• (GFD-2024-23457) [PENIPUAN] Video Dennis Lim Promosi Situs SURGA898

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 17/10/2024

    Berita

    Akun Facebook “James Join” pada Minggu, 6/10/2024 membagikan video yang sudah dilihat 927 ribu kali per tangkapan layar dibuat dengan narasi:

    “LING KEBAIKAN –>>
    Mashllah! Koh dennis, saya pikir boong loh beneran sedekahnya makasi banyak ya koh!”

    Hasil Cek Fakta

    * Hasil manipulasi, faktanya video aslinya adalah yang direkam di acara “Abraham Samad SPEAK UP”.

    * Masuk ke kategori konten yang dimanipulasi (manipulated content) karena video adalah hasil suntingan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI: Artificial Intelligence).

    Tim pemeriksa fakta MAFINDO menelusuri YouTube menggunakan kata kunci “dennis lim abraham samad speak up” berdasarkan tanda air (watermark) yang berada di video yang dapat digunakan sebagai petunjuk, hasilnya ditemukan sumber video ASLI yang memiliki beberapa kesamaan (pakaian yang dikenakan, latar belakang dan tanda air).

    Pencarian menggunakan Google Videos juga menampilkan hasil yang mendukung.

    Kesimpulan

    Video Dennis Lim yang mempromosikan situs SURGA898 adalah hasil manipulasi yang masuk ke kategori konten yang dimanipulasi, video adalah hasil suntingan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI: Artificial Intelligence). Faktanya, video aslinya adalah yang direkam di acara “Abraham Samad SPEAK UP”.

    Rujukan

  • (GFD-2024-23460) [HOAKS] 4 Daerah di Jawa Tengah Akan Terkena Gempa Megathrust

    Sumber:
    Tanggal publish: 17/10/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar narasi yang mengeklaim empat daerah di Jawa Tengah akan terkena dampak gempa megathrust.

    Keempat daerah tersebut yaitu Kabupaten Cilacap, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Purworejo, dan Kabupaten Wonogiri.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.

    Narasi empat daerah di Jateng akan terkena gempa megathrust dibagikan oleh akun TikTok ini pada 21 Agustus 2024.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    4 Wilayah di Jawa Tengah yang akan terkena dampak GEMPA Mega Thrust

    1. Cilacap2. Kebumen3. Purworejo4. Wonogiri

    Hasil Cek Fakta

    Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengungkapkan, meski potensi megathrust sudah terlihat, wilayah yang akan terdampak gempa belum bisa diketahui.

    Sebab, belum ada teknologi yang secara akurat dan tepat mampu memprediksi terjadinya gempa, mulai dari di mana lokasinya, kapan, dan seberapa besar kekuatannya.

    "Sehingga kita semua juga tidak tahu kapan gempa akan terjadi, sekalipun tahu potensinya," ujarnya, seperti diberitakan Kompas.com, 16 Agustus 2024.

    Daryono meluruskan, informasi potensi gempa megathrust yang ramai diberitakaan saat ini bukanlah prediksi ataupun peringatan dini.

    Namun, sebagai pengingat akan keberadaan zona Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut yang diduga oleh para ahli sebagai kekosongan zona gempa besar (seismic gap).

    "Munculnya kembali potensi gempa ini bukanlah peringatan dini yang seolah-olah dalam waktu dekat akan segera terjadi gempa besar. Tidak demikian," ujar Daryono.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi empat daerah di Jateng akan terkena gempa megathrust adalah hoaks.

    Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengungkapkan, meski potensi megathrust sudah terlihat, wilayah yang akan terdampak gempa belum bisa diketahui.

    Rujukan

  • (GFD-2024-23461) [HOAKS] Tautan Undian Berhadiah BRI Periode Oktober-Desember 2024

    Sumber:
    Tanggal publish: 17/10/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar unggahan yang menyertakan tautan undian berhadiah atas nama Bank Rakyat Indonesia (BRI) periode Oktober sampai dengan Desember 2024.

    Undian itu menawarkan sejumlah hadiah yang menggiurkan, seperti mobil, motor dan paket umrah.

    Namun, setelah ditelusuri unggahan tersebut adalah hoaks. Waspada, jangan sampai terjerat aksi penipuan.

    Tautan undian berhadiah BRI periode Oktober sampai Desember 2024 muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini, ini dan ini.

    Akun tersebut membagikan tautan dan poster yang diberi keterangan demikian:

    Khusus Nasabah Bank BRI. Menangkan Grand Prize & Hadiah Menarik Lainnya, Priode Program 1 Oktober s/d 31 Desember 2024.

    Pendaftaran Tidak Dikenakan Biaya (Gratis)

    Klik Daftar Dibawah Ini.

    Grand Prize :• 1 Unit Mobil Honda Mobilio

    Hadaih lainnya:• 1 Unit Mobil Pick up carry• 15 Unit Televisi LG led• 25 Unit Motor

    • 50 iPhone 15Pro Max• 1000 gram emas• 25 Paket Umroh Gratis

    • 10 Tiket wisata Ke Jepang• DLL

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook, undian berhadiah dari BRI periode Oktober sampai Desember 2024

    Hasil Cek Fakta

    Ketika dibuka, tautan tersebut tidak mengarah ke situs resmi BRI. Tautan justru berisi permintaan untuk mengisi data pribadi seperti nomor ponsel serta saldo rekening.

    Ketika dikonfirmasi, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi memastikan unggahan tersebut adalah hoaks.

    BRI tidak mengadakan undian berhadiah pada periode Oktober sampai Desember seperti dalam unggahan.

    "Unggahan itu tidak benar," ujar Hendy kepada Kompas.com Rabu (16/10/2024).

    Hendy menjelaskan, BRI tidak pernah meminta data pribadi di media sosial untuk kepentingan undian berhadiah.

    Ia mengimbau nasabah untuk tidak menginformasikan data pribadi atau perbankan kepada orang lain, termasuk pihak yang mengatasnamakan BRI di media sosial.  

    "BRI mengimbau seluruh nasabah untuk waspada kepada segala bentuk modus penipuan dan kejahatan perbankan yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," kata Hendy.

    Menurut Hendy, informasi resmi dari BRI bisa dilihat di laman www.bri.co.id serta media sosial milik BRI yang ditandai dengan centang biru.

    Kesimpulan

    Tautan undian berhadiah BRI periode Oktober sampai Desember 2024 tidak benar atau hoaks. Tautan tersebut tidak mengarah ke situs resmi BRI dan jutsru meminta data pribadi nasabah.

    Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menjelaskan, pihaknya tidak mengadakan undian berhadiahi pada periode Oktober sampai Desember seperti dalam unggahan.

    Selain itu, BRI juga tidak pernah meminta data pribadi nasabah di media sosial untuk kepentingan undian berhadiah.

    Rujukan

  • (GFD-2024-23472) [KLARIFIKASI] Video Perlihatkan Mobil Terbakar, Bukan Dikemudikan Arwah

    Sumber:
    Tanggal publish: 17/10/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video sebuah mobil dalam kondisi terbakar dan bergerak menuju kerumunan orang yang memadati jalan raya.

    Narasi video mengeklaim, mobil terbakar itu melaju karena dikemudikan oleh arwah pengemudi yang jasadnya sudah menjadi abu.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut perlu diluruskan.

    Video mobil terbakar yang disebut dikemudikan arwah dibagikan oleh akun Facebook ini dan ini pada Rabu (16/10/2024).

    Berikut narasi yang dibagikan:

    Jasadnya sudah jadi abu, ini gilirah rohnya nyetir mau pulang e rumah...aneh tapi nyata

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri video tersebut menggunakan Google Lens. Hasilnya, video terdeteksi sebagai peristiwa yang terjadi di India.

    Penelusuran lebih lanjut menemukan pemberitaan dari media India terkait mobil terbakar itu.

    Dilansir Times of India, pengendara mobil itu bernama Jitendra Jangid. Ia mengendarai mobil tersebut menuju Sudarshanpura Pulia pada 12 Oktober 2024.

    Menurut keterangan polisi, mobil itu sedang menuruni jalan layang Ajmer ketika Jitendra melihat asap keluar dari AC mobil dan membuatnya panik.

    Jitendra pun menelepon saudaranya, yang menyarankan untuk memeriksa bagian bawah kap mobil. Setelah keluar dan membuka kap mobil, Jitendra mendapati mesinnya terbakar.

    Api menyebar dengan cepat, merusak rem tangan mobil, dan menyebabkan kendaraan itu meluncur menuruni lereng jalan layang.

    Mobil itu menabrak sepeda yang diparkir sebelum berhenti setelah menabrak pembatas jalan. Tidak ada yang terluka akibat insiden tersebut.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video mobil terbakar yang disebut dikemudikan arwah perlu diluruskan.

    Peristiwa dalam video terjadi di India. Mobil itu bukan dikemudikan arwah, tetapi melaju karena rem tangan yang menahannya terbakar.

    Rujukan