KOMPAS.com - Tangkapan layar yang diklaim berasal dari sebuah artikel yang menyebut calon Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan seorang pedagang cukup diberi uang Rp 100.000 karena merupakan orang miskin beredar di media sosial.
Narasi itu beredar luas di media sosial, dan Luthfi dianggap menghina para pedagang.
Namun, setelah ditelusuri unggahan tersebut merupakan hasil manipulasi.
Artikel yang menyebut Ahmad Luthfi mengatakan pedagang merupakan orang miskin muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini dan ini.
Akun tersebut membagikan tangkapan layar artikel di laman Tribun Jateng dengan judul:
Luthfi Beri Rp 100.000 ke Pedagang "Ahmad Luthfi : Seratus Ribu SajaCukup, Mereka Orang Miskin"
(GFD-2024-22848) [HOAKS] Artikel Ahmad Luthfi Menyebut Pedagang sebagai Orang Miskin
Sumber:Tanggal publish: 23/09/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri tidak ditemukan pemberitaan di laman Tribun Jateng yang menyebut Ahmad Luthfi mengatakan pedagang sebagai orang miskin.
Faktanya, hasil penelusurna menemukan artikel yang memiliki kemiripan gambar. Tanggal terbit artikel itu juga sama seperti tangkapan layar, sehingga ada kemungkinan ini sebagai artikel asli.
Artikel tersebut berjudul "Pasar Tiban Semarang Heboh! Cagub Ahmad Luthfi Disambut Hangat, Dapat Dukungan Penuh dari Pedagang".
Artikel aslinya menampilkan Luthfi saat mengunjungi Pasar Tiban di kawasan Taman Indonesia Kaya, Kota Semarang pada 13 September 2024.
Dalam kunjungannya, Luthfi berdialog dengan para pedagang mengenai berbagai isu.
Salah satu pembahasan terkait harapan dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar bisa beroperasi dengan aman dan mendapar perlindungan.
Faktanya, hasil penelusurna menemukan artikel yang memiliki kemiripan gambar. Tanggal terbit artikel itu juga sama seperti tangkapan layar, sehingga ada kemungkinan ini sebagai artikel asli.
Artikel tersebut berjudul "Pasar Tiban Semarang Heboh! Cagub Ahmad Luthfi Disambut Hangat, Dapat Dukungan Penuh dari Pedagang".
Artikel aslinya menampilkan Luthfi saat mengunjungi Pasar Tiban di kawasan Taman Indonesia Kaya, Kota Semarang pada 13 September 2024.
Dalam kunjungannya, Luthfi berdialog dengan para pedagang mengenai berbagai isu.
Salah satu pembahasan terkait harapan dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar bisa beroperasi dengan aman dan mendapar perlindungan.
Kesimpulan
Artikel yang menyebut Ahmad Luthfi mengatakan pedagang merupakan orang miskin merupakan hasil manipulasi.
Artikel aslinya berjudul "Pasar Tiban Semarang Heboh! Cagub Ahmad Luthfi Disambut Hangat, Dapat Dukungan Penuh dari Pedagang".
Artikel tersebut menginformasikan kunjungan Luthfi di Pasar Tiban, Kawasan Taman Indonesia Kaya, Kota Semarang pada 13 September 2024.
Artikel aslinya berjudul "Pasar Tiban Semarang Heboh! Cagub Ahmad Luthfi Disambut Hangat, Dapat Dukungan Penuh dari Pedagang".
Artikel tersebut menginformasikan kunjungan Luthfi di Pasar Tiban, Kawasan Taman Indonesia Kaya, Kota Semarang pada 13 September 2024.
Rujukan
- https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=927017236113947&id=100064170360730&mibextid=oFDknk&rdid=aBrscxS3CKtNJpDL
- https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=1177847119950541&id=100031757927519&mibextid=oFDknk1&rdid=aVKXu6AthzTzUvhU
- https://jateng.tribunnews.com/2024/09/13/pasar-tiban-semarang-heboh-cagub-ahmad-luthfi-disambut-hangat-dapat-dukungan-penuh-dari-pedagang#google_vignette
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2024-22852) [HOAKS] Chairul Tanjung Bagikan Rp 50 Juta sebagai Rasa Syukur
Sumber:Tanggal publish: 23/09/2024
Berita
KOMPAS.com - Sebuah video yang diunggah dan beredar di media sosial mengeklaim pengusaha Chairul Tanjung akan membagikan Rp 50 juta kepada masyarakat.
Klaim dalam unggahan itu menyatakan, Chairul membagikan uang sebagai bentuk nazar dan rasa syukurnya.
Namun, setelah ditelusuri unggahan tersebut merupakan hasil manipulasi.
Video Chairul Tanjung akan membagikan Rp 50 juta muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Instagram ini.
Dalam video Chairul Tanjung mengatakan untuk mendapat Rp 50 juta cukup dengan mengikuti akun tersebut serta menyukai dan meneruskan unggahan.
Berikut keterangan yang ditulis sebagai caption dalam unggahan.
NAZAR SAYA HARI INI ATAS RASA SYUKUR SAYA
Klaim dalam unggahan itu menyatakan, Chairul membagikan uang sebagai bentuk nazar dan rasa syukurnya.
Namun, setelah ditelusuri unggahan tersebut merupakan hasil manipulasi.
Video Chairul Tanjung akan membagikan Rp 50 juta muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Instagram ini.
Dalam video Chairul Tanjung mengatakan untuk mendapat Rp 50 juta cukup dengan mengikuti akun tersebut serta menyukai dan meneruskan unggahan.
Berikut keterangan yang ditulis sebagai caption dalam unggahan.
NAZAR SAYA HARI INI ATAS RASA SYUKUR SAYA
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut identik dengan unggahan di kanal YouTube ini.
Dalam video itu. Chairul Tanjung membagikan pengalamannya menjadi pengusaha sukses. Menurut dia, dalam bisnis selalui dibutuhkan inovasi sehingga perusahaannya tetap terus bertahan.
Namun, Chairul Tanjung tidak menjanjikan uang Rp 50 juta. Tidak ada satu pun kalimat penawaran uang dalam video tersebut.
Kemudian, Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek suara Chairul Tanjung menjanjikan uang Rp 50 juta menggunakan Hive Moderation.
Hasilnya, suara tersebut terdeteksi dihasilkan oleh kecerdasan buatan atau AI dengan probabilitas 99.5 persen.
Dengan demikian, video itu menggunakan hasil suara Chairul Tanjung yang dimanipulasi.
Dalam video itu. Chairul Tanjung membagikan pengalamannya menjadi pengusaha sukses. Menurut dia, dalam bisnis selalui dibutuhkan inovasi sehingga perusahaannya tetap terus bertahan.
Namun, Chairul Tanjung tidak menjanjikan uang Rp 50 juta. Tidak ada satu pun kalimat penawaran uang dalam video tersebut.
Kemudian, Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek suara Chairul Tanjung menjanjikan uang Rp 50 juta menggunakan Hive Moderation.
Hasilnya, suara tersebut terdeteksi dihasilkan oleh kecerdasan buatan atau AI dengan probabilitas 99.5 persen.
Dengan demikian, video itu menggunakan hasil suara Chairul Tanjung yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Video Chairul Tanjung akan membagikan Rp 50 juta merupakan hasil manipulasi. Dalam video aslinya ia membagikan pengalamannya sebagai pengusaha. Tidak ada satu pun penawaran uang dalam video aslinya.
Setelah dicek menggunakan Hive Moderation suara Chairul Tanjung terdeteksi dihasilkan oleh AI dengan probabilitas 99.5 persen.
Setelah dicek menggunakan Hive Moderation suara Chairul Tanjung terdeteksi dihasilkan oleh AI dengan probabilitas 99.5 persen.
Rujukan
(GFD-2024-22853) [KLARIFIKASI] Foto iPhone Meledak Tidak Terkait Peristiwa di Lebanon
Sumber:Tanggal publish: 23/09/2024
Berita
KOMPAS.com - Beredar foto sebuah iPhone dalam kondisi rusak. Narasi foto menyebutkan, iPhone tersebut merupakan salah satu perangkat yang meledak di Lebanon.
Konten tersebut beredar menyusul serangkaian ledakan pager (penyeranta) dan walkie-talkie di Lebanon baru-baru ini, yang menewaskan puluhan orang.
Israel diduga sebagai dalang di balik serangkaian ledakan tersebut. Sebagian besar penyeranta dan walkie-talkie dimiliki oleh anggota Hezbollah, kelompok perlawanan Lebanon.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, foto iPhone tersebut dibagikan dengan konteks keliru.
Foto sebuah iPhone yang diklaim meledak di Lebanon dibagikan oleh akun Facebook ini dan ini, pada 18 September dan 20 September 2024.
Berikut narasi yang dibagikan:
Salah satu yang meledak selain pager dan walki talkie di lebanon adalah i phone.. dah semakin boycott and buy cut produk afiliasi israel
Konten tersebut beredar menyusul serangkaian ledakan pager (penyeranta) dan walkie-talkie di Lebanon baru-baru ini, yang menewaskan puluhan orang.
Israel diduga sebagai dalang di balik serangkaian ledakan tersebut. Sebagian besar penyeranta dan walkie-talkie dimiliki oleh anggota Hezbollah, kelompok perlawanan Lebanon.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, foto iPhone tersebut dibagikan dengan konteks keliru.
Foto sebuah iPhone yang diklaim meledak di Lebanon dibagikan oleh akun Facebook ini dan ini, pada 18 September dan 20 September 2024.
Berikut narasi yang dibagikan:
Salah satu yang meledak selain pager dan walki talkie di lebanon adalah i phone.. dah semakin boycott and buy cut produk afiliasi israel
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri menggunakan reverse image search, foto iPhone rusak tersebut ditemukan dalam artikel media pemeriksa fakta Misbar.
Dilansir Misbar, Kamis (19/9/2024), iPhone tersebut tidak terkait dengan ledakan alat komunikasi di Lebanon, baru-baru ini.
Menurut penelusuran Misbar, gambar iPhone tersebut dimuat dalam pemberitaan media Mesir, Cairo 24, yang dipublikasikan pada 19 Maret 2021.
Pemberitaan Cairo 24 menyebutkan, seorang anak bernama Hamza dari Al Maadi, Mesir, mengalami patah lengan ketika berusaha menyelamatkan diri setelah iPhone miliknya meledak dan terbakar ketika sedang diisi dayanya.
Setelah kejadian tersebut, sang ayah melapor ke polisi, dan menuduh Apple telah lalai. Ia menyatakan bahwa ponsel yang meledak tersebut masih berusia kurang dari sebulan.
Sementara itu, serangkaian ledakan perangkat komunikasi terjadi di Lebanon pada Selasa (17/9/2024) hingga Kamis (19/9/2024).
Ledakan terutama menyasar penyeranta dan walkie-talkie milik anggota Hezbollah, kelompok perlawanan yang berkonflik dengan Israel.
Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, ledakan penyeranta pada Selasa mengakibatkan 12 orang tewas dan melukai hampir 3.000 orang.
Sementara itu, ledakan walkie-talkie pada Rabu menewaskan 20 orang dan melukai sedikitnya 450 orang.
Dilansir Misbar, Kamis (19/9/2024), iPhone tersebut tidak terkait dengan ledakan alat komunikasi di Lebanon, baru-baru ini.
Menurut penelusuran Misbar, gambar iPhone tersebut dimuat dalam pemberitaan media Mesir, Cairo 24, yang dipublikasikan pada 19 Maret 2021.
Pemberitaan Cairo 24 menyebutkan, seorang anak bernama Hamza dari Al Maadi, Mesir, mengalami patah lengan ketika berusaha menyelamatkan diri setelah iPhone miliknya meledak dan terbakar ketika sedang diisi dayanya.
Setelah kejadian tersebut, sang ayah melapor ke polisi, dan menuduh Apple telah lalai. Ia menyatakan bahwa ponsel yang meledak tersebut masih berusia kurang dari sebulan.
Sementara itu, serangkaian ledakan perangkat komunikasi terjadi di Lebanon pada Selasa (17/9/2024) hingga Kamis (19/9/2024).
Ledakan terutama menyasar penyeranta dan walkie-talkie milik anggota Hezbollah, kelompok perlawanan yang berkonflik dengan Israel.
Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, ledakan penyeranta pada Selasa mengakibatkan 12 orang tewas dan melukai hampir 3.000 orang.
Sementara itu, ledakan walkie-talkie pada Rabu menewaskan 20 orang dan melukai sedikitnya 450 orang.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, Foto sebuah iPhone yang diklaim meledak di Lebanon dibagikan dengan konteks keliru.
Foto iPhone tersebut dimuat dalam pemberitaan media Mesir, Cairo 24, yang dipublikasi pada 19 Maret 2021. Ponsel tersebut meledak ketika sedang diisi daya.
Peristiwa tersebut terjadi jauh sebelum serangkaian ledakan perangkat komunikasi terjadi di Lebanon pada Selasa (17/9/2024) hingga Kamis (19/9/2024).
Foto iPhone tersebut dimuat dalam pemberitaan media Mesir, Cairo 24, yang dipublikasi pada 19 Maret 2021. Ponsel tersebut meledak ketika sedang diisi daya.
Peristiwa tersebut terjadi jauh sebelum serangkaian ledakan perangkat komunikasi terjadi di Lebanon pada Selasa (17/9/2024) hingga Kamis (19/9/2024).
Rujukan
- https://www.facebook.com/photo?fbid=122099960396531429&set=a.122097083648531429
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=8695660057135323&set=a.132356410132440
- https://misbar.com/en/factcheck/2024/09/19/outdated-photo-of-a-blown-up-iphone-resurfaces-amid-surge-of-communication-devices-in-lebanon
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2024-22854) [HOAKS] Siswa SMP Divonis 7 Tahun Penjara karena Kritik Jokowi
Sumber:Tanggal publish: 23/09/2024
Berita
KOMPAS.com - Seorang siswa SMP diklaim mendapat vonis hukuman penjara 7 tahun karena mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Klaim terdapat dalam video yang menampilkan perempuan menangis histeris sambil memegang foto seorang anak perempuan dan sekelompok orang yang melakukan protes.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi dalam video keliru.
Video siswa SMP divonis 7 tahun penjara karena mengkritik Jokowi, disebarkan oleh akun TikTok ini, ini, dan ini.
Berikut teks yang tertera dalam video:
Anak SMP kritik Jokowi divonis 7th..bener2 rezim refresif
Klaim terdapat dalam video yang menampilkan perempuan menangis histeris sambil memegang foto seorang anak perempuan dan sekelompok orang yang melakukan protes.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi dalam video keliru.
Video siswa SMP divonis 7 tahun penjara karena mengkritik Jokowi, disebarkan oleh akun TikTok ini, ini, dan ini.
Berikut teks yang tertera dalam video:
Anak SMP kritik Jokowi divonis 7th..bener2 rezim refresif
Hasil Cek Fakta
Video yang beredar serupa dengan video yang diunggah kanal YouTube TribunJatim Official, 16 Juli 2023.
Video tersebut menampilkan ibu korban siswi SMP Kemlagi Mojokerto berinisial AE (15) yang dibunuh bocah SMP berinisial AB.
Ia dan sekelompok orang lainnya merasa tidak tidak terima dengan putusan Pengadilan Negeri Mojokerto pada 14 Juli 2024. Pengadilan memvonis pelaku dengan 7 tahun 4 bulan hukuman penjara.
Dilansir pemberitaan Kompas.com sebelumnya, keluarga korban merespons putusan hakim dengan teriakan histeris karena tak puas dengan vonis yang diberikan kepada pelaku pembunuhan AE.
Juru Bicara PN Mojokerto Fransiskus Wilfridus Mamo mengatakan, keluarga korban dapat mengajukan banding atas putusan tersebut dan dapat diwakili oleh jaksa penuntut umum.
Video tersebut menampilkan ibu korban siswi SMP Kemlagi Mojokerto berinisial AE (15) yang dibunuh bocah SMP berinisial AB.
Ia dan sekelompok orang lainnya merasa tidak tidak terima dengan putusan Pengadilan Negeri Mojokerto pada 14 Juli 2024. Pengadilan memvonis pelaku dengan 7 tahun 4 bulan hukuman penjara.
Dilansir pemberitaan Kompas.com sebelumnya, keluarga korban merespons putusan hakim dengan teriakan histeris karena tak puas dengan vonis yang diberikan kepada pelaku pembunuhan AE.
Juru Bicara PN Mojokerto Fransiskus Wilfridus Mamo mengatakan, keluarga korban dapat mengajukan banding atas putusan tersebut dan dapat diwakili oleh jaksa penuntut umum.
Kesimpulan
Video keluarga korban pembunuhan siswa di Mojokerto, Jawa Timur disebarkan dengan konteks keliru.
Video menampilkan keluarga korban yang tidak terima dengan sidang perkara pembunuhan yang dilakukan bocah SMP berinisial AB terhadap teman sekelasnya berinisial AE (15) di Pengadilan Negeri Mojokerto, 14 Juli 2023.
Pelaku dipenjara bukan karena mengkritik Jokowi, melainkan karena membunuh.
Video menampilkan keluarga korban yang tidak terima dengan sidang perkara pembunuhan yang dilakukan bocah SMP berinisial AB terhadap teman sekelasnya berinisial AE (15) di Pengadilan Negeri Mojokerto, 14 Juli 2023.
Pelaku dipenjara bukan karena mengkritik Jokowi, melainkan karena membunuh.
Rujukan
- https://www.tiktok.com/@werdynesoenya/video/7320222682442747142?q=anak%20smp%20kritik%20jokowi%20divonis%207th&t=1727059592133
- https://www.tiktok.com/@tongkat962/video/7319918327579626757
- https://www.tiktok.com/@prekis3893/video/7320449175835970821?q=anak%20smp%20kritik%20jokowi%20divonis%207th&t=1727059592133
- https://www.youtube.com/watch?v=wufsIF0gfxc
- https://surabaya.kompas.com/read/2023/07/14/183802478/pembunuh-siswi-smp-di-mojokerto-divonis-7-tahun-4-bulan-penjara-keluarga?page=all
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 2796/7911