• (GFD-2024-15628) [SALAH] CILACAP TUMPAH RUAH AMIN

    Sumber: tiktok.com
    Tanggal publish: 25/01/2024

    Berita

    Beredar sebuah video yang dibagikan oleh akun Tiktok @aisyahchaerunnisa0 https://vt.tiktok.com/ZSF1XwASs (https://archive.ph/z3az7 arsip) pada 27 Desember 2023 dan mendapatkan reaksi sebanyak 23.5 ribu like, 3455 komentar, dan 5972 kali dibagikan.

    Video tersebut berisikan narasi, “CILACAP Tumpah ruah AMIN,”

    Dengan di bawahnya terdapat narasi yang merupakan unggahan akun @kristinbalibal dengan narasi, “bhineka tunggal ika bermacam macam aliran tapi satu tujuan untuk mendukung capres yg berkualitas dan cerdas semua th 2024 ada sosok capres sayang rakyat nyaAmin”.

    Hasil Cek Fakta

    Akun Tiktok dengan nama @aisyahchaerunnisa0 mengunggah sebuah video yang memperlihatkan lautan manusia dan diiringi Mahalul Qiyam. Kejadian tersebut diklaim merupakan massa pendukung Capres 01 Anies-Muhaimin (Amin) di Cilacap.

    Setelah ditelusuri faktanya menggunakan tools Google Lens, terdapat informasi yang menyatakan bahwa kerumunan massa dalam video merupakan ribuan pendukung Houthi di Iraq dan Yaman yang sedang melaksanakan peringatan Maulid Nabi di sepanjang jalan depan Masjid Al-Sha’ab, Yaman, tahun 2021. Perayaan ini dilaksanakan setiap tahunnya pada tanggal 12 bulan Rabiul Awal dalam kalender Hijriyah/kalender Islam, yang pada tahun 2021 jatuh pada tanggal 18 Oktober.

    Penelusuran video yang identik juga dilakukan melalui Platform YouTube untuk memastikan keabsahan informasi yang didapat sebelumnya, ditemukan di kanal CNN Indonesia dengan judul “Perayaan Maulid Nabi Muhammad di Yaman Dan Irak” yang diunggah pada 19 Oktober 2021.

    Petunjuk lain juga didapatkan dari kanal YouTube Habib Bilal dengan judul “World’s Largest Gathering of Muslims celebrating Mawlid in Sanaa, Yemen! #mawlid #milad #miladunnabi” yang diunggah pad 20 Oktober 2021.

    Dengan demikian, klaim pada video bahwa merupakan pendukung AMIN di Cilacap, tidak benar.

    Sebelumnya video serupa pernah digunakan untuk klaim hoaks peringatan Maulid Nabi di Rusia pada tahun 2022. Artikel periksa fakta terkait hoaks tersebut telah dipublikasikan di turnbackhoax.id dengan judul “[SALAH] Maulid Nabi di Rusia Dihadiri Jutaan Orang”.

    Kesimpulan

    Faktanya video yang digunakan merupakan cuplikan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Irak dan Yaman yang dilaksanakan di sepanjang jalan depan Masjid Al-Sha’ab, Yaman pada tahun 2021.

    Rujukan

  • (GFD-2024-15627) [SALAH] Viralkan Polisi Dukung 02

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 23/01/2024

    Berita

    Beredar video di Whatsapp yang menampilkan seorang anggota Polri sedang beradu mulut dengan seseorang yang diklaim sebagai Walikota Surabaya. Cuplikan video tersebut menyebar dengan narasi “Viralkan Polisi Dukung 02”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah video di platform Whatsapp yang menampilkan seorang anggota Polisi sedang beradu mulut dengan seseorang yang diklaim sebagai Walikota Surabaya. Video ini dinarasikan seolah sebagai sebuah bentuk dukungan Polisi terhaadap paslon 02.

    Dalam video yang berdurasi 18 detik itu, terdengar Polisi yang diketahui bernama AKBP Toni Kasmiri yang merupakan Kabag Ops Polrestabes Surabaya melontarkan kalimat sebagai berikut.

    “Bapak nggak usah ngatur saya, saya punya kewenangan di sini,” ucap AKBP Toni.

    “Iya nggak papa, tapi kan..” ujar seseorang yang diketahui bukan merupakan Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, sebagaimana klaim pada video, melainkan Wakil Walikota Surabaya, Armuji.

    “Ini sudah putusan Pengadilan, harusnya Bapak mendukung Pemerintah. Kenapa menghalangi Pemerintah?” ujar AKBP Toni dengan nada tinggi.

    “Kita tidak pernah menghalangi..” ucap Armuji hendak menyela, namun dipotong oleh AKBP Toni.

    “Kenapa Bapak harus datang ke sini? Memprovokasi warga! Tidak boleh begitu! Tolong hargai orang PN, kami hanya mengamankan. Selama ini sidang ke mana saja?” ujar AKBP Toni dengan nada tinggi.

    Adu mulut tersebut terjadi pada 9 Agustus 2023 lalu ketika jajaran Polisi dari Polrestabes Surabaya sedang mengamankan proses penggusuran 28 rumah yang terletak di Jalan Dukuh Pakis IV A, Kecamatan Dukuh Pakis Surabaya.

    Aksi adu mulut mulanya terjadi ketika warga mulai bersitegang dengan petugas dari Kepolisian dan Juru Sita dari Pengadilan Negeri Surabaya. AKBP Toni beranggapan bahwa Wakil Walikota Surabaya, Armuji telah memprovokasi warga sehingga melawan Kepolisian dan Juru Sita PN.

    Dalam keterangannya kepada media, Armuji mengaku merasa dirinya terpanggil untuk membantu warga yang terdampak penggusuran lantaran belum menemukan tempat tinggal. Ia juga mengaku bahwa laporan akan diadakannya eksekusi rumah warga baru dua hari sebelumnya, yakni 7 Agustus 2023.

    Ia mengatakan, warga sebetulnya mau meninggalkan lokasi yang dieksekusi namun setelah menemukan tempat tinggal baru.

    “Kalau dieksekusi seperti ini, mereka tidak sempat mencari tempat. Di tempatkan dimana juga belum tahu,” ucap Armuji.

    Dengan demikian klaim pada narasi yang menyebutkan bahwa video yang beredar merupakan dukungan Polisi kepada Paslon 02, tidak benar

    Kesimpulan

    Faktanya video yang digunakan merupakan cuplikan yang memperlihatkan terjadinya adu argumen antara Kabag Ops Polrestabes Surabaya, AKBP Toni Kasmiri dengan Wakil Walikota Surabaya, Armuji saat penggusuran rumah di Jalan Dukuh Pakis IV A, Kecamatan Dukuh Pakis Surabaya pada 9 Agustus 2023.

    Rujukan

  • (GFD-2024-15626) [SALAH] Jejak Skandal Mesum Ketua KPU Hasyim Asy’ari dgn Wanita Emas dibuka Kembali… Dari Mobil sampai ke Gunung Salak

    Sumber: youtube.com
    Tanggal publish: 23/01/2024

    Berita

    NARASI:
    Diunggah oleh akun Youtube Analis Politik Nasional https://youtu.be/3oCH67iPvtY?si=UOmzPBUNPPxo-w-e (https://ghostarchive.org/varchive/3oCH67iPvtY arsip) pada 1 Januari 2024 dan disebarkan di WhatsApp dengan narasi sebagai berikut:

    “NEWS…!!! HARI INI KENA KARMA ANIES ~ KELAKUAN HASYIM TERNYATA SELAMA INI: Mesum Begini…!!!

    #Politik.Terbaru

    #Penyuka.Daging.Mentah

    #Zina.Dosa.Besar

    Jejak Skandal Mesum Ketua KPU Hasyim Asy’ari dgn Wanita Emas dibuka Kembali… Dari Mobil sampai ke Gunung Salak”

    Unggahan ini telah di 32 ribu kali ditonton dan mendapatkan 1,1 ribu like.

    Hasil Cek Fakta

    PENJELASAN:
    Beredar sebuah konten di Youtube Analis Politik Nasional yang menyatakan pembukaan kembali kasus skandal mesum yang dilakukan oleh Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari dengan Hasnaeni ‘Wanita Emas’ yang diketahui merupakan Ketua Umum Partai Republik Satu.

    Ketika ditelusuri, terdapat tiga sumber yang digunakan dalam konten tersebut, yakni 2 sumber dari visual video dan 1 sumber dari narator audio yang jika didetailkan sebagai berikut:

    Menit 00:43 merupakan cuplikan video yang diambil dari akun YouTube Tribunnews yang diunggah pada 26 Desember 2022 dengan judul, “Hasnaeni ‘Wanita Emas’ Klarifikasi Soal Dugaan Asusila yang Dilakukan Ketua KPU Hasyim: Tidak Benar” pada menit ke 01.26 https://youtu.be/AtOVA5QV4FI?si=D_14L2fv-a9_CYKv
    Menit 02.12 merupakan cuplikan video yang diambil dari akun YouTube Tribunnews yang diunggah pada 5 April 2023 dengan judul “Terkuak Isi Chat Mesra Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari & Wanita Emas, Terbukti Tak Profesional” pada menit ke 01.52 https://youtu.be/vSBolpxqEX8?si=8kbDKcF49reUuZcK
    Kedua cuplikan video yang dicatut dalam konten tidak ada satupun yang menyebutkan klaim sebagaimana tertulis pada narasi.

    Sumber narasi audio: berita harianhaluan.com yang diterbitkan pada Selasa 14 April 2023 pkl 14:52 WIB oleh Zahrul Darmawan dengan judul “Jejak Skandal Mesum Ketua KPU dan Wanita Emas, Mulai di Mobil hingga Gunung Salak” https://www.google.com/amp/s/www.harianhaluan.com/news/amp/108335395/jejak-skandal-mesum-ketua-kpu-dan-wanita-emas-mulai-di-mobil-hingga-gunung-salak. Berita ini sama sekali tidak menyebutkan adanya klaim sebagaimana tertulis pada narasi.
    Dua potongan cuplikan video yang digunakan dalam konten tersebut tepatnya pada menit ke 00:43 dan menit ke 02.12 saling terkait. Di mana alur kasus dugaan terjadinya pelecehan seksual dan pemerkosaan oleh Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari adalah sebagai berikut jika diurutkan berdasarkan tanggal kejadian:

    [13 Agustus 2022] kejadian diduga pelecehan seksual dan pemerkosaan

    [22 Desember 2022] Hasnaeni laporkan ketua KPU RI Hasyim Asy’ari ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu soal dugaan pelecehan seksual dan pemerkosaan

    [27 Desember 2022] Hasnaeni klarifikasi dan minta maaf soal tuduhan tersebut. Dirinya mengaku sedang depresi dan tuduhan tersebut tidak benar.

    [16 Januari 2023] Hasnaeni Polisikan ketua KPU terkait kasus tersebut

    [18 Januari 2023] Keluarga Hasnaeni minta maaf soal tuduhan Hasnaeni kepada Ketua KPU RI

    [13 maret 2023] Ketua KPU RI datang pada pemeriksaan tertutup yang diselenggarakan oleh DKPP

    [19 Maret 2023] Setelah sebelumnya telah melakukan gelar perkara, klarifikasi pelapor dan terlapor, memeriksa saksi, lokasi, melakukan serangkaian proses penyelidikan dan mendengarkan pendapat ahli, maka kemudian Polri mengeluarkan SP3 kasus tersebut dengan menyimpulkan bahwa tidak ditemukan peristiwa pidana.

    “Pada proses penyelidikan ini penyidik lakukan analisa yuridis di mana termaktub atau terdapat pada Pasal 6 UU RI 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, dapat disimpulkan berdasarkan hasil penyelidikan bahwa tidak ditemukan peristiwa pidana,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Gelora Bung Karno (GBK), Minggu, (19/3/2023) sebagaimana dikutip dari berita detik.com.

    [3 April 2023] DKPP menyatakan tuduhan Hasnaeni tidak terbukti. Namun demikian, Majelis Sidang DKPP menyatakan bahwa pertemuan antara Ketua KPU RI Hasyim Asyari dengan Hasnaeni selaku Ketua Umum Partai Republik Satu di luar kepentingan KPU merupakan tindakan yang tidak profesional dan berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, karena bersamaan dengan tahapan verifikasi administrasi Parpol calon peserta Pemilu 2024.

    Sehingga dalam hal ini, Ketua KPU Hasyim Asy’ari dikenakan sanksi peringatan keras terakhir oleh DKPP. “Terkait aduan pengadu 2 Hasnaeni, aquo teradu menyampaikan sanggahan dan bukti tambahan yaitu surat dari Polda Metro Jaya tentang penghentian penyelidikan karena tidak ditemukan peristiwa pidana,” kata Anggota Majelis Sidang DKPP Ratna Dew Pettalolo di ruang Sidang DKPP, Senin (3/4/2023).

    “Selain itu tidak ada alat bukti materil dan tidak ada saksi yang menguatkan terkait dengan dalil aduan pengadu 2. Dengan demikian aduan tersebut tidak terbukti karena tidak disertakan alat bukti yang meyakinkan DKPP,” lanjutnya sebagaimana dikutip dari berita detik.com.

    Dari temuan fakta di atas, dapat disimpulkan bahwa kasus dugaan adanya pelecehan seksual dan perkosaan oleh ketua KPU RI Hasyim Asy’ari kepada Hasnaeni berdasarkan putusan Majelis Sidang DKPP pada 3 April 2023 adalah tidak terbukti dan kasus ini sudah ditutup penyelidikannya oleh Polri pada 19 Maret 2023.

    Sehingga klaim pada narasi yang menyebut bahwa ‘terjadi skandal mesum’ dan ‘kasus dibuka kembali’, tidak benar.

    Kesimpulan

    Faktanya kasus dugaan adanya pelecehan seksual dan perkosaan oleh ketua KPU RI Hasyim Asy’ari kepada Hasnaeni ‘Wanita Emas’ selaku Ketua Umum Partai Republik Satu berdasarkan putusan Majelis Sidang DKPP pada 3 April 2023 adalah tidak terbukti dan kasus ini sudah ditutup penyelidikannya oleh Polri pada 19 Maret 2023.

    Rujukan

  • (GFD-2024-15625) [SALAH] GELOMBANG MIGRASI PERUBAHAN DARI SEMUA PARTAI MENDUKUNG ANIS & MENINGGALKAN GERBONG PARTAINYA

    Sumber: tiktok.com
    Tanggal publish: 23/01/2024

    Berita

    Diunggah oleh akun Tiktok @tkipendukunganies https://vt.tiktok.com/ZSNoj3DUu/ (https://ghostarchive.org/archive/YYYdR arsip) dengan narasi “GELOMBANG MIGRASI PERUBAHAN DARI SEMUA PARTAI MENDUKUNG ANIS & MENINGGALKAN GERBONG PARTAINYA” pada 22 Agustus 2023 dan telah dibagikan sebanyak 141 kali.

    Unggahan serupa juga ditemukan di akun Tiktok @wartawongcilik https://vt.tiktok.com/ZSNo27HCf/ (https://ghostarchive.org/archive/ETcSa arsip) dengan narasi “pendukung pak anies baswedan guys di bima ntb,” pada 21 Agustus 2023 dan telah dibagikan sebanyak 27 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah video di platform Tiktok yang memperlihatkan kerumunan massa para perempuan beratribut warna-warni sedang melakukan long march. Video tersebut dinarasikan sebagai dukungan warga Kabupaten Bima terhadap Capres nomor urut 01, Anis Rasyid Baswedan.

    Setelah dilakukan penelusuran, faktanya video yang digunakan merupakan dokumentasi yang memperlihatkan antusiasme Perempuan-perempuan di Kabupaten Bima saat mengikuti Pawai Rimpu dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Bima, NTB ke-383 dan HUT ke-78 Kemerdekaan RI. Pawai ini dilaksanakan pada 29 Juli 2023 dengan lokasi start di SMAN 1 Woha dan finish di kantor Pemerintah Kabupaten Bima.

    Selain itu, dilakukan penelusuran dengan keyword “Pawai Rimpu” di reels platform Instagram, ditemukan video identik yang diposting oleh akun dengan nama @mbojoinside pada 29 Juli 2023.

    Pawai Rimpu di Kabupaten Bima ini diikuti oleh sebanyak 21.383 perempuan dan berhasil memecahkan rekor MURI dengan jumlah Perempuan yang mengenakan busana Rimpu mbojo (hijab lokal Bima) paling banyak.

    Pawai Rimpu merupakan festival tahunan masyarakat Bima yang dilaksanakan untuk melestarikan kearifan lokal yakni berupa pakaian adat Rimpu. Rimpu merupakan sebutan untuk penutup kepala atau hijab lokal yang dikenakan Perempuan. Terdapat dua macam Rimpu, yakni Rimpu Colo bagi Perempuan yang telah menikah dengan ciri-ciri masih memperlihatkan wajah sebagaimana hijab biasa, dan Rimpu Cili bagi Perempuan yang belum menikah dengan ciri-ciri menutupi semua aurat termasuk bagian wajah kecuali mata (mirip dengan cadar).

    Dengan demikian, klaim sebagaimana tertulis pada narasi tidak benar.

    Kesimpulan

    Faktanya video yang digunakan merupakan dokumentasi kegiatan Pawai Rimpu dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat ke-383 dan HUT ke-78 Kemerdekaan RI yang dilaksanakan pada Sabtu 29 Juli 2023 dengan lokasi start di SMAN 1 Woha dan finish di kantor Pemerintah Kabupaten Bima.

    Rujukan