Akun Tiktok dengan nama @dodi.merpati.hias https://vt.tiktok.com/ZSFJVLCLu/ (https://archive.ph/lkrUn arsip) membagikan sebuah video yang memperlihatkan Menteri BUMN Erick Thohir sedang membuat vlog bersama Presiden RI Joko Widodo saat sedang membagikan Bantuan Sosial (Bansos) kepada Ojek Online (Ojol) di depan Istana Kepresidenan.
Unggahan itu diiberi narasi sebagai berikut:
“Sudah kebagian belum…!! Lewat depan Istana ada senterklas uang hak Rakyat, di akui bantuan presiden. Rakyat di bodohi ini dilakukan setelah pernyataan tidak netral jangan2 waktu ngasih ngomong pilih no2. ISTANA PANIK JOKOWI STRES AKUT DIGEBUG XING PING.”
Selain itu, akun Tiktok dengan nama @soniipdn https://vt.tiktok.com/ZSFJG7LPq/ ( https://ghostarchive.org/archive/ygQrP arsip) mengunggah video serupa dengan narasi sebagai berikut:
“Glontoean bansos atau sembako jelang Pilpres, oleh Presiden dicurigai sbg upaya kampanye terselubung untuk “membeli” suara Paslon ttt.
#pilpres2024 #bansos #jokowi #ganjarpranowo”
Dan dalam video tersebut tertulis narasi sebagai berikut:
“Politik Sembako
Usai gempur Jateng dg bansos kini Jakarta”
(GFD-2024-15633) [SALAH] Bansos Presiden di Depan Istana Setelah Pernyataan Tidak Netral
Sumber: tiktok.comTanggal publish: 29/01/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah video yang menampilkan vlog Erick Thohir bersama Presiden Jokowi tatkala sedang membagikan Bantuan Sosial/Bansos. Video ini diklaim merupakan strategi Jokowi dalam membeli suara masyarakat agar memilih salah satu paslon pada Pilpres 2024.
Setelah dilakukan penelusuran melalui pencarian di Tiktok dengan keyword “Jokowi Bansos Istana”, ditemukan fakta bahwa video tersebut diunggah oleh akun Tiktok INews https://vt.tiktok.com/ZSFJtUTTF/ pada 13 April 2023.
Dilansir dari situs presiden.ri.go.id, pada tanggal 13 April 2023 Presiden Jokowi menyaksikan secara langsung pembagian sembako kepada ratusan pengemudi Ojek Online (Ojol) di kompleks depan Istana Kepresidenan, Jakarta.
Sedangkan timeline Pemilu 2024 sebagaimana dilansir dari detik.com, pencalonan Presiden dan Wakil Presiden dimulai pada 19 Oktober 2023 hingga 25 November 2023, sedangkan masa kampanye berlangsung pada 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.
Dengan demikian, klaim bahwa video penyerahan Bansos di depan Istana Kepresidenan merupakan bagian dari strategi kampanye untuk meraup dukungan masyarakat terhadap salah satu paslon pada Pemilu 2024, tidak benar.
Setelah dilakukan penelusuran melalui pencarian di Tiktok dengan keyword “Jokowi Bansos Istana”, ditemukan fakta bahwa video tersebut diunggah oleh akun Tiktok INews https://vt.tiktok.com/ZSFJtUTTF/ pada 13 April 2023.
Dilansir dari situs presiden.ri.go.id, pada tanggal 13 April 2023 Presiden Jokowi menyaksikan secara langsung pembagian sembako kepada ratusan pengemudi Ojek Online (Ojol) di kompleks depan Istana Kepresidenan, Jakarta.
Sedangkan timeline Pemilu 2024 sebagaimana dilansir dari detik.com, pencalonan Presiden dan Wakil Presiden dimulai pada 19 Oktober 2023 hingga 25 November 2023, sedangkan masa kampanye berlangsung pada 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.
Dengan demikian, klaim bahwa video penyerahan Bansos di depan Istana Kepresidenan merupakan bagian dari strategi kampanye untuk meraup dukungan masyarakat terhadap salah satu paslon pada Pemilu 2024, tidak benar.
Kesimpulan
Faktanya, video yang digunakan merupakan kegiatan Presiden RI Joko Widodo menyaksikan pembagian Bansos kepada pengemudi Ojek Online (Ojol) di sekitar kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada 13 April 2023. Sehingga tidak ada kaitannya dengan Pemilu ataupun dukungan Presiden terhadap salah satu Paslon dalam Pemilu 2024.
Rujukan
- https://vt.tiktok.com/ZSFJtUTTF/
- https://nasional.tempo.co/read/1714580/jokowi-bagi-bagi-bansos-ke-ratusan-pengemudi-ojek-online-di-depan-istana
- https://www.presidenri.go.id/foto/presiden-jokowi-saksikan-penyerahan-sembako-untuk-ojol-di-depan-istana/
- https://news.detik.com/pemilu/d-6556051/jadwal-dan-tahapan-pileg-pilpres-dan-pilkada-2024
(GFD-2024-15632) [SALAH] Pendukung Anies Baswedan di Papua Nugini Membludak
Sumber: tiktok.comTanggal publish: 29/01/2024
Berita
Akun Tiktok @stayw1thyo https://vt.tiktok.com/ZSF1SvdET/ / https://ghostarchive.org/archive/dzuoK (arsip) mengunggah sebuah video yang menampilkan lautan manusia dengan klaim merupakan massa pendukung Anies Baswedan di Papua Nugini.
Dalam unggahan tersebut, @stayw1thyo menulis narasi sebagai berikut:
“Biyuuhhh…. Para pendukung Anies Baswedan di Papua Nugini Membludak
Semoga anies terpilih jadi Presiden Papua Nugini” dibagikan pada 16 Januari 2024 dan telah dibagikan sebanyak 2405 kali.
Dalam unggahan tersebut, @stayw1thyo menulis narasi sebagai berikut:
“Biyuuhhh…. Para pendukung Anies Baswedan di Papua Nugini Membludak
Semoga anies terpilih jadi Presiden Papua Nugini” dibagikan pada 16 Januari 2024 dan telah dibagikan sebanyak 2405 kali.
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah video yang menampilkan lautan manusia dengan klaim bahwa massa tersebut merupakan pendukung Anies Baswedan di Papua Nugini. Video yang sama juga pernah digunakan dengan klaim merupakan video pendukung 02 di Jawa Timur.
Setelah dilakukan cek fakta menggunakan tools Google Lens, video tersebut merupakan cuplikan kegiatan perayaan Divina Pastora di Barquisimeto Venezuela pada 14 Januari 2024.
Divina Pastora merupakan ritus tahunan yang dilakukan oleh umat Katolik di Negara Bagian Lara, yang mana prosesinya diikuti oleh lebih dari 2 juta orang. Mereka memikul salib dari Iglesia de la Divina Pastora di Santa Rosa dekat Barquisimeto hingga ke Gereja Katedral Metropolitan Barquisimeto (Catedral de Barquisimeto).
Dengan demikian, klaim pada narasi yang menyebut bahwa lokasi video ini berada di Papua Nugini ataupun Jawa Timur, tidak benar.
Setelah dilakukan cek fakta menggunakan tools Google Lens, video tersebut merupakan cuplikan kegiatan perayaan Divina Pastora di Barquisimeto Venezuela pada 14 Januari 2024.
Divina Pastora merupakan ritus tahunan yang dilakukan oleh umat Katolik di Negara Bagian Lara, yang mana prosesinya diikuti oleh lebih dari 2 juta orang. Mereka memikul salib dari Iglesia de la Divina Pastora di Santa Rosa dekat Barquisimeto hingga ke Gereja Katedral Metropolitan Barquisimeto (Catedral de Barquisimeto).
Dengan demikian, klaim pada narasi yang menyebut bahwa lokasi video ini berada di Papua Nugini ataupun Jawa Timur, tidak benar.
Kesimpulan
Beredar sebuah video yang menampilkan lautan manusia dengan klaim bahwa massa tersebut merupakan pendukung Anies Baswedan di Papua Nugini. Video yang sama juga pernah digunakan dengan klaim merupakan video pendukung 02 di Jawa Timur.
Setelah dilakukan cek fakta menggunakan tools Google Lens, video tersebut merupakan cuplikan kegiatan perayaan Divina Pastora di Barquisimeto Venezuela pada 14 Januari 2024.
Divina Pastora merupakan ritus tahunan yang dilakukan oleh umat Katolik di Negara Bagian Lara, yang mana prosesinya diikuti oleh lebih dari 2 juta orang. Mereka memikul salib dari Iglesia de la Divina Pastora di Santa Rosa dekat Barquisimeto hingga ke Gereja Katedral Metropolitan Barquisimeto (Catedral de Barquisimeto).
Dengan demikian, klaim pada narasi yang menyebut bahwa lokasi video ini berada di Papua Nugini ataupun Jawa Timur, tidak benar.
Setelah dilakukan cek fakta menggunakan tools Google Lens, video tersebut merupakan cuplikan kegiatan perayaan Divina Pastora di Barquisimeto Venezuela pada 14 Januari 2024.
Divina Pastora merupakan ritus tahunan yang dilakukan oleh umat Katolik di Negara Bagian Lara, yang mana prosesinya diikuti oleh lebih dari 2 juta orang. Mereka memikul salib dari Iglesia de la Divina Pastora di Santa Rosa dekat Barquisimeto hingga ke Gereja Katedral Metropolitan Barquisimeto (Catedral de Barquisimeto).
Dengan demikian, klaim pada narasi yang menyebut bahwa lokasi video ini berada di Papua Nugini ataupun Jawa Timur, tidak benar.
Rujukan
(GFD-2024-15631) [SALAH] Kyai Yang Doakan Prabowo Gibran Meninggal Dunia
Sumber: twitter.comTanggal publish: 26/01/2024
Berita
Akun Twitter @Andria75777 https://twitter.com/Andria75777/status/1749119705544335561?t=jCEt6gxrxZpMfj2l9r0z3w&s=19 (https://archive.ph/W1syE arsip) mengunggah sebuah video yang menampilkan sosok Kyai sepuh yang sedang berdoa untuk kemenangan pasangan Capres Cawapres 02, Prabowo-Gibran, pada Pemilu 2024. Namun tak lama kemudian, Kyai tersebut jatuh pingsan.
Akun @Andria75777 menulis narasi bahwa Kyai tersebut telah meninggal dunia usai mendoakan kemenangan Paslon 02.
“Innalillahi wa innailaihi rojiuun, langsung Cash Tercabut Nyawanya pada saat Doa minta Dunia utk si Prabowo Gibran karna tlah memberi Amplop. ..yg menyebabkan si Kiyai menghembuskan Nafas terakhir. Coba kek si Kiyai tsb Berdoa minta diturunkan Pemimpin yg baik dan Amanah.” Tulisnya.
Unggahan ini telah mendapatkan reaksi berupa 219 kali direpost, 523 kali disukai, dan 226 komentar.
Akun @Andria75777 menulis narasi bahwa Kyai tersebut telah meninggal dunia usai mendoakan kemenangan Paslon 02.
“Innalillahi wa innailaihi rojiuun, langsung Cash Tercabut Nyawanya pada saat Doa minta Dunia utk si Prabowo Gibran karna tlah memberi Amplop. ..yg menyebabkan si Kiyai menghembuskan Nafas terakhir. Coba kek si Kiyai tsb Berdoa minta diturunkan Pemimpin yg baik dan Amanah.” Tulisnya.
Unggahan ini telah mendapatkan reaksi berupa 219 kali direpost, 523 kali disukai, dan 226 komentar.
Hasil Cek Fakta
Akun Twitter dengan nama @Andria75777 mengunggah sebuah video yang memperlihatkan seorang Kyai sepuh mendoakan pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Gibran supaya menang dalam kontestasi Pemilu 2024. Namun di Tengah pembacaan doa, Kyai yang diketahui bernama KH Suyuti Toha tersebut jatuh pingsan diduga akibat faktor usia dan kelelahan. Akun Twitter @Andria75777 mengklaim bahwa Kyai tersebut telah meninggal dunia.
Setelah dilakukan cek fakta, kabar yang menyebut pengasuh Ponpes Mansyaul Huda Banyuwangi, KH Suyuti Toha meninggal dunia dibantah oleh KH Ahmad Wahyudi, pengasuh Pondok Pesantren Adz Dzikra yang di video tepat berada di belakangnya.
“Beliau sudah usia 83 tahun, jadi fisiknya memang tidak kuat. Apalagi beliau sangat cinta kepada Prabowo, sehingga berdoa dengan perasaan yang tinggi. Mungkin itu yang membuat beliau pingsan,” kata Wahyudi sebagaimana dikutip dari portal visi news.
Wahyudi menambahkan bahwa KH Suyuti Toha sudah sadar dan kondisinya membaik setelah dibawa ke tempat istirahat. Ia juga mengatakan bahwa tidak ada penanganan medis yang dilakukan, karena tidak ada keluhan kesehatan yang serius.
“Alhamdulillah, sekarang beliau sudah nyaman (sehat). Tidak ada (penanganan medis), karena beliau tidak ada keluhan apa-apa. Cuma memang lelah saja,” ujarnya.
Selain itu Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Banyuwangi, Sumail Abdullah seperti dikutip dari Kumparan mengatakan, kini kondisi Kiai Suyuti sudah membaik.
“Saya melihatnya mungkin kecapekan karena beliau siang-malam tanpa mengenal lelah berdoa. Kondisinya sekarang sudah membaik dan sudah beraktivitas kembali,” ujarnya.
Setelah dilakukan cek fakta, kabar yang menyebut pengasuh Ponpes Mansyaul Huda Banyuwangi, KH Suyuti Toha meninggal dunia dibantah oleh KH Ahmad Wahyudi, pengasuh Pondok Pesantren Adz Dzikra yang di video tepat berada di belakangnya.
“Beliau sudah usia 83 tahun, jadi fisiknya memang tidak kuat. Apalagi beliau sangat cinta kepada Prabowo, sehingga berdoa dengan perasaan yang tinggi. Mungkin itu yang membuat beliau pingsan,” kata Wahyudi sebagaimana dikutip dari portal visi news.
Wahyudi menambahkan bahwa KH Suyuti Toha sudah sadar dan kondisinya membaik setelah dibawa ke tempat istirahat. Ia juga mengatakan bahwa tidak ada penanganan medis yang dilakukan, karena tidak ada keluhan kesehatan yang serius.
“Alhamdulillah, sekarang beliau sudah nyaman (sehat). Tidak ada (penanganan medis), karena beliau tidak ada keluhan apa-apa. Cuma memang lelah saja,” ujarnya.
Selain itu Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Banyuwangi, Sumail Abdullah seperti dikutip dari Kumparan mengatakan, kini kondisi Kiai Suyuti sudah membaik.
“Saya melihatnya mungkin kecapekan karena beliau siang-malam tanpa mengenal lelah berdoa. Kondisinya sekarang sudah membaik dan sudah beraktivitas kembali,” ujarnya.
Kesimpulan
Faktanya KH Suyuti Toha yang doakan Prabowo-Gibran menang dalam Pilpres 2024 tidak meninggal dunia, melainkan hanya pingsan karena faktor usia dan kelelahan. Hal tersebut telah dibenarkan oleh KH Ahmad Wahyudi, pengasuh Pondok Pesantren Adz Dzikra yang berada di belakang KH Suyuti Toha di saat kejadian.
Rujukan
- https://visi.news/beredar-di-medsos-kh-sayuti-toha-meninggal-setelah-menyatakan-dukungan-ke-prabowo-gibran-begini-faktanya/#:~:text=KH%20Sayuti%20Toha%20tidak%20meninggal,KH%20Sayuti%20Toha%20saat%20kejadian
- https://m.kumparan.com/kumparannews/sempat-ambruk-saat-doakan-prabowo-jadi-presiden-kh-suyuti-sudah-sehat-2212aBEhV0o/full
(GFD-2024-15630) [SALAH] Kota Batam Siang Ini Menjemput Kedatangan Calon Presiden Perubahan AMIN
Sumber: tiktok.comTanggal publish: 25/01/2024
Berita
Sebuah video diposting oleh akun Tiktok dengan nama @tkipendukunganis pada 20 Januari 2024 (https://vt.tiktok.com/ZSNEwXWKp/ / https://ghostarchive.org/archive/TXXss arsip) dan dibagikan sebanyak 36 kali.
Dalam video tersebut, pengunggah memberikan narasi, “JUMAT BERKAH, INILAH SUARA SENYAP YG DAHSAT AMIN YG AKAN MUNCUL DI HARI PENCOBLOSAN YG SEKARANG HANYA DIAM,”
Video ini dibagikan juga melalui Whatsapp Grup dengan narasi, “Kota Batam siang ini menjemput kedatangan calon persiden perubahan amiin. Ini nggak janji kasih makan sama minum susu looo…”
Dalam video tersebut, pengunggah memberikan narasi, “JUMAT BERKAH, INILAH SUARA SENYAP YG DAHSAT AMIN YG AKAN MUNCUL DI HARI PENCOBLOSAN YG SEKARANG HANYA DIAM,”
Video ini dibagikan juga melalui Whatsapp Grup dengan narasi, “Kota Batam siang ini menjemput kedatangan calon persiden perubahan amiin. Ini nggak janji kasih makan sama minum susu looo…”
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah video yang memperlihatkan kerumunan massa yang sangat banyak dan padat melewati sebuah kolong jembatan layang. Video tersebut dinarasikan oleh pengguna akun Tiktok @tkipendukunganis sebagai suara senyap para pendukung Capres nomor urut 01 Anies Rasyid Baswedan. Sedangkan di Whatsapp Grup, video yang diunggah oleh akun tersebut disebarkan dengan narasi antusiasme masyarakat Batam dalam menjemput kedatangan Capres nomor urut 01.
Ketika ditelusuri faktanya melalui tools Google Lens, ditemukan bahwa video tersebut pertama kali diunggah oleh akun twitter dengan nama Asaad Fakharuddin (@AsaadFakhar) pada 11 Juni 2023. Dalam unggahan tersebut, Asaad menuliskan keterangan bahwa video tersebut merupakan momentum pertemuan politik dan unjuk rasa dari Jemaat-e-Islami yang berlokasi di Dhaka, Bangladesh pada 11 Juni 2023 lalu.
Dalam pertemuan tersebut dibacakan pernyataan tertulis oleh Pj Ketua Jemaah bernama Ameer Mujibur Rahman yang berisi 10 tuntutan, di antaranya adalah dibentuknya pemerintahan sementara untuk melaksanakan Pemilu 2024 yang netral di Bangladesh, pembebasan pemimpin Partai Jamaat-e-Islami, serta pembukaan kembali kantornya yang sempat ditutup oleh pemerintah menyusul adanya pembatalan izin pendaftarannya sebagai Partai Politik di Bangladesh oleh Pengadilan Tinggi.
Dengan demikian, video tersebut bukan merupakan video terkait kedatangan Capres nomor urut 01 Anies Baswedan ke Batam pada 19/01/2024.
Ketika ditelusuri faktanya melalui tools Google Lens, ditemukan bahwa video tersebut pertama kali diunggah oleh akun twitter dengan nama Asaad Fakharuddin (@AsaadFakhar) pada 11 Juni 2023. Dalam unggahan tersebut, Asaad menuliskan keterangan bahwa video tersebut merupakan momentum pertemuan politik dan unjuk rasa dari Jemaat-e-Islami yang berlokasi di Dhaka, Bangladesh pada 11 Juni 2023 lalu.
Dalam pertemuan tersebut dibacakan pernyataan tertulis oleh Pj Ketua Jemaah bernama Ameer Mujibur Rahman yang berisi 10 tuntutan, di antaranya adalah dibentuknya pemerintahan sementara untuk melaksanakan Pemilu 2024 yang netral di Bangladesh, pembebasan pemimpin Partai Jamaat-e-Islami, serta pembukaan kembali kantornya yang sempat ditutup oleh pemerintah menyusul adanya pembatalan izin pendaftarannya sebagai Partai Politik di Bangladesh oleh Pengadilan Tinggi.
Dengan demikian, video tersebut bukan merupakan video terkait kedatangan Capres nomor urut 01 Anies Baswedan ke Batam pada 19/01/2024.
Kesimpulan
Faktanya video yang digunakan merupakan video momentum unjuk rasa Jemaat-e-Islami, sebuah partai politik Islam yang didirikan oleh Sayyid Abul A’la Maududi pada 24 Agustus 1941 di Lahore. Aksi unjuk rasa ini dilaksanakan di Dhaka, Ibukota Bangladesh pada Juni 2023.
Rujukan
- https://twitter.com/AsaadFakhar/status/1667745149110108163?t=f7GE_abygXfQ6ZvT9e340Q&s=19 (
- https://archive.ph/YPIjC arsip)
- https://ddnews.gov.in/international/bangladesh-jamaat-e-islami-holds-its-first-political-rally-after-decade
- https://www.youtube.com/watch?si=OdXpOQsYJqnruD78&v=p50LgAB9KCI&feature=youtu.be
Halaman: 2669/5960