Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di X menampilkan tangkapan layar berita ANTARA yang berjudul “Warga Arab Saudi Sebut: Islam Indonesia mudah di Bodohi Oleh Habib-Habib Yang Tidak Jelas Asal Usul nya”.
Unggahan tersebut telah dilihat oleh 1,4 juta lebih dengan 34,1 ribu disukai pengguna lain.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Warga Arab Saudi Sebut: Islam Indonesia mudah di Bodohi Oleh Habib-Habib Yang Tidak Jelas Asal Usul nya.
Loh..baru tahu ? Maklum SDM rendxh”
Namun, benarkah artikel ANTARA jelaskan warga Arab Saudi sebut umat Islam di Indonesia mudah dibodohi?
(GFD-2024-22805) Hoaks! Artikel ANTARA terkait warga Arab Saudi sebut umat Islam di Indonesia mudah dibodohi
Sumber:Tanggal publish: 21/09/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, tidak ada berita ataupun artikel ANTARA yang berjudul seperti tangkapan layar tersebut. ANTARA menemukan foto serupa dengan tangkapan layar namun berjudul “Bahasa Indonesia diminati warga Arab Saudi”.
Dalam berita tersebut dinarasikan Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Muhammad Abdul Khak mengatakan minat warga Arab Saudi mempelajari bahasa Indonesia cukup tinggi.
Sehingga, foto tangkapan layar berita ANTARA tersebut merupakan hasil suntingan.
Klaim: Warga Arab Saudi sebut islam Indonesia mudah dibodohi
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Dalam berita tersebut dinarasikan Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Muhammad Abdul Khak mengatakan minat warga Arab Saudi mempelajari bahasa Indonesia cukup tinggi.
Sehingga, foto tangkapan layar berita ANTARA tersebut merupakan hasil suntingan.
Klaim: Warga Arab Saudi sebut islam Indonesia mudah dibodohi
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Rujukan
(GFD-2024-22932) Cek Fakta: Anak SMP Divonis 7 Tahun karena Mengkritik Jokowi
Sumber:Tanggal publish: 21/09/2024
Berita
Suara.com - Beredar di media sosial sebuah narasi yang menyebut anak SMP dipenjara selama 7 tahun akibat mengkritik Jokowi.
Sebuah akun Twitter/X dengan nama akun “negeri_kocak” pada tanggal 3 September 2024. mengunggah video dengan narasi anak SMP yang dipenjara selama 7 tahun akibat mengkritik Jokowi.
Berikut narasi yang disampaikan:
Wir…. Anak SMP divonis 7 tahun karena mengkritik MukidiSmntr salah satu terpidana korupsi Timah 300 Trilyun cuma divonis 3 th dan bayar denda 5 rb… GILAAA…. ini negara…!!!!Kaesang 300 T DAN LU LIAT ISINYA APAANPAHAM LU
Lantas benarkah narasi tersebut?
Sebuah akun Twitter/X dengan nama akun “negeri_kocak” pada tanggal 3 September 2024. mengunggah video dengan narasi anak SMP yang dipenjara selama 7 tahun akibat mengkritik Jokowi.
Berikut narasi yang disampaikan:
Wir…. Anak SMP divonis 7 tahun karena mengkritik MukidiSmntr salah satu terpidana korupsi Timah 300 Trilyun cuma divonis 3 th dan bayar denda 5 rb… GILAAA…. ini negara…!!!!Kaesang 300 T DAN LU LIAT ISINYA APAANPAHAM LU
Lantas benarkah narasi tersebut?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran tim cek fakta Suara.com, setelah ditelusuri dengan Google Lens ditemukan video yang mirip pada kanal Youtube milik tvOneNews dengan judul video “Ibu Siswi SMP di Mojokerjo Menangis Histeris Usai Dengar Vonis Pembunuh Anaknya”.
Video yang beredar merupakan sidang vonis kasus pembunuhan siswi SMPN 1 Kemlagi, Mojokerto berakhir dengan keributan. Keluarga korban memprotes putusan hakim yang bagi mereka terlalu ringan.
AB dinyatakan terbukti bersalah membunuh AE (15), siswi kelas 3 SMPN 1 Kemlagi. Pelajar asal Desa/Kecamatan Kemlagi, Mojokerto itu dihukum 7 tahun 4 bulan penjara.
Video yang beredar merupakan sidang vonis kasus pembunuhan siswi SMPN 1 Kemlagi, Mojokerto berakhir dengan keributan. Keluarga korban memprotes putusan hakim yang bagi mereka terlalu ringan.
AB dinyatakan terbukti bersalah membunuh AE (15), siswi kelas 3 SMPN 1 Kemlagi. Pelajar asal Desa/Kecamatan Kemlagi, Mojokerto itu dihukum 7 tahun 4 bulan penjara.
Kesimpulan
Berdasarkan pemaparan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyebutkan bahwa anak SMP yang dipenjara selama 7 tahun akibat mengkritik Jokowi merupakan klaim yang keliru dan termasuk ke dalam kategori misleading content atau konten menyesatkan.
(GFD-2024-22784) [PENIPUAN] Testimoni Giveaway dari RANS Entertainment
Sumber: facebook.comTanggal publish: 20/09/2024
Berita
Assalamualaikum dari sekian lama semua giveaway saya ikutin, baru raffi ahmad yang betul real tanpa bohongan saya di video call Ingsng sama raffi ahmad Terima kasih Raffi ahmad dan Nagita Slavina, akhirnya bisa juga kesampaian menang hadiah uang tunai nya dan mendapatkan modal usaha saya, dan uang nya juga sudah saya tarik tunai, senang kali ya allah.. semoga rezeki Raffi Ahmad dan Nagita Slavina selalu dilancarkan rezekinya oleh allah Aminn Kalau mau ikutan juga, chat saya biar dibantuin caranya
Ini WhatsApp nya raffi ahmad chat Ingsng
wa[dot]me/6289505683705
@sorotan
#Terimakasihkakraffiahmad
Ini WhatsApp nya raffi ahmad chat Ingsng
wa[dot]me/6289505683705
@sorotan
#Terimakasihkakraffiahmad
Hasil Cek Fakta
Telah beredar unggahan di Facebook yang menunjukan testimoni nyata mengenai giveaway yang diselenggarakan oleh pihak RANS Entertainment. Pada unggahan tersebut menyertakan link yang terhubung pada sebuah WhatsApp jika ingin mengikuti giveaway tersebut.
Namun, setelah dilakukan penelusuran. Berdasarkan akun resmi Facebook milik RANS Entertainment yang bertanda centang biru (https://facebook.com/ransentertainment) tidak ditemukan adanya konten serupa mengenai giveaway sebagaimana seperti yang disebarkan oleh akun tersebut.
Pemeriksa fakta Mafindo sebelumnya, juga telah membantah klaim serupa yang memberikan testimoni mengenai giveaway oleh RANS Entertainment. Sehingga masyarakat perlu waspada dan jangan mengikuti instruksi yang diminta saat menjumpai konten semacam ini.
Namun, setelah dilakukan penelusuran. Berdasarkan akun resmi Facebook milik RANS Entertainment yang bertanda centang biru (https://facebook.com/ransentertainment) tidak ditemukan adanya konten serupa mengenai giveaway sebagaimana seperti yang disebarkan oleh akun tersebut.
Pemeriksa fakta Mafindo sebelumnya, juga telah membantah klaim serupa yang memberikan testimoni mengenai giveaway oleh RANS Entertainment. Sehingga masyarakat perlu waspada dan jangan mengikuti instruksi yang diminta saat menjumpai konten semacam ini.
Kesimpulan
Tidak ditemukan unggahan serupa mengenai giveaway pada akun Facebook resmi milik RANS Entertainment.
Rujukan
(GFD-2024-22785) [PENIPUAN] Unggahan RANS Entertainment Berbagi Rezeki Menjelang Hari Batik Nasional 2 Oktober
Sumber: facebook.comTanggal publish: 20/09/2024
Berita
Berbagi Rezeki Menjelang Hari Batik Nasional 2 Oktober. Siapa Nama Kedua Anak Raffi dan Nagita? Jawaban dikirim ke Whatsapp
Hasil Cek Fakta
Telah beredar unggahan pada Facebook yang membagikan narasi bahwa RANS Entertainment akan membagikan rezeki dengan cara menjawab nama anak Raffi dan Nagita. Pada unggahan tersebut juga terdapat tautan yang mengarah pada Whatsapp bagi yang akan mengikuti giveaway tersebut.
Namun setelah dilakukan penelusuran berdasarkan dari media sosial resmi milik RANS Entertainment yang bertanda centang biru, tidak terdapat unggahan yang menyatakan bahwa pihaknya sedang berbagi rezeki menjelang Hari Batik Nasional.
Selain itu dilansir dari web https://turnbackhoax.id, konten serupa pernah dijumpai dan terindikasi sebagai bentuk penipuan.
Dengan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa unggahan foto pada konten tersebut tidak benar dan mengarah pada penipuan sehingga masyarakat perlu waspada saat menjumpai konten serupa.
Namun setelah dilakukan penelusuran berdasarkan dari media sosial resmi milik RANS Entertainment yang bertanda centang biru, tidak terdapat unggahan yang menyatakan bahwa pihaknya sedang berbagi rezeki menjelang Hari Batik Nasional.
Selain itu dilansir dari web https://turnbackhoax.id, konten serupa pernah dijumpai dan terindikasi sebagai bentuk penipuan.
Dengan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa unggahan foto pada konten tersebut tidak benar dan mengarah pada penipuan sehingga masyarakat perlu waspada saat menjumpai konten serupa.
Kesimpulan
Unggahan pada akun Facebook Raya Rafa yang memberikan klaim RANS Entertainment akan berbagi rezeki menjelang hari batik adalah tidak benar dan terindikasi penipuan. Hal tersebut dikarenakan tidak ditemukannya pernyataan serupa pada media sosial resmi milik RANS Entertainment.
Rujukan
Halaman: 2798/7907



