• (GFD-2024-23289) [PENIPUAN] Foto “Najwa Shihab dirawat di rumah sakit karena penyakit tulang”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 09/10/2024

    Berita

    Akun Facebook “Najwa Shihab” (fb.com/61567142211274) pada 7 Oktober 2024 membagikan foto yang menampilkan Najwa Shihab yang tampak terbaring di rumah sakit dengan narasi sebagai berikut:

    “”Peringatan: Komplikasi Osteoartritis dan Asam Urat Sangat Berbahaya, 𝗁ɑ𝗆𝗉𝗂𝗋 𝗆𝖾𝗋𝖾𝗇𝗀𝗀ᴜ𝗍 𝗇𝗒ɑ𝗐ɑ 𝖲ɑ𝗒ɑ

    Terima kasih kepada seluruh dokter di 𝗥𝗦𝗜𝗔 𝗕𝘂𝗻𝗱𝗮 𝗝𝗮𝗸𝗮𝗿𝘁𝗮 yang telah membantu saya sembuh dari osteoarthritis. Seandainya saya mengetahui obat ini lebih awal, saya tidak akan menderita nyeri tulang dan sendi selama 7 tahun terakhir.” Selengkapnya di Sumber.

    Postingan ini mendapatkan lebih dari 1.400 reaksi, 100 Komentar dan 89 kali dibagikan.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, adanya foto yang menampilkan Najwa Shihab yang tampak terbaring di rumah sakit dengan klaim bahwa dia dirawat karena penyakit tulang merupakan klaim yang menyesatkan.

    Faktanya, foto Najwa Shihab yang terbaring di rumah sakit itu adalah foto pada tahun 2021 dan dirawat karena gangguan usus. Selain itu, akun Facebook yang mengunggah foto Najwa tersebut adalah akun palsu.

    Berdasarkan hasil pencarian menggunakan fitur Bing Images, foto Najwa Shihab yang terbaring di rumah sakit tersebut dimuat di artikel berita berjudul “Opname di RS Tanpa Ditemani, Najwa Shihab Bagikan 10 Kiat yang Ia Lakukan untuk Habiskan Waktu” yang terbit di situs hipwee.com pada 7 Mei 2021. Di artikel ini, terdapat unggahan foto yang sama dari akun Instagram terverifikasi milik Najwa Shihab.

    Foto ini diunggah pada 6 Mei 2021 dengan sebagian narasi sebagai berikut: “Terima kasih banyak untuk semua kiriman doanya ya teman2. Alhamdulillah hari ini sudah mulai membaik. Sisa lemas dan mual aja tapi kondisi lain seperti muntah dan diare sdh berkurang. Sakit di situasi pandemi, di kamar sendirian, gak bisa ditengok memang beda. Apalagi untuk mereka yang terpapar covid. Pasti jauh lebih berat. Sending all virtual hugs to all of you fighters out there.”

    Sebelumnya pada tanggal 5 Mei 2021, Najwa Shihab mengunggah mengunggah foto lengan kirinya yang diinfus di dalam kamar perawatannya di sebuah rumah sakit dengan narasi: “Teman2, Rabu malam ini @matanajwa tdk tayang dulu. Sejak kemarin saya harus dirawat di RS karena gangguan usus. Titip saling mendoakan ya. Semoga kita semua selalu dilindungi, diangkat segala penyakit dan diberkahi kesehatan. Aamin ya Rabb.”

    Selain itu, berdasarkan hasil pencarian di Facebook, akun Facebook terverifikasi milik Najwa Shihab adalah facebook.com/najwashihabofficial.

    Kesimpulan

    Informasi yang menyesatkan. Foto Najwa Shihab yang terbaring di rumah sakit itu adalah foto pada tahun 2021 dan dirawat karena gangguan usus. Selain itu, akun Facebook yang mengunggah foto Najwa tersebut adalah akun palsu.

    Rujukan

  • (GFD-2024-23291) [HOAKS] Nasdem, PKS, PPP, dan Prabowo Resmikan Partai Perubahan Milik Anies Baswedan

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/10/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar unggahan yang mengeklaim beberapa partai politik serta presiden terpilih Prabowo Subianto meresmikan Partai Perubahan yang disebut didirikan Anies Baswedan.

    Adapun partai yang dimaksud yakni Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

    Namun, setelah ditelusuri unggahan tersebut tidak benar atau hoaks.

    Narasi yang mengeklaim Nasdem, PKS, PPP, dan Prabowo meresmikan Partai Perubahan muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini dan ini.

    Akun tersebut membagikan tautan di kanal YouTube ini dengan judul:

    NASDEM, PPP, PKS, PRABOWO, MERAPAT RESMIKAN PARTAI PERUBAHAN ANIES

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut Nasdem, PKS, PPP dan Prabowo meresmikan Partai Perubahan

    Hasil Cek Fakta

    Setelah tautan dibuka tidak ditemukan informasi valid soal peresmian Partai Perubahan.

    Video tersebut menampilkan unggahan kanal YouTube Refly Harun ini, yang berjudul: LIVE! SURAT BUAT ANIES (LAGI): NETRAL & SEGERA DEKLARASI PARTAI! SETUJU?!.

    Dalam video, Refly hanya membahas soal munculnya isu Anies Baswedan akan membuat partai politik setelah gagal maju di Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2024. 

    Sampai saat ini tidak ada informasi valid soal deklarasi ataupun peresmian Partai Perubahan.

    Seperti yang pernah ditulis Kompas.com, Anies mengungkapkan, dirinya belum sampai pada keputusan final terkait rencana mendirikan partai politik atau organisasi kemasyarakatan (ormas) usai gagal maju di Pilkada 2024.

    "Saya tidak mau gegabah. saya akan hati-hati tetapi saya tidak menutup opsi untuk pembentukan ormas ataupun partai karena aspirasi itu ada," ujar Anies dalam wawancara eksklusif bersama Najwa Shihab di program "Mata Najwa".

    Kendati begitu, menurut Anies, saat ini ada beberapa orang yang ditugaskan untuk melakukan kajian sebelum akhirnya sampai pada keputusan mendirikan partai atau ormas. 

    Adapun wacana tersebut muncul ketika Anies menyatakan secara terbuka kemungkinan mendirikan partai politik atau ormas untuk mengakomodasi visi dan misinya tentang perubahan.

    Anies kemudian mengapresiasi usulan nama "Partai Perubahan Indonesia" yang disampaikan warganet.

    Kesimpulan

    Narasi yang mengeklaim Nasdem, PKS, PPP, dan Prabowo meresmikan Partai Perubahan tidak benar atau hoaks.

    Judul dengan isi video tidak sesuai. Video tersebut hanya menampilkan pernyataan Refly Harun soal munculnya isu Anies akan membuat partai politik setelah gagal maju di Pilkada 2024.

    Rujukan

  • (GFD-2024-23292) [HOAKS] Kapal Tenggelam di Selat Bali pada 8 Oktober 2024

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/10/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah kapal penumpang dikabarkan tenggelam di Selat Bali pada Selasa (8/10/2024). Informasi ini beredar luas di media sosial hingga hari ini, Rabu (9/10/2024).

    Narasi itu disertai video yang menunjukkan sebuah kapal penuh penumpang terbalik dan orang-orang jatuh ke air.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.

    Narasi kapal penumpang tenggelam di Selat Bali pada Selasa (8/10/2024) dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    Kapal tenggelam di selat Bali

    Video yang dibagikan dibubuhi teks sebagai berikut:

    selat BALI BERDUKA 08.10.2024

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan bahwa video yang dibagikan sama dengan klip yang diklaim sebagai kapal terbalik di Gowa, Sulawesi Selatan, pada 6 Oktober 2024.

    Adapun narasi kapal terbalik di Gowa, Sulsel, telah dibantah Kompas.com dalam artikel ini.

    Penelusuran gambar menggunakan Google Lens mendeteksi video tersebut sebagai peristiwa kapal terbalik di Danau Kivu, Republik Demokratik Kongo (DRC).

    Video yang sama diunggah oleh kanal YouTube CGTN Africa pada 4 Oktober 2024. Sebanyak 78 orang dilaporkan tewas dalam insiden tersebut.

    Dilansir BBC, kapal tersebut melakukan perjalanan dari Minova di Kivu Selatan dan tenggelam saat tiba di pantai Goma pada 3 Oktober pagi.

    Gubernur Kivu Selatan, Jean Jacques Purisi mengatakan, kapal tersebut mengangkut 278 penumpang.

    "Diperlukan waktu setidaknya tiga hari untuk mendapatkan jumlah (korban) pastinya, karena belum semua jenazah ditemukan," kata Purisi kepada Reuters.

    Video mengenai kapal tenggelam di Kongo itu juga pernah disalahgunakan untuk menyebarluaskan hoaks dengan narasi peristiwa itu terjadi di Gowa, Sulawesi Selatan.

    Tim Cek Fakta Kompas.com sudah membongkar hoaks itu melalui artikel berikut: [HOAKS] Kapal Terbalik di Gowa, Sulsel, pada 6 Oktober 2024

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi kapal penumpang tenggelam di Selat Bali pada Selasa (8/10/2024) adalah hoaks.

    Video yang dibagikan adalah peristiwa kapal terbalik di Danau Kivu, Republik Demokratik Kongo, pada 3 Oktober 2024. Insiden itu menewaskan 78 orang.

    Ini merupakan hoaks yang berulang. Video kapal terbalik di Kongo disebar dengan narasi keliru, seolah-olah terjadi di Indonesia.

    Rujukan

  • (GFD-2024-23293) [HOAKS] Video Bus di Tel Aviv Terbakar akibat Serangan Drone Yaman

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/10/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video di media sosial menampilkan bus-bus yang terbakar. Kebakaran itu diklaim terjadi di Tel Aviv, Israel setelah serangan pesawat nirawak atau drone bunuh diri dari Yaman.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi dalam video keliru.

    Video bus di Tel Aviv terbakar akibat serangan drone Yaman disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Jumat (4/10/2024):

    Tel Aviv terbakar setelah drone bunuh diri Yaman berhasil menyerang target mereka

    Hasil Cek Fakta

    Video yang beredar bersumber dari kanal YouTube Al Jazeera Arabic, 11 Juni 2022. Keterangan video menjelaskan, terjadi kebakaran 18 bus penumpang di parkiran Kota Safed, Israel.

    Israeli Broadcasting Authority melaporkan, penyebab kebakaran masih diselidiki

    Dikutip dari Ynet, 11 Juni 2022, pihak berwenang menduga insiden terjadi akibat serangan geng kriminal terorganisir.

    Belum ada bukti bahwa penyebab kebakaran adalah serangan drone dari Yaman.

    Sebagai konteks, Al-Arabiya memuat laporan bahwa pemberontak Houthi yang didukung Iran di Yaman, mengaku bertanggung jawab atas serangan drone di Tel Aviv pada Kamis (3/10/2024).

    Namun, otoritas pertahanan Israel belum memberikan konfirmasi.

    Sebelumnya, Iran menyerang Tel Aviv dengan ratusan rudal balistik pada 1 Oktober 2024.

    Serangan tersebut merupakan respons atas serangan Israel terhadap militan Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon pada akhir September 2024.

    Kesimpulan

    Video kebakaran bus di Safed, Israel pada Juni 2022 disebarkan dengan konteks keliru.

    Pihak berwenang menduga kebakaran didalangi geng kriminal terorganisasi. Tidak ada bukti kebakaran disebabkan oleh serangan drone bunuh diri dari Yaman.

    Rujukan