KOMPAS.com - Beredar konten dengan narasi yang mengeklaim FIFA memutuskan untuk mengulang laga Indonesia melawan Bahrain pada lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Kamis (10/10/2024) malam.
Namun, setelah ditelusuri unggahan tersebut tidak benar atau hoaks.
Adapun pertandingan Indonesia melawan Bahrain berakhir dengan skor 2-2. Wasit yang memimpin pertandingan Ahmed al-Kaf membuat keputusan kontroversial yang merugikan Indonesia.
Ia membiarkan masa perpanjangan waktu babak kedua melebihi durasi yang ditentukan. Sehingga akhirnya Indonesia kebobolan di menit ke-99 dan gagal mengemas kemenangan.
Narasi yang mengeklaim FIFA memutuskan mengulangi laga Indonesia melawan Bahrain muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini.
Akun tersebut membagikan video yang diberi keterangan:
Fifa putuskan pertandingan Bahrain vs Timnas Indonesia diulang usai wasit asal Oman ahmed al kaf dianggap merugikan sekuat Garuda
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut laga Indonesia melawan Bahrain diulang
(GFD-2024-23376) [HOAKS] FIFA Putuskan Laga Indonesia Vs Bahrain Diulang
Sumber:Tanggal publish: 14/10/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri, sampai saat ini tidak ditemukan informasi FIFA memutuskan mengulangi laga Indonesia melawan Bahrain.
Di laman resmi FIFA juga tidak ditemukan infromasi tersebut.
Begitu pula di laman resmi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Laman AFC hanya memberitakan soal hasil pertandingan Indonesia melawan Bahrain yang berakhir dengan skor 2-2.
Diberitakan Kompas.com sebelumnya, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan akan mengajukan protes kepada AFC terkait kepemimpinan Ahmed al-Kaf yang dianggap merugikan Indonesia.
Hal itu disampaikan oleh Exco PSSI Arya Sinulingga Jumat (11/10/2024) dini hari WIB
"Ya, kita kirim surat protes," kata Arya.
Menurut Arya PSSI kecewa dengan kempimpinan wasit asal Oman tersebut.
"Kita sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit, seperti menambah waktu sampai Bahrain menciptakan gol," kata Arya.
Akan tetapi, hingga saat ini belum ada informasi mengenai tindak lanjut atas laporan PSSI ke AFC.
Di laman resmi FIFA juga tidak ditemukan infromasi tersebut.
Begitu pula di laman resmi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Laman AFC hanya memberitakan soal hasil pertandingan Indonesia melawan Bahrain yang berakhir dengan skor 2-2.
Diberitakan Kompas.com sebelumnya, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan akan mengajukan protes kepada AFC terkait kepemimpinan Ahmed al-Kaf yang dianggap merugikan Indonesia.
Hal itu disampaikan oleh Exco PSSI Arya Sinulingga Jumat (11/10/2024) dini hari WIB
"Ya, kita kirim surat protes," kata Arya.
Menurut Arya PSSI kecewa dengan kempimpinan wasit asal Oman tersebut.
"Kita sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit, seperti menambah waktu sampai Bahrain menciptakan gol," kata Arya.
Akan tetapi, hingga saat ini belum ada informasi mengenai tindak lanjut atas laporan PSSI ke AFC.
Kesimpulan
Narasi yang mengeklaim FIFA memutuskan mengulangi laga Indonesia melawan Bahrain tidak benar atau hoaks.
Sampai saat ini tidak ditemukan informasi bahwa laga tersebut akan diulang.
Sementara, PSSI mengajukan protes kepada AFC terkait kepemimpinan wasit Ahmed al-Kaf yang dianggap merugikan Indonesia. Namun, belum ada tindak lanjut atas laporan tersebut.
Sampai saat ini tidak ditemukan informasi bahwa laga tersebut akan diulang.
Sementara, PSSI mengajukan protes kepada AFC terkait kepemimpinan wasit Ahmed al-Kaf yang dianggap merugikan Indonesia. Namun, belum ada tindak lanjut atas laporan tersebut.
Rujukan
(GFD-2024-23384) [HOAKS] Foto Menkominfo Budi Arie Sujud di Hadapan Jokowi
Sumber:Tanggal publish: 14/10/2024
Berita
KOMPAS.com - Beredar narasi yang mengeklaim Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi bersujud di hadapan Presiden Joko Widodo.
Narasi itu disertai foto seorang pria berbaju putih yang bersujud di hadapan Jokowi, yang dinarasikan sebagai Budi Arie.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.
Narasi yang mengeklaim Menkominfo Budi Arie Setiadi bersujud di hadapan Jokowi dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada September 2024.
Berikut narasi yang dibagikan:
*Budi Arie nyembah Raja Jawa. Baru kali ini terjadi, ada menteri nyembah presiden. Bukan hoax dan bukan editan. Clear.* Kok ada manusia sehina itu ya? Manusia menyembah manusia ...
Dulu pak Noe'man alm, Arsitek masjid Salman, disuruh hormat ke arah Jepang dengan gaya Jepang saja ndak mau, padahal ketika itu Jepang sedang menjajah Indonesia tetapi pak Noe'man gak takut. Beliau gak takut karena aqidah/tauhidnya benar. Hanya ber-Tuhan Allah SWT
Bagaimana pendapat Anda dengan perilaku ini? _*Menjilat² Saja Sudah Cukup, Tetapi TIDAK Perlu Serendah itu JUGA laaaa *_ *) Budi Ari adalah Menkoinfo saat ini dan ketua Projo
Narasi itu disertai foto seorang pria berbaju putih yang bersujud di hadapan Jokowi, yang dinarasikan sebagai Budi Arie.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.
Narasi yang mengeklaim Menkominfo Budi Arie Setiadi bersujud di hadapan Jokowi dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada September 2024.
Berikut narasi yang dibagikan:
*Budi Arie nyembah Raja Jawa. Baru kali ini terjadi, ada menteri nyembah presiden. Bukan hoax dan bukan editan. Clear.* Kok ada manusia sehina itu ya? Manusia menyembah manusia ...
Dulu pak Noe'man alm, Arsitek masjid Salman, disuruh hormat ke arah Jepang dengan gaya Jepang saja ndak mau, padahal ketika itu Jepang sedang menjajah Indonesia tetapi pak Noe'man gak takut. Beliau gak takut karena aqidah/tauhidnya benar. Hanya ber-Tuhan Allah SWT
Bagaimana pendapat Anda dengan perilaku ini? _*Menjilat² Saja Sudah Cukup, Tetapi TIDAK Perlu Serendah itu JUGA laaaa *_ *) Budi Ari adalah Menkoinfo saat ini dan ketua Projo
Hasil Cek Fakta
Pria dalam foto bukan Budi Arie, tapi seorang tamu yang menghadiri acara open house Idul Fitri 1440 Hijriah di Istana Negara, Jakarta, pada 5 Juni 2019.
Seperti yang pernah diberitakan Kompas.com, salah seorang tamu yang berasal dari masyarakat umum tiba-tiba sujud di hadapan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana.
Awalnya, Jokowi dan Iriana berdiri di tengah ruang depan Istana Negara. Saat itu, mulai dari pejabat negara hingga masyarakat umum bergantian bersalaman dengan keduanya.
Sekitar pukul 10.30 WIB, salah seorang tamu laki-laki berbaju putih sampai pada antrean depan. Tinggal beberapa orang lagi, ia sudah berhadap-hadapan dengan Kepala Negara.
Aksi pria tersebut membuat Jokowi dan Iriana terkaget-kaget. Keduanya masing-masing bergeser ke samping kiri dan kanan lantaran terkejut sekaligus menghindar dari sujud pria itu.
Kemudian, Jokowi menghampiri pria itu, memegang bahunya dan memintanya berdiri. Seorang Paspampres juga membantunya untuk berdiri.
Pria tersebut mengungkapkan sesuatu kepada Jokowi. Namun, tidak jelas apa yang ia katakan. Sambil setengah terisak, ia mendekati Jokowi dan Iriana kemudian menyalami mereka.
Setelah itu, sama seperti tamu yang lainnya, ia berjalan keluar ke pelataran Istana Negara. Tak diketahui identitas pria tersebut dan apa alasan ia bersujud di depan Jokowi serta Iriana.
Seperti yang pernah diberitakan Kompas.com, salah seorang tamu yang berasal dari masyarakat umum tiba-tiba sujud di hadapan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana.
Awalnya, Jokowi dan Iriana berdiri di tengah ruang depan Istana Negara. Saat itu, mulai dari pejabat negara hingga masyarakat umum bergantian bersalaman dengan keduanya.
Sekitar pukul 10.30 WIB, salah seorang tamu laki-laki berbaju putih sampai pada antrean depan. Tinggal beberapa orang lagi, ia sudah berhadap-hadapan dengan Kepala Negara.
Aksi pria tersebut membuat Jokowi dan Iriana terkaget-kaget. Keduanya masing-masing bergeser ke samping kiri dan kanan lantaran terkejut sekaligus menghindar dari sujud pria itu.
Kemudian, Jokowi menghampiri pria itu, memegang bahunya dan memintanya berdiri. Seorang Paspampres juga membantunya untuk berdiri.
Pria tersebut mengungkapkan sesuatu kepada Jokowi. Namun, tidak jelas apa yang ia katakan. Sambil setengah terisak, ia mendekati Jokowi dan Iriana kemudian menyalami mereka.
Setelah itu, sama seperti tamu yang lainnya, ia berjalan keluar ke pelataran Istana Negara. Tak diketahui identitas pria tersebut dan apa alasan ia bersujud di depan Jokowi serta Iriana.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, Narasi yang mengeklaim Menkominfo Budi Arie Setiadi bersujud di hadapan Jokowi adalah hoaks.
Pria dalam foto bukan Budi Arie, tapi seorang tamu yang menghadiri acara open house Idul Fitri 1440 Hijriah di Istana Negara, Jakarta, pada 5 Juni 2019.
Pria dalam foto bukan Budi Arie, tapi seorang tamu yang menghadiri acara open house Idul Fitri 1440 Hijriah di Istana Negara, Jakarta, pada 5 Juni 2019.
Rujukan
- https://www.facebook.com/nurcahya.siregar.98/posts/pfbid0CUe3pQ2r79SRpFMcNPq7PZVdjJQVb2LcVT2k1Q94G6VmJZ2sq4vTVcV95shxwwGYl
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid062p8UfaJJPSHEUXqKRg6oV6GCXurr1Bx7DUJTkaFzmaJFhqsTxosNRFHaCtHc7yil&id=61550580171040
- https://www.facebook.com/rfadeddy.anwar/posts/pfbid0VhUWwzqayVQHDfcooK1eP7ctPkRoGHwSDBZVt8gXYJHdH4X8F7Gr3p6dcDamPMjul
- https://nasional.kompas.com/read/2019/06/05/16221221/seorang-tamu-open-house-tiba-tiba-sujud-di-depan-jokowi-dan-iriana
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2024-23385) [HOAKS] Judi Online Ubah Ekonomi Warga Kampung di Bondowoso Jadi Kaya
Sumber:Tanggal publish: 14/10/2024
Berita
KOMPAS.com - Sebuah video mengeklaim sejumlah warga di sebuah kampung di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur mendadak kaya karena judi online.
Namun, setelah ditelusuri video tersebut adalah hoaks.
Video yang mengeklaim kampung di Bondowoso warganya kaya mendadak karena judi online muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini.
Dalam video disebutkan bahwa warga di Bondowoso yang dulu susah menjadi kaya mendadak setelah bermain di sebuah situs judi. Mereka bisa membeli mobil mewah berkat pendapatan dari judi online.
Berikut keterangan teks yang disampaikan:
KAMPUNG SLOTER, MENGUBAH NASIB $ EKONOMI WARGA
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut kampung di Bondowoso, Jawa Timur mendadak kayak karena judi online
Namun, setelah ditelusuri video tersebut adalah hoaks.
Video yang mengeklaim kampung di Bondowoso warganya kaya mendadak karena judi online muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini.
Dalam video disebutkan bahwa warga di Bondowoso yang dulu susah menjadi kaya mendadak setelah bermain di sebuah situs judi. Mereka bisa membeli mobil mewah berkat pendapatan dari judi online.
Berikut keterangan teks yang disampaikan:
KAMPUNG SLOTER, MENGUBAH NASIB $ EKONOMI WARGA
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut kampung di Bondowoso, Jawa Timur mendadak kayak karena judi online
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com mencari pemberitaan di Google soal warga Bondowoso yang kaya mendadak karena judi online. Namun tidak ditemukan informasi valid terkait hal itu.
Setelah dicek menggunakan teknik reverse image search, video tersebut identik dengan unggahan kanal YouTube CNN Indonesia pada 2021 berjudul "Kampung Youtuber, Mengubah Nasib & Ekonomi Warga".
Video itu memberitakan soal warga Dusun Posong, Kecamatan Tapen, Bondowoso, yang mengubah nasib ekonomi mereka setelah menjadi youtuber.
Dari penghasilan sebagai youtuber mereka bisa membeli mobil mewah. Total ada sekitar 150 warga yang menjadi youtuber, mayoritas adalah remaja.
Sehingga, dapat dipastikan video yang mengeklaim warga Bondowoso kaya mendadak karena judi online adalah hoaks.
Setelah dicek menggunakan teknik reverse image search, video tersebut identik dengan unggahan kanal YouTube CNN Indonesia pada 2021 berjudul "Kampung Youtuber, Mengubah Nasib & Ekonomi Warga".
Video itu memberitakan soal warga Dusun Posong, Kecamatan Tapen, Bondowoso, yang mengubah nasib ekonomi mereka setelah menjadi youtuber.
Dari penghasilan sebagai youtuber mereka bisa membeli mobil mewah. Total ada sekitar 150 warga yang menjadi youtuber, mayoritas adalah remaja.
Sehingga, dapat dipastikan video yang mengeklaim warga Bondowoso kaya mendadak karena judi online adalah hoaks.
Kesimpulan
Video yang mengeklaim warga di sebuah kampung di Bondowoso, Jawa Timur mendadak kaya karena judi online adalah hoaks.
Video aslinya memberitakan soal warga Dusun Posong, Kecamatan Tapen, Bondowoso, yang mengubah nasib ekonomi berkat menjadi youtuber.
Video aslinya memberitakan soal warga Dusun Posong, Kecamatan Tapen, Bondowoso, yang mengubah nasib ekonomi berkat menjadi youtuber.
Rujukan
(GFD-2024-23386) [HOAKS] Lowongan Kerja Petugas Haji 2025
Sumber:Tanggal publish: 14/10/2024
Berita
KOMPAS.com - Kementerian Agama (Kemenag) diklaim telah membuka rekrutmen petugas haji 2025. Informasi rekrutmen disebarkan oleh sejumlah akun Facebook pada Oktober 2024.
Akan tetapi, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi tersebut hoaks.
Informasi rekrutmen petugas haji 2025 dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang dibagikan:
DIBUKA LOWONGAN PETUGAS HAJI INDONESIA 2025, SEGERA DAFTARKAN DIRI ANDA PENDAFTARAN TERBATAS !!!
Akan tetapi, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi tersebut hoaks.
Informasi rekrutmen petugas haji 2025 dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang dibagikan:
DIBUKA LOWONGAN PETUGAS HAJI INDONESIA 2025, SEGERA DAFTARKAN DIRI ANDA PENDAFTARAN TERBATAS !!!
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek akun media sosial resmi Kemenag untuk memverifikasi kebenaran informasi rekrutmen petugas haji 2025.
Kemenag melalui akun Instagram resmi, pada 2 Oktober 2024, mengatakan bahwa proses rekrutmen petugas haji 2025 belum dibuka.
Berikut keterangan yang disampaikan Kementerian Agama:
"Hati-hati untuk tidak percaya pada informasi atau tawaran yang mengatasnamakan seleksi petugas haji 2025. Hingga saat ini, proses resmi seleksi petugas haji 2025 belum dibuka."
Informasi resmi terkait seleksi petugas haji 2025 hanya akan dipublikasi melalui akun resmi Kemenag serta Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah.
Unggahan juga menyertakan sebuah tautan. Akan tetapi, tautan itu tidak mengarah ke situs Kementerian Agama atau situs terkait petugas haji apa pun.
Waspada, jangan asal memberikan informasi ataupun mengikuti permintaan yang disampaikan dalam situs.
Ada potensi situs itu merupakan modus penipuan atau phishing yang mengambil data pribadi kita.
Kemenag melalui akun Instagram resmi, pada 2 Oktober 2024, mengatakan bahwa proses rekrutmen petugas haji 2025 belum dibuka.
Berikut keterangan yang disampaikan Kementerian Agama:
"Hati-hati untuk tidak percaya pada informasi atau tawaran yang mengatasnamakan seleksi petugas haji 2025. Hingga saat ini, proses resmi seleksi petugas haji 2025 belum dibuka."
Informasi resmi terkait seleksi petugas haji 2025 hanya akan dipublikasi melalui akun resmi Kemenag serta Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah.
Unggahan juga menyertakan sebuah tautan. Akan tetapi, tautan itu tidak mengarah ke situs Kementerian Agama atau situs terkait petugas haji apa pun.
Waspada, jangan asal memberikan informasi ataupun mengikuti permintaan yang disampaikan dalam situs.
Ada potensi situs itu merupakan modus penipuan atau phishing yang mengambil data pribadi kita.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi rekrutmen petugas haji 2025 yang beredar di Facebook pada Oktober 2024 adalah hoaks.
Kemenag mengumumkan bahwa proses rekrutmen petugas haji 2025 belum dibuka.
Kemenag mengumumkan bahwa proses rekrutmen petugas haji 2025 belum dibuka.
Rujukan
- https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=122119050386496558&id=61564896744467&rdid=scqRJ7PrNxvbnC9j
- https://www.facebook.com/61566916599717/videos/1714596299307640/
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02PijYFUrVAf4X4C5Wpj1AaFwxQp4bpaVGotuaGmRtgavnUnjzoHTDCDZGiqD9h8jvl&id=61567225437560
- https://www.instagram.com/p/DAntEcqSbQq/
- https://www.instagram.com/p/DAntEcqSbQq/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 2656/7901