• (GFD-2024-15102) [HOAKS] Kampanye Salah Satu Paslon dengan "Hujan Uang"

    Sumber: kompas.com
    Tanggal publish: 10/01/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video "hujan uang" yang diklaim sebagai bentuk kampanye pasangan calon (paslon) nomor urut 2 dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
    Dalam video tersebut terdapat bendera putih dengan angka dua yang berkibar di antara kerumunan orang yang berebut uang.
    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi dalam video tidak benar atau hoaks.
    Video kampanye paslon nomor urut 2 dengan "hujan uang" disebarkan oleh akun TikTok ini, ini, dan Facebook ini.
    Berikut narasi yang ditulis pengguna Facebook pada Jumat (5/1/2024):
    D balik hujan uang saat kampanye slh satu Paslon 02 sbnrnya ada perencanaan jahat utk merampok uang negara...!

    Hasil Cek Fakta

    Video yang beredar bukan kegiatan kampanye salah satu paslon, melainkan acara gebyar akhir tahun yang digelar di pusat perbelanjaan Mandiri Jaya Plaza (MJP), pada 2 Januari 2024.
    Pusat perbelanjaan MJP berlokasi di Jalan Cisinga, Indrajaya, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
    Dokumentasi acara tersebut dapat dilihat di akun TikTok @mjp.grosir dan akun Instagram @mjp.tasik.
    Video "hujan uang" juga terdapat di akun TikTok @wiwiwiw95. Tampak uang pecahan Rp 2.000 dilemparkan dari atas gedung pusat perbelanjaan MJP.
    TampakĀ satu tenda merah dan beberapa tenda hitam berdiri di halaman pusat perbelanjaan. Kemudian, di belakang deretan tenda terdapat bendera putih dengan angka 2.
    Kendati demikian, acara tersebut bukan kampanye salah satu paslon.

    Kesimpulan

    Video gebyar akhir tahun pusat perbelanjaan MJP di Tasikmalaya disebarkan dengan konteks keliru.
    Memang terdapat bendera dengan angka 2 di halaman pusat perbelanjaan. Kendati demikian, acara tersebut tidak ada kaitannya dengan kampanye.

    Rujukan

  • (GFD-2024-15101) Cek Fakta: Hoaks Jusuf Hamka Bagikan Uang Rp 40 Juta dengan Cara Daftar di Facebook

    Sumber: liputan6.com
    Tanggal publish: 11/01/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar kembali postingan pengusaha Jusuf Hamka membagikan dana Rp 40 juta melalui pendaftaran di Facebook. Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.
    Salah satu akun bernama Jusuf Hamka Berbagi mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 19 Desember 2023.
    Berikut isi postingannya:
    "Jika video ini lewat di beranda anda berarti anda adalah orang yang beruntung.bagi yang Mau Dapat dana bagi bagi 40 juta silahkan registrasi langsung di pesan massenger kami. Klik pesan...šŸ†—JANGAN LEWATKAN KESEMPATAN INI"
    Postingan itu juga dilengkapi video dengan narasi:
    "Khusus yang langsung daftar kami langsung transfer dana bagi bagi 40 juta:
    1. Biyaya sekolah
    2. Modal Usaha
    3. Bayar Hutang"
    Lalu benarkah postingan pengusaha Jusuf Hamka membagikan dana Rp 40 juta melalui pendaftaran di Facebook?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com beberapa kali menemukan akun palsu Jusuf Hamka di Facebook dengan klaim serupa. Padahal Jusuf Hamka sudah menjelaskan tidak punya akun media sosial selain @jusufhamka di Instagram dan @mohjusufhamka_official di Tiktok.
    Ia juga menjelaskan tidak punya akun resmi di Facebook. Postingan pada 31 Maret 2023 itu juga disertai narasi:
    "HATI2 PENIPUAN. Banyak orang-orang yang tidak bertanggung jawab melakukan penipuan dengan menggunakan nama saya.
    Untuk itu saya tegaskan kembali melalui video di atas ini. Mohon tidak mudah percaya kepada akun-akun lain, kecuali Instagram dan Tiktok seperti video di atas ini.
    Bila ada yang minta-minta nomor rekening atau uang administrasi, mohon jangan dilayani karena itu pasti penipuan.
    Think smart, do smart, and be smart."
    Selain itu postingan yang beredar viral di Facebook mengarahkan masyarakat pada link tertentu. Ini merupakan modus pencurian data ataupun terhubung dengan pinjaman online ilegal.
    Selain itu sangat berbahaya jika memberikan data pribadi seperti buku tabungan untuk diunggah di media sosial. Pasalnya data pribadi ini rawan digunakan untuk penipuan.

    Kesimpulan


    Postingan pengusaha Jusuf Hamka membagikan dana Rp 40 juta melalui pendaftaran di Facebook adalah hoaks.

    Rujukan

  • (GFD-2024-15100) [SALAH]: Reaksi Gibran saat ditanya soal susu

    Sumber: instagram.com
    Tanggal publish: 11/01/2024

    Berita

    SUSUNYA DARI MANA? DARI SAPI BUKAN MAS

    REAKSI GIBRAN SAAT DITANYA ASAL-USUL SUSU YANG DIBAGIKAN

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah video dengan narasi mempertanyakan asal-usul susu yang dibagikan oleh Gibran.Video tersebut berisi Gibran saat di wawancarai media saat setelah memenuhi panggilan BAWASLU, didalam video tersebut Gibran ditanya dari mana asal susu yang di bagikan namun acuh tidak menjawab wartawan tersebut.

    Namun setelah dilakukan penelusuran, video tersebut tidak benar. Tampilan dari video tersebut telah di potong dan ditambahkan narasi yang menyesatkan.

    Kejadian yang sebenarnya adalah, Gibran memang tidak menjawab pertanyaan wartawan tersebut, tetapi pertanyaan tersebut telah dijawab oleh salah satu TKN Prabowo Gibran yang berada di samping Gibran saat itu.

    Dengan demikian klaim video Gibran tersebut adalah tidak benar dengan kategori konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Klaim video yang berisi reaksi Gibran saat diwawancara media soal asal susu yang dibagikan adalah tidak benar, Video tersebut telah dimanipulasi dengan narasi yang menyesatkan.

    Rujukan

  • (GFD-2024-15099) [HOAKS] Akun Medsos Tawarkan Gebyar Undian Bank BJB Syariah

    Sumber: kompas.com
    Tanggal publish: 10/01/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Muncul akun-akun media sosial menawarkan undian hadiah akhir tahun dari bank BJB Syariah.
    Undian yang ditawarkan beragam, mulai paket umroh, kendaraan, dan barang elektronik.
    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau hoaks.
    Tawaran gebyar undian bank BJB Syariah ditemukan di akun Facebook ini, ini, dan ini.
    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Selasa (9/1/2024):
    Khusus Nasabah Bank BJB Syariah yang sudah Terdaftar di Mobile banking BJB Maslahah
    GEBYAR UNDIAN PROGRAM AKHIR TAHUNBerhadiah dari Bank BJB SyariahHadir lagi, Ayo buruan Daftar Menangkan Hadiah
    50 Tiket Gratis Umroh & WisataGrand Prize MobilMotorSepedaSmartphoneKulkasTv
    Masih banyak keuntungan lainnya... Info lebih lanjut tentang pendaftaran (GEBYAR UNDIAN) silakan klik menu (Daftar) Yang kami telah sediahkan.
    Setiap akun menyertakan tautan situs untuk mendaftar undian akhir tahun.
    Akun-akun Facebook yang menyebarkan informasi soal undian berhadiah bukanlah akun resmi bank BJB Syariah.
    Akun Facebook resmi bank BJB Syariah memiliki centang biru dengan ribuan pengikut.
    Selain Facebook, berikut akun media sosial resmi bank BJB Syariah, yakni di Twitter ini, Instagram ini, dan YouTube ini.
    Di akun media sosial resmi tersebut, tidak terdapat informasi soal undiah hadiah seperti yang ada pada narasi yang beredar.
    Sementara itu, tautan situs yang disebarkan akun-akun Facebook menggunakan domain .site dan .io. Domain itu tidak digunakan oleh situs resmi bank BJB Syariah.
    Adapun alamat situs resmi yakni www.bjbsyariah.co.id.
    Akun Instagram BJB Syariah menginformasikan soal penipuan undian berhadiah di media sosial.
    Penipuan yang beredar di media sosial itu meminta nasabah untuk memasukkan data ke situs web, lalu membayar pajak atas hadiah yang diterima.
    Selain itu, nasabah juga dimintai sejumlah uang untuk pelepasan undian hadiah yang diterima.
    Masyarakat diimbau untuk tidak sembarang klik situs web, memberikan data pribadi, atau mengirim sejumlah uang kepada pihak yang mengaku sebagai bank BJB Syariah.
    "Hindari memberikan informasi pribadi atau uang kepada pihak yang tidak dikenal, dan selalu periksa keabsahan tawaran tersebut sebelum bertindak," tulisnya.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan

    Tawaran gebyar undian bank BJB Syariah merupakan hoaks.
    Akun medsos yang menyebarkan informasi gebyar undian bukan Facebook resmi bank BJB Syariah. Tautan yang disebarkan juga tidak mengarah ke situs resmi bank BJB Syariah.

    Rujukan