KOMPAS.com - Seorang Jenderal Inggris, Alexander Emmanuel, disebut tewas di Gaza, Palestina, karena berperang bersama tentara Israel.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, klaim tersebut tidak benar atau hoaks.
Klaim soal Jenderal Inggris, Alexander Emmanuel, tewas di Gaza dibagikan oleh akun Facebook ini (arsip) pada 20 Januari 2024.
Berikut narasi yang dibagikan (diterjemahkan ke bahasa Indonesia):
Karma
Kabar mengejutkan tiba di London dan Tel Aviv
Jenderal Inggris Alexander Emmanuel, pemimpin batalion "Claw" yang berpartisipasi dalam perang Gaza, tewas. Alexander adalah pahlawan perang Irak dan anggota batalion yang menangkap Presiden Saddam Hussein.
Narasi itu disertai foto seorang pria dengan seragam militer duduk di atas tank. Pria itu diklaim sebagai Alexander Emmanuel.
(GFD-2024-15687) [HOAKS] Jenderal Inggris Alexander Emmanuel Tewas di Gaza
Sumber: kompas.comTanggal publish: 30/01/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri foto pria berseragam militer menggunakan Google Lens.
Hasilnya, foto serupa ditemukan di situs stock photo Alamy.com yang menampilkan prajurit itu bersama seorang perempuan.
Deskripsi foto menyebutkan, pria itu merupakan Korporal John Horn, seorang operator tank dari Royal Scots Dragoon Guard, yang merupakan bagian dari resimen kavaleri tentara Inggris.
Perempuan di sebelah Horn adalah tunangannya, Laura Mcgee. Mereka berfoto di Barak Wessex di Bad Fallingbostel, Jerman, setelah Horn kembali dari Irak.
Foto tersebut diambil pada 12 Desember 2008.
Setelah penelusuran lebih lanjut, Tim Cek Fakta tidak menemukan informasi kredibel soal Jenderal Inggris bernama Alexander Emmanuel.
Media pemeriksa fakta Check Your Fact tidak dapat menemukan seorang jenderal bernama Alexander Emmanuel, yang diklaim memimpin batalion "Claw".
Hasilnya, foto serupa ditemukan di situs stock photo Alamy.com yang menampilkan prajurit itu bersama seorang perempuan.
Deskripsi foto menyebutkan, pria itu merupakan Korporal John Horn, seorang operator tank dari Royal Scots Dragoon Guard, yang merupakan bagian dari resimen kavaleri tentara Inggris.
Perempuan di sebelah Horn adalah tunangannya, Laura Mcgee. Mereka berfoto di Barak Wessex di Bad Fallingbostel, Jerman, setelah Horn kembali dari Irak.
Foto tersebut diambil pada 12 Desember 2008.
Setelah penelusuran lebih lanjut, Tim Cek Fakta tidak menemukan informasi kredibel soal Jenderal Inggris bernama Alexander Emmanuel.
Media pemeriksa fakta Check Your Fact tidak dapat menemukan seorang jenderal bernama Alexander Emmanuel, yang diklaim memimpin batalion "Claw".
Kesimpulan
Klaim bahwa Jenderal Inggris Alexander Emmanuel, tewas di Gaza adalah hoaks. Pria yang diklaim sebagai Alexander Emmanuel adalah Korporal John Horn.
Horn merupakan operator tank dari Royal Scots Dragoon Guard, bagian dari resimen kavaleri tentara Inggris.
Tim Cek Fakta tidak menemukan informasi kredibel mengenai Alexander Emmanuel, jenderal yang diklaim memimpin batalion "Claw".
Horn merupakan operator tank dari Royal Scots Dragoon Guard, bagian dari resimen kavaleri tentara Inggris.
Tim Cek Fakta tidak menemukan informasi kredibel mengenai Alexander Emmanuel, jenderal yang diklaim memimpin batalion "Claw".
Rujukan
- https://www.facebook.com/alexandrina.braithwaite/posts/pfbid0a2xAjH6ySd1WxvZe6rsY9kTpF43v83xz7tjbxNftpAXrxbBnUxozL8ggJziQoJpHl
- https://ghostarchive.org/archive/3Nbjv
- https://www.alamy.com/stock-photo-corporal-john-horn-an-operator-on-a-challenger-tank-from-the-royal-110261542.html?utm_source=77643&utm_campaign=Shop%20Royalty%20Free%20at%20Alamy&utm_medium=impact&irgwc=1
- https://checkyourfact.com/2024/01/29/fact-check-british-general-gaza/
- https://t.me/kompascomupdate
(GFD-2024-15686) [HOAKS] PAN Deklarasikan Dukungan kepada Anies Baswedan
Sumber: kompas.comTanggal publish: 30/01/2024
Berita
KOMPAS.com - Sebuah unggahan mengeklaim, Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mendeklarasikan dukungan kepada calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan.
Dalam unggahan itu disebutkan, keputusan PAN mendukung Anies merupakan efek dari Partai Golkar.
Namun, narasi tersebut tidak benar atau hoaks.
Narasi soal PAN mendeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini (arsip).
Akun tersebut membagikan tautan di kanal YouTube ini pada 30 Januari 2023 dengan judul: Menggemparkan !! Efek besar dari partai Golkar, kini pan resmi deklarasi anies presiden 2024.
Kemudian dalam thumbnail video terdapat gambar Anies berfoto bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan serta sejumlah kader.
Gambar tersebut diberi keterangan demikian:
LAGI-LAGI MENGEJUTKAN…
JAKARTA LUMPUH TOTAL
EFEK BESAR PARTAI GOLKAR KINI PAN RESMI DUKUNG ANIES PRESIDEN
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut PAN resmi mendeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan
Dalam unggahan itu disebutkan, keputusan PAN mendukung Anies merupakan efek dari Partai Golkar.
Namun, narasi tersebut tidak benar atau hoaks.
Narasi soal PAN mendeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini (arsip).
Akun tersebut membagikan tautan di kanal YouTube ini pada 30 Januari 2023 dengan judul: Menggemparkan !! Efek besar dari partai Golkar, kini pan resmi deklarasi anies presiden 2024.
Kemudian dalam thumbnail video terdapat gambar Anies berfoto bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan serta sejumlah kader.
Gambar tersebut diberi keterangan demikian:
LAGI-LAGI MENGEJUTKAN…
JAKARTA LUMPUH TOTAL
EFEK BESAR PARTAI GOLKAR KINI PAN RESMI DUKUNG ANIES PRESIDEN
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut PAN resmi mendeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri gambar pada thumbnail video yang memperlihatkan Anies berfoto dengan Zulkifli serta sejumlah kader PAN.
Berdasarkan penelusuran dengan teknik reverse image search, gambar tersebut identik dengan foto di laman Media Indonesia ini.
Dalam gambar aslinya tidak terdapat Anies. Gambar menampilkan momen PAN menggelar acara bertajuk "Senam Sehat Birukan Langit Indonesia" di Kota Bandung, Jawa Barat, pada 19 Februaari 2023.
Sementara itu, beberapa klip dalam tidak terkait dengan narasi soal dukungan PAN kepada Anies.
Salah satu klip menampilkan presenter televisi yang mengatakan PAN mendeklarasikan dukungan kepada Anies, identik dengan video di kanal YouTube Metro TV ini.
Video utuhnya memberitakan mengenai ratusan kader PAN di Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mendeklarasikan dukungan kepada Anies.
Sikap itu bertentangan dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN yang telah mendeklarasikan dukungan kepada capres nomor urut 2, Prabowo Subianto.
Sampai saat ini PAN tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju yang mengusung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.
Berdasarkan penelusuran dengan teknik reverse image search, gambar tersebut identik dengan foto di laman Media Indonesia ini.
Dalam gambar aslinya tidak terdapat Anies. Gambar menampilkan momen PAN menggelar acara bertajuk "Senam Sehat Birukan Langit Indonesia" di Kota Bandung, Jawa Barat, pada 19 Februaari 2023.
Sementara itu, beberapa klip dalam tidak terkait dengan narasi soal dukungan PAN kepada Anies.
Salah satu klip menampilkan presenter televisi yang mengatakan PAN mendeklarasikan dukungan kepada Anies, identik dengan video di kanal YouTube Metro TV ini.
Video utuhnya memberitakan mengenai ratusan kader PAN di Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mendeklarasikan dukungan kepada Anies.
Sikap itu bertentangan dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN yang telah mendeklarasikan dukungan kepada capres nomor urut 2, Prabowo Subianto.
Sampai saat ini PAN tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju yang mengusung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.
Kesimpulan
Narasi soal PAN resmi mendeklarasikan dukungan kepada Anies adalah hoaks. Thumbnail video merupakan hasil manipulasi, dalam gambar aslinya tidak terdapat Anies.
Gambar tersebut menampilkan acara bertajuk "Senam Sehat Birukan Langit Indonesia" di Kota Bandung, Jawa Barat, pada 19 Februaari 2023, yang digelar PAN.
Sampai saat ini PAN tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju yang mengusung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai pasangan capres-cawapres.
Gambar tersebut menampilkan acara bertajuk "Senam Sehat Birukan Langit Indonesia" di Kota Bandung, Jawa Barat, pada 19 Februaari 2023, yang digelar PAN.
Sampai saat ini PAN tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju yang mengusung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai pasangan capres-cawapres.
Rujukan
- https://www.kompas.com/tag/anies-baswedan
- https://www.kompas.com/tag/hoaks
- https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid0Dvv4XPoHEmmPU9NYaNAxrU4a6fxnakDB8CQsTXnSL1fWFyE63VQC9TW7jUBKhfcZl&id=100093303182021&mibextid=9R9pXO&paipv=0&eav=AfbYNhGXxaWruz7oCB7DyfHLA6wRnQmGacDWWTvVd-pDX5osd8y4rdlhztjibCqN7Bs&_rdr
- https://ghostarchive.org/archive/zQk5d
- https://www.youtube.com/watch?v=uLBLweMW3Hg
- https://www.kompas.com/tag/cek-fakta
- https://mediaindonesia.com/nusantara/559693/partai-amanat-nasional-birukan-kota-bandung
- https://www.youtube.com/watch?v=7CHY0-Z3KAM
- https://t.me/kompascomupdate
(GFD-2024-15685) Sebagian Benar, Video Berisi Klaim Surat Suara di Makassar Datang Tanpa Pengawasan
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 31/01/2024
Berita
Salah satu akun Facebook [ Arsip ] membagikan video dengan klaim bahwa surat suara di Makassar tiba di pelabuhan tanpa pengawalan dan pengawasan. Dalam video terlihat sejumlah polisi dan tumpukan kardus di depan peti kemas. Kemudian terdengar suara seseorang sedang marah-marah yang mencari-cari petugas keamanan.
“Nah ini nih, kertas suaranya nih, malah pergi makan lagi. Kalian main main saya bikin main-mainbenerkamu ini. Ini pada nunggu mau hujan lagi, tertunda semua ini, lihat ininggak ada petugas sama sekali, KPU, Bawaslu, Polresnya semua.Nih liatcoba," kata seseorang dalam video itu.
Sejak diunggah pada Senin, 15 Januari 2024, video berdurasi 48 detik ini sudah ditanggapi 53 pengguna Facebook, 3 komentar, 263 kali ditonton dan 21 kali dibagikan ulang. Namun, benarkah surat suara di Makassar datang tanpa pengawasan?
Hasil Cek Fakta
Verifikasi Tempo menemukan bahwa video yang beredar itu memang terjadi di Pelabuhan Petikemas Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 4 Januari 2024. Kotak-kotak tersebut berisi surat suara pemilu, seperti yang diklaim pengunggah konten. Namun logistik pemilu tersebut bukan untuk pemilih di Makassar, melainkan untuk Kabupaten Gowa.
Konteks yang terjadi, saat kardus berisi surat suara dikeluarkan dari peti kemas, tim dari Kabupaten Gowa mulai unsur KPUD, Bawaslu, dan kepolisian tidak berada di tempat.
Video itu pernah ditayangkan di Tvonenews.com berjudul "Viral, Karo Ops Polda Sulsel Marah, Surat Suara Pemilu Tanpa Pengawasan Aparat Gowa" pada Minggu, 7 Januari 2024.
Suara pria dalam video yang terdengar marah-marah adalah Karo Ops. Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol Bambang Widjanarko. Jadi sebenarnya, logistik surat suara di Pelabuhan Peti Kemas Makassar tetap mendapatkan pengamanan dari Polda Sulsel.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gowa, Fitra Syahdanul, telah memberikan penjelasan atas video yang beredar. Dia mengatakan, video yang beredar terkait surat suara presiden dan surat suara DPD yang katanya terlambat atau tidak diambil, karena adanya kesalahan informasi.
"Kami bersama tim mulai dari, KPU Gowa, Bawaslu, Polres, dan Kejari Gowa, telah berada di lokasi depo dari malam hari pada tanggal 3 Januari 2024 sampai tengah malam menunggu, ternyata prosesloadingdihentikan karena alasan faktor cuaca," jelas Fitra, Minggu, 7 Januari 2024.
Fitra menceritakan, pada tanggal 4 Januari 2024 sekitar pukul 09.00 WITA, pihaknya kembali ke depo dengan seluruh tim danstandby untuk antri proses loading surat suara yang ke Kabupaten Gowa.
"Dari jadwal yang diinfokan, kami diperkirakan mulai loading sekitar sore pukul 15.00 WITA, karena pagi itu mobil untuk ke Kab/Kota belum ada, dan akan loading untuk surat suara Toraja Utara dan Parepare terlebih dahulu. setelah itu diagendakan kabupaten Bone, kemudian kabupaten Gowa. Masing-masing loading kabupaten/kota membutuhkan waktu sekitar 3 sampai 4 jam," paparnya.
"Dari komunikasi itu, kamistandbydi depan gerbang depo tersebut sambil makan dan menikmati kopi, jarak sekitar 30 meter, karena situasi di dalam depo kurang spot untuk berteduh menunggu antrian loading," sambungnya.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta, video berisi klaim surat surat di Makassar datang tanpa pengawasan, adalahsebagian benar.
Video tersebut terjadi memang di Pelabuhan Petikemas Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 4 Januari 2024, dan kotak-kotak tersebut berisi surat suara Pemilu. Saat kardus dikeluarkan dari peti kemas, Polisi, KPU dan Bawaslu tidak ada berada di lokasi, namun di sana tidak ada faktor kesengajaan.
Rujukan
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0AR8Smypj4YNYi3S6fisMExSATEadbDVL6sZLjNDnnzmqH2tSdcut8hhN8NKfRpgcl&id=100080188039156
- https://web.archive.org/web/20240129060415/
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0AR8Smypj4YNYi3S6fisMExSATEadbDVL6sZLjNDnnzmqH2tSdcut8hhN8NKfRpgcl&id=100080188039156&_rdc=1&_rdr
- https://www.tvonenews.com/daerah/sulawesi/179487-viral-karo-ops-polda-sulsel-marah-surat-suara-pemilu-tanpa-pengawasan-aparat-gowa mailto:cekfakta@tempo.co.id
(GFD-2024-15684) [SALAH]: Gibran bicara tidak jelas
Sumber: tiktok.comTanggal publish: 31/01/2024
Berita
“#ShameOnYou Versi Asli Tanpa Bisikan Ghoib, ini apa sih… inge… inge, Natural gak di buat2, Pertemuan milenial umkm wonogiri 23/1/24”
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah video yang berisi Gibran berbicara tidak jelas.Namun setelah dilakukan penelusuran, video tersebut adalah tidak benar.
Video tersebut merupakan potongan dari video asli, yang berisi Gibran sedang bertemu Milenial, kelompok Tani, dan pelaku UMKM di Wonogiri.
Di dalam video Gibran bukan berbicara tidak jelas, namun sedang merespon masyarakat yang menyampaikan permasalahan kekeringan di wilayah mereka. Gibran memberikan respon “nggeh..” (iya) nanti kami carikan solusi nggeh pak nggeh..
Dengan demikian klaim video tersebut adalah tidak benar dengan kategori konten yang dimanipulasi.
Video tersebut merupakan potongan dari video asli, yang berisi Gibran sedang bertemu Milenial, kelompok Tani, dan pelaku UMKM di Wonogiri.
Di dalam video Gibran bukan berbicara tidak jelas, namun sedang merespon masyarakat yang menyampaikan permasalahan kekeringan di wilayah mereka. Gibran memberikan respon “nggeh..” (iya) nanti kami carikan solusi nggeh pak nggeh..
Dengan demikian klaim video tersebut adalah tidak benar dengan kategori konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Sebuah video berisi Gibran bicara tidak jelas adalah tidak benar. Video tersebut merupakan potongan dari video asli dan ditambahkan narasi palsu.
Rujukan
Halaman: 2659/5962