Mandi pada tiga waktu ini ternyata dapat berakibat kematian.
Hal ini ternyata dikarenakan dalam beberapa waktu 30 menit setelah ashar, setelah magrib, dan sesudah isya hingga jam 12 malam kondisi tubuh dan jantung dalam keadaan lemah.
Bila dipaksakan untuk mandi pada jam tersebut dapat menyebabkan reumatik, paru – paru basah, bahkan kematian.
Oleh sebab itu hindari mandi dalam kondisi yang kurang stabil, serta pada jam – jam tersebut untuk menghindari kematian mendadak.
(GFD-2024-20241) [SALAH] Mandi di Tiga Waktu Tertentu Bisa Menyebabkan Serangan Jantung dan Kematian
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 30/05/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Artikel disadur dari Tempo.
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang berisi klaim tentang larangan mandi di tiga waktu tertentu karena menyebabkan kematian mendadak. Dalam unggahan tersebut juga menyebutkan bahwa mandi tidak boleh dilakukan sembarangan waktu karena jantung sedang melemah sehingga beresiko kematian. Tiga waktu tersebut adalah 1) 30 menit setelah shalat Ashar kondisi darah dalam tubuh sedang panas, 2) setelah Magrib, pukul 18.00-19.00 WIB, dan 3) sesudah shalat Isya hingga pukul 24.00 WIB.
Dilansir dari Tempo, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari RSUD Dr HM Rabain Muara Enim, Sumatera Selatan, dr. Sondang Jasmine Mustikasari, Sp.JP. mengatakan sejauh ini memang tidak ada penelitian yang mengaitkan hubungan serangan jantung dengan waktu mandi. Beberapa studi yang ada menyelidiki kaitan antara kematian di kamar mandi meski sebagian besar penyebab hal ini masih misteri. Riset oleh Yang, dkk (2018) yang menyelidiki kematian yang terkait dengan mandi di Korea periode 2008-2015, menunjukkan dua penyebab utama kematian terkait mandi adalah penyakit kardiovaskular dan keracunan alkohol (pesta minuman keras sebelum mandi). Namun otopsi komprehensi masih dibutuhkan untuk memahami situasi tersebut.
Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa klaim yang mengatakan mandi di tiga waktu tertentu bisa menyebabkan serangan jantung dan kematian adalah tidak benar. Sejauh ini belum ada penelitian yang mengaitkan hubungan serangan jantung dengan waktu mandi.
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang berisi klaim tentang larangan mandi di tiga waktu tertentu karena menyebabkan kematian mendadak. Dalam unggahan tersebut juga menyebutkan bahwa mandi tidak boleh dilakukan sembarangan waktu karena jantung sedang melemah sehingga beresiko kematian. Tiga waktu tersebut adalah 1) 30 menit setelah shalat Ashar kondisi darah dalam tubuh sedang panas, 2) setelah Magrib, pukul 18.00-19.00 WIB, dan 3) sesudah shalat Isya hingga pukul 24.00 WIB.
Dilansir dari Tempo, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari RSUD Dr HM Rabain Muara Enim, Sumatera Selatan, dr. Sondang Jasmine Mustikasari, Sp.JP. mengatakan sejauh ini memang tidak ada penelitian yang mengaitkan hubungan serangan jantung dengan waktu mandi. Beberapa studi yang ada menyelidiki kaitan antara kematian di kamar mandi meski sebagian besar penyebab hal ini masih misteri. Riset oleh Yang, dkk (2018) yang menyelidiki kematian yang terkait dengan mandi di Korea periode 2008-2015, menunjukkan dua penyebab utama kematian terkait mandi adalah penyakit kardiovaskular dan keracunan alkohol (pesta minuman keras sebelum mandi). Namun otopsi komprehensi masih dibutuhkan untuk memahami situasi tersebut.
Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa klaim yang mengatakan mandi di tiga waktu tertentu bisa menyebabkan serangan jantung dan kematian adalah tidak benar. Sejauh ini belum ada penelitian yang mengaitkan hubungan serangan jantung dengan waktu mandi.
Kesimpulan
Klaim yang mengatakan mandi di tiga waktu tertentu bisa menyebabkan serangan jantung dan kematian adalah tidak benar. Sejauh ini belum ada penelitian yang mengaitkan hubungan serangan jantung dengan waktu mandi.
Rujukan
(GFD-2024-20240) [SALAH] Puluhan Nelayan Tergulung Gelombang Hebat di Sukabumi pada 29 Mei 2024
Sumber: Youtube.comTanggal publish: 30/05/2024
Berita
BENCANA HARI INI~SUKABUMI TELAN KORBAN JIWA..PULUHAN NELAYAN TERGULUNG GELOMBANG HEBAT 29-05-2024
Hasil Cek Fakta
Muncul sebuah unggahan di Youtube pada 29 Mei 2024 mengenai klaim yang mengatakan jika puluhan nelayan tergulung gelombang hebat di Sukabumi.
Namun, setelah disimak dan dilakukan pencarian di Google ternyata narator hanya membacakan ulang sebuah artikel berjudul “3 Perahu Nelayan Karam Dihantam Gelombang Tinggi di Pesisir Ujunggenteng Sukabumi” yang diterbitkan oleh Kabar Sukabumi Update.
Mengutip dari Sukabumi Update, gelombang tinggi merusak sejumlah perahu nelayan yang terparkir di pesisir Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Selasa (28/5/2024) pagi. Sejumlah perahu itu mengalami kerusakan usai berbenturan dengan sesama perahu. Bukan itu saja, tingginya gelombang membuat tiga perahu yang mengalami terbalik dan karam. Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut.
Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa isi video tersebut jelas berbeda dengan apa yang diklaim pada judul video mengenai adanya puluhan nelayan tergulung gelombang hebat di Sukabumi.
Namun, setelah disimak dan dilakukan pencarian di Google ternyata narator hanya membacakan ulang sebuah artikel berjudul “3 Perahu Nelayan Karam Dihantam Gelombang Tinggi di Pesisir Ujunggenteng Sukabumi” yang diterbitkan oleh Kabar Sukabumi Update.
Mengutip dari Sukabumi Update, gelombang tinggi merusak sejumlah perahu nelayan yang terparkir di pesisir Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Selasa (28/5/2024) pagi. Sejumlah perahu itu mengalami kerusakan usai berbenturan dengan sesama perahu. Bukan itu saja, tingginya gelombang membuat tiga perahu yang mengalami terbalik dan karam. Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut.
Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa isi video tersebut jelas berbeda dengan apa yang diklaim pada judul video mengenai adanya puluhan nelayan tergulung gelombang hebat di Sukabumi.
Kesimpulan
Faktanya isi video tersebut jelas berbeda dengan apa yang diklaim pada judul video mengenai puluhan nelayan tergulung gelombang hebat di Sukabumi.
Rujukan
(GFD-2024-20239) [HOAKS] Mike Tyson Akan Berikan 10 Juta Dollar AS untuk Pria yang Menikahi Putrinya
Sumber:Tanggal publish: 29/05/2024
Berita
KOMPAS.com - Beredar unggahan yang mengeklaim, mantan atlet tinju Mike Tyson akan memberikan 10 juta dollar Amerika Serikat (AS) kepada pria yang menikahi putrinya.
Namun, setelah ditelusuri, narasi tersebut tidak benar atau hoaks.
Narasi bahwa Mike Tyson akan memberikan 10 juta dollar AS kepada pria yang menikahi putrinya dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Akun tersebut membagikan gambar yang menampilkan Mike Tyson sedang memeluk seorang perempuan. Gambar tersebut diberi keterangan demikian:
Tahukah kami? Petinju legendaris Mike Tyson siap membayar $ 10 Juta Dola untuk setiap orang yang menikahi putrinya.
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut Mike Tyson akan memberikan 10 juta dollar kepada pria yang menikahi putrinya.
Namun, setelah ditelusuri, narasi tersebut tidak benar atau hoaks.
Narasi bahwa Mike Tyson akan memberikan 10 juta dollar AS kepada pria yang menikahi putrinya dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Akun tersebut membagikan gambar yang menampilkan Mike Tyson sedang memeluk seorang perempuan. Gambar tersebut diberi keterangan demikian:
Tahukah kami? Petinju legendaris Mike Tyson siap membayar $ 10 Juta Dola untuk setiap orang yang menikahi putrinya.
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut Mike Tyson akan memberikan 10 juta dollar kepada pria yang menikahi putrinya.
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri gambar Tyson sedang memeluk seorang perempuan. Gambar tersebut identik dengan foto di laman Getty Images ini.
Foto tersebut memperlihatkan momen Tyson dan putrinya, Mikey Tyson, saat menghadiri peluncuran film Mike Tyson: Undisputed Truth di Pantages Theater, Los Angeles, California, AS, pada 8 Maret 2013.
Momen tersebut diabadikan oleh fotografer Gregg DeGuire.
Setelah ditelusuri, kabar soal Tyson akan memberikan 10 juta dollar AS kepada pria yang menikahi putrinya sudah muncul sejak 2020.
Dikutip dari Guardian, kabar itu pertama kail muncul dari sebuah artikel di media Hit News.
Tyson membantah informasi tersebut dan meminta Hit News menghapus artikel yang disebutnya palsu itu.
Dilansir Checkyourfact, juru bicara Tyson, Joann Mignano, membantah informasi tersebut. Hal itu disampaikan Mignano kepada kantor berita The Caller melalui pesan email.
“Sama sekali tidak ada kebenaran dalam hal ini,” kata Mignano.
Adapun Tyson memiliki empat anak perempuan yakni Mikey, Rayna, Milan dan Exodus. Namun, Exodus, meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan pada 2009 di usia empat tahun.
Foto tersebut memperlihatkan momen Tyson dan putrinya, Mikey Tyson, saat menghadiri peluncuran film Mike Tyson: Undisputed Truth di Pantages Theater, Los Angeles, California, AS, pada 8 Maret 2013.
Momen tersebut diabadikan oleh fotografer Gregg DeGuire.
Setelah ditelusuri, kabar soal Tyson akan memberikan 10 juta dollar AS kepada pria yang menikahi putrinya sudah muncul sejak 2020.
Dikutip dari Guardian, kabar itu pertama kail muncul dari sebuah artikel di media Hit News.
Tyson membantah informasi tersebut dan meminta Hit News menghapus artikel yang disebutnya palsu itu.
Dilansir Checkyourfact, juru bicara Tyson, Joann Mignano, membantah informasi tersebut. Hal itu disampaikan Mignano kepada kantor berita The Caller melalui pesan email.
“Sama sekali tidak ada kebenaran dalam hal ini,” kata Mignano.
Adapun Tyson memiliki empat anak perempuan yakni Mikey, Rayna, Milan dan Exodus. Namun, Exodus, meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan pada 2009 di usia empat tahun.
Kesimpulan
Narasi bahwa Mike Tyson akan memberikan 10 juta dollar AS kepada pria yang menikahi putrinya adalah hoaks.
Tyson mengatakan, informasi tersebut tidak benar dan telah meminta media yang mengunggah artikel palsu itu untuk menghapusnya.
Tyson mengatakan, informasi tersebut tidak benar dan telah meminta media yang mengunggah artikel palsu itu untuk menghapusnya.
Rujukan
- https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=979129993621089&id=100045722912993&mibextid=oFDknk&rdid=POI9HZc36ey5ViCw
- https://www.facebook.com/groups/257179022449664/permalink/1066888731478685/?mibextid=oFDknk&rdid=rvSt2bbouBVsjpBc&share_url=
- https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fshare%2Fp%2F9NcqSZdyH8iKHnTm%2F%3Fmibextid%3DoFDknk
- https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=745397521095087&id=100068745374843&mibextid=oFDknk&rdid=PY6H3rpf7b2ip4g1
- https://www.gettyimages.com/detail/news-photo/mike-tyson-and-daughter-mikey-tyson-arrive-at-the-los-news-photo/163391002?adppopup=true
- https://guardian.ng/life/mike-tyson-debunks-news-about-giving-daughter-out-for-10-million/
- https://checkyourfact.com/2020/02/26/fact-check-mike-tyson-10-million-marry-daughter/
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2024-20238) [HOAKS] Tiga Anak di Rafah Berpura-pura Jadi Korban Serangan Israel
Sumber:Tanggal publish: 29/05/2024
Berita
KOMPAS.com - Sebuah video menunjukkan tiga anak laki-laki terbaring di jalan dengan tubuh bersimbah darah.
Narasi video menyebutkan, anak-anak itu berpura-pura mati untuk membuat video palsu tentang dampak serangan Israel ke wilayah Palestina.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks. Tiga anak itu tewas akibat serangan udara Israel di Rafah, Palestina, pada 21 Mei 2024.
Sebagai konteks, serangan Israel ke Gaza dan wilayah Palestina lainnya, termasuk Rafah, telah berlangsung sejak Oktober 2023.
Serangan tersebut merupakan balasan terhadap tindakan kelompok Hamas yang menginfiltrasi dan menyandera warga Israel pada 7 Oktober 2023.
Narasi soal tiga anak laki-laki di Rafah berpura-pura mati untuk membuat video palsu tentang dampak serangan Israel dibagikan di X (Twitter) oleh akun ini dan ini, pada 22 Mei 2024.
Berikut narasi yang dibagikan:
A video that has been circulating for the past day claiming that Israel executed Palestinian children. In my opinion - it is fake, and at a low level
(Sebuah video yang telah beredar selama beberapa hari terakhir mengeklaim bahwa Israel mengeksekusi anak-anak Palestina. Menurut pendapat saya - itu palsu, dan kualitas aktingya rendah)
Narasi itu disertai video 1 menit 43 detik yang menunjukkan tiga anak laki-laki terbaring di jalan dengan tubuh bersimbah darah.
Narasi video menyebutkan, anak-anak itu berpura-pura mati untuk membuat video palsu tentang dampak serangan Israel ke wilayah Palestina.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks. Tiga anak itu tewas akibat serangan udara Israel di Rafah, Palestina, pada 21 Mei 2024.
Sebagai konteks, serangan Israel ke Gaza dan wilayah Palestina lainnya, termasuk Rafah, telah berlangsung sejak Oktober 2023.
Serangan tersebut merupakan balasan terhadap tindakan kelompok Hamas yang menginfiltrasi dan menyandera warga Israel pada 7 Oktober 2023.
Narasi soal tiga anak laki-laki di Rafah berpura-pura mati untuk membuat video palsu tentang dampak serangan Israel dibagikan di X (Twitter) oleh akun ini dan ini, pada 22 Mei 2024.
Berikut narasi yang dibagikan:
A video that has been circulating for the past day claiming that Israel executed Palestinian children. In my opinion - it is fake, and at a low level
(Sebuah video yang telah beredar selama beberapa hari terakhir mengeklaim bahwa Israel mengeksekusi anak-anak Palestina. Menurut pendapat saya - itu palsu, dan kualitas aktingya rendah)
Narasi itu disertai video 1 menit 43 detik yang menunjukkan tiga anak laki-laki terbaring di jalan dengan tubuh bersimbah darah.
Hasil Cek Fakta
Terdapat watermark "moazabutahaa" pada video tersebut. Setelah ditelusuri, watermark itu merujuk ke akun Instagram jurnalis Gaza, Moaz Abu Tahaa @moazabutahaa.
Video itu dibagikan oleh @moazbutahaa pada 21 Mei 2024 dengan takarir (caption) bahasa Arab yang diterjemahkan sebagai berikut:
Tiga orang syahid (anak-anak) dan sejumlah korban luka-luka dilarikan ke rumah sakit Kuwait akibat pengeboman pesawat pengintai sekelompok warga di kamp Yabna di pusat kota Rafah, sektor selatan.
Screenshot Tangkapan layar video dari jurnalis Gaza, Moaz Abu Tahaa
Berdasarkan unggahan tersebut, Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri dan menemukan akun Facebook Kuwait Specialized Hospital yang beralamat di Rafah, Palestina.
Pada 21 Mei 2024, akun Kuwait Specialized Hospital mengunggah foto yang menunjukkan tiga anak dalam video @moazbutahaa.
Foto itu dibagikan dengan caption bahasa Arab yang diterjemahkan sebagai berikut:
Mendesak / Kedatangan 3 syuhada (anak-anak) dan sejumlah korban luka-luka ke Rumah Sakit Spesialis Kuwait akibat pesawat pengintai menembaki sekelompok warga di dekat persimpangan Awadallah di kamp Yabna, Rafah tengah.
Screenshot Tangkapan layar foto yang diunggah akun Facebook Kuwait Specialized Hospital
Penelusuran lebih lanjut menemukan artikel Middle East Eye yang memberitakan kematian tiga orang anak di Rafah pada 21 Mei 2024 akibat serangan udara di kamp pengungsian Yabna. Artikel itu mengutip laporan Al Jazeera Arabic.
Video itu dibagikan oleh @moazbutahaa pada 21 Mei 2024 dengan takarir (caption) bahasa Arab yang diterjemahkan sebagai berikut:
Tiga orang syahid (anak-anak) dan sejumlah korban luka-luka dilarikan ke rumah sakit Kuwait akibat pengeboman pesawat pengintai sekelompok warga di kamp Yabna di pusat kota Rafah, sektor selatan.
Screenshot Tangkapan layar video dari jurnalis Gaza, Moaz Abu Tahaa
Berdasarkan unggahan tersebut, Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri dan menemukan akun Facebook Kuwait Specialized Hospital yang beralamat di Rafah, Palestina.
Pada 21 Mei 2024, akun Kuwait Specialized Hospital mengunggah foto yang menunjukkan tiga anak dalam video @moazbutahaa.
Foto itu dibagikan dengan caption bahasa Arab yang diterjemahkan sebagai berikut:
Mendesak / Kedatangan 3 syuhada (anak-anak) dan sejumlah korban luka-luka ke Rumah Sakit Spesialis Kuwait akibat pesawat pengintai menembaki sekelompok warga di dekat persimpangan Awadallah di kamp Yabna, Rafah tengah.
Screenshot Tangkapan layar foto yang diunggah akun Facebook Kuwait Specialized Hospital
Penelusuran lebih lanjut menemukan artikel Middle East Eye yang memberitakan kematian tiga orang anak di Rafah pada 21 Mei 2024 akibat serangan udara di kamp pengungsian Yabna. Artikel itu mengutip laporan Al Jazeera Arabic.
Kesimpulan
Narasi soal tiga anak laki-laki di Rafah berpura-pura mati untuk membuat video palsu tentang dampak serangan Israel adalah hoaks.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, anak-anak dalam video itu benar-benar tewas karena serangan udara Israel di Rafah pada 21 Mei 2024.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, anak-anak dalam video itu benar-benar tewas karena serangan udara Israel di Rafah pada 21 Mei 2024.
Rujukan
- https://x.com/GAZAWOOD1/status/1793022477246894551
- https://x.com/PingouinHeureux/status/1793033511307272665
- https://www.instagram.com/p/C7OoTB5Nf0t/
- https://www.facebook.com/photo.php?fbid=865602962274628&set=pb.100064747956435.-2207520000&type=3
- https://www.middleeasteye.net/news/israel-attacks-jabalia-hospital-bombs-rafah-camp
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 2801/7237






