• (GFD-2024-22214) [SALAH] Video Anies Berbicara Sendiri dengan Video Surya Paloh yang Mengkonfirmasi Batalnya Usungan NasDem di Pilgub Jakarta

    Sumber: Twitter.com
    Tanggal publish: 28/08/2024

    Berita

    “#AMINAjaDulu”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah video di Twitter yang menunjukkan Anies Baswedan seperti sedang berbicara dan menanggapi pernyataan konfirmasi dari Surya Paloh terkait batalnya usungan dari Partai NasDem kepada Anies Baswedan di pemilihan gubernur Jakarta.

    Setelah ditelusuri, video tersebut merupakan hasil manipulasi dari video Anies Baswedan saat dirinya berada di Bukit Tinggi sedang berdialog imajiner dengan lukisan Bung Hatta, video tersebut diambil pada 2 November 2023 di Rumah Kelahiran Bung Hatta. Namun video manipulasi ini bertujuan untuk satire atau lelucon saja.

    Video yang mirip sebelumnya pernah dibantah oleh Pemeriksa Fakta Mafindo di turnbackhoax.id, disebutkan dalam dialog imajinernya dengan lukisan Bung Hatta, Anies membahas mengenai keadilan dan kesejahteraan serta kondisi negeri pada saat ini. Anies sempat mengunggah video tersebut di laman Instagram pribadinya sebelum akhirnya dihapus.

    Dengan demikian, video Anies berbicara sendiri dengan video konfirmasi Surya Paloh adalah tidak benar dengan kategori Satire/Parodi.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah

    Video tersebut merupakan hasil manipulasi yang digunakan untuk tujuan satire atau lelucon. Video asli menunjukkan Anies Baswedan sedang berdialog imajiner dengan lukisan Bung Hatta, video tersebut diambil pada 2 November 2023 di Bukit Tinggi.

    Rujukan

  • (GFD-2024-22215) [SALAH] Pisang Dempet Sebabkan Anak Lahir dengan Kondisi Kembar Siam

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 28/08/2024

    Berita

    “Hati-hati jangan makan pisang seperti ini. Boleh percaya boleh tidak ini menurut orangtua kita dulu, ini adalah pisang dempet pasti semua tahu dan ini bukanlah hal yang baru tapi siapa sangka, ternyata memakan pisang dempet itu dilarang khususnya untuk calon ibu atau wanita yang sedang hamil konon jika calon ibu atau wanita sedang hamil memakan pisang dempet seperti ini maka anaknya akan lahir dengan kondisi kembar siam.”

    Hasil Cek Fakta

    Artikel disadur dari Tempo.co.

    Beredar sebuah informasi di Facebook yang menyebut bahwa calon ibu atau wanita yang sedang hamil tidak diperbolehkan memakan pisang dempet karena dapat menyebabkan bayi akan terlahir menjadi kembar siam, kondisi di mana bayi kembar terlahir dengan fisik yang terhubung.

    Namun klaim tersebut dibantah oleh ahli kandungan dr. Mochammad Hud Suhargono, SpOG. Melalui Tempo.co, tidak ada hubungannya antara mengonsumsi pisang dempet bagi ibu hamil dan bayi terlahir kembar siam. Ia menjelaskan bahwa kembar siam terjadi karena gagal terpisahnya embrio setelah sel telur dibuahi sel spermatozoa.

    Menurut dr. Suhargono, pisang dempet masih aman dikonsumsi bagi ibu hamil, hanya saja ibu hamil disarankan untuk memeriksa kondisi kandungannya secara rutin sejak awal kehamilan agar kondisi kesehatan ibu dan janinnya tetap terjaga.

    Dengan demikian, pisang dempet dapat menyebabkan anak lahir kembar siam adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah

    Faktanya kembar siam terjadi karena faktor kegagalan pemisahan dari embrio setelah sel telur dibuahi sel spermatozoa, tidak ada kaitannya dengan memakan pisang dempet.

    Rujukan

  • (GFD-2024-22218) Berita Fakta Atau Hoax? Cek Disini - Liputan6.com

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/08/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video yang diklaim sebagai penemuan putri duyung di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 23 Agustus 2024.
    Video berdurasi 27 detik itu memperlihatkan seorang anak kecil tengah terbaring di pantai. Namun, penampakan anak kecil dalam video tersebut terlihat aneh, bagian pinggang hingga kakinya mirip tubuh ikan.
    Sejumlah orang terlihat mengamati dan memegang bagian tubuh yang mirip ikan tersebut. Video itu kemudian dikaitkan dengan penemuan putri duyung di Selayar, Sulawesi Selatan.
    "Penemuan putri duyung d Selayar," tulis salah satu akun Facebook.
    Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 16 ribu kali direspons dan mendapat 1.200 komentar dari warganet.
    Benarkah dalam video tersebut merupakan penemuan putri duyung di Selayar, Sulawesi Selatan? Berikut penelusurannya.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri video yang diklaim penemuan putri duyung di Selayar, Sulawesi Selatan. Penelusuran dilakukan dengan mengunggah gambar tangkapan layar dari video tersebut ke situs Yandex.
    Hasilnya terdapat beberapa artikel yang menjelaskan mengenai video yang diklaim sebagai penemuan putri duyung. Satu di antaranya artikel berjudul "Does Video Show a Mermaid Found in Kenya?" yang dimuat situs snopes.com pada 12 April 2022 lalu.
    Ternyata video tersebut pernah viral pada 2022 lalu dan diklaim sebagai penemuan putri duyung di Afrika. Dikutip dari snopes.com, video itu diklaim merupakan kejadian di Afrika pada April 2022. Namun, ketika dikonfirmasi ke beberapa pejabat di Kenya dan Afrika Selatan, tidak ada laporan tentang penemuan putri duyung di pantai.
    "Harap dicatat bahwa Muizenberg SAPS tidak memiliki laporan tentang putri duyung yang hanyut di pantai atau laporan tentang seorang anak yang digigit ikan," demikian pernyataan seorang juru bicara.
     

    Kesimpulan


    Video yang diklaim sebagai penemuan putri duyung di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan ternyata tidak benar alias hoaks. Faktanya, tidak ada informasi valid yang mendukung kabar tersebut.

    Rujukan

  • (GFD-2024-22219) Berita Fakta Atau Hoax? Cek Disini - Liputan6.com

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/08/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan yang mengklaim Bill Gates bergabung dengan WHO menyerukan agar penolak vaksin ditangkap militer. Postingan itu beredar sejak awal bulan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 3 Agustus 2024.
    Berikut isi postingannya:
    "Bill Gates dan WHO Serukan Militer untuk Menangkap Penolak Vaksin mRNA Selama Pandemi Flu BurungBill Gates telah bergabung dengan Organisasi Kesehatan Dunia dalam menyerukan agar para penolak vaksin ditangkap oleh militer dan disuntik paksa dengan mRNA selama pandemi berikutnya.
    Gates dan WHO telah memerintahkan pemerintah untuk meletakkan dasar guna memobilisasi militer karena mereka mengklaim bahwa skeptisisme vaksin adalah "tercela secara moral" dan penolakan vaksin adalah "tindakan agresi" yang harus dihadapi dengan kekerasan."
    Lalu benarkah postingan yang mengklaim Bill Gates bergabung dengan WHO menyerukan agar penolak vaksin ditangkap militer?
    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel AFP Fact Check berjudul "Misinformation about Gates, WHO forcing vaccination spreads online" yang tayang pada 6 Agustus 2024.
    Dalam artikel itu terdapat bantahan dari WHO. Mereka menyebut postingan tersebut tidak benar.
    "Klaim bahwa WHO telah mengusulkan keterlibatan militer seperti yang disebutkan dalam postingan adalah kebohongan dan kepalsuan yang jahat. Ini adalah disinformasi yang berbahaya," bunyi pernyataan WHO dalam surel kepada AFP Fact Check.
    "Negara-negara anggota WHO berdaulat untuk membuat kebijakan terkait kesehatan penduduknya. WHO juga tidak punya kemampuan untuk memaksakan mandat vaksinasi."
    Selain itu Yayasan The Gates kepada AFP juga menyatakan klaim tersebut tidak benar.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan


    Postingan yang mengklaim Bill Gates bergabung dengan WHO menyerukan agar penolak vaksin ditangkap militer adalah tidak benar.

    Rujukan