(GFD-2024-15624) [SALAH] AFC dan FIFA Meminta Maaf ke Indonesia Buntut Gol Offside di Piala Asia 2023
Sumber: YouTube.comTanggal publish: 30/01/2024
Berita
QATAR TELAN MALU! AFC DAN FIFA AJUKAN PERMOHONAN MAAF BUNTUT GOL OFFSIDE ? | AKUI SALAH BESAR, AFC AJUKAN PERMINTAAN MAAF UNTUK GOL OFFSIDE IRAK KE GAWANG INDONESIA
Hasil Cek Fakta
Kanal YouTube @lineupgaruda7819 mengunggah video dengan klaim bahwa AFC dan FIFA telah mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada rakyat Indonesia atas disahkannya gol offside dari Osama Rashid dalam laga Indonesia vs Irak di Piala Asia 2023. Permintaan maaf itu disampaikan setelah netizen ramai menyerbu akun resmi AFC.
Setelah dilakukan penelusuran, faktanya narator hanya membaca ulang artikel milik CNN Indonesia berjudul “Akun AFC Diserang Netizen Imbas Gol Kontroversi Irak ke Indonesia”.
Artikel tersebut memberitakan mengenai akun media sosial Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang menjadi sasaran amukan netizen setelah Timnas Indonesia kalah 1-3 dari Irak di Piala Asia 2023. Hal ini terjadi lantaran terdapat gol kontroversial dari Irak yang berbau offside, namun tetap disahkan oleh wasit Tantashev Ilgiz.
Hingga saat ini pun, tidak ditemukan informasi dan bukti kredibel mengenai permintaan maaf AFC dan FIFA atas disahkannya gol kontroversial dalam laga Indonesia vs Irak di Piala Asia 2023 seperti yang diklaim pada unggahan.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube @lineupgaruda7819 merupakan informasi yang salah.
Setelah dilakukan penelusuran, faktanya narator hanya membaca ulang artikel milik CNN Indonesia berjudul “Akun AFC Diserang Netizen Imbas Gol Kontroversi Irak ke Indonesia”.
Artikel tersebut memberitakan mengenai akun media sosial Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang menjadi sasaran amukan netizen setelah Timnas Indonesia kalah 1-3 dari Irak di Piala Asia 2023. Hal ini terjadi lantaran terdapat gol kontroversial dari Irak yang berbau offside, namun tetap disahkan oleh wasit Tantashev Ilgiz.
Hingga saat ini pun, tidak ditemukan informasi dan bukti kredibel mengenai permintaan maaf AFC dan FIFA atas disahkannya gol kontroversial dalam laga Indonesia vs Irak di Piala Asia 2023 seperti yang diklaim pada unggahan.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube @lineupgaruda7819 merupakan informasi yang salah.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Ainayya Al Fatikhah.
Unggahan video yang mengklaim bahwa AFC dan FIFA telah mengakui kesalahan dan meminta maaf atas disahkannya gol kontroversial Irak dalam pertandingan Indonesia vs Irak di Piala Asia 2023 merupakan konten yang dimanipulasi. Faktanya, narator hanya membaca ulang artikel berjudul “Akun AFC Diserang Netizen Imbas Gol Kontroversi Irak ke Indonesia”.
Unggahan video yang mengklaim bahwa AFC dan FIFA telah mengakui kesalahan dan meminta maaf atas disahkannya gol kontroversial Irak dalam pertandingan Indonesia vs Irak di Piala Asia 2023 merupakan konten yang dimanipulasi. Faktanya, narator hanya membaca ulang artikel berjudul “Akun AFC Diserang Netizen Imbas Gol Kontroversi Irak ke Indonesia”.
Rujukan
(GFD-2024-15623) [SALAH] Korea Selatan Bela Indonesia Setelah Disahkannya Gol Irak di Piala Asia 2023
Sumber: YouTube.comTanggal publish: 30/01/2024
Berita
Terimakasih Korea!! Bantu Indonesia Permalukan Qatar Atas Wasit VAR Curang di Piala Asia Semalam | KRITIK TAJAM KOREA UNTUK VAR PIALA ASIA, PERMALUKAN QATAR LAYANGKAN TUNTUTAN
Hasil Cek Fakta
Kanal YouTube @tth_gabrilofficial mengunggah video dengan klaim bahwa Korea Selatan membantu Indonesia untuk mempermalukan Qatar setelah disahkannya gol kontroversial Irak dalam Piala Asia 2023. Selain itu, media Korea Selatan juga membela Indonesia dan mengkritik penyelenggara karena telah merugikan Indonesia.
Setelah dilakukan penelusuran, faktanya tidak ditemukan bukti kredibel mengenai pembelaan Korea Selatan kepada Indonesia atas disahkannya gol Irak di Piala Asia 2023 seperti yang diklaim pada unggahan.
Best Eleven, media Korea Selatan yang diklaim membela Timnas Indonesia dan mengkritik penyelenggara Piala Asia 2023 nyatanya hanya memberitakan mengenai kronologi gol kontroversial berbau offside milik Irak. Selain itu, dalam artikel milik Best Eleven, diberitakan pula mengenai protes yang dilakukan Indonesia kepada penyelenggara pertandingan.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube @tth_gabrilofficial merupakan informasi yang salah.
Setelah dilakukan penelusuran, faktanya tidak ditemukan bukti kredibel mengenai pembelaan Korea Selatan kepada Indonesia atas disahkannya gol Irak di Piala Asia 2023 seperti yang diklaim pada unggahan.
Best Eleven, media Korea Selatan yang diklaim membela Timnas Indonesia dan mengkritik penyelenggara Piala Asia 2023 nyatanya hanya memberitakan mengenai kronologi gol kontroversial berbau offside milik Irak. Selain itu, dalam artikel milik Best Eleven, diberitakan pula mengenai protes yang dilakukan Indonesia kepada penyelenggara pertandingan.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube @tth_gabrilofficial merupakan informasi yang salah.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Ainayya Al Fatikhah.
Unggahan video yang mengklaim bahwa Korea Selatan membela Timnas Indonesia setelah disahkannya gol kontroversial Irak dalam pertandingan Indonesia vs Irak di Piala Asia 2023 merupakan konten yang menyesatkan. Faktanya, tidak ditemukan informasi dan bukti kredibel mengenai klaim tersebut.
Unggahan video yang mengklaim bahwa Korea Selatan membela Timnas Indonesia setelah disahkannya gol kontroversial Irak dalam pertandingan Indonesia vs Irak di Piala Asia 2023 merupakan konten yang menyesatkan. Faktanya, tidak ditemukan informasi dan bukti kredibel mengenai klaim tersebut.
Rujukan
(GFD-2024-15622) [HOAKS] Video Pengungsi Rohingya Dipulangkan ke Tempat Asalnya
Sumber: kompas.comTanggal publish: 26/01/2024
Berita
KOMPAS.com - Beredar video yang menginformasikan, pengungsi Rohingya dipulangkan ke tempat asalnya, Rakhine, Myanmar.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau hoaks.
Video pengungsi Rohingya dipulangkan ke tempat asalnya disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Berikut teks yang ditulis salah satu akun pada 14 Desember 2023:
Orang Rohingya mau antar ke tempat asalnya lagi
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau hoaks.
Video pengungsi Rohingya dipulangkan ke tempat asalnya disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Berikut teks yang ditulis salah satu akun pada 14 Desember 2023:
Orang Rohingya mau antar ke tempat asalnya lagi
Hasil Cek Fakta
Video yang beredar bukanlah pemulangan pengungsi Rohingya, melainkan pemindahan lokasi pengungsian.
Warga Rohingya dipindahkan ke UPTD Rumoh Seujahtera Beujroh Meukarya milik Dinas Sosial Aceh di Ladong, Kabupaten Aceh Besar.
Pemindahan tersebut didokumentasikan sejumlah media, seperti Kompas TV dan Tribun Jateng.
Sejumlah pengguna Facebook juga mengambil video ketika pengungsi Rohingya berada di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh. Seperti yang diunggah oleh akun ini dan ini.
Ada dua penanda bahwa video diambil di lokasi yang sama, yakni menara dan dinding berwarna biru di sekitar taman.
Sebelumnya, mereka mengalami penolakan di sejumlah tempat, seperti Scout Camp Pramuka dan Bumi Perkemahan Pramuka, Kabupaten Pidie.
Mereka dipindahkan pada 11 Desember 2023 menggunakan truk Satpol PP Provinsi Aceh menuju UPTD Dinsos Aceh.
Warga Rohingya dipindahkan ke UPTD Rumoh Seujahtera Beujroh Meukarya milik Dinas Sosial Aceh di Ladong, Kabupaten Aceh Besar.
Pemindahan tersebut didokumentasikan sejumlah media, seperti Kompas TV dan Tribun Jateng.
Sejumlah pengguna Facebook juga mengambil video ketika pengungsi Rohingya berada di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh. Seperti yang diunggah oleh akun ini dan ini.
Ada dua penanda bahwa video diambil di lokasi yang sama, yakni menara dan dinding berwarna biru di sekitar taman.
Sebelumnya, mereka mengalami penolakan di sejumlah tempat, seperti Scout Camp Pramuka dan Bumi Perkemahan Pramuka, Kabupaten Pidie.
Mereka dipindahkan pada 11 Desember 2023 menggunakan truk Satpol PP Provinsi Aceh menuju UPTD Dinsos Aceh.
Kesimpulan
Pengungsi Rohingya dikembalikan ke tempat asalnya merupakan narasi yang keliru.
Warga Rohingya tidak dipulangkan ke Myanmar, melainkan dipindahkan ke UPTD Dinsos Aceh pada 11 Desember 2023.
Warga Rohingya tidak dipulangkan ke Myanmar, melainkan dipindahkan ke UPTD Dinsos Aceh pada 11 Desember 2023.
Rujukan
- https://www.tiktok.com/@ferdysahaja7/video/7312309087579032834
- https://www.tiktok.com/@irmamaulana554472/video/7313028521524202757
- https://www.tiktok.com/@bg.manreal/video/7313548921022795014
- https://www.youtube.com/watch?v=qyW_FpXc4tc
- https://www.youtube.com/watch?v=1DmBIrPPOPs&t=68s
- https://www.facebook.com/erni.feronica/posts/pfbid0qMA1LdocWmkSBA76aar8d1RhjHi84jUr7oLp6fGhjt1fHV69xYZC4N9GCmWqpqBAl
- https://www.facebook.com/parmusi.bna/posts/pfbid0LHwBHGVLqoZY4q6U5SdtrSMKgwTtPjncenhxoF5kexf3cSBPJNFnthWJpymqGEAkl
- https://www.antaranews.com/berita/3865395/137-orang-rohingya-dibawa-kembali-ke-kantor-gubernur-aceh
- https://t.me/kompascomupdate
(GFD-2024-15621) Cek Fakta: Hoaks Bank Papua Buka Link Pendaftaran Gebyar Hadiah di Facebook
Sumber: liputan6.comTanggal publish: 30/01/2024
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan Bank Papua membuka pendaftaran untuk gebyar hadiah di Facebook. Postingan itu beredar sejak akhir pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 28 Januari 2024.
Berikut isi postingannya:
"𝙄𝙣𝙛𝙤_𝙏𝙚𝙧𝙗𝙖𝙧𝙪_𝟐𝟎𝟐𝟒 𝙂𝙚𝙗𝙮𝙖𝙧 𝙃𝙖𝙙𝙞𝙖𝙝 𝘽𝙋𝘿 𝘽𝙖𝙣𝙠 𝙋𝙖𝙥𝙪𝙖.𝙆𝙝𝙪𝙨𝙪𝙨 𝙉𝙖𝙨𝙖𝙗𝙖𝙝 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙪𝙙𝙖𝙝 𝘼𝙠𝙩𝙞𝙛 𝙈𝙤𝙗𝙞𝙡𝙚 𝘽𝙖𝙣𝙠𝙞𝙣𝙜 𝘽𝙖𝙣𝙠 𝙋𝙖𝙥𝙪𝙖, 𝙗𝙪𝙧𝙪𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙛𝙩𝙖𝙧 𝙪𝙣𝙙𝙞𝙖𝙣 𝙋𝙖𝙣𝙚𝙣 𝙃𝙖𝙙𝙞𝙖𝙝 𝘽𝙋𝘿 𝘽𝙖𝙣𝙠 𝙋𝙖𝙥𝙪𝙖, 𝙗𝙞𝙨𝙖 𝙡𝙖𝙣𝙜𝙨𝙪𝙣𝙜 𝙗𝙖𝙬𝙖𝙝 𝙥𝙪𝙡𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙨𝙖𝙩𝙪 𝙃𝙖𝙙𝙞𝙖𝙝 𝙈𝙚𝙣𝙖𝙧𝙞𝙠 𝙙𝙞 𝙗𝙖𝙬𝙖𝙝 𝙞𝙣𝙞,,•{ 𝙃𝙖𝙙𝙞𝙖𝙝 𝙪𝙩𝙖𝙢𝙖}•• 𝟑 𝙐𝙣𝙞𝙩 𝙈𝙤𝙗𝙞𝙡 𝙛𝙤𝙧𝙩𝙪𝙣𝙚𝙧• 𝟒 𝙐𝙣𝙞𝙩 𝙈𝙤𝙗𝙞𝙡 𝘽𝙧𝙞𝙤• 𝟑𝟓𝟎 𝙜𝙧𝙖𝙢 𝙚𝙢𝙖𝙨 𝙢𝙪𝙧𝙣𝙞• 𝟐 𝙐𝙣𝙞𝙩 𝙝𝙤𝙣𝙙𝙖 𝙫𝙖𝙧𝙞𝙤 • 𝟐 𝙐𝙣𝙞𝙩 𝙃𝙤𝙣𝙙𝙖 𝘾𝘽𝙍 • 𝟕 𝙃𝙤𝙣𝙙𝙖 𝙗𝙚𝙖𝙩 𝙨𝙥𝙤𝙧𝙩𝙮• 𝟑 𝙋𝙖𝙠𝙚𝙩 𝙬𝙞𝙨𝙖𝙩𝙖 𝙆𝙚 𝙎𝙞𝙣𝙜𝙖𝙥𝙪𝙧𝙖𝘿𝙖𝙣 𝙢𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙗𝙖𝙣𝙮𝙖𝙠 𝙡𝙖𝙜𝙞 𝙃𝙖𝙙𝙞𝙖𝙝 𝙢𝙚𝙣𝙖𝙧𝙞𝙠 𝙡𝙖𝙞𝙣𝙣𝙮𝙖, 𝙞𝙣𝙛𝙤𝙧𝙢𝙖𝙨𝙞 𝙥𝙚𝙣𝙙𝙖𝙛𝙩𝙖𝙧𝙖𝙣 𝙆𝙡𝙞𝙠 𝙢𝙚𝙣𝙪 { 𝘿𝘼𝙁𝙏𝘼𝙍 𝙎𝙀𝙆𝘼𝙍𝘼𝙉𝙂 }"
Lalu benarkah postingan Bank Papua membuka pendaftaran untuk gebyar hadiah di Facebook?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan membuka akun resmi Bank Papua di Instagram, @bankpapua_id. Di sana terdapat bantahan terkait postingan yang marak dibagikan di media sosial.
Postingan itu diunggah Bank Papua pada 12 Oktober 2023. Berikut isi postingannya:
"Sobat Bank Papua, selalu teliti saat mendapatkan informasi program hadiah mengatasnamakan Bank Papua..
Saat ini sangat banyak hoax online mengatasnamakan Bank Papua.
Ingat ya, informasi program hadiah, produk, jasa dan layanan Bank Papua hanya di informasikan melalui Akun Resmi Bank Papua.
Apabila sobat Bank Papua masih ragu atas informasi yang disampaikan, dapat menghubungi Halo Bank Papua di line telphone 1500138.
Waspada dan teliti atas setiap informasi ya sobat Bank Papua.."
Selain itu dalam postingan yang beredar terdapat link yang mengarah pada website yang bukan merupakan milik Bank Papua. Di dalam website tersebut pengguna juga diminta untuk memasukkan nama lengkap, nomor handphone, dan nomor rekening.
Hal ini merupakan modus penipuan dan bisa membuat data pribadi kita bocor ke pihak yang tidak bertanggung jawab.
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan membuka akun resmi Bank Papua di Instagram, @bankpapua_id. Di sana terdapat bantahan terkait postingan yang marak dibagikan di media sosial. Postingan itu diunggah Bank Papua pada 12 Oktober 2023. Berikut isi postingannya: "Sobat Bank Papua, selalu teliti saat mendapatkan informasi program hadiah mengatasnamakan Bank Papua.. Saat ini sangat banyak hoax online mengatasnamakan Bank Papua. Ingat ya, informasi program hadiah, produk, jasa dan layanan Bank Papua hanya di informasikan melalui Akun Resmi Bank Papua. Apabila sobat Bank Papua masih ragu atas informasi yang disampaikan, dapat menghubungi Halo Bank Papua di line telphone 1500138. Waspada dan teliti atas setiap informasi ya sobat Bank Papua.." Selain itu dalam postingan yang beredar terdapat link yang mengarah pada website yang bukan merupakan milik Bank Papua. Di dalam website tersebut pengguna juga diminta untuk memasukkan nama lengkap, nomor handphone, dan nomor rekening. Hal ini merupakan modus penipuan dan bisa membuat data pribadi kita bocor ke pihak yang tidak bertanggung jawab. Sumber: https://www.instagram.com/p/CySHGzELexE/
Kesimpulan
Postingan Bank Papua membuka pendaftaran untuk gebyar hadiah di Facebook adalah hoaks.
Rujukan
Halaman: 2672/5960