presiden dan sumber dana bantuan kemasyarakatan serta memastikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD) 2024 tidak terpengaruh dengan Pemilu 2024.

    Dengan demikian, Sri Mulyani menjelaskan hutang negara di sidang MK adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Dimanipulasi.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah

    Faktanya tidak ditemukan bagian Sri Mulyani saat dirinya menjadi saksi yang dipanggil Mahkamah Konstitusi dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2024, audio suara Sri Mulyani yang menjelaskan mengenai hutang negara merupakan hasil manipulasi.

    Rujukan

  • (GFD-2024-19377) [SALAH] Video Unjuk Rasa Masyarakat Papua terkait Pencurian Suara Pilpres

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 26/04/2024

    Berita

    “Papua Bersatu. Papua takkan damai sampai angka” kemenangannya 01 dikembalikan yg dicuri 02 yg sok jago membela 02 pintu terbuka buat anda. Demi NKRI.”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah video di Facebook yang diklaim bahwa video tersebut merupakan aksi demo masyarakat Papua karena adanya pencurian suara Calon Presiden nomor urut 1 oleh Calon Presiden nomor urut 2.

    Setelah ditelusuri dengan Google Lens ditemukan beberapa sumber yang memberitakan bahwa kejadian tersebut merupakan arak-arakan masyarakat Papua yang mengantarkan jenazah mantan Gubernur Papua Lukas Enembe. Kemudian penelusuran melalui mesin pencarian YouTube terkait kejadian tersebut, video tersebut identik dengan video yang telah dipublikasi oleh channel YouTube iNews pada 28 Desember 2023. Tidak ada kaitannya dengan hasil Pilpres 2024.

    Dengan demikian, video unjuk rasa masyarakat Papua terkait pencurian suara Pilpres adalah tidak benar dengan kategori Konteks yang Salah.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah

    Faktanya video tersebut merupakan arak-arakan masyarakat Papua saat mengantarkan peti jenazah mantan Gubernur Papua Lukas Enembe pada 28 Desember 2023.

    Rujukan

  • (GFD-2024-19376) [SALAH] Video Anak-anak Gaza Mendapat Kesempatan Bermain di Pantai Setelah Serangan Iran ke Israel

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 26/04/2024

    Berita

    “Setelah serangan rudal dan drone Iran ke Israel, anak-anak Gaza mendapat kesempatan bermain di pantai Gaza.”

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah postingan di Facebook membagikan informasi bahwa anak-anak Gaza kini mendapatkan kesempatan bermain di pantai setelah serangan Iran ke Israel pada 14 April 2024, dalam postingan tersebut juga menunjukkan video sekumpulan warga Gaza yang sedang berada di pantai.

    Setelah ditelusuri dengan mesin pencarian Google, klaim tersebut menyesatkan. Dilansir dari VOA Indonesia, video tersebut benar diambil setelah serangan Iran ke Israel tepatnya pada 17 April 2024 di pantai dekat Deir al-Balah, Gaza, namun sekumpulan warga Gaza yang dapat bermain di pantai tersebut tidak ada kaitannya dengan serangan tersebut.

    Warga Gaza dalam video tersebut tinggal di pengungsian di pantai dekat Deir al-Balah, Gaza. Para pengungsi tersebut sudah terbiasa pergi ke pantai pada siang hari untuk menghindari terik panas di dalam tenda pengungsian.

    Pada 27 Februari 2024 lalu warga Gaza juga berkumpul di sepanjang pantai untuk menerima bantuan yang dikirimkan melalui udara, seperti video yang dipublikasi melalui YouTube AP News.

    Dengan demikian, anak-anak Gaza dapat kesempatan bermain di pantai setelah serangan Iran ke Israel adalah tidak benar dengan kategori Konteks yang Salah.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah

    Faktanya tempat penampungan darurat memang berlokasi dekat dengan pantai dalam video tersebut, para pengungsi biasanya pergi ke pantai pada siang hari untuk menghindari terik panas di dalam tenda pengungsian. Tidak ada kaitannya dengan Iran ke Israel sehingga anak-anak Gaza baru mendapat kesempatan bermain di pantai.

    Rujukan